3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bergerak Bersama Harapan: Kami Tidak Pandai tapi Berani – Catatan PKM di Desa Bengkala

Ni Kadek Putri Santiadi by Ni Kadek Putri Santiadi
July 7, 2024
in Khas
Bergerak Bersama Harapan: Kami Tidak Pandai tapi Berani – Catatan PKM di Desa Bengkala

Tim Sahara (Sahabat Aksara) Undiksha

“Desa Bengkala itu desa yang punya komunitas warga tuli dan bisu, di sana ada warga yang belum bisa membaca. Jadi aku ingin mengajarkan mereka membaca, kamu mau ikut?” kata temanku.

Kala itu hanya perbincangan kecil yang membuat rasa penasaran menggebu. Meskipun aku berasal dari Buleleng, namun pengetahuan tentang daerah ini tidak begitu banyak. Akhirnya aku memutuskan untuk menelusuri lebih jauh sebelum menerima tawaran temanku.

Mencatat setiap bagian yang perlu diperbaiki, dari sistem pendidikan hingga sosial. Mencari tahu dari mereka yang lebih lama berada disini, hampir semua mengenal desa Bengkala sebagai tempat yang unik.

“Aku akan pikirkan,” kataku setelah beberapa hari. Aku tahu kegiatan ini berpengaruh baik untuk kehidupan mereka, namun ada tugas yang harus lebih dahulu diselesaikan. Hanya dengan pilihan menerima atau menolak, tapi ini sulit.

Temanku, Desy Antari yang menjadi penggagas pengabdian meyakinkan bahwa kegiatan ini bukan perihal pandai tapi harapan. “Sudah aku susun tim ini, hanya saja dari Pendidikan Bahasa Indonesia belum ada,” begitu ia membujukku.

Jika aku menolak maka ada kesempatan yang hilang, bahkan kesempatan untuk belajar bahasa isyarat pun tidak akan terpenuhi. Kalian tahu? Aku tertarik belajar bahasa isyarat sejak menonton film “Widya Jemari Jiwaku Menari” dari KKKS Kota Denpasar. Maka tentu saja setelah beberapa hari merenungkan pilihan, aku menerima tawaran temanku. Kalau kata pepatah, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.

Pertemuan pun terjadi. Sebagai orang terakhir yang bergabung dalam kegiatan ini, aku merasa canggung dan ragu untuk menyapa mereka di online grup. Sejenak terlintas hanya aku yang berbeda fakultas dari mereka. Tentu mereka  menyambutku dengan baik.

Beberapa hari kemudian, kami pun mulai berdiskusi terkait pengajuan proposal pengabdian. Setiap Universitas pasti tidak asing dengan keberadaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), begitu juga dengan Universitas Pendidikan Ganesha. Ya, kami berniat untuk mengajukan ide ini pada Simbelmawa untuk memperoleh pendanaan.

Dalam kegiatan ini, kami akan berupaya untuk menurunkan angka tuna aksara pada warga kolok (tuli dan bisu) di Desa Bengkala. Melalui diskusi dengan Ibu Dr. Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd sebagai dosen pendamping, kami menyelesaikan proposal dengan baik.

Meskipun beberapa perbaikan terjadi karena tulisan belum fokus pada permasalahan. Bertemu dari hari ke hari hingga pagi berganti petang, dan sampai pada penyusunan terakhir. Kami memutuskan menggunakan judul “Pelatihan Kartu Aksara (Aksi Saling Rangkul) Berbasis 3D dalam Menurunkan Angka Tuna Aksara Warga Kolok Sekaa Teruna-teruni Desa Bengkala” dengan ini proposal dinyatakan selesai dan dapat diajukan. Kami yakin perjalanan ini bagian dari proses.

Bulan pun berganti, rasa ragu mulai tercipta kembali. Namun kabar dari Desy Antari selaku ketua PKM-PM ini menggetarkan hati. Bersyukur dengan rasa lelah yang telah mendapat balasan. Kami lolos pendanaan dan memiliki kesempatan untuk mengimplementasikan ide secara nyata dalam bentuk proyek pengabdian masyarakat.

