30 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
in Khas
BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

Sosialisasi bahaya narkoba oleh BNN Kota Denpasar dalam Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: Dok. OSIS Kesbam

 “Hari ini kalian mungkin berpikir narkoba itu urusan orang lain. Padahal, yang dibutuhkan pengedar hanya satu celah, yaitu rasa penasaran.”

Kalimat itu meluncur dari Rika Ballo, S.KM., penyuluh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, saat berdiri di hadapan ratusan murid baru SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Di layar terpampang berbagai jenis narkoba beserta dampak dan ancaman hukumnya. Sementara di bangku aula, para peserta mengikuti setiap penjelasan dengan saksama.

Edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu materi penting dalam rangkaian Ignite Fest Kesbam 2026. Di tengah konsep Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dikemas layaknya festival, sekolah menghadirkan BNN Kota Denpasar untuk membekali murid baru dengan pengetahuan tentang ancaman narkoba yang kini kian mengancam kehidupan remaja.

Rika membuka materinya dengan mengajak peserta memahami bahwa narkoba bukan hanya persoalan obat-obatan terlarang. Istilah narkoba mencakup narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lain yang dapat memengaruhi sistem saraf pusat, mengubah perilaku, suasana hati, hingga menyebabkan ketergantungan. Dampaknya bukan hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga hubungan sosial, pendidikan, bahkan masa depan.

Sosialisasi bahaya narkoba oleh BNN Kota Denpasar dalam Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Agar lebih mudah dipahami, ia memperkenalkan berbagai jenis narkotika beserta karakteristiknya. Mulai dari heroin, sabu, ganja, hingga berbagai narkotika sintetis yang belakangan banyak bermunculan dengan bentuk dan cara penggunaan yang semakin beragam. Menurutnya, perkembangan modus peredaran narkoba membuat setiap remaja perlu memiliki pengetahuan yang cukup agar tidak mudah menjadi sasaran.

“Jangan pernah berpikir mencoba sekali tidak akan berdampak apa-apa. Banyak penyalahguna berawal dari rasa penasaran, lalu akhirnya kehilangan kendali atas hidupnya,” tegas Rika.

Ia menjelaskan bahwa rasa ingin tahu memang menjadi bagian dari proses remaja bertumbuh. Namun, ketika rasa penasaran diarahkan pada hal yang keliru, konsekuensinya dapat berlangsung seumur hidup. Karena itu, kemampuan mengatakan ‘tidak’ mesti dibangun sejak dini, sebelum dihadapkan pada situasi sesungguhnya.

Materi kemudian berlanjut pada dampak penyalahgunaan narkoba terhadap tubuh. Melalui gambar dan ilustrasi, peserta diperlihatkan bagaimana narkoba merusak sel-sel otak, mengganggu fungsi jantung, paru-paru, dan hati, memicu gangguan mental, hingga menghancurkan cita-cita seseorang. Bahkan perubahan fisik pengguna narkoba dalam jangka panjang turut ditampilkan sebagai gambaran nyata akibat penyalahgunaan zat adiktif.

Tak hanya berbicara mengenai kesehatan, Rika juga mengingatkan konsekuensi hukum yang mengintai penyalahguna maupun pengedar narkoba. Murid diperlihatkan ancaman pidana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, termasuk hukuman berat bagi para pengedar berupa pidana penjara hingga puluhan tahun disertai denda miliaran rupiah.

Sosialisasi bahaya narkoba oleh BNN Kota Denpasar dalam Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Suasana aula semakin serius ketika Rika memaparkan perkembangan narkoba jenis baru. Ia mencontohkan cairan narkotika sintetis yang dapat dicampurkan ke dalam minuman maupun digunakan sebagai cairan rokok elektronik (vape/pod). Bentuknya yang tidak lagi menyerupai narkoba konvensional menjadi tantangan baru bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja.

Rika menuturkan, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa para pelaku kejahatan narkotika terus mencari cara agar barang terlarang itu tampak biasa di mata calon korbannya. Karena itu, pelajar tidak boleh lengah terhadap tawaran apa pun yang asal-usulnya tidak jelas.

“Narkoba sekarang tidak selalu berbentuk pil atau serbuk. Modusnya terus berubah mengikuti perkembangan zaman. Justru karena itu kalian harus semakin kritis dan berani menolak,” tuturnya.

Ia juga mengajak peserta memahami alasan mengapa pelajar menjadi kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Tekanan teman sebaya, persoalan keluarga, rasa penasaran, gaya hidup, hingga kurangnya informasi acap kali menjadi faktor yang dimanfaatkan oleh para pengedar. Sebaliknya, karakter yang kuat, lingkungan pertemanan yang sehat, komunikasi dengan orang tua dan guru, serta keberanian menolak ajakan negatif menjadi benteng utama pencegahan.

Sosialisasi bahaya narkoba oleh BNN Kota Denpasar dalam Ignite Fest Kesbam 2026│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Alexander, salah seorang peserta Ignite Fest 2026, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari sesi tersebut.

“Selama ini saya hanya tahu narkoba itu berbahaya. Ternyata bentuknya sekarang macam-macam dan cara penyebarannya juga semakin sulit dikenali. Itu yang membuat saya harus lebih berhati-hati,” ujarnya.

Menurut Alex, penyampaian materi terasa mudah dipahami karena diperkaya contoh-contoh kasus yang benar-benar pernah terjadi. Hal itu membuat ancaman narkoba terasa nyata, bukan sekadar teori di dalam kelas.

