3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

17 Tahun Perjalanan “10 Fine Art” | Pamerkan Lukisan dan Patung di Gedung DNA Denpasar

I Gede Made Surya Darma by I Gede Made Surya Darma
December 9, 2021
in Khas
17 Tahun Perjalanan “10 Fine Art” | Pamerkan Lukisan dan Patung di Gedung DNA Denpasar

Sepuluh seniman yang tergabung dalam 10 Fine Art yang berpameran di Gedung DNA Denpasar [Foto: Istimewa]

Menandai 17 tahun terbentuknya “10 Fine Art”, digelarlah sebuah pameran seni rupa di Gedung Dharma Negara Alaya, Jalan Mulawarman 1 Denpasar, Bali. Pemeran dibuka 9 Desember 2021 pukul 17.00 WITA  dan berlangsung sampai tanggal 23 Desember 2021.

Pengantar katalog pameran seni rupa tersebut ditulis oleh Made Susanta Dwitanaya, dan pameran  akan diresmikan  oleh artis dan politikus Rieke Diah Pitaloka.

10 Fne Art  adalah kelompok seniman yang berjumlah 10 orang pelukis Bali, yaitu I Made Dolar Astawa, I Wayan “Apel” Hendrawan, I Wayan “Anyon” Muliastra, I Made Budi Adnyana, Ida Bagus Putu Purwa, A A. Ngurah Paramarta, I Wayan Paramarta, I Made “Romi” Sukadana, I Ketut Teja Astawa dan Vinsensius Dedy Reru.

Pameran kali ini menampilkan 33 karya seni lukis dengan berbagai macam ukuran dan 12 seni patung, yang mengambil model babi, yang di lukis oleh masing masing seniman tersebut, juga dua karya karya patung yang berbahan anyaman kawat anti karat.

. Sejumlah karya dari seniman “10 Fine Art” yang dipamerkan di Gedung DNA Denpasar, 9-23 Desember 2021

Terbentuknya Ten Fine Art berawal dari Tragedi Bom Bali yang melanda Bali pada tahun 2002. Para Seniman tersebut terpukul melihat situasi yang terjadi dengan adanya bom Bali berkat serangan teroris, dengan situasi yang melanda Bali, yang menyebabkan pariwisata sekejap senyap dibuatnya, ekonomi runtuh, banyak pelaku pariwisata alih profesi.

Made Dollar Astawa,  berinisiatif mendatangi kawan kawanya sekedar bersilaturahmi dan  menanyakan kabar,  dengan adanya bom Bali, berharap kawan-kawanya tidak ada yang menjadi korban, banyak dari mereka yang kehilangan pekerjaan yang mana dari mereka banyak menggantungkan pekerjaannya di pariwisata  melalui karya seni.

Misalnya Made Dollar Astawa yang masih bekerja sebagai pelukis layang-layang, Ida Bagus Putu Purwa yang masih bekerja menjadi pelukis keramik di salah satu perusahan keramik kenamaan di Bali, lalu Made Romi Sukadana, Anyon Muliastra, I Gusti Ngurah Paramarta dan Made Budiarsana, selain memperjuangkan gaya lukisnya sekarang, sesekali masih menggantungkan hidupnya dengan menjadi pedagang acung ke berbagai art shop di Ubud.

Lalu ada juga Dedy Reru  selain melukis masih bermain music di beberapa restoran di Lovina, I Wayan Paramarta sendiri yang sudah menjalin kerja sama dengan salah satu art gallery kenamaan di Singapura, sedangkan  I Wayan “Apel” Hendrawan yang baru sembuh dari sakit jiwa, yang selalu aktif dalam kegiatan karang taruna dalam pembuatan ogoh ogoh, yang masih menjadi tukang sablon.  

Ada juga Teja Astawa, yang masih aktif dalam penulisan cerpen di salah satu media di Bali, dan menawarkan lukisan di art shop dengan dukungan pariwisata, sekedar menyambung hidup karena sebagian dari mereka menjadi keluarga muda, dan ada pula yang masih lajang.

. Foto jadul sepuluh seniman yang tergabung dalam 10 Fine Art

Dengan semangat kekeluargaan dan obrolan panjang, dua tahun lamanya, yang mana mereka masih tertatih-tatih untuk menghidupi keluarga mengerjakan berbagai macam hal yang berkaitan dengan dunia kreatif hanya sekadar bisa menanggung keluarga untuk makan.

