3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

”Married by Accident” Bukan Pernikahan Manis Cinderella

Komang Puja Savitri by Komang Puja Savitri
April 16, 2025
in Esai
”Married by Accident” Bukan Pernikahan Manis Cinderella

Komang Puja Savitri

MASA kecilku penuh canda dan tawa. Aku selalu bahagia, terutama karena aku punya sahabat karib yang selalu kuajak main bersama.

Teman karibku itu, sebut saja namanya Ayu. Kami seolah tak terpisahkan.  Selalu bersama. Congklak, bekel, dan cikal, adalah permainan masa kecil yang hingga kini menjadi saksi persahabatan kami.

Kami punya mimpi yang sama. Mimpi jadi perempuan sukses sebelum masuk dalam bahtera rumah tangga. Mimpi itu menjadi cita-cita. Menjadi janji. Dan janji itu terpatri kuat dalam hati kami. Janji yang jadi motivasi, menjadi dorongan, untuk terus belajar,  untuk terus berjuang.

Begitu menginjak remaja, takdir datang. Sahabatku itu, Ayu, hamil. Ia belum menikah. Ia masih berjuang. Ia masih belajar,

Dunia seakan runtuh. Janji-janji masa kecil, untuk bisa sukses bersama, menguap begitu saja. Aku termenung, Aku tak percaya. Tapi begitulah kenyataannya.

Bagaimana mungkin sahabatku yang begitu gigih mengejar mimpi-mimpinya itu kini harus menghadapi kenyataan pahit?

Aku tak bisa membayangkan betapa hancur perasaan sahabatku itu, juga perasaan ibunya. Rasa kasihan dan iba menyelimuti hatiku, terutama ketika melihat ibunya. Raut wajah orang tua yang biasanya penuh senyum itu, dipenuhi tergurat kesedihan. Begitu dalam kesedihan yang ia tanggung. Di satu sisi, ia merasa malu dengan aib yang menimpa putrinya. Di sisi lain, ia tak kuasa menahan amarah dan kekecewaan. Akan tetapi, ibu itu harus menunjukkan diri sebagai ibu tegar, ibu yang tetap menjadi sandaran bagi putrinya yang kini tampak rapuh.

Teman karibku itu menikah. Tangis kami pecah. Kami berpelukan pada acara pernikahan itu. Kami sedih. Kami berpisah di tengah perjalanan untuk menempuh mimpi masa kecil kami.

Di tengah isak tangis, sahabatku menitipkan pesan yang sama, “Mang, sukses malu ya, mare nganten!“. Mang,  sukses dulu ya, baru kemudian menikah.

Fenomena ”sing beling sing nganten”, atau “hamil duluan baru menikah,” belakangan ini kerap menjadi wacana diskusi di Bali. Padahal, bagi perempuan, fenomena ini bisa dianggap sebagai tamparan keras.

Jika terjadi kehamilan di luar nikah, apalagi pada usia di bawah umur, perempuan bisa menanggung banyak persoalan, selain harus menghindari rasa malu dan takut dikucilkan masyarakat, juga kekhawatiran jika anak yang dilahirkan akan memiliki status yang tidak jelas di mata hukum.

Upacara pernikahan yang seharusnya menjadi simbol kebahagiaan dan kesucian, ternoda oleh kejadian yang tak terduga. Ayu, yang seharusnya menjadi bintang di masa depannya, kini harus menghadapi kenyataan pahit sebagai seorang ibu muda.

Kendati kehamilan di luar nikah seringkali dipandang negatif, bukan berarti pasangan yang mengalaminya tidak berhak untuk berbahagia. Kebahagiaan dalam memiliki anak adalah hak setiap individu. Beberapa pasangan mungkin menemukan kebahagiaan dan makna baru dalam hidup mereka setelah kehadiran sang buah hati.

