13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Saltingmu, Azabmu

Fatika Arum Rahmawati by Fatika Arum Rahmawati
January 10, 2025
in Esai
Saltingmu, Azabmu

Ilustrasi tatkala.co

BERBICARA tentang salting nih, sebenarnya salting itu singkatan dari apa sih? Kenapa bisa disingkat salting? Jadi nih gess, salting itu artinya “salah tingkah”. Biar tidak kepanjangan menyebutnya, jadi para kaum gen Z menyebut “salah tingkah” dengan disingkat “salting”.

Salting merupakan sikap atau perilaku seseorang yang canggung dan merasa malu atau grogi dalam bertingkah laku.

Sedangkan azab itu apa sih artinya? Sebenarnya, berbicara tentang azab ya gess, azab menurut agama Islam adalah sebuah siksaan atau hukuman yang dihadapi manusia atau makhluk lainnya yang diciptakan Allah SWT, dan juga bisa lebih diartikan konsekuensi dari perbuatan yang zalim (berbuat sewenang-wenang), akan tetapi pada umumnya biasanya lebih dikenal dengan sebutan karma.

Jadi bagaimana hubungan antara keduanya tersebut? Oke, mari kita bahas.

 Jadi, sating itu bisa diartikan seperti seseorang yang sedang grogi, dan saking groginya ketika orang tersebut mau mengambil langkahnya, bisa jadi yang awalnya menjadi tujuan untuk melangkah, malah jadi berbelok arah atau salah langkah. Ketika kita saat salah langkah, otomatis tujuan tersebut yang seharusnya kita capai dengan cepat, jadi sekarang kita akan membutuhkan waktu yang lama untuk meraih tujuan tersebut dan dengan jalan yang berbeda dari jalan sebelumnya.

Sedangkan azab atau karma kita akan dapatkan sesuai dengan apa yang kita perbuat dengan langkah-langkah kita. Kita melangkah itu didasari oleh adanya pemikiran-pemikiran kita, ketika kita mau melangkah berjalan pun pasti kita sudah mempunyai tujuan yang datangnya dari pemikiran kita, betul bukan?

Itu sudah tertaut dalam kehidupan sehari-hari kita bahkan per detik langkah yang kita ambil sudah ada konsekuensi yang akan kita dapatkan, entah itu langkah yang baik atau langkah yang tidak baik, ketika kita mengambil langkah atau perilaku yang mencerminkan baik, maka azab atau karma yang akan kita dapatkan pasti juga akan baik bahkan bisa jadi lebih baik dan kita tidak sangka dapatnya.

Begitu pula dengan sebaliknya, ketika kita melangkah atau perilaku yang mencerminkan keburukan atau bahkan kejahatan, juga akan kita menerima azab atau karma yang tidak baik, bahkan bisa jadi akan lebih sangat tidak baik yang akan diperoleh.

Kita ambil contoh saja para koruptor perusahaan-perusahaan di Indonesia yang mungkin saat ini jumlahnya bisa jadi ribuan bahkan ratusan atau lebih. Menjadi koruptor juga didasari oleh pemikiran-pemikiran kotor manusia yang dimana akan mengambil adanya kesempatan yang membuat keuntungan untuk dirinya sendiri, tetapi merugikan pihak lainnya. Dan sudah jelas konsekuensinya adalah bertentangan dengan hukum.

Contoh kecil lainnya ada juga seperti seorang pencuri yang mengambil handphone atau uang orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, walaupun itu yang dilakukan sangat terpaksa, misalkan karena salah satu faktor ekonomi yang sangat kurang, tidak mendapat pekerjaan dan hanya itu yang muncul pemikiran pendek seorang pencuri, maka langkahnya akan mengikuti pemikirannya agar terpenuhi kekurangannya. Walaupun misalkan seorang pencuri tersebut berhasil kabur dan tidak dipenjara alias berhasil dari bertentangan hukum yang berlaku. Namun apakah azab atau karma tidak didapatkan?

