11 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Nasib Antek-Antek Ronaldo dan Real Madrid di Piala Dunia 2026

Rusdy Ulu by Rusdy Ulu
July 20, 2026
in Esai
Nasib Antek-Antek Ronaldo dan Real Madrid di Piala Dunia 2026

Ilustrasi dari penulis

ISTILAH antek-antek Ronaldo bukan saya yang bikin. Saya mencurinya dari unggahan akun virdian_aurellio di media sosial. Waktu Argentina comeback melawan Inggris di semifinal, dia menulis, “Biasakan menonton Messi sampai menit terakhir.”

Saya baca itu sambil menarik napas panjang. Saya ada di lokasi nobar saat itu, melihat para decul (istilah untuk antek-antek Messi dan Barcelona) itu berjingkrak-jingkrak dan berteriak di depan mata kita. Sambil mengejek dengan muka songongnya.

Sebagai fans Real Madrid, saya sebenarnya sudah mulai kena mental sejak beberapa hari sebelumnya. Saat Mbappe bersama Prancis tumbang di tangan Spanyol. Mbappe adalah pemain Real Madrid dari Prancis, mendukung Prancis sama dengan mendukung Real Madrid. Akan tetapi, harapan terakhir untuk menghentikan Argentina ikut ambruk.

Portugal sudah gugur sejak babak 16 besar, dihentikan oleh Spanyol dengan skor 1-0.

Yang bikin tambah pening, Spanyol yang kini masuk final ini bukan Spanyol sembarangan. Di sana ada Lamine Yamal—bocah tengil sekaligus pemain Barcelona yang sedang ingin menyaingi Ronaldo dan Mpappe.

Spanyol masuk final setelah mengalahkan Prcancis. Di Squad Spanyol saat ini banyak pemain Barcelona. Ada pemain Atletico Madrid juga—dua club rival Real Madrid. Pokoknya kalau fans Real Madrid melihat susunan pemain Spanyol, rasanya seperti lagi buka daftar musuh.

Tidak bisa dimungkiri, secara tidak langsung di Piala Dunia 2026 ini, pertarungan fans Madrid dan fans Barcelona terjadi. Ada irisan antara pendukung kedua club itu dengan keberpihakan pada negara yang bermain di Piala Dunia 2026. Kalau pun bukan antara kedua club ini, maka irisan yang terjadi yaitu di antara antek-antek Ronaldo dan antek-antek Messi.

Saya ini fans Real Madrid. Fans Ronaldo juga. Tentu akan memilih portugal, dan akan menolak mendukung Argentina juga negara-negara yang diisi oleh pemain Barcelona. Sebab, rivalitas antara Real Madrid dan Barcelona ini abadi seperti sajak-sajak Sapardi.

Tahun lalu Madrid puasa gelar. Di Piala Dunia kali ini para pemain Madrid juga berguguran satu per satu. Mau cari hiburan ke mana lagi coba? Begitu Portugal tersingkir, penderitaan belum selesai. Justru di situlah masalah baru dimulai. Karena setelah tim kesayangan pulang, muncul pertanyaan yang lebih sulit daripada soal ujian matematika.

Sekarang dukung siapa?

Yang jelas, bukan Argentina. Kalau mendukung Argentina, siap-siap jadi korban bullying satu tongkrongan, bahkan ke mana pun kita pergi. Ini soal harga diri. Lebih baik tidak mendukung siapa-siapa dari pada harus dukung Messi.

Dan akhirnya saya mengamati. Ada tiga tipe antek-antek Ronaldo belakangan ini. Dan ini yang bisa dilakukan sepertinnya. Bahkan setelah Piala Dunia 2026 ini berakhir. Ini dia.

Pertama, ahli teori konspirasi

Inilah fase paling produktif. Tiba-tiba semua orang berubah jadi analis FIFA.

Ada yang mulai menghitung bagan turnamen. Ada yang membandingkan jalur Portugal dengan jalur Argentina. Ada yang menghitung jumlah peluit wasit. Ada yang menghitung berapa kali Messi lolos VAR. Pokoknya semua dihitung.

