2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Apa yang Dikatakan Mata-Mata Itu? –Catatan Pameran Fotografi di Gutuhaus, Tulungagung

Nuraisah Maulida Adnani by Nuraisah Maulida Adnani
May 20, 2024
in Ulas Rupa
Apa yang Dikatakan Mata-Mata Itu? –Catatan Pameran Fotografi di Gutuhaus, Tulungagung

Pameran Fotografi di Gutuhaus, Tulungagung

APA yang dimaksud dengan melihat dunia dengan cara yang baru? Padahal tidak ada yang baru di dunia ini. Dengan mata yang bagaimana kita melihat sesuatu? Apa yang dikatakan mata-mata itu?

Setidaknya, itulah pertanyaan saya yang timbul begitu selesai membaca catatan kurator pada pameran fotografi “Kata Mata” yang diadakan oleh Gulung Tukar di Gutuhaus, Tulungagung, Jawa Timur,  5-25 Mei 2024. Dalam akhir kalimat, dia mengajak pengunjung untuk membuka mata dan menemukan cerita yang tersembunyi di sekitar kita. Adakah cerita yang tersembunyi atau sebenarnya hanya terabaikan?

Setelah memutari ruangan, melihat dan membaca ada suatu pola yang terbentuk. Tiap karya punya suara tersendiri, beberapa menggunakan sudut pandang tokoh tertentu untuk melingkupi hal yang umum. Sebagaimana Dimas Gilang menggunakan tokoh Bu Am untuk memotret ote-ote yang seharga seribu rupiah.

Catur Tutud dan Ongky Prasetyo menggunakan tokoh Lia, seorang pelebur emas yang justru tak tampak dalam foto-foto mereka. Catur dang Ongky fokus pada alat-alat yang diam, tergeletak, dan bernuansa sunyi.

Suhada mengikuti tokoh Pak Paimin dan Mbok Painem masuk ke bandara untuk sekadar melihat pemandangan atau bekerja, juga memasukkan percakapan dari keduanya dalam narasi.

Gelar Prakosa-Rasa Original

Begitu juga dengan Nanda Rahmawati memotret tokoh keponakannya yang sedang bermain gadget di manapun dan kapanpun, seolah dunia anak kecil itu hanya berada di dalam gadgetnya. Dan Laila Muhibbah menggunakan tokoh Nita yang menjalani hari-hari sebagai korban pernikahan dini.

Beberapa menggunakan masyarakat dan latar tertentu untuk melingkupi isu bersama yang mengalami kebuntuan. Seperti karya Rivo Abdulhaq memotret anak-anak SMP yang mengendarai motor dengan cepat tanpa menggunakan helm.

Fokus pada latar TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Segawe, Sulthon Amrullah mengambil jarak jauh dan dekat, terlihat sunyi sekaligus miris. Salsabila Cindy memotret apa-apa yang ada di alun-alun Blitar, yang baginya memperlihatkan keseimbangan manusia dan alam.

Ada juga suara-suara yang menyenangkan, Farhan Nawawi memotret gotong royong pembangunan pondok pesantren, orang-orang terlihat sibuk dan senyum tersemburat dari wajah mereka. Dan foto-foto yang ditata khas gaya 2000 an awal oleh Raihan Wahyu yang menangkap memorinya bersama teman-teman selama perjalanan menuju desa Pakel.

Yang terakhir, sesuatu yang bersifat simbolis. Layar yang memutar video proses pembuatan baju yang berbahankan potongan kain dan majalah. Pada tiang kayu sebelah tergantung sebuah pakaian hasil dari potongan-potongan kain dan kertas di video itu.

Nanda Rahmawati-Ketergantungan Anak pada Gadget

Zidni Khittam, pada pameran ini menggunakan matanya yang berfokus pada sampah kain. Menurutnya usaha upcycling diperlukan agar sampah kain jadi produk baru yang bernilai tanpa menghilangkan bentuk aslinya.

Gelar Prakosa memotret botol Coca-cola yang dipotong, ditaruh terbalik, dan dijadikan pot untuk gulma, foto itu dihadirkan dengan alat proyektor yang mengarah ke lantai, dikelilingi oleh botol-botol bekas berisi gulma. Dengan terang-terangan Gelar menuliskan karyanya adalah satir dari upaya ilusif manusia dalam menjaga lingkungan.

Tentu apa yang dihadirkan bukanlah sesuatu yang baru, terlebih dengan seiringnya penggunaan sosial media. Baik berita mau pun informasi melesat cepat tersampaikan, kita melihat hal-hal semacam itu dengan keterabaian karena terbiasa dengan kondisi tersebut dan mau tak mau menjadikannya “wajar”, seperti anak yang terus-terusan bermain gadget, pernikahan dini di sekitar, sampah-sampah yang menumpuk, dan sebagainya.

Hanya saja ketika hal semacam itu dihardirkan dengan bentuk pameran menjadikannya punya nuansa yang baru, kita mewajarkan hanya karena tak tahu atau bahkan tak peduli dengan cerita kecil dan detail di dalamnya, mungkin inilah yang dimaksudkan “cerita tersembunyi di sekitar kita” yang dimaksud oleh kurator, Benny Widyo.

