14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Made Astika, Tidak Ada Kata Pensiun untuk Mengabdi Pada Dunia Pendidikan

Son Lomri by Son Lomri
January 3, 2025
in Persona
Made Astika, Tidak Ada Kata Pensiun untuk Mengabdi Pada Dunia Pendidikan

Made Astika

MADE Astika, atau dengan gelar lengkap Made Astika, S.Pd., M.M., adalah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang pada 1 Januari 2025 mulai menjalani masa purnatugas. Ia sudah 23 tahun mengabdikan diri di lembaga pemerintahan, dari mulai menjadi staf, kepala biro—hingga menjadi kepala dinas tahun 2020, dan 31 Desember 2024—adalah hari terakhirnya dalam tugas. Ia purnatugas dengan sangat hormat. 

Sebelum benar-benar out dari ruang kerja, ia mengundang wartawan dalam acara ramah tamah di akhir tahun di kantor tempatnya bertugas, di Dinas Pendidikan Buleleng, Jalan Pahlawan Singaraja, Selasa, 31 Desember 2024.

Di sebuah sofa, ia tampak santai bernyanyi (karaokean) dengan wartawan lain dan beberapa stafnya. Lagu yang ia nyanyikan berjudul “Kemesraan” ciptaan Franky Sahilatua yang dipopulerkan Iwan Fals. Tampaknya, orang-orang yang hadir di sana cukup menikmati suara emas milik Astika.

Kemesraan ini janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini ingin kukenang selalu
Hatiku damai jiwaku tentram di sampingmu
Hatiku damai jiwaku tentram bersamamu

Lagu itu dinyanyikannya cukup bisa menghanyutkan suasana. Terasa bagaimana lelaki itu memiliki banyak kenangan selama mengabdikan dirinya bertugas di Disdikpora.

Astika—atau Made Astika lahir di Buleleng, 31 Desember 1964 dan tinggal di Jalan Gunung Rinjani, Kel. Banjar Tegal, Singaraja. Di sana ia tinggal bersama  sang istri, Luh Pujiastini dan dua anaknya; Made Yogi Prastika AP dan Komang Wahyu Candra Prastika.

Made Astika sedang diwawancarai wartawan | Foto: tatkala.co/Son

Ia pernah sekolah di SD Banyupoh (1979), SMPN 1 Gerokgak (1982), SMAN 1 Seririt (1985), D-II Matematika Universitas Udayana (1987), dan Pendidikan Matematika IKIP Saraswati Tabanan (1997). Dan, S2 ditamatkan di Universitas Putra Bangsa jurusan Magister Manajemen (2004)

Berbicara karir di dunia pendidikan setelah lulus kuliah, Made Astika cukup beruntung. Pada 1 Maret 1988—atau setahun setelah kelulusannya menjadi awal pengangkatan dirinya sebagai Pegawai Negri Sipil (PNS) dan mendapat tugas pertama di SMPN 3 Banjar. Menjadi seorang pengajar, yang namanya protes wali murid, pula berbagai macam karakter murid itu sendiri, telah menjadi tantangan tersendiri sebagai pengajar waktu itu.

Kemudian Misbar (Mutasi Instansi Baru) ke SMA Negri 1 Gerokgak sampai dengan tahun 2001. Di tahun itu juga, Astika kemudian ditarik ke Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng karena dianggap mumpuni.

“Waktu itu, Dinas Pendidikan itu baru terbentuk, marger dengan Kandepdikbud Kabupaten Buleleng dengan Dinas Pengajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng,” katanya.

Dinas pendidikan waktu itu, menjalankan dua urusan yang berbeda. Yaitu urusan pemerintahan di bidang pendidikan, dan urusan pemerintahan di bidang pemuda dan keolahragaan. Selama delapan tahun ia menjadi staf..

Dari mulai menjadi staf GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Tetap Pendidikan Dasar serta Pendidikan Menengah, hingga terakhir di bidang Pendidikan Non Formal Pemuda dan Olahraga.

