21 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 20, 2026
in Khas
Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”

Menyanyi Lagu Pop Bali dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

LOMBA Menyanyi Lagu Pop Bali dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 berlangsung bak “perang bintang”. Hampir seluruh finalis tampil dengan kualitas vokal yang memukau. Penguasaan teknik bernyanyi, cengkok khas lagu Bali, hingga penghayatan terhadap lirik disuguhkan secara maksimal, membuat setiap penampilan selalu disambut tepuk tangan meriah dari penonton.

Sebanyak 25 finalis tampil di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu (19/7/2026). Mereka merupakan peserta yang lolos dari proses seleksi berlapis, sehingga seluruh finalis menunjukkan kemampuan vokal yang merata, mulai dari kontrol nada, dinamika, hingga kemampuan menjangkau nada-nada tinggi.

Lomba tersebut turut disaksikan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, didampingi Kurator Festival Seni Bali VIII, jajaran Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, para penyanyi, akademisi seni, serta masyarakat pecinta musik Bali.

Kualitas para finalis membuat sejumlah penonton menyebut kompetisi ini sebagai “perang bintang”. Banyak peserta diketahui telah malang melintang dalam berbagai kompetisi menyanyi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Banyaknya peserta yang memiliki kualitas bagus mungkin karena meredupnya ajang BRTV maupun Bintang Radio,” ujar Jung, salah seorang penonton.

Setiap peserta membawakan dua lagu, yakni lagu wajib “Bali Sutrepti” ciptaan I Gede Darna dan satu lagu pilihan yang mengacu pada tema Festival Seni Bali Jani VIII, “Kembara Sukma: Atma Kerthi”, yang bermakna pengembaraan menuju jiwa mahasuci. Seluruh penampilan diiringi permainan keyboard yang mampu menyesuaikan karakter masing-masing lagu.

Tak hanya kualitas vokal, penampilan busana para finalis juga menjadi daya tarik tersendiri. Mereka mengenakan beragam rancangan yang tetap mengangkat endek dan tenun Bali, mulai dari busana adat, busana nasional berbahan endek, hingga perpaduan busana modern dengan udeng endek. Kehadiran wastra Bali itu sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk UMKM lokal.

Dewan juri yang terdiri atas Agung Wirasutha, Agung Ocha, dan Ayu Saraswati mengakui kualitas para finalis sangat merata. Menurut Agung Wirasutha, peserta tidak hanya berasal dari Kota Denpasar, tetapi juga dari Kabupaten Buleleng dan daerah lain di Bali.

“Event seperti ini luar biasa dan patut diapresiasi. Mudah-mudahan melalui lomba ini akan lahir bintang-bintang baru dari Pulau Dewata,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya artikulasi dalam bernyanyi. Menurutnya, seorang penyanyi harus mampu menyampaikan pesan yang ingin disampaikan pencipta lagu melalui pelafalan yang jelas, penekanan aksen, serta penguasaan vokal yang baik.

“Yang terpenting adalah mampu menampilkan jati diri. Jangan pernah mengekor orang lain. Jadilah diri sendiri dan tampilkan yang terbaik,” pesannya.

Agung Ocha menambahkan, penilaian lomba mencakup tiga aspek utama, yakni vokalitas, musikalitas, dan penampilan (performance). Ketiganya harus dikuasai secara seimbang.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan sebelum naik ke atas panggung.

“Saya melihat beberapa peserta yang sudah sering mengikuti lomba justru terlihat kurang tenang. Sebelum bernyanyi, tenangkan diri terlebih dahulu, resapi lagu yang akan dibawakan sehingga kita bisa menyanyi dari hati. Itu yang paling penting,” katanya.

Menurutnya, teknik vokal yang baik tidak akan berarti apabila penyanyi gagal menyampaikan jiwa lagu.

“Saya juga melihat beberapa peserta bernyanyi seperti suaranya tertahan di belakang. Padahal suara harus keluar ke depan. Itu kembali lagi pada artikulasi. Dengan artikulasi yang baik, suara akan keluar lebih lepas sehingga power-nya lebih terasa,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ayu Saraswati menekankan pentingnya memahami tiga unsur utama dalam lagu pop Bali, yakni wirama, wirasa, dan wiraga. Ketiga unsur tersebut, menurutnya, harus diawali dengan teknik pernapasan yang baik serta pemahaman terhadap makna lagu.

“Bagaimana kita bisa mengekspresikan sebuah lagu jika kita sendiri tidak memahami maknanya? Karena itu, wirama, wirasa, dan wiraga menjadi kunci utama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, wirasa berkaitan dengan kemampuan menghayati isi lagu, sedangkan wiraga menyangkut ekspresi dan gerak tubuh yang selaras dengan suasana lagu.

