12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Yuk, Dukung Pembangunan Desa yang Inklusif dan Berkelanjutan Melalui DRPPA

Elpeni Fitrah by Elpeni Fitrah
June 26, 2024
in Khas
Yuk, Dukung Pembangunan Desa yang Inklusif dan Berkelanjutan Melalui DRPPA

Relawasan SAPA Desa Susukan Kabupaten Banyumas. Foto: Elpeni Fitrah

SAYA senang dapat terlibat pada kegiatan Pengabdian Masyarakat bertajuk Pelatihan Relawan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) di salah satu desa dekat kampus kami beberapa waktu lalu. Menurut saya program ini aktual dan penting. Dia terhubung dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs) dan visi pembangunan Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Sejatinya, relawan SAPA merupakan sekelompok individu yang terpilih untuk menjadi volunteer dalam program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Inisiatif SAPA melahirkan korps relawan yang berperan vital dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai hak-hak perempuan dan anak, sekaligus memperkuat sistem perlindungan bagi kelompok rentan ini.

Lebih jauh lagi, DRPPA dan SAPA memiliki misi strategis untuk menanamkan perspektif gender dan hak anak ke dalam inti tata kelola desa, mencakup aspek pemerintahan, pembangunan, serta upaya pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan gagasan ini, kedua program tersebut berpotensi menjadi katalis-transformatif yang menggerakkan paradigma baru dalam pembangunan desa, menempatkan kesetaraan gender dan perlindungan anak sebagai fondasi utama kemajuan komunitas pedesaan.

DRPPA dan SDGs

DRPPA memiliki kohesi yang erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat desa. Program ini secara langsung menyokong beberapa tujuan SDGs, terutama pilar 5 (Kesetaraan Gender) dan pilar 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).

Fokus utama DRPPA pada upaya pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak menjadi alasan kuat mengapa program ini sangat relevan dengan kedua tujuan SDGs tersebut. Dalam pelaksanaannya, DRPPA berperan sebagai katalisator yang mempercepat terwujudnya kesetaraan gender dan penguatan institusi di level desa, memberikan pengaruh nyata pada indikator-indikator terkait.

Namun, kontribusi DRPPA terhadap SDGs tidak terbatas pada dua tujuan tersebut. Program ini juga berdampak signifikan pada SDGs pilar 1 (Tanpa Kemiskinan) dan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui komponen pemberdayaan ekonomi yang berfokus pada perempuan dan kelompok rentan. Alasannya, pemberdayaan ekonomi perempuan memiliki efek multiplier terhadap kesejahteraan keluarga dan komunitas. DRPPA memiliki potensi besar dalam mengentaskan kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di pedesaan. Sehingga, tercapai peningkatan kualitas hidup masyarakat desa secara keseluruhan.

Di sisi lain, DRPPA juga berkontribusi pada pencapaian pilar 4 (Pendidikan Berkualitas) dan pilar 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui komponen perlindungan anak. Program ini mendorong peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi anak-anak di desa, yang merupakan investasi jangka panjang untuk pembangunan berkelanjutan. Ini mengindikasikan bahwa DRPPA memiliki dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup generasi muda di pedesaan, sesuai dengan indikator-indikator SDGs di bidang pendidikan dan kesehatan.

Dengan kata lain, DRPPA sudah secara sah dan meyakinkan memegang peran strategis dalam mewujudkan Pembangunan berkelanjutan di tingkat akar rumput, yang seirama dengan agenda global SDGs. Ibarat pepatah, sekali dayung, dua-tiga pulau terlampaui. Oleh sebab itu, seluruh komponen masyarakat sudah seharusnya bersinergi dan komit untuk melangitkan program mulia ini.

DRPPA sebagai Episentrum Pembangunan Desa

DRPPA berpotensi menjadi episentrum pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan. Program ini menawarkan pendekatan holistik yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam seluruh aspek pembangunan desa, menjadikannya sebagai inti dari proses pembangunan. Hasilnya, akan tercipta sebuah fondasi yang kuat untuk pertumbuhan inklusif.

