23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dunia Kerja Memang Tak Sesantuy Dunia Mahasiswa

Fatika Arum Rahmawati by Fatika Arum Rahmawati
January 17, 2020
in Esai
Dunia Kerja Memang Tak Sesantuy Dunia Mahasiswa

Ilustrasi: Jro Adit Alamsta

Berhubung saya baru saja lulus kuliah, tepatnya lulus di bulan Agustus 2019, ya, bisa dikatakan saya masih kategori fresh graduate. Untuk itu, saya akan berbagi pengalaman-pengalaman di masa saat masih dalam dunia mahasiswa sampai pada akhirnya terjun langsung dalam dunia kerja.

Ternyata dunia kerja itu menurut saya tidak sesantuy dunia mahasiswa, Mengapa demikian?

Ketika masih menjadi mahasiswa, masihlah bisa dikatakan main-main, dalam arti main-main ini adalah masih bisa mengerjakan tugas-tugas kuliah secara santuy, misalnya mem-fotocopy jawaban teman-teman, atau mengerjakan tugas hanya dalam hitungan menit menjelang dikumpulnya tugas di hari H.

Saat mahasiswa, masih bisa liat situasi kondisi, seperti ada dosen yang gaya mengajarnya tidak disukai, lalu mahasiswa tersebut lebih memilih tidak masuk saja dengan alasan klasik yang dibuat seperti alasan izin ada acara keluarga, dan tiba-tiba beralasan sakit padahal nyatanya bisa nongkrong asyik di kantin atau di tempat-tempat tongkrongan mahasiswa. Dan masih banyak juga mahasiswa yang hanya sekedar titip absen. Yaa seperti itulah dalam dunia mahasiswa yang bisa dikatakan santuy. Karena kuliahpun yang menurut jenjang contohnya Strata 1 yang seharusnya bisa ditempuh 4 tahun, namun saking santuy-nya mahasiswa bisa lebih dari 4 tahun untuk mendapat gelar.

Menurut saya, dunia mahasiswa itu mengasyikkan, karena disini masih bisa namanya menikmati masa-masa belajar bersama teman-teman dalam satu ruangan, bereksperimen, menikmati acara-acara besar di kampus, bahkan sampai menikmati masa-masa cinta lokasi alias cinlok bagaikan FTV tentang percintaan dalam satu kampus. Bahkan hal yang paling ditunggu-tunggu mahasiswa adalah ketika dosen tidak dapat hadir, karena jam kuliah kosong dan akhirnya mahasiswa tersebut bisa mempergunakan waktunya untuk jalan-jalan bersama teman-temannya, bersantuy ria, dan lain-lain.

Akan tetapi, ketika sudah mendekati masa-masa semester tua yang sudah memulai menggarap tahap Proposal dan Skripsi disinilah suasana yang paling mendebarkan, karena yang namanya menggarap skripsi harus bener-bener melakukan penelitian-penelitian yang berkaitan dengan jurusan masing-masing. Seperti jurusan saya sendiri yaitu Akuntansi, jadi hal-hal yang berkaitan Akuntansi harus kita teliti mencari permasalahan yang ada di lingkungan sekitar dan mencari solusinya. Di tahap ini tidak sedikit mahasiswa yang mampu mengerjakan secara tepat waktu, karena penelitian skripsi ini juga tergantung pada serumit apa objek yang dijadikan bahan dalam skripsi dan juga semoodnya seperti apa mahasiswa untuk menggarap proses pengerjaan skripsi ini, karena ketika mahasiswa tiba-tiba ditengah jalan belum muncul ide lagi tambahan untuk buat skripsi maka terkadang mahasiswa itu meneyerah seketika dan melakukan kegiatan lainnya, sehingga skripsi pun tertunda. Itulah yang dinamakan arti santuy.