Kalimat yang paling sering muncul adalah “Argentina anak FIFA”, “Messi dilindungi FIFA.”, “Kalau bukan karena FIFA…” bla-bla-bla. Biar pertandingan sudah selesai, bahkan piala dunia berakhir, antek-antek Ronaldo akan tetap menggembar-gemborkan isu ini. Karena yang belum selesai barangkali rasa sakit hati.

Kedua, mendukung Spanyol sambil menahan malu

Ini pilihan yang berat. Karena di sana ada Lamine Yamal. Ada banyak pemain Barcelona. Ada aroma Camp Nou yang cukup kuat.

Sebagai fans Madrid, mendukung Spanyol rasanya seperti memesan es teh di club malam. Bisa diminum sambil seolah-olah itu bir dan seolah-seolah tidak ada yang melihat.

Tapi mau bagaimana lagi? Daripada melihat Messi mengangkat Piala Dunia lagi, yah, Spanyol juga tidak apa-apa lah. Kalimat “tidak apa-apa” diucapkan sambil menggertakkan gigi.

Ketiga, menghilang

Kalaupun pada akhirnya Argentina jadi juara Piala Dunia 2026, maka ini jalan ninja yang bisa kita lakukan.

Ini yang paling bijaksana. Tidak usah buka Facebook. Jangan buka TikTok. Instagram seperlunya.

Kalau ada teman mengirim meme Messi, cukup baca notifikasinya. Jangan dibuka.

Kalau ada yang menandai kita di komentar, pura-pura sinyal jelek.

Kalau ditanya, “Bang, kok sepi?”

Jawab saja, “Lagi fokus memperbaiki diri,” atau “Fokus skrispi, fokus kerjaan, fokus bikin puisi” atau apa pun terserah kalian. Yang penting jangan ladeni. Camkan itu.

Percayalah. Pendukung Messi ketika sedang juara itu tenaganya luar biasa. Mereka bisa menemukan komentar kita tahun 2022. Mereka bisa mengingat status yang bahkan kita sendiri sudah lupa pernah menulisnya.

Mereka bisa membuat utas sepanjang novel hanya untuk membalas satu kalimat kita.

Jadi, untuk sementara, diam adalah ibadah. Biarkan mereka menikmati pesta. Nanti kalau musim liga dimulai lagi, kita ribut lagi seperti biasa

Tetapi saya bersyukur—meski setengah-setengah—Spanyol mampu menumbangkan Argentina. Setidaknya lini masa tidak akan dipenuhi foto Messi mengangkat trofi Piala Dunia keduanya sambil diiringi caption, “GOAT tidak perlu dibantah lagi.”[T]

Penulis: Rusdy Ulu
Editor: Jaswanto

Tags: ArgentinaBarcelonaCristiano RonaldoLionel MessiPiala DuniaReal Madridspanyol
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

Next Post

Trauma KUD dan Hasrat Politik 2029 Lewat KDMP

Rusdy Ulu

Rusdy Ulu

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

by Raka Prama Putra
October 10, 2026
0
Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

KEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...

Read moreDetails

“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

by Angga Wijaya
October 10, 2026
0
“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

"De Liunan Lala-Lele!" Kalimat itu sering saya dengar sebagai orang Bali, terutama ketika maksud lawan bicara dianggap kurang jelas, berputar-putar,...

Read moreDetails

China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga

by Agung Sudarsa
October 10, 2026
0
China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga

China yang Membuat Dunia Terpesona China hari ini sulit untuk tidak dikagumi. Dalam beberapa dekade, negeri itu berubah menjadi salah...

Read moreDetails

“In Money We Trust”, Kembalikan Baliku Padaku

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 9, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, menyoal lontaran Arya Wedakarna (AWK). Di tengah polemik tentang pengalaman sejumlah...

