2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Merajut Kebersamaan di Hari Turunnya Ilmu Pengetahuan | Cerita Hari Suci Saraswati di UPMI Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
February 9, 2025
in Khas
Merajut Kebersamaan di Hari Turunnya Ilmu Pengetahuan | Cerita Hari Suci Saraswati di UPMI Bali

Perayaan hari suci Saraswati di UPMI Bali | Foto: Humas UPMI Bali

HARI Suci Saraswati yang jatuh pada Sabtu, 8 Februari 2025 menjadi hari yang dinanti-nanti oleh seluruh mahasiswa UPMI Bali. Pasalnya, hari itu merupakan hari diumumkannya pemenang lomba membuat gebogan dan lomba persembahyangan yang telah terlaksana sehari sebelumnya.

Pengumuman pemenang lomba dilakukan sebelum persembahyangan bersama dimulai. Sedari pukul 08.00 Wita, Wantilan Pura Jagat Widya Aksara sudah dipadati oleh para mahasiswa UPMI Bali, terutama yang mengikuti lomba pada hari Jumat, 7 Februari lalu, mereka pantang absen di hari turunnya ilmu pengetahuan itu.

Tak sedikit yang menganggap lomba membuat gebogan dan lomba persembahyangan adalah kegiatan yang remeh. Kendati demikian, nyatanya kegiatan tersebut adalah salah satu hal yang mengasyikan sekaligus membanggakan bagi para mahasiswa. Melalui lomba-lomba tersebut, akan terlihat progam studi manakah yang paling aktif dan kreatif, di sanalah letak gengsinya. Kalau sampai absen tidak ikut lomba, maka akan menjadi aib bagi program studi (prodi). Selain itu, lomba-lomba tersebut juga menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa UPMI Bali.

Perayaan hari suci Saraswati di UPMI Bali | Foto: dok. Humas UPMI Bali

Ketika waktu tepat menunjukkan pukul 09.00 Wita, pewara pun mengambil pelantang suara dan menginformasikan bahwa pengumuman pemenang lomba gebogan dan lomba persembahyangan akan segera diumumkan.

Setelah semuanya berkumpul, pewara kemudian menyebutkan para juara lomba seraya membacakan perolehan poin.

Semua peserta antusias dan berupaya menjadi yang terbaik. Hingga akhirnya pada tangkai lomba membuat gebogan, prodi Pendidikan Matematika berhasil menyabet Juara I. Disusul Juara II–prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (PBID), dan Juara III–prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).

Pada tangkai lomba persembahyangan, keluar sebagai Juara I–Ni Putu Ari Darmayani (prodi Pendidikan Bahasa Bali), Juara II–Ni Wayan Sanita Enjelina (prodi Pendidikan Seni, Drama, Tari, dan Musik), dan Juara III–Desak Putu Eka Satya (prodi PJKR).

Ketika para juara itu disebut, para mahasiswa tampak bertepuk tangan dan bersorak riang. Begitulah semarak yang terjadi setiap hari suci Saraswati di UPMI Bali. Sederhana namun bermakna.

Penyerahan hadiah pun kemudian dilaksanakan, diserahkan langsung oleh Dr. Drs. I Wayan Sudiarsa, M.Si. selaku Wakil Rektor II dan Dr. I Wayan Sumandya, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Rektor III, yang pada kesempatan tersebut mewakili Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum. yang masih dalam perjalanan.

Penyerahan hadiah oleh Wakil Rektor III UPMI Bali | Foto: tatkala.co/Dede

“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini, apalagi kita termasuk tim dadakan. Awalnya tidak ada yang bersedia untuk mewakili lomba membuat gebogan ini. Tetapi dengan inisiatif kami sendiri, akhirnya terbentuklah sebuah tim yang kompak dan bemodal nekat ini.”

Begitulah ungkap Komang Bagus Arya Bagaskara (22), Arya sapaan akrabnya, salah satu peserta lomba membuat gebogan dari program studi Pendidikan Matematika. Ia bersama rekan timnya (Adnyani, Dea, Drajat, dan Suningsih) berhasil menyabet Juara I.

Pemuda asal Sanur itu mengungkapkan, “Karena kami anak matematika, awalnya kami berencana menggunakan pola aritmatika untuk membuat gebogan, yaitu menggunakan urutan buah berbeda-beda, mulai dari berjumlah banyak (pola 4), lalu semakin ke atas dikurangi 1 (n-1). Tetapi sayangnya, karena jumlah buah dan dana yang terbatas, jadinya pola tersebut tidak jadi kami gunakan. Akhirnya, mau tidak mau kami menggunakan pola biasa,” jelasnya berteori.

Ni Komang Sariasih (tengah-berkacamata) menerima hadiah sebagai Juara II lomba membuat gebogan | Foto: dok. Humas UPMI Bali

Sementara itu, Ni Komang Sariasih (19) yang akrab dipanggil Sarah, mahasiswi semester III di program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (PBID), bersama rekan timnya (Suwini, Intan Karunia, Intan Cahyani, dan Dipa) bersorak kegirangan ketika diumumkan sebagai Juara II.

