4 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Made Astika, Tidak Ada Kata Pensiun untuk Mengabdi Pada Dunia Pendidikan

Son Lomri by Son Lomri
January 3, 2025
in Persona
Made Astika, Tidak Ada Kata Pensiun untuk Mengabdi Pada Dunia Pendidikan

Made Astika

MADE Astika, atau dengan gelar lengkap Made Astika, S.Pd., M.M., adalah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang pada 1 Januari 2025 mulai menjalani masa purnatugas. Ia sudah 23 tahun mengabdikan diri di lembaga pemerintahan, dari mulai menjadi staf, kepala biro—hingga menjadi kepala dinas tahun 2020, dan 31 Desember 2024—adalah hari terakhirnya dalam tugas. Ia purnatugas dengan sangat hormat. 

Sebelum benar-benar out dari ruang kerja, ia mengundang wartawan dalam acara ramah tamah di akhir tahun di kantor tempatnya bertugas, di Dinas Pendidikan Buleleng, Jalan Pahlawan Singaraja, Selasa, 31 Desember 2024.

Di sebuah sofa, ia tampak santai bernyanyi (karaokean) dengan wartawan lain dan beberapa stafnya. Lagu yang ia nyanyikan berjudul “Kemesraan” ciptaan Franky Sahilatua yang dipopulerkan Iwan Fals. Tampaknya, orang-orang yang hadir di sana cukup menikmati suara emas milik Astika.

Kemesraan ini janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini ingin kukenang selalu
Hatiku damai jiwaku tentram di sampingmu
Hatiku damai jiwaku tentram bersamamu

Lagu itu dinyanyikannya cukup bisa menghanyutkan suasana. Terasa bagaimana lelaki itu memiliki banyak kenangan selama mengabdikan dirinya bertugas di Disdikpora.

Astika—atau Made Astika lahir di Buleleng, 31 Desember 1964 dan tinggal di Jalan Gunung Rinjani, Kel. Banjar Tegal, Singaraja. Di sana ia tinggal bersama  sang istri, Luh Pujiastini dan dua anaknya; Made Yogi Prastika AP dan Komang Wahyu Candra Prastika.

Made Astika sedang diwawancarai wartawan | Foto: tatkala.co/Son

Ia pernah sekolah di SD Banyupoh (1979), SMPN 1 Gerokgak (1982), SMAN 1 Seririt (1985), D-II Matematika Universitas Udayana (1987), dan Pendidikan Matematika IKIP Saraswati Tabanan (1997). Dan, S2 ditamatkan di Universitas Putra Bangsa jurusan Magister Manajemen (2004)

Berbicara karir di dunia pendidikan setelah lulus kuliah, Made Astika cukup beruntung. Pada 1 Maret 1988—atau setahun setelah kelulusannya menjadi awal pengangkatan dirinya sebagai Pegawai Negri Sipil (PNS) dan mendapat tugas pertama di SMPN 3 Banjar. Menjadi seorang pengajar, yang namanya protes wali murid, pula berbagai macam karakter murid itu sendiri, telah menjadi tantangan tersendiri sebagai pengajar waktu itu.

Kemudian Misbar (Mutasi Instansi Baru) ke SMA Negri 1 Gerokgak sampai dengan tahun 2001. Di tahun itu juga, Astika kemudian ditarik ke Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng karena dianggap mumpuni.

“Waktu itu, Dinas Pendidikan itu baru terbentuk, marger dengan Kandepdikbud Kabupaten Buleleng dengan Dinas Pengajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng,” katanya.

Dinas pendidikan waktu itu, menjalankan dua urusan yang berbeda. Yaitu urusan pemerintahan di bidang pendidikan, dan urusan pemerintahan di bidang pemuda dan keolahragaan. Selama delapan tahun ia menjadi staf..

Dari mulai menjadi staf GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Tetap Pendidikan Dasar serta Pendidikan Menengah, hingga terakhir di bidang Pendidikan Non Formal Pemuda dan Olahraga.

Kemudian di tahun 2008, ia dipercaya oleh kadis baru—yang baru dilantik waktu itu untuk mengemban tugas menjadi kepala Sub Bagian Perencanaan. Posisi itu ia jalankan sampai pada tahun 2013. Sementara di tahun 2017, ia kemudian dinaikkan jabatannya untuk menjadi Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar sampai tahun 2019.

Setelah itu, ia diangkat menjadi sekretaris sekaligus menjadi kadis (semacam PJ), yang akhirnya ditetapkan sebagai kadis secara sah pada masa bakti 2020, hingga bertugas sampai tahun 2024.

Made Astika saat menerima penghargaan | Foto: Ist

Selama menjabat menjadi Kadis, ada banyak perolehan prestasi yang ia raih dalam menahkodai Disdikpora Kabupaten Buleleng dalam kurun lima tahun. Antara lain, Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar tahun 2024, Apresiasi Kategori Pemerintah Daerah Cerdas Berkarakter 2024, Juara 3 Lomba Website Lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Penghargaan Unit Pelayanan Publik dengan Kualitas Tertinggi dalam Penilaian pelayanan publik yang bekerja sama dengan perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali 2024 dan lain sebagainya.

Apa yang membuatnya meraih itu, tidak terlepas dari kerja kerasnya yang ia sebut tiga kartu AS, yaitu Bekerja Keras, Cerdas, dan Ikhlas.

“Itu moto saya saat bertugas. Tentu, tidak terlepas juga dari para staf yang memiliki etos kerja dan semangat yang sama selama menjalankan tugas,” kata lelaki itu.

Selain dikenal memiliki semangat etos kerja yang mantap. Astika juga dikenal sebagai seorang pemimpin yang mengayomi, ramah dan tak pernah marah-marah. Baik. Loyal. Sehingga membekas di hati para stafnya, sebagaimana dirasakan oleh Gede Agus Muliawan—salah satu stafnya.

Agus memiliki kesan baik selama empat tahun bertugas dengan Astika, ia mengaku nyaman saat dipimpin oleh Astika, karena ya itu, tidak suka marah-marah. Chill.

“Tapi sing (tidak) main-main dalam hal bekerja,” tegas Agus.

Walaupun kini Made Astika sudah berusia 60 tahun, setelah dipurnakan, ia mengaku akan mencoba menawarkan diri jadi anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng selagi masih ada slot kosong. Di sini, lelaki itu—seperti memberi satu pesan bahwa, mengabdi pada pendidikan tidak ada pensiunnya. Tentu, selagi bisa dan kuat, dan semoga berhasil. Selamat purna tugas, selamat berjuang kembali… [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Sosok-sosok Kartini Buleleng, Dari Segala Lini Menebar Inspirasi Bagi Perempuan Buleleng
Pemuda-Pemuda Buleleng Ukir Prestasi di Beragam Bidang: Dari Seni, Olahraga Hingga Pertanian
Jejak Gde Dharmaja di Pemkab Buleleng: Dari Tukang Surat Hingga Perencana Pembangunan
Tags: bulelengPemkab BulelengPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Filosofi Perilaku Konformitas Orang Baduy

Next Post

Fenomena Kontraksi “Kegiatan” menjadi “Giat”

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails
Next Post
Fenomena Kontraksi “Kegiatan” menjadi “Giat”

Fenomena Kontraksi “Kegiatan” menjadi “Giat”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co