Read moreDetails

Kita Semua Sehat, Sampai Tubuh Menuntut Tagihannya

by Tri Nugroho Adi
October 8, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

KAPAN terakhir kali kita bertanya, "Gimana kabar mental gue hari ini?" Kita hafal jadwal servis motor. Kita ingat tanggal bayar...

Read moreDetails

Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 8, 2026
0
Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

MEMBACA selama ini kerap diposisikan sebagai keterampilan reseptif dalam pembelajaran bahasa. Bersama menyimak, membaca dipahami sebagai keterampilan untuk menerima bahasa,...

Read moreDetails

Independensi Ceng-Ceng dalam Lomba Ceng-Ceng Kreasi Kelurahan Kapal

by Wayan Diana Putra
October 8, 2026
0
Independensi Ceng-Ceng dalam Lomba Ceng-Ceng Kreasi Kelurahan Kapal

LOMBA ceng-ceng kreasi diselenggarakan oleh Kelurahan Kapal sebagai bagian dari rangkaian Porseni dan Jong Fest 2026. Sebagai salah satu tangkai...

Read moreDetails

Gen Alpha sebagai Penentu Destinasi Wisata

by Chusmeru
October 7, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MEMBINCANG pariwisata, nyaris tak pernah dibahas keberadaan generasi Alpha atau Gen Alpha. Padahal secara statistik Gen Alpha di Indonesia memiliki...

Read moreDetails

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi

by I Gede Yuni Eka Primawata
October 6, 2026
0
Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi

PERNIKAHAN dalam kosmologi Hindu bukan sekadar sebuah legitimasi hukum sipil atau konsensus sosial sekuler antara dua individu. Lebih jauh, pernikahan...

Read moreDetails

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
0
Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Trauma KUD dan Hasrat Politik 2029 Lewat KDMP

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin
Esai

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

KEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...

by Raka Prama Putra
October 10, 2026
Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?
Ulas Rupa

Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?

KITA yang terlampau serius atau memang ongkos sebuah industri adalah kekakuan kreatifitas. Barangkali unek-unek semacam ini yang berputar-putar di kepalaku...

by Made Chandra
October 10, 2026
“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara
Esai

“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

"De Liunan Lala-Lele!" Kalimat itu sering saya dengar sebagai orang Bali, terutama ketika maksud lawan bicara dianggap kurang jelas, berputar-putar,...

by Angga Wijaya
October 10, 2026
China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga
Esai

China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga

China yang Membuat Dunia Terpesona China hari ini sulit untuk tidak dikagumi. Dalam beberapa dekade, negeri itu berubah menjadi salah...

by Agung Sudarsa
October 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“In Money We Trust”, Kembalikan Baliku Padaku

SIDANG pembaca yang budiman, akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, menyoal lontaran Arya Wedakarna (AWK). Di tengah polemik tentang pengalaman sejumlah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 9, 2026
Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik
Buku Tatkala

Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik

Judul: Sandyakalaning Demokrasi - Sekumpulan Esai Sosial dan Politik Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 9, 2026
 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki
Ulas Film

 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki

SUDAH bertahun-tahun semenjak film ini lahir, saya tak pernah sekalipun menonton film-film Ghibli. Karena terhalang kendala biaya, juga karena saya...

by Wisnu Oktaditya
October 9, 2026
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University
Persona

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Transformasi Kontrak Digital dan Masa Depan Notaris Indonesia…

SEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...

by I Made Pria Dharsana
October 8, 2026
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya
Panggung

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Kita Semua Sehat, Sampai Tubuh Menuntut Tagihannya

KAPAN terakhir kali kita bertanya, "Gimana kabar mental gue hari ini?" Kita hafal jadwal servis motor. Kita ingat tanggal bayar...

by Tri Nugroho Adi
October 8, 2026
Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca
Esai

Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

MEMBACA selama ini kerap diposisikan sebagai keterampilan reseptif dalam pembelajaran bahasa. Bersama menyimak, membaca dipahami sebagai keterampilan untuk menerima bahasa,...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 8, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co