2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar Menulis Ulasan Politik di Tatkala May May May 2024

Gede Agus Eka Pratama by Gede Agus Eka Pratama
May 31, 2024
in Khas
Belajar Menulis Ulasan Politik di Tatkala May May May 2024

Yahya Umar, Teddy, dan Yoyo | Foto: Pande

KETIKA matahari berada di ujung garis lautan, dengan pantulan warna jingga di langit biru, di pinggir sawah yang baru saja selesai dibajak itu, berdiri sebuah rumah, tempat kaula muda menempa diri. Namanya Rumah Belajar Komunitas Mahima, yang beralamat di Jl. Pantai Indah III No. 46, Singaraja, Bali.

Sore itu, dalam suasana hari ulang tahun tatkala.co yang ke-8, Rumah Belajar Komunitas Mahima tampak ramai, tidak seperti hari biasanya.Terlihat satu persatu orang-orang memasuki rumah tersebut.

Kedatangan mereka bukan untuk menghadiri acara pesta ulang tahun, apalagi untuk meminta sumbangan. Melainkan untuk mendapatkan ilmu baru—ilmu tentang tata cara menuangkan cerita dalam tulisan, khususnya membuat sebuah ulasan politik.

Benar. Tahun ini, Tatkala May May May 2024 (tajuk acara hari jadi tatkala.co), menyelenggarakan “Workshop Menulis Ulasan Politik”sebagai salah satu mata acaranya. Lokakarya ini dilaksanakan pada Jumat, 23 Mei 2024.

Yoyo Raharyo saat menjadi narasumber di Tatkala May May May 2024 | Foto: Pande

(Sekadar informasi, Tatkala May May May tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun lalu dilakukan setiap weekend sepanjang bulan Mei, sedangkan untuk tahun ini hanya berlangsung selama tiga hari. Dimulai dari tanggal 23 hingga 26 Mei 2024.)

Kegiatan worshop menulis ulas politik tidak seperti workshop pada umumnya—yang biasanya terkesan kaku dan penuh dengan bau keformalan—melainkan dilaksanakan dengan situasi kekeluargaan, penuh dengan rasa kehangatan.

Meski begitu, apa yang dipaparkan dalam acara itu, masih memuat nilai-nilai keilmuan yang disampaikan dengan santai layaknya ngobrol di warung kopi.

Kegiatan workshop hari itu menghadirkan dua narasumber, Teddy C Putra, penulis esai politik; dan Yoyo Raharyo, salah satu jurnalis senior di Bali; serta hadir juga Yahya Umar, Pimred Balisharing.com yang didaku sebagai moderator pada kegiatan hari itu.

Dalam diskusi tersebut, Mas Yoyo—sebagaimana orang-orang memanggil Yoyo Raharyo—menyampaikan bahwa belajar menulis bisa dimulai dari lingkungan terdekat dalam hidup kita.

“Kalau kita mau nulis tentang isu politik dinasti, bisa memulainya dengan isu-isu yang dekat. Seperti misal, ayahnya adalah seorang DPR RI, sedangkan anaknya menjadi DPRD Kabupaten. Hal-hal itu bisa kita ulas, jadi tidak harus berfokus di pemerintahan pusat saja,” tutur Yoyo dihadapan para peserta workshop hari itu.

Sedangkan, dalam kesempatan berikutnya, Teddy C Putra juga memberikan pemahaman tentang bagaimana mengawali ketika ingin membuat sebuah ulasan tentang politik.

Teddy C Putra saat menjadi narasumber di Tatkala May May May 2024 | Foto: Pande

“Yang terpenting adalah kita punya keresahan mengenai dunia politik. Jangan sampai membuat ulasan politik tanpa mempunyai keresahan, nanti jatuhnya akan seperti ngedumel,” jelasnya.

Selain itu, Teddy, yang merupakan lulusan S2 ilmu politik, menambahkan tentang kunci dari sebuah tulisan agar bisa membuat para pembaca tertarik adalah dimulai dari paragraf pertama.

“Kalau paragraf pertamanya menarik, orang pasti akan terus membacanya,” jelasnya. Sesaat setelah menikmati secangkir kopinya, ia menambahkan, “Karena kalau paragraf pertamanya terlalu bertele-tele, orang tidak akan berminat membacanya sampai tuntas. Biasanya mereka malah bosan,” jelasnya.

