13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar Menulis Ulasan Politik di Tatkala May May May 2024

Gede Agus Eka Pratama by Gede Agus Eka Pratama
May 31, 2024
in Khas
Belajar Menulis Ulasan Politik di Tatkala May May May 2024

Yahya Umar, Teddy, dan Yoyo | Foto: Pande

KETIKA matahari berada di ujung garis lautan, dengan pantulan warna jingga di langit biru, di pinggir sawah yang baru saja selesai dibajak itu, berdiri sebuah rumah, tempat kaula muda menempa diri. Namanya Rumah Belajar Komunitas Mahima, yang beralamat di Jl. Pantai Indah III No. 46, Singaraja, Bali.

Sore itu, dalam suasana hari ulang tahun tatkala.co yang ke-8, Rumah Belajar Komunitas Mahima tampak ramai, tidak seperti hari biasanya.Terlihat satu persatu orang-orang memasuki rumah tersebut.

Kedatangan mereka bukan untuk menghadiri acara pesta ulang tahun, apalagi untuk meminta sumbangan. Melainkan untuk mendapatkan ilmu baru—ilmu tentang tata cara menuangkan cerita dalam tulisan, khususnya membuat sebuah ulasan politik.

Benar. Tahun ini, Tatkala May May May 2024 (tajuk acara hari jadi tatkala.co), menyelenggarakan “Workshop Menulis Ulasan Politik”sebagai salah satu mata acaranya. Lokakarya ini dilaksanakan pada Jumat, 23 Mei 2024.

Yoyo Raharyo saat menjadi narasumber di Tatkala May May May 2024 | Foto: Pande

(Sekadar informasi, Tatkala May May May tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun lalu dilakukan setiap weekend sepanjang bulan Mei, sedangkan untuk tahun ini hanya berlangsung selama tiga hari. Dimulai dari tanggal 23 hingga 26 Mei 2024.)

Kegiatan worshop menulis ulas politik tidak seperti workshop pada umumnya—yang biasanya terkesan kaku dan penuh dengan bau keformalan—melainkan dilaksanakan dengan situasi kekeluargaan, penuh dengan rasa kehangatan.

Meski begitu, apa yang dipaparkan dalam acara itu, masih memuat nilai-nilai keilmuan yang disampaikan dengan santai layaknya ngobrol di warung kopi.

Kegiatan workshop hari itu menghadirkan dua narasumber, Teddy C Putra, penulis esai politik; dan Yoyo Raharyo, salah satu jurnalis senior di Bali; serta hadir juga Yahya Umar, Pimred Balisharing.com yang didaku sebagai moderator pada kegiatan hari itu.

Dalam diskusi tersebut, Mas Yoyo—sebagaimana orang-orang memanggil Yoyo Raharyo—menyampaikan bahwa belajar menulis bisa dimulai dari lingkungan terdekat dalam hidup kita.

“Kalau kita mau nulis tentang isu politik dinasti, bisa memulainya dengan isu-isu yang dekat. Seperti misal, ayahnya adalah seorang DPR RI, sedangkan anaknya menjadi DPRD Kabupaten. Hal-hal itu bisa kita ulas, jadi tidak harus berfokus di pemerintahan pusat saja,” tutur Yoyo dihadapan para peserta workshop hari itu.

Sedangkan, dalam kesempatan berikutnya, Teddy C Putra juga memberikan pemahaman tentang bagaimana mengawali ketika ingin membuat sebuah ulasan tentang politik.

Teddy C Putra saat menjadi narasumber di Tatkala May May May 2024 | Foto: Pande

“Yang terpenting adalah kita punya keresahan mengenai dunia politik. Jangan sampai membuat ulasan politik tanpa mempunyai keresahan, nanti jatuhnya akan seperti ngedumel,” jelasnya.

Selain itu, Teddy, yang merupakan lulusan S2 ilmu politik, menambahkan tentang kunci dari sebuah tulisan agar bisa membuat para pembaca tertarik adalah dimulai dari paragraf pertama.

“Kalau paragraf pertamanya menarik, orang pasti akan terus membacanya,” jelasnya. Sesaat setelah menikmati secangkir kopinya, ia menambahkan, “Karena kalau paragraf pertamanya terlalu bertele-tele, orang tidak akan berminat membacanya sampai tuntas. Biasanya mereka malah bosan,” jelasnya.