Tapi, hamil di luar nikah, kemudian menikah dalam usia muda, seringkali dibayangi oleh berbagai tantangan, terutama finansial dan mental. Kehamilan di luar nikah seringkali terjadi di usia muda, di mana pasangan belum memiliki stabilitas mental dan finansial yang memadai untuk membesarkan anak.

Pernikahan karena kecelakaan, married by accident, memang bisa  berkahir bahagia. Tapi, bagaimana pun, pernikahan tanpa persiapan yang matang, bahkan barangkali juga tanpa cinta, punya kemungkinan cukup tinggi untuk jadi retak, bahkan pecah berkeping-keping.

Pengetahuan Seksual

Dalam masyarakat yang masih kental dengan budaya patriarki, berbicara soal seksualitas perempuan seringkali menjadi tabu. Pembicaraan tentang seksualitas dianggap kotor dan memalukan, terutama bagi perempuan.

Akibatnya, perempuan tumbuh dengan minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, hak-hak seksual, dan batasan-batasan dalam hubungan intim. Ketidaktahuan ini membuat mereka rentan menjadi korban manipulasi dan eksploitasi.

Di sisi lain, tekanan sosial dan budaya seringkali menempatkan perempuan dalam posisi yang sulit. Mereka diharapkan untuk menjaga kesucian dan kehormatan, namun di saat yang sama, mereka juga dihadapkan pada godaan dan rayuan dari laki-laki. Dalam situasi seperti ini, perempuan seringkali merasa tertekan untuk memberikan kehormatan mereka, baik karena cinta, takut kehilangan pasangan, atau tekanan dari lingkungan sekitar.

Aku mencoba memahami apa yang terjadi, mencari tahu alasan di balik keputusan Ayu. Mungkin, cinta yang terlalu besar, atau mungkin, tekanan dari lingkungan sekitar. Tapi, apa pun alasannya, kejadian ini tetap menyisakan luka yang mendalam.

Aku merenung, betapa rapuhnya mimpi-mimpi masa kecil. Betapa mudahnya kehidupan berbelok arah, membawa kita ke jalan yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga, bahwa hidup tak selalu berjalan sesuai rencana.

Kisah Ayu adalah contoh nyata dari kurangnya pemahaman perempuan tentang pengetahuan-pengetahuan seksual. Ia mungkin merasa tertekan untuk memberikan kehormatannya kepada laki-laki yang dicintainya, tanpa menyadari konsekuensi yang akan dihadapinya. Ketika kehamilan terjadi, ia harus menghadapi stigma sosial, rasa malu, dan masa depan yang suram.

Aku berjanji pada diriku sendiri, untuk selalu ada di sisi Ayu, memberikan dukungan dan semangat agar ia mampu melewati masa-masa sulit ini. Aku percaya, di balik awan kelabu, selalu ada secercah harapan. Aku berharap, sahabatku bisa menemukan kebahagiaan dalam peran barunya sebagai ibu dan istri. Semoga ia bisa menjalani hidup dengan tegar dan penuh cinta. [T]

Penulis: Komang Puja Savitri
Editor: Adnyana Ole

Tiga Tips Menggunakan Kecerdasan Buatan Agar Tidak Terjerat Dehumanisasi
Masa Depan Pendidikan di Era AI: ChatGPT dan Perplexity, Alat Bantu atau Tantangan Baru?
ChatGPT, Solusi Cerdas atau Sekadar Jalan Pintas?
Dewata Kusayang, Dewataku Malang: Bali yang Digempur Kapitalisme
Tags: gaya hidupgenerasi mudapernikahanRemaja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bumi Penuh Plastik: Di Manakah Anak Bermain?

Next Post

Memuja Tuhan dan Logika Untung dan Rugi

Komang Puja Savitri

Komang Puja Savitri

Mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Pertemuan William James dan Vivekananda

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
0
Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

Read moreDetails

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails
Next Post
Memuja Tuhan dan Logika Untung dan Rugi

Memuja Tuhan dan Logika Untung dan Rugi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co