27 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng: Menyoal SDM, Perempuan, Anak, dan Kaum Marjinal

Son Lomri by Son Lomri
October 25, 2024
in Khas
Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng: Menyoal SDM, Perempuan, Anak, dan Kaum Marjinal

Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati pada debat pertama KPU Buleleng | Foto: Ist

SUB tema “Pengembangkan SDM, Perempuan, Anak, dan Kaum Marjinal” pada acara debat pertama calon Bupati dan Wakil Bupati yang diselanggarakan oleh KPU Buleleng dilaksanakan pada Rabu, 23 Oktober 2024 lalu di Hotel Banyualit SPA’N Resort.

Sub tema tersebut menjadi salah satu tema yang menarik, tidak hanya bagi calon, tapi juga bagi beberapa orang yang hadir di sana. Bahkan itu sampai menciptakan perdebetan yang sengit di antara mereka (para calon), Sutjidra dan Sugawa Korry.

Begitu urgennya tema ini, terutama dalam melihat lebih dekat Singaraja sebagai Kota Pendidikan, khususnya. Pada tema ini, para calon memiliki perbedaan pandangan dan saling tanggap satu sama lain dalam berargumen.

Sutjidra, Calon Bupati nomor urut 02, menjadi yang pertama menaggapi tema itu—karena memang gilirannya. Ia menyikapi tema itu selama 3.00 menit dengan lugas.

Pada tema ini, calon diminta ditekankan menjawab pertanyaan terkait bagaimana indeks partisipasi masyarakat terhadap pendidikan, terutama pada perguruan tinggi yang masih kurang. Dan tanpa wasweswos, Sutjidra segera menjawabnya dengan mantap.

“Buleleng, Singaraja, dengan wacana sebagai Kota Pendidikan, sudah barang tentu memerlukan sebuah proses,” kata Sutijidra membuka pemaparan.

Yang pertama, katanya, mengoptimalkan sarana dan prasarana pembelajaran 12 tahun, dan memberikan beasiswa miskin dan beasiswa berprestasi kepada anak-anak yang memiliki prestasi. Dan hal itu, telah menjadi salah satu misi mereka di bidang pendidikan.

Kemudian, untuk mencegah anak-anak putus sekolah, selain akan memberikan pendidikan gratis tadi, Calon Bupati nomor urut 02 itu juga akan memberikan pakaian, seragam, sepatu, sekolah gratis, bagi anak-anak yang baru sekolah di tingkat TK, SD, maupun SMP.

Sementara dari mutu pendidikannya, Sutjidra memberikan dua kriteria terhadap perguruan tinggi. Yaitu yang berkualitas dan yang exellent.

“Kota ini, tidak hanya dengan perguruan tinggi yang berkualitas, tetapi juga harus exellent [yang pertama, atau melampaui apa yang diharapkan],” lanjut Sutjidra.

Kemudian ada pilihan lain, yaitu pada perguruan-perguruan tinggi yang berkualitas di Buleleng, selain Undiksha (Universitas Pendidikan Ganesha). Selain itu, ia juga menyoal penyediaan-penyediaan sarana pendidikan yang berbasis pada IoT.

Ia menekankan terkait penyerapan ruang-ruang terbuka hijau, yang edukatif, sehingga mahasiswa, katanya, dapat memanfaatkan itu di ruang-ruang terbuka itu.

Jawaban dan Tanggapan yang Serius

Setelah Sutjidra selesai memaparkan. Sugawa Korry kemudian langsung menanggapinya, dengan waktu 1.30 detik, dengan lugas—dan kritis.

Ia menganggap apa yang dijawab oleh Sutjidra itu masih jauh dari pertanyaan dan tema. Pemaparannya tidak sesuai pertanyaan yang diberikan oleh moderator debat.  

“Karena kita tahu, IPM Buleleng tahun 2011 berada pada nomor 4 di Bali. Tapi sekarang, 2023, kita berada pada nomor 6. Ini suatu masalah yang serius. Oleh karena demikian, maka, kita harus bangun kesejahteraan masyarakat  dan kita harus tingkatkan kemampuan pendidikannya, kualitas SDM-nya. Oleh karena demikian, wujudkan Kota Singaraja sebagai Kota Pendidikan adalah sebuah keniscayaan,” Sugawa Korry menanggapi.

Sampai di sini, ia kemudian menjelaskan bahwa dalam rangka mewujdukan Singaraja sebagai Kota Pendidikan, ia bersama pasangannya, Suardana, justru telah menyiapkan strategi dasar yang kuat daripada yang dipaparkan oleh Sutjidra.

“Pertama, kami akan mengikutsertakan para ahli khususnya dari Undiksha, yang akan dibantu oleh [mereka] dari Jogja maupun dari Malang yang sudah berpengalaman. Untuk membuat grand desain bagaimana Singaraja sebagai Kota Pendidikan,” lanjutnya.

Ini harus diwujudkan, tahapan demi tahapannya, kata Sugawa lago. “Oleh karena demikian, kalau kita ingin nyata, memperbaiki tingkat pendidikan kita,” kata Sugawa Korry memberi jeda. “Sudah tentu kebijakan kita adalah pro terhadap pendidikan itu sendiri. Tidak seperti, misalnya, kita harus menghentikan sekolah Bali Mandara,” tegasnya.

Sampai di sini, Sutjidra menangkis anggapan dirinya tak sesuai pertanyaan—dalam menjawab. Di sinilah perdebatan itu agaknya panas dengan waktu.

“Mohon maaf, ya, Kakanda,” kata Sutjidra. “Yang ditanya ini angka partisipasi, bukan IPM secara keseluruhan. IPM itu ada tiga, unsurnya pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Jadi yang ditanya itu apa?  Partisipasi! Makanya kami jawab dengan angka partisipasi!” tutur Sutjidra agak menyindir.

