22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pendidikan Kritis dan Karakter Masyarakat yang Kolot: Ulasan Film “Membicarakan Kejujuran Diana”

Son Lomri by Son Lomri
June 1, 2024
in Esai
Pendidikan Kritis dan Karakter Masyarakat yang Kolot: Ulasan Film “Membicarakan Kejujuran Diana”

Adegan dalam film "Membicarakan Kejujuran Diana"

FILM pendek “Membicarakan Kejujuran Diana” (2021) diputar dan didiskusikan di Rumah Belajar Komunitas Mahima dalam acara Tatkala May May May 2024, Kamis (23/05/2024) malam. Seperti memberikan warna baru, film ini membahas terkait pendidikan yang tak melulu tentang masalah kurikulum, kemudian kastanisasi pedidikan, kesenjangan pendidikan, dan lain sebagainya.

Film garapan Angkasa Ramadan ini barangkali telah menjadi topik baru. Sebab memberikan ruang lain pada pikiran kita yang berbeda—untuk membahas masalah yang lain. Semisal, apakah pendidikan kritis adalah hal yang tabu di masyarakat kita?

Film tersebut menceritakan seorang siswi bernama Diana yang cerdas dan berbakat. Ia memiliki pikiran cukup kritis yang dituangkan dalam sebuah tugas bahasa Indonesia. Tugas dalam bentuk audiovisual itu nyaris sempurna dibuatnya.

Guru bahasa Indonesia di sekolah Diana memang menugaskan siswa-siswi membuat video opini dan mengunggahnya di media sosial. Di dalam video yang ia buat, Diana menyampaikan opininya terkait latar belakang pola penyebaran berita disinformasi.

Diana mengomentari, menanggapi, fakta sosial yang ada di sekelilingnya berdasarkan hasil pengamatan, bahwa selera masyarakat sangatlah rendah dan cenderung memiliki emosional yang buruk. Namun, tanpa diduga, video yang dibuat Diana viral, dan memantik pro-kontra di masyarakat atau netizen. Beberapa orang menganggap opini tersebut dianggap tak wajar—bahkan kurang ajar.

Di dalam tugasnya itu, Diana menanggapi pola masyarakat, yang mana jika musim politik, di media sosial, masyarakat kerap bertengkar hanya karena beda pilihan. Dan tak jarang  membawa pertengkaran itu sampai ke ranah keluarga karena mudah diadu domba. Belum lagi terkait selebritis dan hoak-hoak yang mudah sekali diterima sehingga menimbulkan disinformasi satu sama lain.

Diana menganggap tidak ada lagi ruang aman bagi anak yang masih belajar atau dalam fase bertumbuh dan berkembang. Isu Diana yang viral akibat netizen berkomentar buruk itu kemudian digoreng habis-habisan oleh media berita kacangan yang memanfaatkan isu tersebut sebagai berita yang menguntungkan.

Dengan judul yang menukik–provokatif, seperti “Heboh Siswinya Viral atas Pernyataan Kontroversial, Kepala Sekolah SMAN Jaya Raya Berikan Klarifikasi” itu berhasil mengadu domba antara Diana dengan kepala sekolah dan ibunya. Diana berujung dihakimi.

Seharusnya, Diana mendapat perlindungan dari pihak sekolah (kepala sekolah). Tetapi ia justru dianggap telah mencemarkan nama baik sekolah—karena telah membuat gaduh di media sosial dan lingkungan masyarakat.

Sementara orang tua Diana, yang sedang berkonflik dengan Diana karena masalah pilihan jurusan kuliah, malah memaki-maki Diana di ruang kepala sekola. Momen itu menjadi puncak Diana dimaki-maki oleh ibunya sendiri. Apalagi, dalam video tugas tersebut, Diana juga menyinggung orang tuanya yang kolot cara berpikirnya—yang tidak memberikan kebebasan pada anaknya.