Dan sekarang ketika berada pertama kali dunia kerja itu benar-benar sangatlah berbeda dengan dunia mahasiswa. Mengapa demikian? Ketika masih dalam perkuliahan mengerjakan tugas saja masih bisa fotocopy jawaban teman, akan tetapi ketika dalam dunia kerja mana bisa kita menyontek kerjaan teman lain. Di dunia kerja ketika kita sudah diberikan tanggungjawab sesuai posisi atau jabatan yang kita emban disinilah kita benar-benar diajarkan mandiri, kita sebaiknya lebih mengerti arti tanggungjawab sebuah amanah alias kepercayaan seseorang yang diberikan kepada kita.

Yang dimaksudkan dalam dunia kerja tidak bisa sesantuy dunia mahasiswa contohnya  yang namanya absensi alias kehadiran itu berkaitan dengan gaji, karena kita tidak bisa asal izin tidak masuk kerja seenaknya saja, beberapa perusahaan memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur) sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan, bahkan ada perusahaan yang hanya menetapkan pegawai boleh izin 1-2 hari saja, dan yang izin pun masih tetap dikenakan potong gaji.

Berbeda halnya dengan saat kuliah, ketika kita izin tanpa ada surat pun dosen masih tetap percaya, tidak dikenakan sanksi atau hukuman lain sebagainya, sedangkan di dunia kerja bisa dikenakan potong gaji.  Kemudian dalam dunia kerja, sangat minim sekali untuk mendapat waktu libur, hanya di hari-hari tertentu saja, seperti hari Minggu, tanggal merah pada umumnya di kalender, dan pegawai hanya diberikan waktu cuti dalam setahun itu tidak banyak, ada yang hanya mendapat 12 kali cuti dalam setahun.

Sedangakan pada masa kuliah masih diberikan waktu libur panjang menjelang kenaikan semester, bisa sampai 1-2 bulan libur kuliah, sangat enak,Bukan? Kemudian di dalam dunia kerja ketika kita salah atau keliru atau kita lamban dalam mengerjakan jobdesk kita, otomatis atasan kita langsung menegur secara tegas dihadapan kita langsung dan diminta pertanggungjawaban mengapa hal ini bisa terjadi, bahkan tidak segan-segan atasan bisa memberi sanksi jika tidak sesuai maka akan dipotong gajinya, menegrikan,Bukan? Berbeda halnya dengan saat kuliah, ketika kita ada salah mengerjakan tugas, dosen pun tidak terlalu menyalahkan karena masih bisa diperbaiki sama-sama, tidak ada sanksi atau hukuman yang berat juga diterapkan untuk mahasiswanya, karena disini masih dalam kategori belajar bersama.

Dunia kerja memang tak bisa sesantuy dunia mahasiswa, selama kuliah kita masih mencari berbagai ilmu yang dapat dikatakan sebagai bekal untuk masa depan, di dalam dunia kerja baru kita mengaplikasikan ilmu yang kita miliki ke dalam lingkungan nyata untuk keberlangsungan hidup, disini kita lebih mengetahui arti tanggungjawab yang sesungguhnya dalam mengemban suatu amanah yang diberikan orang lain kepada kita. Kita dapat lebih mandiri, dapat lebih berpikir kreatif dan inovatif untuk mencapai suatu target yang telah ditetapkan dengan hasil yang memuaskan. Kehidupan masa depanmu tergantung apa yang kamu hasilkan hari ini, esok dan seterusnya. [T]

Tags: Dunia Kerjamahasiswa
Share37TweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Awal Tahun Teater Kalangan: Diri Sebagai Ulat dan Memorinya

Next Post

Nadiem Makarim Menempuh Ujian Nasional

Fatika Arum Rahmawati

Fatika Arum Rahmawati

Lahir di Tabanan, 28 Juli 1997. Wanita karier sekaligus seorang istri.

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Nadiem Makarim Menempuh Ujian Nasional

Nadiem Makarim Menempuh Ujian Nasional

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co