13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Merajut Kebersamaan di Hari Turunnya Ilmu Pengetahuan | Cerita Hari Suci Saraswati di UPMI Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
February 9, 2025
in Khas
Merajut Kebersamaan di Hari Turunnya Ilmu Pengetahuan | Cerita Hari Suci Saraswati di UPMI Bali

Perayaan hari suci Saraswati di UPMI Bali | Foto: Humas UPMI Bali

HARI Suci Saraswati yang jatuh pada Sabtu, 8 Februari 2025 menjadi hari yang dinanti-nanti oleh seluruh mahasiswa UPMI Bali. Pasalnya, hari itu merupakan hari diumumkannya pemenang lomba membuat gebogan dan lomba persembahyangan yang telah terlaksana sehari sebelumnya.

Pengumuman pemenang lomba dilakukan sebelum persembahyangan bersama dimulai. Sedari pukul 08.00 Wita, Wantilan Pura Jagat Widya Aksara sudah dipadati oleh para mahasiswa UPMI Bali, terutama yang mengikuti lomba pada hari Jumat, 7 Februari lalu, mereka pantang absen di hari turunnya ilmu pengetahuan itu.

Tak sedikit yang menganggap lomba membuat gebogan dan lomba persembahyangan adalah kegiatan yang remeh. Kendati demikian, nyatanya kegiatan tersebut adalah salah satu hal yang mengasyikan sekaligus membanggakan bagi para mahasiswa. Melalui lomba-lomba tersebut, akan terlihat progam studi manakah yang paling aktif dan kreatif, di sanalah letak gengsinya. Kalau sampai absen tidak ikut lomba, maka akan menjadi aib bagi program studi (prodi). Selain itu, lomba-lomba tersebut juga menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa UPMI Bali.

Perayaan hari suci Saraswati di UPMI Bali | Foto: dok. Humas UPMI Bali

Ketika waktu tepat menunjukkan pukul 09.00 Wita, pewara pun mengambil pelantang suara dan menginformasikan bahwa pengumuman pemenang lomba gebogan dan lomba persembahyangan akan segera diumumkan.

Setelah semuanya berkumpul, pewara kemudian menyebutkan para juara lomba seraya membacakan perolehan poin.

Semua peserta antusias dan berupaya menjadi yang terbaik. Hingga akhirnya pada tangkai lomba membuat gebogan, prodi Pendidikan Matematika berhasil menyabet Juara I. Disusul Juara II–prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (PBID), dan Juara III–prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).

Pada tangkai lomba persembahyangan, keluar sebagai Juara I–Ni Putu Ari Darmayani (prodi Pendidikan Bahasa Bali), Juara II–Ni Wayan Sanita Enjelina (prodi Pendidikan Seni, Drama, Tari, dan Musik), dan Juara III–Desak Putu Eka Satya (prodi PJKR).

Ketika para juara itu disebut, para mahasiswa tampak bertepuk tangan dan bersorak riang. Begitulah semarak yang terjadi setiap hari suci Saraswati di UPMI Bali. Sederhana namun bermakna.

Penyerahan hadiah pun kemudian dilaksanakan, diserahkan langsung oleh Dr. Drs. I Wayan Sudiarsa, M.Si. selaku Wakil Rektor II dan Dr. I Wayan Sumandya, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Rektor III, yang pada kesempatan tersebut mewakili Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum. yang masih dalam perjalanan.

Penyerahan hadiah oleh Wakil Rektor III UPMI Bali | Foto: tatkala.co/Dede

“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini, apalagi kita termasuk tim dadakan. Awalnya tidak ada yang bersedia untuk mewakili lomba membuat gebogan ini. Tetapi dengan inisiatif kami sendiri, akhirnya terbentuklah sebuah tim yang kompak dan bemodal nekat ini.”

Begitulah ungkap Komang Bagus Arya Bagaskara (22), Arya sapaan akrabnya, salah satu peserta lomba membuat gebogan dari program studi Pendidikan Matematika. Ia bersama rekan timnya (Adnyani, Dea, Drajat, dan Suningsih) berhasil menyabet Juara I.

Pemuda asal Sanur itu mengungkapkan, “Karena kami anak matematika, awalnya kami berencana menggunakan pola aritmatika untuk membuat gebogan, yaitu menggunakan urutan buah berbeda-beda, mulai dari berjumlah banyak (pola 4), lalu semakin ke atas dikurangi 1 (n-1). Tetapi sayangnya, karena jumlah buah dan dana yang terbatas, jadinya pola tersebut tidak jadi kami gunakan. Akhirnya, mau tidak mau kami menggunakan pola biasa,” jelasnya berteori.

Ni Komang Sariasih (tengah-berkacamata) menerima hadiah sebagai Juara II lomba membuat gebogan | Foto: dok. Humas UPMI Bali

Sementara itu, Ni Komang Sariasih (19) yang akrab dipanggil Sarah, mahasiswi semester III di program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (PBID), bersama rekan timnya (Suwini, Intan Karunia, Intan Cahyani, dan Dipa) bersorak kegirangan ketika diumumkan sebagai Juara II.