“Data-datanya juga kami punya. Kemudian, kalo dari pendidikan, emang rata-rata lama sekolah kita masih rendah. Kemudian harapan lama sekolah juga masih rendah. Ini yang kita akan kejar, dengan cara; satu, untuk meningkatkan IPM di bidang pendidikan, yaitu mendirikan atau mewujudkan penyetaraan-penyetaraan bis masing-masing kecamatan.  Kemudian penyetaraan ini ada kejar paket, ada Paket A, Paket B, Paket C,” tutup Sutjidra.

Tema-tema dalam acara debat ini telah di susun begitu apiknya oleh lima panelis professional di bidangnya, antara lain : Dr. I Putu Gede Parma, S.ST., Par., M.Par; Prof. Dr. Dra. Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani, M.Pd; Prof. Dr. Ir. I Nengah Kencana Putra, M.S; Prof. Dr. Ketut Agustini,S.Si.,M.si; dan I Gusti Ngurah Parikesit Widiatedja,S.H.,M.Hum.,LL.M.,Ph.D.[T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Saling Sorot Masalah, Saling Menggali Potensi | Dari Acara Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng 2024
Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah
Hanoman dan Tari Sampi Gerumbungan di Kampanye Calon Gubernur Bali di Seririt
Seni-Budaya Sebatas Penarik Massa, Tak Pernah Jadi Program Serius dalam Kampanye Pilkada
Tags: debat pilkadaKPU BulelengPilkadaPilkada 2024Pilkada Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kinan, Peraih 2 Medali Internasional Matematika dan Sains di Korea Selatan

Next Post

Bertemu Kawan Lama: Menemukan Orang Baru

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

by Dede Putra Wiguna
June 26, 2026
0
Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

 “Karya sampah ini. Kok bisa muncul di PKB?" KALIMAT itu masih diingat betul oleh Agung Rahma Putra. Sekitar satu dekade...

Read moreDetails

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
0
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

Read moreDetails

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails
Next Post
Bertemu Kawan Lama: Menemukan Orang Baru

Bertemu Kawan Lama: Menemukan Orang Baru

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kunang-Kunang yang Menghilang di Bali —Ketika Cahaya Kecil Padam, Apa yang Sesungguhnya Sedang Hilang dari Kesadaran Kita?
Esai

Kunang-Kunang yang Menghilang di Bali —Ketika Cahaya Kecil Padam, Apa yang Sesungguhnya Sedang Hilang dari Kesadaran Kita?

"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar...

by Agung Sudarsa
June 27, 2026
Melepas Dunia, Mengetuk Langit
Ulas Musik

Melepas Dunia, Mengetuk Langit

DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s...

by Ahmad Sihabudin
June 27, 2026
Bangkitkan Legong Lasem Kelandis, Komunitas Ni Pollok Hidupkan Kembali Jejak Maestro di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Bangkitkan Legong Lasem Kelandis, Komunitas Ni Pollok Hidupkan Kembali Jejak Maestro di Pesta Kesenian Bali 2026

Rasa penasaran tampak jelas dari raut wajah ribuan penonton yang memadati Kalangan Angsoka, Taman Budaya Bali, Kamis 25 Juni 2026....

by Nyoman Budarsana
June 26, 2026
Tak Ada Kata Terlambat —Dari Ratnakara, Lubdhaka, Sri Ramakrishna hingga ‘The Turning Point Fritjof Capra’
Esai

Tak Ada Kata Terlambat —Dari Ratnakara, Lubdhaka, Sri Ramakrishna hingga ‘The Turning Point Fritjof Capra’

"Di mata Sang Guru, tidak ada dosa yang tidak dapat ditebus, tidak ada jiwa yang berada di luar pelukan kasih-Nya."...

by Agung Sudarsa
June 26, 2026
Serabi Semar | Cerpen Sri Romdhoni Warta Kuncoro
Cerpen

Serabi Semar | Cerpen Sri Romdhoni Warta Kuncoro

SETELAH perang Baratayudha Jayabinangun rampung dan darah terakhir mengering di padang Kurusetra, Semar menanggalkan pakaian pamomong para ksatria. Ia tidak...

by Sri Romdhoni Warta Kuncoro
June 26, 2026
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu
Puisi

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
Dari Ornamen ke Gagasan: Menata Ulang Masa Depan Seni Tradisional Bali
Kritik Seni

Dari Ornamen ke Gagasan: Menata Ulang Masa Depan Seni Tradisional Bali

“Tradisi tidak mati karena berubah; ia mati ketika berhenti dipikirkan.” PELESTARIAN seni tradisional di Bali tidak dapat berhenti pada estetika...

by Wayan Gde Yudane
June 26, 2026
Tanggung Jawab Moral Media Massa pada Pesta Kesenian Bali
Esai

Tanggung Jawab Moral Media Massa pada Pesta Kesenian Bali

PESTA Kesenian Bali (PKB) memerlukan media massa untuk publikasi dan dokumentasi, sedangkan media massa memerlukan PKB untuk menunjukkan tanggung jawab...

by I Nyoman Darma Putra
June 26, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Negeri Pesugihan

SIDANG pembaca yang budiman, coba anda buka Netflix atau platform streaming apa pun yang sedang populer. Tidak perlu menggulir lama-lama,...

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 26, 2026
Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?
Khas

Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

 “Karya sampah ini. Kok bisa muncul di PKB?" KALIMAT itu masih diingat betul oleh Agung Rahma Putra. Sekitar satu dekade...

by Dede Putra Wiguna
June 26, 2026
Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand
Pendidikan

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING...

by tatkala
June 25, 2026
Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket
Bahasa

Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...

by I Made Sudiana
June 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co