Hal senada disampaikan Novi (bukan nama sebenarnya). Ia menilai edukasi semacam itu penting diberikan sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

“Yang paling saya ingat adalah keberanian untuk bilang tidak. Kadang kita takut dianggap tidak kompak kalau menolak ajakan teman. Padahal, keputusan itu bisa menentukan masa depan kita,” katanya.

Kehadiran BNN Kota Denpasar menjadi salah satu pembekalan yang melengkapi rangkaian Ignite Fest Kesbam 2026. Selama lima hari pelaksanaan, murid baru tidak hanya diperkenalkan dengan budaya sekolah, tenaga pendidik, maupun kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga memperoleh materi dari berbagai instansi mengenai isu-isu yang akan mereka hadapi selama menempuh pendidikan maupun dunia kerja. Konsep tersebut menjadi bagian dari semangat Ignite Fest yang menghadirkan MPLS secara interaktif tanpa mengurangi substansi MPLS itu sendiri.

Bagi Rika, keberhasilan pencegahan narkoba bukan diukur dari banyaknya materi yang disampaikan, melainkan dari keputusan yang diambil para remaja ketika suatu hari dihadapkan pada godaan.

“Kalau setelah pulang dari sini kalian berani berkata ‘tidak’ ketika ada yang menawarkan barang mencurigakan, berarti tujuan kami sudah tercapai,” pungkasnya.

Pesan itu menjadi penutup yang membekas. Sebab pada akhirnya, tujuan sesi tersebut bukan sekadar mengenalkan jenis-jenis narkoba atau ancaman hukumnya. Yang ingin ditanamkan kepada ratusan murid baru Kesbam adalah keberanian menjaga diri, memilih pergaulan yang sehat, dan memastikan masa depan mereka tidak berhenti hanya karena rasa penasaran sesaat.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: narkobaSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

Next Post

Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails
Next Post
Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”

Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak "Perang Bintang"

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Perkara Anarkis dan Anarkistis
Bahasa

Perkara Anarkis dan Anarkistis

Pernahkah Anda berpikir bahwa kata anarkis dan anarkistis itu sama saja? Walaupun kedua kata anarkis dan anarkistis sudah banyak ditulis,...

by I Made Sudiana
August 30, 2026
Anak-anak yang Beruntung: Mendengar Cerita Klasik Barat atau Cerita Klasik Timur?
Esai

Anak-anak yang Beruntung: Mendengar Cerita Klasik Barat atau Cerita Klasik Timur?

SAYA memiliki seorang keponakan perempuan, ia kini memasuki umur 5 tahun. Beberapa bulan terakhir keponakan saya mulai belajar membaca, menggabungkan...

by Teguh Wahyu Pranata,
August 30, 2026
Surat dari Pulau Seberang | Cerpen Ari Murdimanto
Cerpen

Surat dari Pulau Seberang | Cerpen Ari Murdimanto

Sahabatku, Di tempatku yang baru kini, jauh dari pelukan kabut tebal dan wangi dupa Hyang Dwipa, aku sering duduk terdiam...

by Ari Murdimanto
August 30, 2026
Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas
Puisi

Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

Air di Daun Talas seberapa waktu bertahanair di daun talas dapat menerimakenyataan demi kenyataan tarian anginlantai licin dan tetabuhan riuhtanpa...

by Supali Kasim
August 30, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [8]: Ketika AI Ikut Menulis: Kata-kata Tanpa Manusia

SETIAP era memiliki ancamannya masing-masing terhadap proses berpikir yang dalam. Pada masa otoritarianisme, ancamannya adalah sensor. Negara menentukan apa yang...

by Andre Syahreza
August 30, 2026
Apa yang (Sebaiknya) Kita Bicarakan saat Membicarakan Masa Depan Transportasi Publik di Bali?
Esai

Apa yang (Sebaiknya) Kita Bicarakan saat Membicarakan Masa Depan Transportasi Publik di Bali?

KAMI duduk di ruangan auditorium. Di atas panggung, seorang moderator memandu diskusi dengan empat orang narasumber yang secara bergantian memaparkan...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 30, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Demo Kok Cepat Pulang? Jangan-Jangan Kita Gagal Paham Soal Demonstrasi

Ada yang kecewa setelah massa aksi AMPB dari Pati bubar. “Baru juga datang, kok sudah pulang?”  Komentar semacam itu berseliweran...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 30, 2026
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri
Pameran

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

by Satria Aditya
August 30, 2026
Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan
Esai

Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan

MAKANAN sehari-hari yang kita konsumsi tentu tidak hadir begitu saja di atas meja makan kita. Sepiring nasi tidak lahir begitu...

by Muhammad Farras Hanif
August 29, 2026
Seni Rupa Anomali Cokot dan Putu Fajar Arcana
Ulas Rupa

Seni Rupa Anomali Cokot dan Putu Fajar Arcana

PADA tulisan kali ini, saya ingin menekuni proses kreatif karya rupa Putu Fajar Arcana yang bagi saya cukup menarik. Pasalnya,...

by Hartanto
August 29, 2026
Telenovela
Esai

Sebelum Bali Dituduh Rasis, Ada Seorang Ibu yang Sedang Makan

SEBELUM Bali dituduh rasis, ada seorang ibu yang sedang makan. Kalimat itu mungkin terdengar terlalu sederhana untuk sebuah perkara yang...

by Angga Wijaya
August 29, 2026
Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar
Pendidikan

Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

DENPASAR | TATKALA.CO -- Duta Bahasa Provinsi Bali menyerahkan Model Pembelajaran Serasi (Strategi Berbasis Multimodal bagi Disabilitas Rungu untuk Menyusun...

by Rusdy Ulu
August 29, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co