13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dunia Kerja Memang Tak Sesantuy Dunia Mahasiswa

Fatika Arum Rahmawati by Fatika Arum Rahmawati
January 17, 2020
in Esai
Dunia Kerja Memang Tak Sesantuy Dunia Mahasiswa

Ilustrasi: Jro Adit Alamsta

Berhubung saya baru saja lulus kuliah, tepatnya lulus di bulan Agustus 2019, ya, bisa dikatakan saya masih kategori fresh graduate. Untuk itu, saya akan berbagi pengalaman-pengalaman di masa saat masih dalam dunia mahasiswa sampai pada akhirnya terjun langsung dalam dunia kerja.

Ternyata dunia kerja itu menurut saya tidak sesantuy dunia mahasiswa, Mengapa demikian?

Ketika masih menjadi mahasiswa, masihlah bisa dikatakan main-main, dalam arti main-main ini adalah masih bisa mengerjakan tugas-tugas kuliah secara santuy, misalnya mem-fotocopy jawaban teman-teman, atau mengerjakan tugas hanya dalam hitungan menit menjelang dikumpulnya tugas di hari H.

Saat mahasiswa, masih bisa liat situasi kondisi, seperti ada dosen yang gaya mengajarnya tidak disukai, lalu mahasiswa tersebut lebih memilih tidak masuk saja dengan alasan klasik yang dibuat seperti alasan izin ada acara keluarga, dan tiba-tiba beralasan sakit padahal nyatanya bisa nongkrong asyik di kantin atau di tempat-tempat tongkrongan mahasiswa. Dan masih banyak juga mahasiswa yang hanya sekedar titip absen. Yaa seperti itulah dalam dunia mahasiswa yang bisa dikatakan santuy. Karena kuliahpun yang menurut jenjang contohnya Strata 1 yang seharusnya bisa ditempuh 4 tahun, namun saking santuy-nya mahasiswa bisa lebih dari 4 tahun untuk mendapat gelar.

Menurut saya, dunia mahasiswa itu mengasyikkan, karena disini masih bisa namanya menikmati masa-masa belajar bersama teman-teman dalam satu ruangan, bereksperimen, menikmati acara-acara besar di kampus, bahkan sampai menikmati masa-masa cinta lokasi alias cinlok bagaikan FTV tentang percintaan dalam satu kampus. Bahkan hal yang paling ditunggu-tunggu mahasiswa adalah ketika dosen tidak dapat hadir, karena jam kuliah kosong dan akhirnya mahasiswa tersebut bisa mempergunakan waktunya untuk jalan-jalan bersama teman-temannya, bersantuy ria, dan lain-lain.

Akan tetapi, ketika sudah mendekati masa-masa semester tua yang sudah memulai menggarap tahap Proposal dan Skripsi disinilah suasana yang paling mendebarkan, karena yang namanya menggarap skripsi harus bener-bener melakukan penelitian-penelitian yang berkaitan dengan jurusan masing-masing. Seperti jurusan saya sendiri yaitu Akuntansi, jadi hal-hal yang berkaitan Akuntansi harus kita teliti mencari permasalahan yang ada di lingkungan sekitar dan mencari solusinya. Di tahap ini tidak sedikit mahasiswa yang mampu mengerjakan secara tepat waktu, karena penelitian skripsi ini juga tergantung pada serumit apa objek yang dijadikan bahan dalam skripsi dan juga semoodnya seperti apa mahasiswa untuk menggarap proses pengerjaan skripsi ini, karena ketika mahasiswa tiba-tiba ditengah jalan belum muncul ide lagi tambahan untuk buat skripsi maka terkadang mahasiswa itu meneyerah seketika dan melakukan kegiatan lainnya, sehingga skripsi pun tertunda. Itulah yang dinamakan arti santuy.