Pendekatan ini memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok yang selama ini terpinggirkan, dapat berpartisipasi aktif dan menikmati hasil pembangunan. Konsekuensinya, DRPPA berpotensi mengubah paradigma pembangunan desa dari yang bersifat top-down menjadi lebih partisipatif dan berbasis kebutuhan masyarakat.

DRPPA juga memperkuat aspek keberlanjutan dalam pembangunan desa. Program ini mendorong praktik-praktik pembangunan yang mempertimbangkan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Melalui komponen pemberdayaan ekonomi, DRPPA memfasilitasi pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif. Di sisi sosial, program ini memperkuat konsolidasi masyarakat dan membangun modal sosial melalui pendekatan partisipatif.

Sementara itu, aspek lingkungan diintegrasikan melalui pengenalan praktik-praktik ramah lingkungan dalam kegiatan ekonomi dan pengelolaan sumber daya desa. Dengan demikian, DRPPA menciptakan model pembangunan desa yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan jangka panjang.

Selanjutnya, DRPPA berperan dalam memperkuat tata kelola desa yang baik (good village governance). Program ini mendorong transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan desa. Dengan meningkatkan kapasitas aparatur desa dan memberdayakan masyarakat, DRPPA membantu menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

Penguatan tata kelola ini menjadi kunci dalam memastikan efektivitas dan keberlanjutan program-program pembangunan desa. Hasilnya, DRPPA tidak hanya berdampak pada aspek-aspek spesifik seperti kesetaraan gender dan perlindungan anak, tetapi juga pada keseluruhan sistem pembangunan desa.

Meskipun demikian, untuk benar-benar menjadi episentrum pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan, DRPPA masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Tantangan utama terletak pada bagaimana mengintegrasikan program ini secara lebih menyeluruh ke dalam struktur dan mekanisme pembangunan desa yang sudah ada.

Selain itu, diperlukan upaya untuk memperluas cakupan DRPPA agar dapat mengakomodasi isu-isu pembangunan desa yang lebih luas, seperti adaptasi perubahan iklim dan transformasi digital. Dengan penyempurnaan ini, DRPPA berpotensi tidak hanya menjadi program unggulan, tetapi juga kerangka kerja komprehensif yang membentuk ulang pendekatan pembangunan desa di Indonesia menuju model yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Saya yakin sudah banyak desa di Indonesia yang terangkat derajatnya berkat kegigihan mengimplementasikan gagasan DRPPA ini. Meski demikian, perlu penelusuran lebih lanjut untuk melihat laporan terkini dari Lembaga-lembaga terkait, seperti Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), penelitian akademis terbaru dari universitas-universitas, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta laporan-laporan dari organisasi internasional.

Terlepas dan segala kekurangan dan tantangan implementasi di lapangan, DRPPA berpotensi tidak hanya menjadi alat pencapaian SDGs, tetapi juga menjadi model transformatif yang mendorong cara pandang baru dalam pembangunan desa di Indonesia. [T]

Desa Banjarpanepen: Media Kontemplasi bagi Sejumput Toleransi
Pemberdayaan Sumberdaya Arkeologi Sebagai Wisata Alternatif di Nusa Penida
Desa Pujonkidul di Malang: Kembangkan Wisata Tani, Bumdes Kelola Kafe Sawah
Merawat Tradisi dari Masjid Saka Tunggal yang Ikonik

Tags: desapembangunan desapemberdayaan desa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Perlukah Mal di Bali: Sebuah Kajian Antropologis

Next Post

Meninggalkan “Ngayah”, Melupakan Identitas

Elpeni Fitrah

Elpeni Fitrah

Ketua Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Meninggalkan “Ngayah”, Melupakan Identitas

Meninggalkan "Ngayah", Melupakan Identitas

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co