12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

5 Tradisi Umat Muslim di Bali: Selain Unik, juga Menghangatkan Tali Persaudaraan

Son Lomri by Son Lomri
April 5, 2025
in Khas
5 Tradisi Umat Muslim di Bali: Selain Unik, juga Menghangatkan Tali Persaudaraan

Umat muslim di Bali | Dok. tatkala.co

SEBELUM atau sesudah lebaran Idul Fitri, sejumlah komunitas umat Muslim di Bali memiliki tradisi yang unik untuk merayakan hari gembira itu. Di tengah pusaran keberagaman budaya setempat, terutama budaya Hindu Bali, umat muslim—sebagai minoritas, juga tak kalah menariknya memiliki tradisinya yang khas. Bahkan, lebih menariknya lagi, kerap umat Hindu ikut serta di dalamnya.

Berikut beberapa tradisi unik yang dilakukan oleh komunitas umat muslim di Bali.

1. Tradisi Ketog Semprong Syawalan

    Tradisi ini cukup menarik perhatian siapa saja, karena dilakukan setelah satu minggu lebaran, atau setelah orang-orang nyaris redup suasana raya di rumahnya. Dalam tradisi ini, masyarakat biasanya membawa banyak makanan ke suatu tempat, menggelar tikar, makan bersama. Tak hanya itu, juga dilakukan pergi ke Masjid dengan acara Megibung Sagi setelah doa selamat selesai digelar.

    Tradisi ini bisa ditemukan di Banjar Candi Kuning di Tabanan.  Walaupun tampak sederhana, hanya megibung (makan bersama), jangan salah, sudah ada lho festivalnya.

    Di festival itu masyarakat berbondong membawa makanan mereka, lalu duduk dan makan bersama. Tak terbayang, begitu serunya festival ini diikuti, apalagi ada banyak pentas seni dipertunjukkan di sana, juga saudara umat Hindu di sana ikut serta terlibat.

    2. Tradisi Mekila

    Jika tradisi Ketog Semprong masyarakat tumpah di Masjid lalu megibung usai pembacaan doa, maka berbeda dengan tradisi mekila. Tradisi mekila juga dilakukan oleh pengurus masjid, namun mereka datang ke setiap rumah warga dan melakukan pembacaan Dzikir Alhamduliman dan doa.

    Tradisi ini dilakukan selama dua hari, setelah Lebaran terlewat. Tradisi ini ada di Kampung Kajanan, Singaraja. Satu per satu rumah didatangi oleh para takmir, dan beberapa orang yang memang sengaja untuk ikut. Di sana, tuan rumah biasanya sudah siap menanti mereka sebagai tamu, disambut, disediakan jajanan dan seabrek makanan. Sebab itulah, acara itu dilakukan dua hari berturu-turut, dan boleh diikutik siapa saja yang mau ikut.

    3. Tradisi Ngotek

    Jika di Tabanan ada festival Ketog Semprong, di Jembrana ada festival musik sahur. Festival ini dilakukan di sela bulan puasa, atau sebelum Hari Raya Idul Fitri. Festival ini dikhususkan oleh banyak anak muda, terkhusus di Desa Loloan.

    Jadi, anak-anak itu akan berkeliling ke rumah-rumah warga membangunkan sahur, dan berhenti ketika kumandang azan subuh terdengar. Tapi ini bukan lagi tentang mereka membangunkan sahur, tapi bagaimana cara membangunkan sahur itu, dijadikan sebuah festival musik rakyat, tentu, ini sangat unik.

    4. Tradisi Ngejot

    Jika tadi setelah Lebaran, kali ini tradisi dilakukan sebelum Lebaran tiba. Yakni tradisi ngejot. Ngejot diartikan banyak orang “memberi”, jadi, dalam tradisi ini masyarakat melakukan saling memberi. Dan biasanya, tradisi ini dilakukan menejlang Hari Raya Idul Fitri, Hari Nyepi dan Hari Raya Galungan.

    Di waktu itu orang-orang banyak memberi seperti kue kering, buah-buahan hingga makanan berat seperti nasi dengan lauk pauknya yang maknyus. Tradisi ini biasanya dilakukan di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Walaupun dilakukan oleh dua umat beragama, Islam dan Hindu, tapi masyarakat sama-sama mengerti, misalnya, yang umat Hindu memberi saudara muslim makanan yang halal, seperti opor, begitupun yang Muslim, memberi mereka yang halal versi Hindu. Ya, sama-sama opor mereka saling beri. Uh, enaknya, asiknya.

