2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

”Married by Accident” Bukan Pernikahan Manis Cinderella

Komang Puja Savitri by Komang Puja Savitri
April 16, 2025
in Esai
”Married by Accident” Bukan Pernikahan Manis Cinderella

Komang Puja Savitri

MASA kecilku penuh canda dan tawa. Aku selalu bahagia, terutama karena aku punya sahabat karib yang selalu kuajak main bersama.

Teman karibku itu, sebut saja namanya Ayu. Kami seolah tak terpisahkan.  Selalu bersama. Congklak, bekel, dan cikal, adalah permainan masa kecil yang hingga kini menjadi saksi persahabatan kami.

Kami punya mimpi yang sama. Mimpi jadi perempuan sukses sebelum masuk dalam bahtera rumah tangga. Mimpi itu menjadi cita-cita. Menjadi janji. Dan janji itu terpatri kuat dalam hati kami. Janji yang jadi motivasi, menjadi dorongan, untuk terus belajar,  untuk terus berjuang.

Begitu menginjak remaja, takdir datang. Sahabatku itu, Ayu, hamil. Ia belum menikah. Ia masih berjuang. Ia masih belajar,

Dunia seakan runtuh. Janji-janji masa kecil, untuk bisa sukses bersama, menguap begitu saja. Aku termenung, Aku tak percaya. Tapi begitulah kenyataannya.

Bagaimana mungkin sahabatku yang begitu gigih mengejar mimpi-mimpinya itu kini harus menghadapi kenyataan pahit?

Aku tak bisa membayangkan betapa hancur perasaan sahabatku itu, juga perasaan ibunya. Rasa kasihan dan iba menyelimuti hatiku, terutama ketika melihat ibunya. Raut wajah orang tua yang biasanya penuh senyum itu, dipenuhi tergurat kesedihan. Begitu dalam kesedihan yang ia tanggung. Di satu sisi, ia merasa malu dengan aib yang menimpa putrinya. Di sisi lain, ia tak kuasa menahan amarah dan kekecewaan. Akan tetapi, ibu itu harus menunjukkan diri sebagai ibu tegar, ibu yang tetap menjadi sandaran bagi putrinya yang kini tampak rapuh.

Teman karibku itu menikah. Tangis kami pecah. Kami berpelukan pada acara pernikahan itu. Kami sedih. Kami berpisah di tengah perjalanan untuk menempuh mimpi masa kecil kami.

Di tengah isak tangis, sahabatku menitipkan pesan yang sama, “Mang, sukses malu ya, mare nganten!“. Mang,  sukses dulu ya, baru kemudian menikah.

Fenomena ”sing beling sing nganten”, atau “hamil duluan baru menikah,” belakangan ini kerap menjadi wacana diskusi di Bali. Padahal, bagi perempuan, fenomena ini bisa dianggap sebagai tamparan keras.

Jika terjadi kehamilan di luar nikah, apalagi pada usia di bawah umur, perempuan bisa menanggung banyak persoalan, selain harus menghindari rasa malu dan takut dikucilkan masyarakat, juga kekhawatiran jika anak yang dilahirkan akan memiliki status yang tidak jelas di mata hukum.

Upacara pernikahan yang seharusnya menjadi simbol kebahagiaan dan kesucian, ternoda oleh kejadian yang tak terduga. Ayu, yang seharusnya menjadi bintang di masa depannya, kini harus menghadapi kenyataan pahit sebagai seorang ibu muda.

Kendati kehamilan di luar nikah seringkali dipandang negatif, bukan berarti pasangan yang mengalaminya tidak berhak untuk berbahagia. Kebahagiaan dalam memiliki anak adalah hak setiap individu. Beberapa pasangan mungkin menemukan kebahagiaan dan makna baru dalam hidup mereka setelah kehadiran sang buah hati.

Tapi, hamil di luar nikah, kemudian menikah dalam usia muda, seringkali dibayangi oleh berbagai tantangan, terutama finansial dan mental. Kehamilan di luar nikah seringkali terjadi di usia muda, di mana pasangan belum memiliki stabilitas mental dan finansial yang memadai untuk membesarkan anak.

Pernikahan karena kecelakaan, married by accident, memang bisa  berkahir bahagia. Tapi, bagaimana pun, pernikahan tanpa persiapan yang matang, bahkan barangkali juga tanpa cinta, punya kemungkinan cukup tinggi untuk jadi retak, bahkan pecah berkeping-keping.

Pengetahuan Seksual

Dalam masyarakat yang masih kental dengan budaya patriarki, berbicara soal seksualitas perempuan seringkali menjadi tabu. Pembicaraan tentang seksualitas dianggap kotor dan memalukan, terutama bagi perempuan.

Akibatnya, perempuan tumbuh dengan minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, hak-hak seksual, dan batasan-batasan dalam hubungan intim. Ketidaktahuan ini membuat mereka rentan menjadi korban manipulasi dan eksploitasi.

Di sisi lain, tekanan sosial dan budaya seringkali menempatkan perempuan dalam posisi yang sulit. Mereka diharapkan untuk menjaga kesucian dan kehormatan, namun di saat yang sama, mereka juga dihadapkan pada godaan dan rayuan dari laki-laki. Dalam situasi seperti ini, perempuan seringkali merasa tertekan untuk memberikan kehormatan mereka, baik karena cinta, takut kehilangan pasangan, atau tekanan dari lingkungan sekitar.

Aku mencoba memahami apa yang terjadi, mencari tahu alasan di balik keputusan Ayu. Mungkin, cinta yang terlalu besar, atau mungkin, tekanan dari lingkungan sekitar. Tapi, apa pun alasannya, kejadian ini tetap menyisakan luka yang mendalam.

Aku merenung, betapa rapuhnya mimpi-mimpi masa kecil. Betapa mudahnya kehidupan berbelok arah, membawa kita ke jalan yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga, bahwa hidup tak selalu berjalan sesuai rencana.

Kisah Ayu adalah contoh nyata dari kurangnya pemahaman perempuan tentang pengetahuan-pengetahuan seksual. Ia mungkin merasa tertekan untuk memberikan kehormatannya kepada laki-laki yang dicintainya, tanpa menyadari konsekuensi yang akan dihadapinya. Ketika kehamilan terjadi, ia harus menghadapi stigma sosial, rasa malu, dan masa depan yang suram.

Aku berjanji pada diriku sendiri, untuk selalu ada di sisi Ayu, memberikan dukungan dan semangat agar ia mampu melewati masa-masa sulit ini. Aku percaya, di balik awan kelabu, selalu ada secercah harapan. Aku berharap, sahabatku bisa menemukan kebahagiaan dalam peran barunya sebagai ibu dan istri. Semoga ia bisa menjalani hidup dengan tegar dan penuh cinta. [T]

Penulis: Komang Puja Savitri
Editor: Adnyana Ole

Tiga Tips Menggunakan Kecerdasan Buatan Agar Tidak Terjerat Dehumanisasi
Masa Depan Pendidikan di Era AI: ChatGPT dan Perplexity, Alat Bantu atau Tantangan Baru?
ChatGPT, Solusi Cerdas atau Sekadar Jalan Pintas?
Dewata Kusayang, Dewataku Malang: Bali yang Digempur Kapitalisme
Tags: gaya hidupgenerasi mudapernikahanRemaja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bumi Penuh Plastik: Di Manakah Anak Bermain?

Next Post

Memuja Tuhan dan Logika Untung dan Rugi

Komang Puja Savitri

Komang Puja Savitri

Mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Memuja Tuhan dan Logika Untung dan Rugi

Memuja Tuhan dan Logika Untung dan Rugi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co