Pada tahun 2004 akhirnya mereka sepakat membentuk “10 Fine Art” dengan mengontrak sebuah ruko di kawasan Sanur di jadikan Art Gallery, yang mana awalnya mereka kontrak dengan harga 15 juta, pembentukan awal 10 Fine Art itu sendiri, juga karena gagasan sederhana yang hanya memfokuskan biar bisa mengontrak ruko tersebut selama dua tahun, dengan mengumpulkan sepuluh pelukis, biar beban mengontrak ruko tersebut tidak menjadi beban banyak.

Dengan ada ruang alternative tersebut sebagai tempat untuk sharing ide dan rasa kepedulian mengenai seni dan budaya di Bali. Dengan ruang alternative yang mereka miliki. Untuk mengakomodir kegelisahan mereka atas kepeduliannya terhadap Bali melalui seni dan kebudayaan, juga sebagai tempat nongkrong dan membangun networking seniman Bali di Sanur

Kelompok 10 Fine Art, dalam perjalanan berkesenian sudah melakukan pameran di berbagai kota di Indonesia, seperti Jogja Malang dan Jakarta, begitu pula pameran di luar negeri salah satunya di Melbourne Australia, secara perorangan mereka aktif berpameran di dalam dan luar negeri

Pameran perdananya pun dilakukan dengan mengadakan tema telanjang, dengan, melukis diri masing masing dengan telanjang, sebagai pameran perdananya. Ruang seni alternatif sebagai artist initiative mendirikan art gallery.

Setahun setelah dibentuknya 10 Fine Art dan diresmikannya ruang alternative space yang diberi nama 10 Fine Art, sepuluh pematung Bali mengadakan pameran yang di beri tema 10 Balinese Sculpture yang terdiri dari  Carola Vooges seniman patung berkebangsaan Belanda, I Nyoman Erawan, I Ketut Muja, I Made Suagata,  I Wayan Sukenada, I Wayan Jana, I Ketut Selamet, I Wayan Gawiarta, Pande Wayan Mataram, IB Nyoman Darma Putra.

Dari sekian pematung tersebut yang lazim menggunakan bahan kayu dan Batu, seniman patung kontemporer  I Wayan Gawiarta yang alumni ISI Yogyakarta menampilkan karya patung yang berjudul sexy II patung tersebut menggunakan bahan alternatif berbahan tali tambang berbahan plastic yang tidak lazim digunakan di seni patung. Begitu juga karya seni objek art Nyoman Erawan yang merespon bekas bangunan tradisional yang berbahan kayu jati antic yang direspon sedemikian rupa.

Sejumlah karya dari seniman “10 Fine Art” yang dipamerkan di Gedung DNA Denpasar, 9-23 Desember 2021

Beberapa pameran berikutnya pun di 10 Fine Art juga dapat berpameran oleh kelompok Jagor yang terdiri dari  I Wayan Danu, I Wayan Santyasa, dan I Wayan Arnata, juga pameran berdua oleh I Wayan Wirawan, dengan I Kadek Susila Dwiyana, dalam pameran ini pula I Wayan Wirawan mengenalkan salah satu promotor seni rupa kepada Ida Bagus Putu Purwa, dan menjadi titik awal karya karya seni lukis Ida Bagus Putu Purwa mulai diminati oleh beberapa pecinta seni di Indonesia.

Dengan modal nekat dan tertatih- tatih mereka membuat sebuah art gallery, untuk mempromosikan karya mereka, selain memberi ruang kepada seniman lain untuk berpameran, bahkan salah satu curator dan pemerhati seni dari Jerman Thomas Freitag menjuluki mereka sebagai produsen gallery, yang mana mereka yang mengelola gallery, mereka pula yang menghasilkan karya seninya.

Hasil dari penjualan lukisan tersebut pula dimanajemen secara kekeluargaan, dan hasilnya selain digunakan untuk membayar kontrakan berikutnya dan mensponsori kegiatan kesenian, juga digunakan untuk membantu seniman yang tergabung di 10 Fine Art  yang istrinya melahirkan, menikah, dan membantu kawannya untuk membayar uang administrasi sekolah pada saat anak mereka mulai memasuki Sekolah Dasar. Semua itu dilakukan dengan cara kekeluargaan.

Oleh karena itu mari saksikan pameran mereka dari 17 tahun perjalanan 10 Fine Art dengan menghadirkan karya karya segar dan terbarunya di akhir tahun ini. [T]

Tags: Pameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dikuntit Lelaki Kekar Bertato di Hutan Taman Nasional Bali Barat

Next Post

Geliat Bali di Tengah Presidensi G20 Indonesia

I Gede Made Surya Darma

I Gede Made Surya Darma

Pelukis. Lulusan ISI Yogyakarta. Founder Lepud Art Management

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
“I Panti dan I Nganti” – Catatan Tumpek Landep

Geliat Bali di Tengah Presidensi G20 Indonesia

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co