Gadis berkacamata asal Jimbaran, Badung itu mengatakan, “kami sama sekali tidak menyangka bisa dapat Juara II, jadi ya memang pasrah saja kemarin. Eh, ternyata berhasil,” katanya berbinar.

“Perasaannya sangat senang, tetapi masih deg-degan, karena ini pertama kalinya saya ikut lomba gebogan tanpa diawasi kakak tingkat. Kemarin juga kami kejar-kejaran dengan waktu, semua serba kelabakan. Tetapi, ternyata kami mampu menyelesaikan sebelum waktu berakhir. Itu cukup menguras keringat dan pikiran,” ujar Sarah bersemangat.

Foto bersama para pemenang lomba membuat gebogan dan persembahyangan | Foto: tatkala.co/Dede

Lomba-lomba tersebut tentu tidak akan terjadi tanpa kerja keras dari BEM UPMI Bali yang secara rutin menyelenggarakan perlombaan tersebut setiap menjelang Saraswati.

Ketua BEM UPMI Bali, I Gusti Ayu Mira Ardanantya (20) atau akrab disapa Mira mengatakan, perlombaan tersebut sudah dipersiapkan sejak 5 Januari 2025 lalu, mulai dari pengajuan proposal, membuat kriteria lomba, technical meeting, sampai hari perlombaan.

Dara asal Abiansemal itu juga mengaku mengalami berbagai kendala selama proses mempersiapkan kegiatan tersebut. Seperti terbatasnya waktu untuk menginformasikan kegiatan ke setiap program studi, karena kebetulan bertemu dengan banyak hari libur di akhir Januari. Mulai dari Siwaratri, Imlek, Isra Miraj, dan libur semester ganjil.

Meskipun mengalami kendala selama prosesnya, tetapi Mira dan skuad BEM UPMI Bali yang lain mampu melaksanakan kegiatan tersebut dengan terorganisir dan sukses.

“Sebagai Ketua BEM sekaligus penanggung jawab kegiatan lomba, saya merasa sangat bersyukur dan bangga, berkat kerja sama yang solid dari seluruh panitia (BEM), acara ini bisa terlaksana dengan sukses. Ini adalah kesekian kalinya saya terlibat dalam lomba-lomba Saraswati, jadi sudah tahu apa saja yang harus dipersiapkan dan dilakukan,” pungkas Mira.

Penyerahan hadiah juara lomba membuat gebogan dan persembahyangan di UPMI Bali | Foto: tatkala.co/Dede

Euforia berlangsung singkat. Setibanya Rektor UPMI Bali, acara pun kembali khusyuk. Dilanjutkan dengan persembahyangan bersama oleh dosen, pegawai, dan seluruh mahasiswa UPMI Bali.

Yang terlihat paling ramai datang adalah mahasiswa semester VII, barangkali mereka ingin bertobat, menebus segala dosa di dunia pendidikan. Agar dimudahkan jalannya menyelesaikan tugas akhir–skripsi.

“Banyak jalan menuju roma, banyak jalan pula menuju skripsian tanpa drama, yang jelas harus rajin berdoa dan berusaha,” celetuk salah satu mahasiswa semester VII setelah persembahyangan berakhir.

Euforia lomba gebogan kembali berlanjut. Diawali dengan foto bersama di depan gebogan, kemudian mereka langsung menggotongnya ke prodi masing-masing.

Inilah saat yang paling ditunggu-tunggu, yaitu sesi perebutan lungsuran (sisa persembahan). Lungsuran dipercaya bisa membawa berkah, wajar saja selalu jadi rebutan. Tak tanggung-tanggung, bahkan ada yang sampai menyiapkan tas kresek dari rumah, berharap dapat lungsuran paling banyak.

Begitulah serba-serbi perayaaan hari suci Saraswati di UPMI Bali. Merayakan hari turunnya ilmu pengetahuan, merajut kebersamaan lewat hal-hal sederhana namun bermakna. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Lomba Gebogan Sambut Hari Suci Saraswati di UPMI Bali: Merangkai Buah dan Merajut Kebersamaan
Tags: Dewi SaraswatiHari Raya SaraswatiUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

YONINÉ GENTOSIN: Mengubah Kualitas Kelahiran Perspektif Ida Padanda Made Sidemen

Next Post

Mungkinkah Bumi Tanpa Konflik? Jawabnya Bersama Angin | Dari ”Blowing in The Wind” Bob Dylan

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Syair Pilu Berbalut Nada, Dari Ernest Hemingway Hingga Bob Dylan

Mungkinkah Bumi Tanpa Konflik? Jawabnya Bersama Angin | Dari ”Blowing in The Wind” Bob Dylan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co