2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Putu Dian Ujiana, Kapal Pesiar, dan Komik Beluluk yang Ikonik

Son Lomri by Son Lomri
June 27, 2024
in Khas
Putu Dian Ujiana, Kapal Pesiar, dan Komik Beluluk yang Ikonik

Animasi karya Putu Dian Ujiana | Foto: SIngaraja Menonton

SEBELUM dikenal banyak orang, sebelum menjadi seorang komikus, Putu Dian Ujiana pernah bekerja di kapal pesiar tanpa orang-orang mengetahuinya. Di sana, laut yang luas adalah wahana pertemuannya dengan sistem kerja yang sibuk. Birokrat benar-benar telah memenjarakannya sejak pelayaran pertama tahun 2009 silam.

Namun, sejak kecil, jiwa seninya, jiwa bebas itu, menggedor-gedor tubuhnya di kemudian hari tak henti-henti. Hingga di tahun ke dua, 2010, seperti dendam, laman Fesbuk miliknya benar-benar dipenuhi dengan karikatur komik karyanya yang ciamik.

Sekembalinya menggambar “komik” setelah sekian tahun dalam kungkungan tuntutan pekerjaan, Tahun 2011, lelaki yang biasa disapa Bli Dian itu akhirnya memilih hengkang dari perusahaan tempatnya bekerja dan memilih hidup menjadi seorang komikus sampai sekarang.

“Saya senang menggambar komik, bahkan sejak SD. Astungkara, akitivitas saya ini ternyata membawa perolehan yang sangat baik kepada diri sendiri. Dan ternyata, menggambar komik inilah yang justru menyelamatkan hidup saya setelah nggak lagi bekerja di kapal pesiar,” ucap Putu Dian Ujiana, komikus komik Beluluk.

Putu Dian Ujiana dalam acara “Pemutaran Film dan Diskusi Budaya”

Terhitung tiga tahun komikus asal Buleleng itu melalap peruntungan hidup di kapal pesiar. Tapi seni, telah ada di dalam dirinya sejak kecil. Dan barangkali, komik Beluluk telah membuktikan, membebaskan jiwa penciptanya dari penindasan yang tak kasat—“sistem kerja”. Menggambar komik, katanya, “berarti mentertawakan hidup! Membebaskan diri!”

Terlepas dari semua itu, menjadi seorang animator di film animasi (kartun) adalah pengalaman terbaru baginya. Film kartun pertamanya berjudul “Yap Leng”  itu, telah diputar dan didiskusikan di Kedai DeKakiang dalam acara “Pemutaran Film dan Diskusi Budaya” yang diselenggarakan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV dan Singaraja Menonton, Jumat (21/6/2024) malam.

Film kartun pendek tersebut mendapat respon baik, mendapat perhatian lebih—melalui saran dan kritik dari penonton setelah pemuteran selesai.

“Bagi saya, ini adalah pengalaman baru. Karena saya sendiri kan, aktifitasnya lebih banyak membuat komik daripada membuat animasi (film). Jadi, bisa dikatakan, dari komik ke film animasi cukup susah. Dan masukan saran dan kritik saat diskusi tadi sangat membantu saya pada proses saya ke depannya,” kata Dian menanggapi.

Tokoh Beluluk dan beberapa karkter lain seperti Yap dan Leng dalam Komik Beluluk yang kemudian dialihwahakan ke film animasi, memang memiliki karakter kuat. Memiliki peran penting satu sama lain dalam membangun cerita.

Sehingga mudah terpacak diingatan para pembacanya karena pembawaan karakternya yang kocak dan gokil, serta sederhana. Sejak diciptakan pada tahun 2017, Komik Beluluk telah berhasil menemui pembacanya yang setia di Bali maupun di luar Bali.

Dian dan Komik Beluluk Ciptaannya

Satire “kritik sosial” dibawakan oleh karakter Beluluk dengan sangat humor itu, diterima semua kalangan; anak-anak hingga dewasa. Tanpa harus memprovokasi untuk disukai, kehadiran Beluluk benar-benar membawa perspektif lain kepada pembacanya agar—terutama menanggapi sebuah persoalan penting dan genting yang ada di masayarakat—untuk tetap menjadi sesosok yang cermat dan kalem sebagai bagian dari masyarakat. Bukan pemarah atau mudah terbawa arus wacana, yang mudah diadu domba. Terutama dalam isu politik.

“Jadi dengan adanya komik semacam ini (humor), masyarakat itu tidak terlalu tegang. Mencairkan suasana dan tentunya, ada hal yang menjadi pertimbangan bahwa menanggapi sesuatu itu tidak mesti gawat, tetapi mesti cermat. Dan terlebih, komik ini sebagai bahan hiburan aja dan tentunya mengedukasi melalui kritik sosial,” jelas Dian.

Beluluk adalah plesetan dari Celuluk. Jika Celuluk dengan karakter seramnya yang menakutkan, Beluluk kebalikan dari Celuluk, yaitu lucu dan menggemaskan.