Dan sekarang ketika berada pertama kali dunia kerja itu benar-benar sangatlah berbeda dengan dunia mahasiswa. Mengapa demikian? Ketika masih dalam perkuliahan mengerjakan tugas saja masih bisa fotocopy jawaban teman, akan tetapi ketika dalam dunia kerja mana bisa kita menyontek kerjaan teman lain. Di dunia kerja ketika kita sudah diberikan tanggungjawab sesuai posisi atau jabatan yang kita emban disinilah kita benar-benar diajarkan mandiri, kita sebaiknya lebih mengerti arti tanggungjawab sebuah amanah alias kepercayaan seseorang yang diberikan kepada kita.

Yang dimaksudkan dalam dunia kerja tidak bisa sesantuy dunia mahasiswa contohnya  yang namanya absensi alias kehadiran itu berkaitan dengan gaji, karena kita tidak bisa asal izin tidak masuk kerja seenaknya saja, beberapa perusahaan memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur) sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan, bahkan ada perusahaan yang hanya menetapkan pegawai boleh izin 1-2 hari saja, dan yang izin pun masih tetap dikenakan potong gaji.

Berbeda halnya dengan saat kuliah, ketika kita izin tanpa ada surat pun dosen masih tetap percaya, tidak dikenakan sanksi atau hukuman lain sebagainya, sedangkan di dunia kerja bisa dikenakan potong gaji.  Kemudian dalam dunia kerja, sangat minim sekali untuk mendapat waktu libur, hanya di hari-hari tertentu saja, seperti hari Minggu, tanggal merah pada umumnya di kalender, dan pegawai hanya diberikan waktu cuti dalam setahun itu tidak banyak, ada yang hanya mendapat 12 kali cuti dalam setahun.

Sedangakan pada masa kuliah masih diberikan waktu libur panjang menjelang kenaikan semester, bisa sampai 1-2 bulan libur kuliah, sangat enak,Bukan? Kemudian di dalam dunia kerja ketika kita salah atau keliru atau kita lamban dalam mengerjakan jobdesk kita, otomatis atasan kita langsung menegur secara tegas dihadapan kita langsung dan diminta pertanggungjawaban mengapa hal ini bisa terjadi, bahkan tidak segan-segan atasan bisa memberi sanksi jika tidak sesuai maka akan dipotong gajinya, menegrikan,Bukan? Berbeda halnya dengan saat kuliah, ketika kita ada salah mengerjakan tugas, dosen pun tidak terlalu menyalahkan karena masih bisa diperbaiki sama-sama, tidak ada sanksi atau hukuman yang berat juga diterapkan untuk mahasiswanya, karena disini masih dalam kategori belajar bersama.

Dunia kerja memang tak bisa sesantuy dunia mahasiswa, selama kuliah kita masih mencari berbagai ilmu yang dapat dikatakan sebagai bekal untuk masa depan, di dalam dunia kerja baru kita mengaplikasikan ilmu yang kita miliki ke dalam lingkungan nyata untuk keberlangsungan hidup, disini kita lebih mengetahui arti tanggungjawab yang sesungguhnya dalam mengemban suatu amanah yang diberikan orang lain kepada kita. Kita dapat lebih mandiri, dapat lebih berpikir kreatif dan inovatif untuk mencapai suatu target yang telah ditetapkan dengan hasil yang memuaskan. Kehidupan masa depanmu tergantung apa yang kamu hasilkan hari ini, esok dan seterusnya. [T]

Tags: Dunia Kerjamahasiswa
Share37TweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Awal Tahun Teater Kalangan: Diri Sebagai Ulat dan Memorinya

Next Post

Nadiem Makarim Menempuh Ujian Nasional

Fatika Arum Rahmawati

Fatika Arum Rahmawati

Lahir di Tabanan, 28 Juli 1997. Wanita karier sekaligus seorang istri.

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post
Nadiem Makarim Menempuh Ujian Nasional

Nadiem Makarim Menempuh Ujian Nasional

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co