“Kalau lagunya sedih, ekspresinya juga harus mencerminkan kesedihan. Begitu pula jika lagunya gembira. Namun secara keseluruhan saya melihat adik-adik peserta sudah mampu melakukan itu dengan sangat baik,” katanya.

Melihat kualitas peserta yang begitu merata, dewan juri akhirnya memutuskan menetapkan 10 besar sebelum menentukan tiga juara utama.

“Kalau hanya memilih tiga terbaik, terus terang cukup berat karena kualitas peserta sangat luar biasa. Syukurlah akhirnya diputuskan akan ada 10 besar, meskipun juara tetap hanya tiga orang,” ujar Ayu Saraswati.

Sementara itu, Kurator Festival Seni Bali Jani VIII, I Made Adnyana, mengatakan lomba menyanyi lagu pop Bali baru pertama kali digelar dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani. Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga pendaftaran ditutup lebih awal pada akhir Juni setelah kuota 70 peserta terpenuhi.

Dari jumlah tersebut, peserta diseleksi menjadi 35 orang, kemudian mengerucut menjadi 25 finalis.

Menurut Adnyana, sebagian besar finalis merupakan penyanyi yang telah berpengalaman mengikuti berbagai kompetisi, sehingga persaingan berlangsung sangat ketat.

Para finalis membawakan lagu wajib “Bali Sutrepti” serta lagu pilihan seperti “Buana Santi” ciptaan Komang Darmayuda, “Taksu” karya Agung Ocha, hingga “Karma” ciptaan Yan Tawan.

“Memang ada satu-dua peserta yang penampilannya belum sepenuhnya mulus, misalnya masih ada nada yang fals, sedikit ragu, atau lupa sebagian lirik. Namun secara keseluruhan penampilan 25 finalis sangat luar biasa dan mendapat aplaus meriah dari penonton, termasuk Ibu Putri Koster yang setia mengikuti acara dari awal hingga selesai,” pungkasnya.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Festival Seni Bali Janifestival seni bali jani 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

Next Post

Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

by Dede Putra Wiguna
July 20, 2026
0
Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

KALA itu, pada hari keempat Ignite Fest, Kamis, 16 Juli 2026, kawasan di depan aula hingga halaman SMKS Kesehatan Bali...

Read moreDetails

Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

by Nyoman Budarsana
July 20, 2026
0
Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

DI Beranda Pustaka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII tahun 2026 yang dipenuhi percakapan hangat pada Sabtu (18/7), para penyair...

Read moreDetails

BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

 “Hari ini kalian mungkin berpikir narkoba itu urusan orang lain. Padahal, yang dibutuhkan pengedar hanya satu celah, yaitu rasa penasaran.”...

Read moreDetails

Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SORAK-sorai ratusan murid baru memenuhi Aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sesekali tepuk tangan bergemuruh tatkala acara diselingi penampilan...

Read moreDetails

Lomba Cerpen Festival Seni Bali Jani 2026 Diikuti 172 Peserta, Juri Soroti Orisinalitas Karya di Era AI

by Nyoman Budarsana
July 18, 2026
0
Lomba Cerpen Festival Seni Bali Jani 2026 Diikuti 172 Peserta, Juri Soroti Orisinalitas Karya di Era AI

MINAT masyarakat terhadap dunia sastra kembali menunjukkan geliat yang menggembirakan. Lomba Menulis Cerpen dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ)...

Read moreDetails

Tetap Harus Ada Pembaruan pada Pesta Kesenian Bali, Lewat Rekonstruksi dan Penciptaan Karya Baru

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Tetap Harus Ada Pembaruan pada Pesta Kesenian Bali, Lewat Rekonstruksi dan Penciptaan Karya Baru

MEMASUKI penyelenggaraan ke-48, Pesta Kesenian Bali (PKB) telah menempuh perjalanan panjang sebagai festival seni budaya terbesar di Pulau Dewata. Selama...

Read moreDetails

Merawat Masa Depan Pesta Kesenian Bali Lewat Dialog Antargenerasi

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Merawat Masa Depan Pesta Kesenian Bali Lewat Dialog Antargenerasi

MENJELANG usianya yang mengarah pada setengah abad, Pesta Kesenian Bali (PKB) dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan. Festival seni terbesar...