Padahal, Diana memiliki potensi di bidang akademik. Ia memilih jurusan sastra untuk kuliahnya nanti. Tapi ibunya tidak setuju dengan itu karena sastra tidak menjanjikan finansial yang pasti.  Masa depan Diana terbentur pilihan orang tuanya. Kekritisan seorang Diana berujung pada sebuah label paten “anak durhaka!”.

Diana divonis masuk neraka sebab tak taat. Sebuah adagium “surga ada di telapak kaki seorang ibu” menjadi dalil mutakhir, menjadikan ibu Diana merasa benar pada pendiriannya itu dan cenderung mengabaikan pikiran sehat anaknya.

Secara keseluruhan, tentu film pendek tersebut sangat realite dengan kultur kita. Apalagi perpektif moral sebagai pertimbangan baik dan buruk oleh para orang tua atau masyarakat kita masih banyak yang keliru.

Sebab, tolok ukur mereka terhadap baik dan buruk hanya berdasarkan ketaatan—bukan pada pertanyaan dasar: mengapa si anak memiliki pandangan A dan bukan B, dan atau mengapa si anak menolak pilihan yang dipilihkan oleh orang tuanya dan lebih memilih pilihannya sendiri.

Dalam hal ini, seharusnya demikianlah (beberapa pertanyaan dasar tadi) yang menjadi pertimbangan para orang tua, bukan hanya pada sebuah pilihannya sendiri yang cenderung otoriter—mutlak: tanpa pilihan boleh atau tidak. Tanpa ada alasan apa lagi.

Jika kondisi sosial seperti itu masih ada di masyarakat, saya kira bangsa ini masih belum bisa menerapkan pendidikan kritis di setiap sekolah-sekolah yang berhasil dibangun dari pelosok hingga kota itu.

Pengemasan isu sosial yang sederhana dari film “Membicarakan Kejujuran Diana” telah memberikan efek yang cukup berkesan. Sehingga, secara teknis, film pendek tersebut memiliki penyampaian pesan yang baik, menurut saya.

Sebagai penonton, saya bahkan berpikir ulang tentang pendidikan kita yang sepertinya belum bisa membebaskan siapa saja dari kedangkalan berpikir.

Untuk berpikir terlalu pintar atau kritis, kita harus siap-siap sebab masyarakat adalah tantangan utamanya, lebih-lebih orang tua atau keluarga. Sebab berbeda sendiri adalah tantangan yang mengerikan di tengah orang-orang yang memuja keseragaman. Tapi, sampai kapan kondisi seperti ini akan terus berlangsung?[T]

Percayalah, Semua Doa Itu Baik: Catatan Kecil Film “Berdoa, Mulai”
Film “Bersama Membangun Negeri”, Komedi Satir Untuk Para Calon Legislatif
Sanju (2018): Film Humas Sanjay Dutt?
Jawan, Film Angry Young Man?
Tags: film pendekTatkala May May May 2024Ulas Film
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Percayalah, Semua Doa Itu Baik: Catatan Kecil Film “Berdoa, Mulai”

Next Post

Belajar Menulis Ulasan Politik di Tatkala May May May 2024

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails

Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra

by I Made Sudiana
October 19, 2026
0
Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra

SEBUAH tulisan di ruang publik pada hakikatnya adalah undangan terbuka untuk berdiskusi. Melalui tanggapan kritis yang disampaikan oleh IGA Darma...

Read moreDetails

Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media

by Angga Wijaya
October 18, 2026
0
Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media

MALAM  itu saya menghubungi Aryantha Soethama melalui WhatsApp. Ia adalah penulis senior asal Bali yang mengawali kegiatan menulis sejak remaja,...

Read moreDetails
Next Post
Belajar Menulis Ulasan Politik di Tatkala May May May 2024

Belajar Menulis Ulasan Politik di Tatkala May May May 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran
Bahasa

“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

DUNIA kuliner di Bali saat ini sedang ramai-ramainya dengan berbagai pilihan olahan. Dari tradisi babi guling yang legendaris hingga tren...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan teknologi di Kabupaten Buleleng. Langit Biru, siswa Timedoor Academy Singaraja,...

by Rusdy Ulu
October 19, 2026
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni
Esai

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co