Dalam pengumuman itu tertera nama-nama kami, Luh Desy Antari, Ni Putu Sri Wahyu Dewi, dan Gede Oditya Aresta dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ni Kadek Putri Santiadi dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Ida Bagus Kade Sudika Puja dari Teknologi Pendidikan.

Perjalanan belum selesai, kami datang ke Desa Bengkala dan mengajak sekaa teruna-teruni untuk bergerak dalam pengentasan tuna aksara pada warga kolok (tuli dan bisu). Terdapat 35 warga kolok dari rentang 15-50 Tahun yang belum mengenal aksara, tentu bukan hal yang wajar.

“Yang ada di Desa Bengkala ini warga kolok yang tidak bisa baca, padahal kita tahu kan kalau Singaraja kota pendidikan,” kata Desy Antari sejak pelatihan berjalan.

Momen pelatihan sekaa teruna-teruni dan warga kolok | Foto oleh: Oditya Aresta

Program ini mendapatkan respon positif dari perangkat desa setempat, sekaa teruna-teruni, dan warga kolok (tuli-bisu) di Desa Bengkala. Mereka antusias memberikan pelatihan membaca permulaan kepada warga kolok, dengan sedikit canda tawa membuat situasi terasa hangat. Bagi kami lolos proposal PKM-PM menjadi semangat tersendiri dan ajang untuk bergerak membantu pemerintah desa. Tentu harapannya kedatangan kami membawa pengaruh positif untuk mereka.

Kami melaksanakan pengabdian selama 4 bulan di Desa Bengkala dengan tiga tahap, yaitu pelatihan, pendampingan, dan SiBaLok (Kompetensi Baca Kolok). Selain itu, kami juga membuat media berupa kartu baca Aksara (Aksi saling rangkul) yang membantu sekaa teruna-teruni di Desa Bengkala dalam pengentasan tuna aksara.

Mengapa kartu Aksara? Sesuai dengan singkatannya, yaitu Aksara (Aksi saling rangkul). Kami ingin semua warga di Desa Bengkala saling merangkul dan bertumbuh bersama membangun desa yang lebih baik, dari sistem pendidikan hingga sosial. Kartu Aksara akan membantu warga kolok dalam proses mengenal huruf, mengeja, menggabungkan, dan membaca kalimat utuh.

Langkah selanjutnya, kami akan melahirkan komunitas aksara dengan beranggotakan sekaa teruna-teruni Desa Bengkala. Kami yakin adanya kelompok ini membawa pengaruh positif untuk warga kolok yang tuna aksara. Mari bersama tim Sahara (Sahabat Aksara) Undiksha dan sekaa teruna-teruni bergerak untuk pengentasan Tuna Aksara di Desa Bengkala!

Segala informasi dan kegiatan bisa dilihat pada instagram @sahara.undiksha. [T]

Mengenal Bahasa Isyarat “Kata Kolok” dalam Lingkup Kesehatan Individu dan Pengobatan di Desa Bengkala
Zaman Berkembang, Sekaa Janger Kolok dari Desa Bengkala Tetap Eksis
Ketika Gadis Kolok Bengkala Menari Puspa Arum Bengkala, Semangat dan Penuh Ekspresi
Tags: bahasa kolokDesa BengkalaPendidikanUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mimesis dan Konstruksi Ekspresif | Pengantar Antologi Puisi ”Pejuang Waktu” Karya I Wayan Jatiyasa

Next Post

Surakarta dan Dolanan Anak, Oleh-Oleh Budaya yang Berharga

Ni Kadek Putri Santiadi

Ni Kadek Putri Santiadi

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Surakarta dan Dolanan Anak, Oleh-Oleh Budaya yang Berharga

Surakarta dan Dolanan Anak, Oleh-Oleh Budaya yang Berharga

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co