Jelas tentu akan tetap didapatkan walaupun contoh pencuri tersebut bisa menghindar dari hukum di Indonesia, namun pencuri itu tidak akan bisa kabur atau lari dari hukum Tuhan Yang Maha Esa, walaupun azab atau karma yang akan didapatkan tidak langsung terjadi. Suatu saat, cepat atau lambat, bahkan bisa jadi keluarga terdekatnya yang akan dapat balasan hukum Tuhan Yang Maha Esa tersebut.

Kalian percaya tidak, seseorang yang kaya semakin kaya dan tidak akan menjadi miskin? Atau sebaliknya yang miskin akan selalu miskin dan tidak akan bisa kaya?

Di dunia ini, tidak akan ada hal yang tidak mungkin terjadi ketika Tuhan Yang Maha Esa sudah berkehendak, terutama nasib atau takdir manusia, orang yang bisa menjadi kaya raya tidak bisa langsung instan dengan cepat meraih proses kekayaan tersebut, pastinya semua orang itu menjadi sukses atau tidak suksesnya seseorang semua didasari oleh pemikiran-pemikiran yang akan diikuti langkah-langkah kita sebagai bentuk usaha kita untuk meraih tujuan tersebut.

Jadi, tidak selamanya orang yang kaya akan semakin kaya dan begitu sebaliknya yang miskin semakin miskin. Semua itu bisa saja terjadi berubah atau tidak berubah, pun karena tergantung usaha kita dan kehendak dari Tuhan Yang Maha Esa.

Semua perbuatan semua langkah-langkah yang kita tuju pasti akan ada azab atau karma yang kita dapatkan, itu pasti.

Mungkin saja saat ini masih banyak adanya para calon koruptor misalkan hari ini langkah-langkah yang diperbuat masih dirasakan enak, nyaman tanpa hambatan, bahkan bahagia yang didapatkan untuk keuntungan dirinya sendiri, dan tidak memikirkan dampak kebelakangnya atau tidak memikirkan perasaan orang lain yang dirugikannya, itu akan menjadi boomerang atau bom waktu buat orangnya sendiri yang akan dinikmati dikemudian hari kelak.

Percayalah, tidak mungkin tidak adanya azab atau karma ketika kita salah tingkah atau salah langkah yang kita perbuat, sekecil atau sebesar apa pun langkah yang kita tuju semua sudah ada takdir atau azab atau disebut karma yang akan kita dapat. Kita hidup di dunia ini hanya sementara bagaikan orang yang singgah di warung kopi hanya sekedar meminum kopi seteguk saja. Ibaratnya seperti apa yang anda tanam itu yang anda tuai.

Maka sebelum melangkah sejengkal saja harus dipikirkan lebih sangat mateng-mateng dan di saat kondisi pemikiran yang jernih, agar juga hasil yang didapat langkahmu berbuah manis dan enak, jangan sampai salah tingkah alias salah langkah yang akan kamu tuju hanya karena ingin kenikmatan sesaat. Tetap harus berpkir sebelum bertindak, melangkah, agar tidak terjadi adanya penyesalan kemudian hari, karena penyesalan itu selalu datang belakangan. Kalau datangnya di awal namanya pendaftaran. [T]

Ilusi Waktu dan Realitas Kemiskinan
Kehidupan Perempuan Sebelum dan Sesudah Menikah: Antara Karier, IRT atau Keduanya?
Dunia Kerja Memang Tak Sesantuy Dunia Mahasiswa
Rasa Nano-Nano di Bulan Ramadhan ala Anak Kos
Debit Kredit Mahasiswa Perantauan
Tags: filosofigaya hidup
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Efek Intensitas Wisatawan Saba Budaya Baduy

Next Post

Wacana Politisasi  Pilkada ke DPRD

Fatika Arum Rahmawati

Fatika Arum Rahmawati

Lahir di Tabanan, 28 Juli 1997. Wanita karier sekaligus seorang istri.

Related Posts

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails

KEPEMIMPINAN ‘BALANG TAMAK’: BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU

by Sugi Lanus
July 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan...

Read moreDetails
Next Post
Perjanjian Pengalihan dan Komersialisasi Paten dalam Teori dan Praktek

Wacana Politisasi  Pilkada ke DPRD

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co