Salah satu peserta yang hadir memberikan padangannya tentang kondisi politik di Indonesia saat ini, yang sangat seksi untuk dijadikan sebuah tulisan. Ia mengaku bahwa masyarakat di era sekarang ini, politik transaksionalnya sangat kental.

“Politik sekarang ini jauh sekali dengan yang dirumuskan oleh pendahulu-pendahulu,” ucapnya.

Peserta itu bernama I Wayan Sudira. Menurut pria bertubuh gempal itu, mengacu pada literatur yang pernah ia baca dari tahun 2019-2024, kencedrungan masyarakat dalam menentukan calon pememimpin berdasarkan berapa banyak dana atau sembako yang bisa diberikan kepada masyarakat.

“Sehingga, praktik-praktik seperti itu bisa dikatakan sebagai politik transaksional dan tidak bersih,” ujar lelaki yang pernah menjabat sebagai komisioner Bawaslu Buleleng itu.

Sedang waktu terus bergulir, terlihat seluruh peserta yang hadir pada kegiatan hari itu tampak larut dalam keasyikan hangatnya diskusi. Meski cahaya matahari sudah berganti dengan sinar bulan yang mulai gelap. Malam itu, dihadapan perbincangan politik, meski kopi semakin dingin, namun diskusi menjadi semakin hangat.

Suasana workshop menulis ulasan politik | Foto: Pande

Yoyo kembali bercerita. Sebagai seorang jurnalis, kondisi sekarang ini membuat dunia kepenulisan seorang jurnalis terbelenggu oleh berita-berita yang sifatnya advertorial. Maksudnya adalah, banyak media yang lebih mementingkan uang dalam iklan ketimbang keabsahan sebuah berita. Sehingga mengakibatkan terjadi banyak kepentingan dalam sebuah berita yang dimuat oleh media-media tersebut.

“Sebenarnya, seorang jurnalis itu sangat ingin membuat ulasan yang mengkritik. Namun, media tempat bernaung yang membuat hal tersebut menjadi sedikit terhalang,” jelasnya.

Ia juga menambahkan jika media masih bergantung dengan berita yang sifatnya advertorial akan susah untuk membuat berita yang bersifat mengkritisi. Sehingga, tambahnya waktu itu, solusi dari permasalahan tersebut ialah media harus mengurangi ketergantungannya kepada berita-berita beriklan, agar bisa kembali menjadi media yang independen dan punya nilai kritis.

Sedangkan, menurut Teddy, ada beberapa hal yang bisa ditulis dalam dunia politik. Seperti misalnya, menceritakan atau mengkritik penyelenggara Pemilu, seperti KPU dan Bawaslu. Selain itu, tulisan ulasan politik juga bisa mengulas tentang pola perilaku masyarakat ketika menjelang Pemilu datang.

“Bisa menulis tentang perilaku masyarakat, yang biasanya kalau ada caleg datang ke kampungnya, bukannya bertanya tentang gagasan atau visi-misinya, justru malah bertanya tentang bantuan apa atau seberapa banyak yang bisa diberikan si calon-calon itu ke masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, perilaku tersebut bisa dijadikan sebagai bahan untuk menulis ulasan politik. Sehingga, tulisan-tulisan tentang ulasan politik tidak melulu tentang politik pusat saja, melainkan perilaku masyarakat di sekitar kita juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menulis ulasan politik.

Tak terasa, malam semakin larut. Tepat pukul tujuh malam lebih, diskusi pun akhirnya selesai. Dan, sebagai penutup, Made Adnyana Ole—atau yang lebih dikenal dengan sapaan Pak Ole—yang merupakan pemilik acara dan Pimred tatkala.co itu, memberikan merchandise berupa baju tatkala kepada para pemateri sebagai tanda penghargaan dan kenang-kenangan.[T]

Tags: Tatkala May May May 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pendidikan Kritis dan Karakter Masyarakat yang Kolot: Ulasan Film “Membicarakan Kejujuran Diana”

Next Post

Para Calon Wajib Tahu, Ini Dia Kunci Sukses Memenangkan Pilkada

Gede Agus Eka Pratama

Gede Agus Eka Pratama

Mahasiswa Jurusan Dharma Duta, Ilmu Komunikasi, STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Para Calon Wajib Tahu, Ini Dia Kunci Sukses Memenangkan Pilkada

Para Calon Wajib Tahu, Ini Dia Kunci Sukses Memenangkan Pilkada

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co