Read moreDetails

Menjernihkan Informasi dan Mendokumentasikan Pesta Kesenian Bali Lewat Jurnalisme

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Menjernihkan Informasi dan Mendokumentasikan Pesta Kesenian Bali Lewat Jurnalisme

DI tengah riuh tepuk tangan yang mengiringi setiap pementasan Pesta Kesenian Bali (PKB), ada pekerjaan lain yang berlangsung tanpa sorot...

Read moreDetails

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

by Komang Puja Savitri
July 15, 2026
0
Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

RUMAH itu kembali ramai, tetapi bukan karena bunyi pahat atau aroma cat yang biasa mengisi ruang-ruangnya. Sabtu, 11 Juli 2026...

Read moreDetails

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

by Nyoman Mariyana
July 15, 2026
0
Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

Tema: Menelusuri Jejak Awal Kepariwisataan Budaya Bali dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan Focus Group Discussion (FGD) Kajian 100 Tahun Pariwisata...

Read moreDetails
Next Post
Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Praticaya, Ketika Sang Dasamuka Berbalik Menatap Kita  —Catatan Baleganjur Duta Karangasem di Pesta Kesenian Bali 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Berikan Catatan Penting Mengenai Postur APBD serta Fenomena Pencatatan SiLPA
Pemerintahan

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Berikan Catatan Penting Mengenai Postur APBD serta Fenomena Pencatatan SiLPA

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan penting mengenai postur APBD serta fenomena pencatatan...

by tatkala
July 20, 2026
Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026
Ulas Pentas

Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

PARADE Monolog dalam Festival Seni Bali Jani 2016 yang digelar pada 14 Juli  di Gedung Ksirarnawa, dibuka pukul 17.00 Wita,...

by Satria Aditya
July 20, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

Siapa yang Berhak Menentukan Kebebasan Tubuh Perempuan? —-[Menanggapi Tulisan Surfian Rahmat AP]

SEJAK dulu, tubuh perempuan selalu menjadi objek analisis dan justifikasi orang lain. Kita sering mendengar komentar terhadap cara seorang perempuan...

by Early NHS
July 20, 2026
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja
Opini

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

PADA awal tahun 2026, sebuah proyek bernilai fantastis menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Buleleng. Nama proyek itu sebenarnya...

by I Gede Sena Putrawan
July 20, 2026
Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026
Khas

Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

KALA itu, pada hari keempat Ignite Fest, Kamis, 16 Juli 2026, kawasan di depan aula hingga halaman SMKS Kesehatan Bali...

by Dede Putra Wiguna
July 20, 2026
Genesis: Rahim Bumi, Rahim Kehidupan —[Membaca Karya Keramik Ida Ayu Gede Artayani]
Ulas Rupa

Genesis: Rahim Bumi, Rahim Kehidupan —[Membaca Karya Keramik Ida Ayu Gede Artayani]

"Kita tidak mewarisi bumi dari leluhur. Kita meminjamnya dari anak cucu." Kalimat yang sering dikutip dalam berbagai diskusi lingkungan itu...

by Angga Wijaya
July 20, 2026
Anak Sang Zaman —[Tafsir ‘Child in Time’ dari Deep Purple]
Ulas Musik

Anak Sang Zaman —[Tafsir ‘Child in Time’ dari Deep Purple]

DALAM musik rock, ada lagu-lagu yang tidak hanya didengar, tetapi direnungkan. Salah satunya adalah Child in Time dari band legendaris...

by Ahmad Sihabudin
July 20, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Trauma KUD dan Hasrat Politik 2029 Lewat KDMP

POLEMIK seputar Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hingga kini belum juga surut. Namun the show must go on. Program andalan...

by Chusmeru
July 20, 2026
Nasib Antek-Antek Ronaldo dan Real Madrid di Piala Dunia 2026
Esai

Nasib Antek-Antek Ronaldo dan Real Madrid di Piala Dunia 2026

ISTILAH antek-antek Ronaldo bukan saya yang bikin. Saya mencurinya dari unggahan akun virdian_aurellio di media sosial. Waktu Argentina comeback melawan...

by Rusdy Ulu
July 20, 2026
Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman
Khas

Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

DI Beranda Pustaka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII tahun 2026 yang dipenuhi percakapan hangat pada Sabtu (18/7), para penyair...

by Nyoman Budarsana
July 20, 2026
Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”
Khas

Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”

LOMBA Menyanyi Lagu Pop Bali dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 berlangsung bak "perang bintang". Hampir seluruh...

by Nyoman Budarsana
July 20, 2026
BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026
Khas

BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

 “Hari ini kalian mungkin berpikir narkoba itu urusan orang lain. Padahal, yang dibutuhkan pengedar hanya satu celah, yaitu rasa penasaran.”...

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co