“Beluluk itu sebenaranya terinspirasi dari Celuluk. Namun saya plesetkan, dan mengganti karakternya yang seram itu menjadi karakter atau sesosok yang humor, jadilah Beluluk ini. Biasanya saya muat di laman Instagram, Fesbuk, dan beberapa sudah saya bukukan, kemudian dimuat di koran, dan terakhir ini dibuatkan film animasinya,” ujar Dian.

Dian benar-benar telah memperkirakan sangat matang tentang tokoh Beluluk seperti apa. Bagaimana Beluluk menjadi karakter yang berbeda dari Celuluk aslinya itu—tentu tidak mudah dibuatnya.

Tetapi justru Komik Beluluk yang ia ciptakan seperti sebuah cerita yang hidup. Artinya ia berhasil sebagai komikus lokal, yang membawa isu lokal dengan bahasa lokal Bali. Nyaris setiap hari atau beberapa hari sekali Komik Beluluk hadir dengan isi (konten) berbeda tetapi dengan tokoh dan karakter yang sama di laman Instagram @Beluluk.

Kardian Narayana dan Putu Dian Ujiana dalam acara “Pemutaran Film dan Diskusi Budaya”

Sebagai seorang komikus yang mencoret sejak 2010, ia memiliki reputasi sangat baik hingga sekarang. Dan sikapnya yang rendah hati, orang-orang merasakan kehadirannya sebagai sesosok yang bijaksana dan sangat ditunggu setiap karyanya di media sosial.

“Saya suka Komik Bli Dian itu sudah sejak 2015 (sebelum adanya Beluluk). Dan suka secara lebih dekat itu ketika karakter Beluluk yang sekarang ini. Karena kritik sosialnya itu dibawakan secara humor dan konsisten, dan itu memang dibawakan oleh Bli Dian sudah sedari dulu. Konsistensi beliau menggambar komik satir dan humor itu sudah sedari duluK” ucap Diana Putra, penikmat Komik Beluluk asal Buleleng.

Tak hanya orang dewasa yang mengidolakan Komik Beluluk, tetapi juga anak-anak. Ia dikenal cukup luas pula oleh sebagian besar anak-anak di setiap sekolah, dan nyaris semua tahu tentang Beluluk. Tokoh Beluluk yang ia ciptakan itu pun akhirnya mengantarkan dirinya ke meja pembahasan dan obrolan terkait kerja-kerja kreatif sebagai seniman.

Pada tahun 2022 lalu, tepatnya di bulan September, lelaki berumur 36 tahun ini berhasil menggelar pameran tunggal selama dua minggu. Sebanyak 20 karya komik, patung (ikonik), dan karya instalasi topeng ia pamerkan ke publik di Jl. Imam Bonjol Gang Rahayu nomor 16A, Denpasar, Bali.

Di acara itu, Dian berkolaborasi dengan The Ambengan Tenten (TAT) dengan menggagas tema “Pakedek, Pakenyem, Pawisik”.

Hal itu dilakukan Dian karena merasa bahwa sangat perlu sebuah hiburan dan rasa optimis dalam menjalankan hidup setelah babak belur oleh covid-19. Sebagaimana yang kita tahu, bahwa di tahun itu juga, cukup renggang orang-orang beraktifitas setelah sebelumnya seperti dipenjara di dalam rumah.

“Pawisik ini memiliki makna, seperti bisikan atau ajakan dari teman-teman, support dari keluarga, bahwa ada vibrasi positif untuk kembali membangun gairah baru lagi setelah masa-masa pandemi,” ucap optimis Dian, seperti dinukil dari Baliprawara.com pada (25/06).

Di tahun ini, di bulan Desember, katanya, Beluluk akan hadir dalam bentuk permainan atau game. Bisa diakses oleh semua kalangan melalui ponsel. Game yang memuat permainan tradisional itu sedang diproses untuk selesai di akhir tahun ini.[T]

Reporter: Sonhaji Abdullah
Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Berkah Hari Raya Idul Adha, Gede Sedia, Lelaki 70 Tahun Itu Jajakan Koran Bekas dengan Suka Cita
Nenek Kaiyah, Kini 73 Tahun, Kerja Naik Pohon Sejak Usia 15 Tahun
Puji Hartono, Menggantung Hidup kepada Sadel Motor
Tags: animasikartunKomik Beluluk
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Hadiah Kematian dalam Perayaan Hidup

Next Post

“Alia Tahu Semua Dosa Laki-Laki” Karya Yuni Lestari akan Dibedah di Jatijagat Kehidupan Puisi

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
“Alia Tahu Semua Dosa Laki-Laki” Karya Yuni Lestari akan Dibedah di Jatijagat Kehidupan Puisi

“Alia Tahu Semua Dosa Laki-Laki” Karya Yuni Lestari akan Dibedah di Jatijagat Kehidupan Puisi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co