Gadis berkacamata asal Jimbaran, Badung itu mengatakan, “kami sama sekali tidak menyangka bisa dapat Juara II, jadi ya memang pasrah saja kemarin. Eh, ternyata berhasil,” katanya berbinar.

“Perasaannya sangat senang, tetapi masih deg-degan, karena ini pertama kalinya saya ikut lomba gebogan tanpa diawasi kakak tingkat. Kemarin juga kami kejar-kejaran dengan waktu, semua serba kelabakan. Tetapi, ternyata kami mampu menyelesaikan sebelum waktu berakhir. Itu cukup menguras keringat dan pikiran,” ujar Sarah bersemangat.

Foto bersama para pemenang lomba membuat gebogan dan persembahyangan | Foto: tatkala.co/Dede

Lomba-lomba tersebut tentu tidak akan terjadi tanpa kerja keras dari BEM UPMI Bali yang secara rutin menyelenggarakan perlombaan tersebut setiap menjelang Saraswati.

Ketua BEM UPMI Bali, I Gusti Ayu Mira Ardanantya (20) atau akrab disapa Mira mengatakan, perlombaan tersebut sudah dipersiapkan sejak 5 Januari 2025 lalu, mulai dari pengajuan proposal, membuat kriteria lomba, technical meeting, sampai hari perlombaan.

Dara asal Abiansemal itu juga mengaku mengalami berbagai kendala selama proses mempersiapkan kegiatan tersebut. Seperti terbatasnya waktu untuk menginformasikan kegiatan ke setiap program studi, karena kebetulan bertemu dengan banyak hari libur di akhir Januari. Mulai dari Siwaratri, Imlek, Isra Miraj, dan libur semester ganjil.

Meskipun mengalami kendala selama prosesnya, tetapi Mira dan skuad BEM UPMI Bali yang lain mampu melaksanakan kegiatan tersebut dengan terorganisir dan sukses.

“Sebagai Ketua BEM sekaligus penanggung jawab kegiatan lomba, saya merasa sangat bersyukur dan bangga, berkat kerja sama yang solid dari seluruh panitia (BEM), acara ini bisa terlaksana dengan sukses. Ini adalah kesekian kalinya saya terlibat dalam lomba-lomba Saraswati, jadi sudah tahu apa saja yang harus dipersiapkan dan dilakukan,” pungkas Mira.

Penyerahan hadiah juara lomba membuat gebogan dan persembahyangan di UPMI Bali | Foto: tatkala.co/Dede

Euforia berlangsung singkat. Setibanya Rektor UPMI Bali, acara pun kembali khusyuk. Dilanjutkan dengan persembahyangan bersama oleh dosen, pegawai, dan seluruh mahasiswa UPMI Bali.

Yang terlihat paling ramai datang adalah mahasiswa semester VII, barangkali mereka ingin bertobat, menebus segala dosa di dunia pendidikan. Agar dimudahkan jalannya menyelesaikan tugas akhir–skripsi.

“Banyak jalan menuju roma, banyak jalan pula menuju skripsian tanpa drama, yang jelas harus rajin berdoa dan berusaha,” celetuk salah satu mahasiswa semester VII setelah persembahyangan berakhir.

Euforia lomba gebogan kembali berlanjut. Diawali dengan foto bersama di depan gebogan, kemudian mereka langsung menggotongnya ke prodi masing-masing.

Inilah saat yang paling ditunggu-tunggu, yaitu sesi perebutan lungsuran (sisa persembahan). Lungsuran dipercaya bisa membawa berkah, wajar saja selalu jadi rebutan. Tak tanggung-tanggung, bahkan ada yang sampai menyiapkan tas kresek dari rumah, berharap dapat lungsuran paling banyak.

Begitulah serba-serbi perayaaan hari suci Saraswati di UPMI Bali. Merayakan hari turunnya ilmu pengetahuan, merajut kebersamaan lewat hal-hal sederhana namun bermakna. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Lomba Gebogan Sambut Hari Suci Saraswati di UPMI Bali: Merangkai Buah dan Merajut Kebersamaan
Tags: Dewi SaraswatiHari Raya SaraswatiUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

YONINÉ GENTOSIN: Mengubah Kualitas Kelahiran Perspektif Ida Padanda Made Sidemen

Next Post

Mungkinkah Bumi Tanpa Konflik? Jawabnya Bersama Angin | Dari ”Blowing in The Wind” Bob Dylan

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Syair Pilu Berbalut Nada, Dari Ernest Hemingway Hingga Bob Dylan

Mungkinkah Bumi Tanpa Konflik? Jawabnya Bersama Angin | Dari ”Blowing in The Wind” Bob Dylan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co