2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pameran Seni Rupa di Tengah Sawah: “Creating New Climate Resilent and Inclusive Cities”

I Gede Made Surya Darma by I Gede Made Surya Darma
November 1, 2024
in Pameran
Pameran Seni Rupa di Tengah Sawah: “Creating New Climate Resilent and Inclusive Cities”

Pameran seni rupa di Subak Pedahan, Desa Angantaka, Abiansemal, Badung

DI Subak Pedahanan, Desa Angantaka, Abiansemal, Badung, tiba-tiba berubah jadi ruang pameran seni rupa. Ini barangkali bukan sesuatu yang baru, namun seni rupa di tengah sawah tetap memiliki sisi-sisi keunikan, karena alam raya senantiasa ikut memberi warna.

Pameran seni rupa itu tepatnya dilakukan di Balai Subak Pedahanan.  Pameran menghadirkan karya seniman patung, yakni Nyoman Bagiana, dan seniman lukis I Wayan Santrayana serta seniman lukis I Gede Made Surya Darma.

Bagiana adalah seniman patung yang juga anggota Subak Pedahanan yang terkenal dengan pembuatan patung kayu kurungan ayam. I Gede Made Surya Darma (penulis) adalah seniman muda dari Tabanan.

Kenapa ada pameran seni rupa di tengah sawah di Subak Pedahanan? Ceritanya begini:

Pada tanggal 30 Oktober 2024, Ecolise yang diwakili oleh Sarah Queblati, yang juga Co-founder and Executive Director Green Releaf Initiative, Inc., berkerja sama dengan Subak Pedahan melakukan kegiatan representasi mengenai lokakarya tentang Bioregional Mapping.

Pameran seni rupa di Balai Subak Pedahan | Foto-foto oleh Benindra Sanjaya

Sebelumnya, 27 Oktober2024, telah dilakukan lokakarya pemetaan Bioregional dari Ecolise yang diwakili oleh Sarah Queblatin. Acara itu dihadiri 22 LKK Subak Pedahan, Pekaseh Pedahan I Wayan Sarimerta, Pekaseh Uma Bun Ketut Nada, Pekaseh Padedekan Bapak Sardiana, Majelis Alit Abiansemal Bapak Sugiarta dan Forum Pasedehan Yeh Lauh.

Hadir juga unsur Majelis Madia Kabupaten Badung Agus Gede Widita, PPL, Windu Putra, Kepala BPP Abiansemal Dewa Ari Parwata, Pasar Rakyat Bali Benindra  Sanjaya, dan dari unsur petani muda.

Saat itu hadir juga seniman I Wayan Santrayana dan I Gede Made Surya Darma, penerjemah Rahajeng Fitria Melati HICC, dan kordinator lapangan I Ketut Punia.

Acara itu diawali dengan literasi singkat di Museum Subak Masceti, dipandu oleh Ketut Sugata. Kegiatan tersebut dikordinir oleh Bapak I Ketut Punia dari Kembali Organik.

Kegiatan ini adalah rangakaian dari kegiatan peserta pelatihan United Cities and Local Gaverments Asia-Pasific (UCLG-ASPAC) yang dilakukan di Courtyard Bali Nusa Dua Resort, dari tanggal 30 sampai 31 oktober 2024 yang bertemakan “Creating New Climate Resilent and Inclusive Cities”. Salah satu kegiatan tersebut adalah kunjungan ke museum subak di Masceti, juga kunjungan ke Subak Pedahanan.

Para peserta kegiatan menyusuri sawah di Subak Pedahanan | Foto-foto oleh Gusti Astawa

Nah, di tengah rangkaian acara itulah, pada 30 Oktober 2024 diadakan pameran Seni Rupa di Balai Subak Desa Pedahanan. Selain menampilkan karya rupa Nyoman Bagiana, Wayan Santrayana dan I Gede Made Surya Darma, juga ditampilkan video dokumentasi Subak Pedahanan oleh Pasar Rakyat Bali Benindra  Sanjaya, dari unsur petani muda.

Penampilan karya patung dan lukisan dari seniman itu merupakan pameran amal yang mana 50 % dari hasil penjualan lukisan disumbangkan ke Subak Pedahanan. Dan saat itu terjual dua lukisan yang dibeli oleh peserta UCLG-ASPAC yang berkebangsaan Spanyol, dan founder Hijauku.com, juga satu karya seni patung dari karya seniman Nyoman Bagiana yang dikoleksi oleh pengunjung berkebangsaan Spanyol. Hasil dari penjualan karya tersebut langsung diserahkan kepada Ketua Pekaseh Desa Pedahanan I Wayan Sarimerta.

Ada sesuatu yang istimewa dalam rangkaian acara itu. Dalam acara kunjungan UCLG-ASPAC ke Subak Pedahanan, anggota subak melakukan upacara masegeh, yaitu tradisi budaya agama Hindu, yaitu sebuah upacara sederhana, untuk keharmonian alam dan manusia. Apalagi saat itu adalah hari baik yang bertepatan dengan hari pegat tuakan, yaitu hari terakhir dari rangakain upacara Galungan, dengan di tandainya pencabutan penjor. Acara itu dipimpin oleh pemangku setempat.