    5. Tradisi Ziarah

    Mari kita tinggalkan pesta ria makanan, dan musik di sela sahur. Mari kita renungkan tentang kematian setelah hari raya itu. Eh, maksudnya, pergi berziarah…

    Umumnya, jika ziarah setelah Hari Raya Idul Fitri dilakukan oleh umat Muslim ke pemakaman sanak saudara mereka yang mendahului. Di Denpasar ada yang berbeda, ada yang tak biasa dari kegiatan ziarah ini.

    Di sana, umat Hindu di Bali yang memiliki keluarga muslim, mereka juga ikut pergi berziarah. Di Denpasar, mereka biasanya pergi ke pemakamanan Muslim Wanasari. Dan tradisi ini mengandung nilai toleransi yang cukup kuat.  dan tradisi ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu. ya, semoga terus ada. Panjang umur toleransi. Panjang umur kebaikan.

    Sebenarnya masih banyak lagi terdapat tradisi umat muslim di Bali yang unik dan menarik. Tapi, itu lima dulu ya. Nanti kita sambung lagi. [T]

    Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah (dari berbagai sumber)
    Editor: Adnyana Ole

    Tradisi Ziarah Lebaran di Desa Pengastulan, Kini Berlangsung 5 Hari…
    Kampung Kajanan Singaraja, Tradisi Mekila, dan Cerita-cerita Khas di Dalamnya
    Tradisi Maulud Desa Pengastulan: Setembak, Belebet, Taluh Sokok, dan Asyrakalan
    Tags: Islam di BaliTradisitradisi umat muslim di Bali
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    Mengemas Masa Silam: Tantangan Pembelajaran Sejarah bagi Generasi Muda

    Next Post

    SEKSUALITAS BALI: Dari Penyatuan Raga Menuju Aksara

    Son Lomri

    Son Lomri

    Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

    Related Posts

    Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

    by Emi Suy
    September 10, 2026
    0
    Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

    JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

    Read moreDetails

    Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

    by Nyoman Budarsana
    September 8, 2026
    0
    Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

    PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

    Read moreDetails

    Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

    by tatkala
    September 7, 2026
    0
    Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

    RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

    Read moreDetails

    Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

    by Nyoman Budarsana
    September 6, 2026
    0
    Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

    DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

    Read moreDetails

    Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

    by I Nyoman Tingkat
    September 6, 2026
    0
    Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

    "CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

    Read moreDetails

    Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

    by Dian Suryantini
    September 1, 2026
    0
    Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

    ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

    Read moreDetails

    Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

    by Ega Surya Mahendra
    August 31, 2026
    0
    Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

    MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

    Read moreDetails

    Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

    by Nyoman Budarsana
    August 31, 2026
    0
    Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

    ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

    Read moreDetails

    Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

    by Nyoman Budarsana
    August 29, 2026
    0
    Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

    “Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

    Read moreDetails

    Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

    by Komang Puja Savitri
    August 20, 2026
    0
    Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

    Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

    Read moreDetails
    Next Post
    SEKSUALITAS BALI: Dari Penyatuan Raga Menuju Aksara

    SEKSUALITAS BALI: Dari Penyatuan Raga Menuju Aksara

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

      5 shares
      Share 5 Tweet 0
    • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

      43 shares
      Share 43 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
    Esai

    KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

    TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

    by Sugi Lanus
    September 12, 2026
    Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
    Ulas Buku

    Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

    AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

    by Kadek Wisnu Oktaditya
    September 12, 2026
    Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
    Panggung

    Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

    Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

    by Nyoman Budarsana
    September 12, 2026
    YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
    Panggung

    YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

    ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

    by Dede Putra Wiguna
    September 12, 2026
    Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
    Cerpen

    Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

    by Ahmad Sihabudin
    September 12, 2026
    Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
    Puisi

    Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

    Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

    by Ahmad Fatoni
    September 12, 2026
    Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
    Budaya

    Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

    Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

    by Ayu Kahuatu Tamar
    September 11, 2026
    Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
    Pameran

    Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

    SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

    by Dede Putra Wiguna
    September 11, 2026
    Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
    Panggung

    Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

    JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

    by Ingga Adelia
    September 11, 2026
    Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
    Gaya

    Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

      Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

    by tatkala
    September 11, 2026
    Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
    Esai

    Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

    "Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

    by Tri Nugroho Adi
    September 11, 2026
    Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
    Panggung

    Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

    Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

    by Nyoman Budarsana
    September 10, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co