Rivo Abdulhaq-SMP Sepeda Motor Pelajar

Mata-mata yang “dipinjam” atau disaksikan dalam pameran ini tidaklah seragam. Tiap orang punya fokusnya tersendiri, entah itu dari yang dekat, yang membuat mereka gelisah, yang berkenang, hingga sesuatu yang tampak miris. Keberagaman inilah yang membuat pameran menjadi unik dan menarik. Tiap mata punya fokus, tiap fokus tidak sama dengam mata yang lain.

Menikmati pameran ini seperti menikmati membaca majalah National Geographic versi “pameran”. Apa yang di foto tak ada di narasi, apa yang di narasi tak ada di foto, namun keduanya saling melengkapi satu sama lain. [T]

Warna-warna dan Kata-kata: Catatan Pameran Agus Fn di Taman Budaya NTB
Upload ke Dunia Nyata, Sebab Dunia Tak Selebar Layar : Catatan Pameran TA Mahasiswa Seni Rupa Undiksha
“Eksplorasi Estetika” 23 Seniman di Galeri Taman Budaya NTB
Pameran “Culmination” dan Harmonisasi Para Seniman
“Love Robots” dari Antonius Kho, Ketika Manusia Dikuasai Robot
Tags: pameran fotoSeni RupaTulungagung
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ikuti Acara Mengenang Penyair Saut Sitompul di TIM,  20 Mei 2024

Next Post

Kampanye dan Mengawal Tujuan Pembangunan Berkelanjutan [Sustainable Development Goals – SDGs] dengan Puisi

Nuraisah Maulida Adnani

Nuraisah Maulida Adnani

Lahir di Tulungagung, Jawa Timur, 27 Januari 2001. Alumnus Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Mataram. Saat ini bergiat di komunitas Akarpohon, juga mengelola perpustakaan Teman Baca, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Related Posts

Mengurai Gnosis Perupa Payangan

by I Wayan Westa
September 27, 2026
0
Mengurai Gnosis Perupa Payangan

Dr. Jean Couteau, budayawan asal Prancis pernah berseloroh soal kondisi terkini psiko-budaya generasi Bali. Dalam sejumlah pernyataan lisan maupun tertulis,...

Read moreDetails

Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono

by Jaswanto
September 26, 2026
0
Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono

PADA siang yang membakar, saya berebut jalanan Surabaya menuju Voza Tower di Jalan Mayjen HR. Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal. Di...

Read moreDetails

Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif

by Emi Suy
September 23, 2026
0
Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif

Datang Setelah Riuh Saya datang ketika riuh telah selesai. Pameran telah usai dibuka, sebagian pengunjung mulai beranjak, percakapan telah menemukan...

Read moreDetails

Guci Nasib di Titik Nol Kota

by I Wayan Westa
September 22, 2026
0
Guci Nasib di Titik Nol Kota

”….dalam labirin, aku mencari guci nasibku, yang tersimpan dalam kabut kebuntuan, membentur dalam setiap sudut dinding, tak tahu jalan pulang,...

Read moreDetails

Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma

Menelisik foto karya yang tampak pada pameran, bidang kanvas dipenuhi figur-figur wayang, makhluk mitologis, ornamen, tetumbuhan, dan jaringan garis yang...

Read moreDetails

Membaca Naga Agus Kama Loedin

by I Wayan Westa
September 16, 2026
0
Membaca Naga Agus Kama Loedin

---Venue Art, Batu & Studio, Batubulan, Gianyar, Bali | 12 September 2026 * Pameran "Jaga Raga Bara Jiwa" dibuka  Rektor...

Read moreDetails

Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan

by Angga Wijaya
September 16, 2026
0
Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan

Di Agung Rai Museum of Art atau ARMA, Ubud, Bali, pada Juli 2026, sebuah pohon penuh kuda hadir di antara...

Read moreDetails

Wajah I Made Galung Wiratmaja

by Hartanto
September 10, 2026
0
Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

Read moreDetails

“Nectar Waggle” KABUL : Lebah, Garis, dan Kehidupan Kolektif

by Hartanto
September 3, 2026
0
“Nectar Waggle” KABUL : Lebah, Garis, dan Kehidupan Kolektif

PADA tanggal 29 Agustus hingga 29 September 2026 nanti, digelar pameran lukisan karya I Ketut Suasana ‘Kabul’. Pameran bertajuk  Nectar...

Read moreDetails

Meditasi “Nectar Waggle” Ketut Suasana

by I Wayan Westa
September 3, 2026
0
Meditasi “Nectar Waggle” Ketut Suasana

DI tengah lingkungan yang rusak, belantara  Kalimantan terbakar, ribuan hektar tanah Subak di Bali   menyusut.  Sebab, dari 80.000 hektar di...

Read moreDetails
Next Post
Kampanye dan Mengawal Tujuan Pembangunan Berkelanjutan [Sustainable Development Goals – SDGs] dengan Puisi

Kampanye dan Mengawal Tujuan Pembangunan Berkelanjutan [Sustainable Development Goals - SDGs] dengan Puisi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co