Kemudian di tahun 2008, ia dipercaya oleh kadis baru—yang baru dilantik waktu itu untuk mengemban tugas menjadi kepala Sub Bagian Perencanaan. Posisi itu ia jalankan sampai pada tahun 2013. Sementara di tahun 2017, ia kemudian dinaikkan jabatannya untuk menjadi Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar sampai tahun 2019.

Setelah itu, ia diangkat menjadi sekretaris sekaligus menjadi kadis (semacam PJ), yang akhirnya ditetapkan sebagai kadis secara sah pada masa bakti 2020, hingga bertugas sampai tahun 2024.

Made Astika saat menerima penghargaan | Foto: Ist

Selama menjabat menjadi Kadis, ada banyak perolehan prestasi yang ia raih dalam menahkodai Disdikpora Kabupaten Buleleng dalam kurun lima tahun. Antara lain, Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar tahun 2024, Apresiasi Kategori Pemerintah Daerah Cerdas Berkarakter 2024, Juara 3 Lomba Website Lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Penghargaan Unit Pelayanan Publik dengan Kualitas Tertinggi dalam Penilaian pelayanan publik yang bekerja sama dengan perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali 2024 dan lain sebagainya.

Apa yang membuatnya meraih itu, tidak terlepas dari kerja kerasnya yang ia sebut tiga kartu AS, yaitu Bekerja Keras, Cerdas, dan Ikhlas.

“Itu moto saya saat bertugas. Tentu, tidak terlepas juga dari para staf yang memiliki etos kerja dan semangat yang sama selama menjalankan tugas,” kata lelaki itu.

Selain dikenal memiliki semangat etos kerja yang mantap. Astika juga dikenal sebagai seorang pemimpin yang mengayomi, ramah dan tak pernah marah-marah. Baik. Loyal. Sehingga membekas di hati para stafnya, sebagaimana dirasakan oleh Gede Agus Muliawan—salah satu stafnya.

Agus memiliki kesan baik selama empat tahun bertugas dengan Astika, ia mengaku nyaman saat dipimpin oleh Astika, karena ya itu, tidak suka marah-marah. Chill.

“Tapi sing (tidak) main-main dalam hal bekerja,” tegas Agus.

Walaupun kini Made Astika sudah berusia 60 tahun, setelah dipurnakan, ia mengaku akan mencoba menawarkan diri jadi anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng selagi masih ada slot kosong. Di sini, lelaki itu—seperti memberi satu pesan bahwa, mengabdi pada pendidikan tidak ada pensiunnya. Tentu, selagi bisa dan kuat, dan semoga berhasil. Selamat purna tugas, selamat berjuang kembali… [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Sosok-sosok Kartini Buleleng, Dari Segala Lini Menebar Inspirasi Bagi Perempuan Buleleng
Pemuda-Pemuda Buleleng Ukir Prestasi di Beragam Bidang: Dari Seni, Olahraga Hingga Pertanian
Jejak Gde Dharmaja di Pemkab Buleleng: Dari Tukang Surat Hingga Perencana Pembangunan
Tags: bulelengPemkab BulelengPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Filosofi Perilaku Konformitas Orang Baduy

Next Post

Fenomena Kontraksi “Kegiatan” menjadi “Giat”

Son Lomri

Son Lomri

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails

Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

by Made Adnyana Ole
February 28, 2026
0
Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

SUDAH sejak lama Wahyu Ardi dikenal sebagai sutradara dan penulis naskah drama modern, baik berbahasa Bali maupun bahasa Indonesia. Lalu,...

Read moreDetails

Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

ANA seorang siswi yang tidak disebutkan secara jelas sekolahanya tidak menyukai bahasa Bali, bahkan tidak pernah memakai Bahasa itu dalam...

Read moreDetails

I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

I Made Sunaryana terpilih sebagai Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII. Itu artinya, karya...

Read moreDetails

Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

by Made Adnyana Ole
February 27, 2026
0
Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

Sakewala, ada ané makleteg di tangkahné. “Bagus Sutedja sané nuwé panjak akéh, tur sugih, prasida  kamatiang, apa buin kulawargan tiangé, rumasuk Ngurah, pasti sing...

Read moreDetails
Next Post
Fenomena Kontraksi “Kegiatan” menjadi “Giat”

Fenomena Kontraksi “Kegiatan” menjadi “Giat”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co