23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Saltingmu, Azabmu

Fatika Arum Rahmawati by Fatika Arum Rahmawati
January 10, 2025
in Esai
Saltingmu, Azabmu

Ilustrasi tatkala.co

BERBICARA tentang salting nih, sebenarnya salting itu singkatan dari apa sih? Kenapa bisa disingkat salting? Jadi nih gess, salting itu artinya “salah tingkah”. Biar tidak kepanjangan menyebutnya, jadi para kaum gen Z menyebut “salah tingkah” dengan disingkat “salting”.

Salting merupakan sikap atau perilaku seseorang yang canggung dan merasa malu atau grogi dalam bertingkah laku.

Sedangkan azab itu apa sih artinya? Sebenarnya, berbicara tentang azab ya gess, azab menurut agama Islam adalah sebuah siksaan atau hukuman yang dihadapi manusia atau makhluk lainnya yang diciptakan Allah SWT, dan juga bisa lebih diartikan konsekuensi dari perbuatan yang zalim (berbuat sewenang-wenang), akan tetapi pada umumnya biasanya lebih dikenal dengan sebutan karma.

Jadi bagaimana hubungan antara keduanya tersebut? Oke, mari kita bahas.

 Jadi, sating itu bisa diartikan seperti seseorang yang sedang grogi, dan saking groginya ketika orang tersebut mau mengambil langkahnya, bisa jadi yang awalnya menjadi tujuan untuk melangkah, malah jadi berbelok arah atau salah langkah. Ketika kita saat salah langkah, otomatis tujuan tersebut yang seharusnya kita capai dengan cepat, jadi sekarang kita akan membutuhkan waktu yang lama untuk meraih tujuan tersebut dan dengan jalan yang berbeda dari jalan sebelumnya.

Sedangkan azab atau karma kita akan dapatkan sesuai dengan apa yang kita perbuat dengan langkah-langkah kita. Kita melangkah itu didasari oleh adanya pemikiran-pemikiran kita, ketika kita mau melangkah berjalan pun pasti kita sudah mempunyai tujuan yang datangnya dari pemikiran kita, betul bukan?

Itu sudah tertaut dalam kehidupan sehari-hari kita bahkan per detik langkah yang kita ambil sudah ada konsekuensi yang akan kita dapatkan, entah itu langkah yang baik atau langkah yang tidak baik, ketika kita mengambil langkah atau perilaku yang mencerminkan baik, maka azab atau karma yang akan kita dapatkan pasti juga akan baik bahkan bisa jadi lebih baik dan kita tidak sangka dapatnya.

Begitu pula dengan sebaliknya, ketika kita melangkah atau perilaku yang mencerminkan keburukan atau bahkan kejahatan, juga akan kita menerima azab atau karma yang tidak baik, bahkan bisa jadi akan lebih sangat tidak baik yang akan diperoleh.

Kita ambil contoh saja para koruptor perusahaan-perusahaan di Indonesia yang mungkin saat ini jumlahnya bisa jadi ribuan bahkan ratusan atau lebih. Menjadi koruptor juga didasari oleh pemikiran-pemikiran kotor manusia yang dimana akan mengambil adanya kesempatan yang membuat keuntungan untuk dirinya sendiri, tetapi merugikan pihak lainnya. Dan sudah jelas konsekuensinya adalah bertentangan dengan hukum.

Contoh kecil lainnya ada juga seperti seorang pencuri yang mengambil handphone atau uang orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, walaupun itu yang dilakukan sangat terpaksa, misalkan karena salah satu faktor ekonomi yang sangat kurang, tidak mendapat pekerjaan dan hanya itu yang muncul pemikiran pendek seorang pencuri, maka langkahnya akan mengikuti pemikirannya agar terpenuhi kekurangannya. Walaupun misalkan seorang pencuri tersebut berhasil kabur dan tidak dipenjara alias berhasil dari bertentangan hukum yang berlaku. Namun apakah azab atau karma tidak didapatkan?