Selanjutnya perkenalan anggota UCLG-ASPAC yang berjumlah kurang lebih enam puluh orang peserta. diwakili oleh Cokorda Istri Dewi yang merupakan Senior Advisor at United in Diversity Indonesia, dilanjutkan oleh Eric Hizbullah, founder hijauku.com, juga laporan kegiatan workshop Bioregional Mapping oleh Sarah Queblati, dan penjelasan secara detail mengenai subak. Penjelasan itu dilakukan sambil melakukan perjalanan menyusuri lahan pertanian Subak Pedahanan yang dipandu I Ketut Punia.

Di situ juga dijelaskan salah satu sesaji upacara biyu kukung, yang merupakan simbol dari alam semesta, dengan meperlihatkan simbol bulan, matahari, bumi, lengkap dengan simbol air, dan makhluk hidup di dalamnya dan galaksi di alam semesta ini. Sarana upacara itu digarap sederhana dengan janur yang menggambarkan perubahan iklim dengan anggota subak setempat.

Setelah mengunjungi lahan pertanian, peserta juga menyaksikan langsung sistem irigasi dalam manajemen air. Peserta pelatihan United Cities and Local Gaverments Asia-Pasific  (UCLG-ASPAC ) sempat mengunjungi ruang pameran yang dilakukan di Balai Subak Pedahanan, yang memajang karya Lukisan I Wayan Santrayana. Lukisan itu mengkritisi kehidupan manusia Bali yang diikat oleh adat budaya dan agama melalui karya seni lukis.

Penjelasan-penjelasan tentang subak, pertanian dan lingkungan sambil jalan-jalan di sawah | Foto-foto oleh Gusti Astawa

Salah satu karya lukisanya berjudul Merawat Ritus. Dalam lukisan itu tampak ia menampilkan kehidupan masyarakat subak yang sudah terhimpit oleh pembangunan villa dan hotel, yang sangat terjepit dari perkembangan pariwisata yang masif di Bali, dan banyak lahan pertanian yang sudah beralih fungsi menjadi Villa dan hotel.

Begitu juga lukisan I Gede Made Surya Darma, yang menampilkan lukisan mengenai Bio Regional di Subak Pedahanan, juga lukisan suasana pertanian di Bali, dengan manajeman air subak dan satu lukisan dengan menampilkan bualatan bulatan hijau, dengan judul Photosynthesis.

Para seniman anggota Subak Pedahanan dari Desa Angantaka menampilkan patung kayu dengan objek ayam kurungan, yang sangat terkenal dengan teknik rumitnya dalam pemahatan patung. Yang mana patung tersebut memperlihatkan di dalam kurungan ayam ada objek ayam dan objek orang tua. Itu menjadi ciri khas patung dari Desa Angantaka.

Pameran dan patung-patung kurungan aam khas Desa Angantaka | Foto: Made Raras Puspita Dewi

Seiring berjalannya waktu, para seniman patung ini sudah langka digerus jaman  dan perkembangan pariwisata. Banyak seniman beralih kerjaan menjadi petani, dan buruh bangunan, atau menjadi sopir pariwisata, karena generasi penerus sudah jarang mau melanjukan tradisi pembuatan patung tersebut. Apalagi harga jual patung itu sudah tidak sebanding dari rumitnya pembuatan patung tersebut.

Para peserta UCLG-ASPAC sangat terkesan dalam kunjungan tersebut, karena bisa belajar langsung dari petani, dari anggota subak, mengenai langkah dan tata cara manajemen pertanian di Bali. Peserta melihat para petani selalu menghormati alam di dalam mereka mengolah lahan pertaniannya, dengan pendekatan spiritual dengan menjaga rangtai makanan di lahan pertanian, ke dalam simbul keagamaan. [T]

Jimbaran 31 Oktober 2024

  • BACA artikel lain dari penulis GEDE SURYA DARMA
Rajah Rasa di Teba Kangin Pemanis | Bertemunya Seni, Alam Pedesaan, dan Gairah Berbagi
“Me Drawing” Art Exhibition di Purga Gallery Café Ubud untuk Hari Menggambar Nasional
17 Tahun Perjalanan “10 Fine Art” | Pamerkan Lukisan dan Patung di Gedung DNA Denpasar
Tags: AbiansemalBadungDesa AngantakaPameranPameran Seni RupaSubak Pedahan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gaga Rizky, The Puppeteer Wayang Suket Indonesia

Next Post

Saya Emerging Writer UWRF 2024, Namun Hidup Harus Tetap Berjalan: Sebuah Refleksi

I Gede Made Surya Darma

I Gede Made Surya Darma

Pelukis. Lulusan ISI Yogyakarta. Founder Lepud Art Management

Related Posts

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

Read moreDetails

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

by tatkala
September 17, 2026
0
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails
Next Post
Saya Emerging Writer UWRF 2024, Namun Hidup Harus Tetap Berjalan: Sebuah Refleksi

Saya Emerging Writer UWRF 2024, Namun Hidup Harus Tetap Berjalan: Sebuah Refleksi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co