Salah satu peserta yang hadir memberikan padangannya tentang kondisi politik di Indonesia saat ini, yang sangat seksi untuk dijadikan sebuah tulisan. Ia mengaku bahwa masyarakat di era sekarang ini, politik transaksionalnya sangat kental.

“Politik sekarang ini jauh sekali dengan yang dirumuskan oleh pendahulu-pendahulu,” ucapnya.

Peserta itu bernama I Wayan Sudira. Menurut pria bertubuh gempal itu, mengacu pada literatur yang pernah ia baca dari tahun 2019-2024, kencedrungan masyarakat dalam menentukan calon pememimpin berdasarkan berapa banyak dana atau sembako yang bisa diberikan kepada masyarakat.

“Sehingga, praktik-praktik seperti itu bisa dikatakan sebagai politik transaksional dan tidak bersih,” ujar lelaki yang pernah menjabat sebagai komisioner Bawaslu Buleleng itu.

Sedang waktu terus bergulir, terlihat seluruh peserta yang hadir pada kegiatan hari itu tampak larut dalam keasyikan hangatnya diskusi. Meski cahaya matahari sudah berganti dengan sinar bulan yang mulai gelap. Malam itu, dihadapan perbincangan politik, meski kopi semakin dingin, namun diskusi menjadi semakin hangat.

Suasana workshop menulis ulasan politik | Foto: Pande

Yoyo kembali bercerita. Sebagai seorang jurnalis, kondisi sekarang ini membuat dunia kepenulisan seorang jurnalis terbelenggu oleh berita-berita yang sifatnya advertorial. Maksudnya adalah, banyak media yang lebih mementingkan uang dalam iklan ketimbang keabsahan sebuah berita. Sehingga mengakibatkan terjadi banyak kepentingan dalam sebuah berita yang dimuat oleh media-media tersebut.

“Sebenarnya, seorang jurnalis itu sangat ingin membuat ulasan yang mengkritik. Namun, media tempat bernaung yang membuat hal tersebut menjadi sedikit terhalang,” jelasnya.

Ia juga menambahkan jika media masih bergantung dengan berita yang sifatnya advertorial akan susah untuk membuat berita yang bersifat mengkritisi. Sehingga, tambahnya waktu itu, solusi dari permasalahan tersebut ialah media harus mengurangi ketergantungannya kepada berita-berita beriklan, agar bisa kembali menjadi media yang independen dan punya nilai kritis.

Sedangkan, menurut Teddy, ada beberapa hal yang bisa ditulis dalam dunia politik. Seperti misalnya, menceritakan atau mengkritik penyelenggara Pemilu, seperti KPU dan Bawaslu. Selain itu, tulisan ulasan politik juga bisa mengulas tentang pola perilaku masyarakat ketika menjelang Pemilu datang.

“Bisa menulis tentang perilaku masyarakat, yang biasanya kalau ada caleg datang ke kampungnya, bukannya bertanya tentang gagasan atau visi-misinya, justru malah bertanya tentang bantuan apa atau seberapa banyak yang bisa diberikan si calon-calon itu ke masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, perilaku tersebut bisa dijadikan sebagai bahan untuk menulis ulasan politik. Sehingga, tulisan-tulisan tentang ulasan politik tidak melulu tentang politik pusat saja, melainkan perilaku masyarakat di sekitar kita juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menulis ulasan politik.

Tak terasa, malam semakin larut. Tepat pukul tujuh malam lebih, diskusi pun akhirnya selesai. Dan, sebagai penutup, Made Adnyana Ole—atau yang lebih dikenal dengan sapaan Pak Ole—yang merupakan pemilik acara dan Pimred tatkala.co itu, memberikan merchandise berupa baju tatkala kepada para pemateri sebagai tanda penghargaan dan kenang-kenangan.[T]

Tags: Tatkala May May May 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pendidikan Kritis dan Karakter Masyarakat yang Kolot: Ulasan Film “Membicarakan Kejujuran Diana”

Next Post

Para Calon Wajib Tahu, Ini Dia Kunci Sukses Memenangkan Pilkada

Gede Agus Eka Pratama

Gede Agus Eka Pratama

Mahasiswa Jurusan Dharma Duta, Ilmu Komunikasi, STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Para Calon Wajib Tahu, Ini Dia Kunci Sukses Memenangkan Pilkada

Para Calon Wajib Tahu, Ini Dia Kunci Sukses Memenangkan Pilkada

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co