Jelas tentu akan tetap didapatkan walaupun contoh pencuri tersebut bisa menghindar dari hukum di Indonesia, namun pencuri itu tidak akan bisa kabur atau lari dari hukum Tuhan Yang Maha Esa, walaupun azab atau karma yang akan didapatkan tidak langsung terjadi. Suatu saat, cepat atau lambat, bahkan bisa jadi keluarga terdekatnya yang akan dapat balasan hukum Tuhan Yang Maha Esa tersebut.

Kalian percaya tidak, seseorang yang kaya semakin kaya dan tidak akan menjadi miskin? Atau sebaliknya yang miskin akan selalu miskin dan tidak akan bisa kaya?

Di dunia ini, tidak akan ada hal yang tidak mungkin terjadi ketika Tuhan Yang Maha Esa sudah berkehendak, terutama nasib atau takdir manusia, orang yang bisa menjadi kaya raya tidak bisa langsung instan dengan cepat meraih proses kekayaan tersebut, pastinya semua orang itu menjadi sukses atau tidak suksesnya seseorang semua didasari oleh pemikiran-pemikiran yang akan diikuti langkah-langkah kita sebagai bentuk usaha kita untuk meraih tujuan tersebut.

Jadi, tidak selamanya orang yang kaya akan semakin kaya dan begitu sebaliknya yang miskin semakin miskin. Semua itu bisa saja terjadi berubah atau tidak berubah, pun karena tergantung usaha kita dan kehendak dari Tuhan Yang Maha Esa.

Semua perbuatan semua langkah-langkah yang kita tuju pasti akan ada azab atau karma yang kita dapatkan, itu pasti.

Mungkin saja saat ini masih banyak adanya para calon koruptor misalkan hari ini langkah-langkah yang diperbuat masih dirasakan enak, nyaman tanpa hambatan, bahkan bahagia yang didapatkan untuk keuntungan dirinya sendiri, dan tidak memikirkan dampak kebelakangnya atau tidak memikirkan perasaan orang lain yang dirugikannya, itu akan menjadi boomerang atau bom waktu buat orangnya sendiri yang akan dinikmati dikemudian hari kelak.

Percayalah, tidak mungkin tidak adanya azab atau karma ketika kita salah tingkah atau salah langkah yang kita perbuat, sekecil atau sebesar apa pun langkah yang kita tuju semua sudah ada takdir atau azab atau disebut karma yang akan kita dapat. Kita hidup di dunia ini hanya sementara bagaikan orang yang singgah di warung kopi hanya sekedar meminum kopi seteguk saja. Ibaratnya seperti apa yang anda tanam itu yang anda tuai.

Maka sebelum melangkah sejengkal saja harus dipikirkan lebih sangat mateng-mateng dan di saat kondisi pemikiran yang jernih, agar juga hasil yang didapat langkahmu berbuah manis dan enak, jangan sampai salah tingkah alias salah langkah yang akan kamu tuju hanya karena ingin kenikmatan sesaat. Tetap harus berpkir sebelum bertindak, melangkah, agar tidak terjadi adanya penyesalan kemudian hari, karena penyesalan itu selalu datang belakangan. Kalau datangnya di awal namanya pendaftaran. [T]

Ilusi Waktu dan Realitas Kemiskinan
Kehidupan Perempuan Sebelum dan Sesudah Menikah: Antara Karier, IRT atau Keduanya?
Dunia Kerja Memang Tak Sesantuy Dunia Mahasiswa
Rasa Nano-Nano di Bulan Ramadhan ala Anak Kos
Debit Kredit Mahasiswa Perantauan
Tags: filosofigaya hidup
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Efek Intensitas Wisatawan Saba Budaya Baduy

Next Post

Wacana Politisasi  Pilkada ke DPRD

Fatika Arum Rahmawati

Fatika Arum Rahmawati

Lahir di Tabanan, 28 Juli 1997. Wanita karier sekaligus seorang istri.

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Perjanjian Pengalihan dan Komersialisasi Paten dalam Teori dan Praktek

Wacana Politisasi  Pilkada ke DPRD

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co