2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Eksplorasi Estetika” 23 Seniman di Galeri Taman Budaya NTB

Nuraisah Maulida Adnani by Nuraisah Maulida Adnani
March 2, 2024
in Ulas Rupa
“Eksplorasi Estetika” 23 Seniman di Galeri Taman Budaya NTB

MEMASUKI Galeri Taman Budaya NTB terasa seperti memasuki sebuah labirin yang jalan masuknya sama dengan jalan keluar. Hari itu, penikmat pameran dapat melihat beberapa lukisan dalam tiap lorong, melihat satu lukisan seperti melihat satu alam tersendiri. Saya membayangkan diri berubah menjadi astronot, mengunjungi satu planet ke planet lain yang kadang punya warna serupa, kadang juga sensasi yang berbeda.

Pameran seni rupa “Eksplorasi Estetika” yang diadakan oleh Lombok Art Community 25 Februari hingga 2 Maret 2024 menampilkan 50 lukisan dari 23 seniman. Bisa dibilang kadar pameran tidak merata karena ada karya yang banyak, ada juga yang sedikit, seperti adanya 12 lukisan kaligrafi karya Munawir Hadi, dan masing-masing satu lukisan karya  Moh. Nanag Kosim, Hanik, Dhiya’, Aryandana, Fikri Haikal, Sartiadi, dan Alfan.

Pertanyaan-pertanyaan yang timbul menjadi buntu karena tidak ada katalog,  catatan kuratorial, biodata dan narasi yang biasanya ada di depan pameran. Untungnya, ada seorang seniman yang menghampiri, dia meminta tanggapan tentang lukisan dan pameran ini. Dari satu interaksi itulah saya diperkenalkan dengan beberapa seniman lain yang hadir. Saya mengamati pengunjung lain yang juga dihampiri oleh seniman.

Mereka menceritakan proses, arti simbol yang dilukis, bagaimana mereka bisa melukis, dan sebagainya. Mereka benar-benar sadar akan kekurangan pameran ini, mungkin oleh sebab itulah mereka menjadikan pameran ini interaktif antara penikmat lukisan dan para seniman. Obrolan-obrolan kami terasa seperti tegur-sapa khas ketika di pedesaan, mereka sangat ramah dan terbuka pada berbagai komentar.

Ada dua hal yang dominan dalam pameran ini: lukisan tentang Lombok dan lukisan tentang kaligrafi. Tentu tidak ada yang seragam, dibuat dengan teknik-teknik yang berbeda.

Poetra Morison-Amor ti-200×100-akrilik on canvas | Foto: Nuraisah

Lukisan tentang Lombok—adat, baju tradisional, daerah wisata, dan sebagainya—dapat dilihat dari suatu visual mencolok yang tanpa ragu atau pasti membuat penikmat tahu bahwa lukisan tersebut tak jauh mengenai Lombok. Sukti melukis “Ulek Nyongkol” dan “Gendang Beleq” yang menangkap suatu peristiwa adat, orang-orang menggunakan pakaian tradisional. Begitu juga dengan Dhiya’ melukis “Gumi Nina” dengan fokus potret perempuan yang menggunakan baju tradisional  di depan rumah adat, hanya saja membuat penikmat bertanya-tanya apa yang sebenarnya dilakukan oleh perempuan itu.

Sebagaimana Dhiya, Mawardi juga melukis perempuan dalam “Putri Mandalika Berkuda”, di sana terlihat seorang perempuan berkuda di atas awan tepat di depan rumah adat. Ilham Mugni melukis “Tameng Muter”, dua lelaki menggunakan baju tradisional. Tabbari melukis “Ulean Sampi”, menangkap momen seorang lelaki yang membawa sapinya pulang, rumah adat Lombok berbaris di sepanjang jalan.

Selain perempuan dan pakaian tradisional, ada juga yang melukis rumah adat; Muzhar, Zaen Sasak, Alfan, Lalu Dendy Aghestha Randa, dan Sarbini yang semuanya menggambarkan ragam rumah adat sasak dengan berbagai sudut pandang yang jauh.

Terakhir, Lombok juga dilukiskan pemandangan daerah wisatanya. Suasana itu dapat kita selami dalam lukisan yang dibuat oleh M.Farisian Arrazi, dan lukisan-lukisan pantai yang dibuat Mawardi dan Sarbini dalam “Perahu dan Pantai”.

Agus Setiadi Taranggono- Give Peace a Chance- 100×150- akrilik on canvas | Foto: Nuraisah

Beberapa pelukis menggunakan tokoh terkenal, seperti Tabbari melukis tokoh islam NTB juga tokoh artis di atas kanvas yang terbuat dari daun, Agus Setiadi Taranggono melukis pembalap motoGP, dan Muzhar yang memadukan pembalap motoGP yang sedang menjadi sopir delman. Julukan Lombok sebagai 1001 masjid jadi makin menggema ketika melihat lukisan lain Muzhar mengenai masjid berjudul “Keutamaan 3 Masjid” yang menghubungkan masjid di Lombok dan masjid yang ada di Palestina, begitu juga Zaen Sasak melukis “Al-Aqsa” dan Meldin melukis “Palestina dan Masjidil Aqsa”.

Lukisan kaligrafi dengan beragam bentuk dan gaya dilukis oleh Tabbari yang memadukan objek dengan ayat dalam Al-Quran, kaligrafi Mansur yang menempel pada benda-benda, Yunani memadukan Al-Haq dengan tarian Turki dan ke’alam’an yang kabur, dan 12 lukisan karya Munawir Hadi yang dapat dilihat jelas kaligrafinya seolah timbul atau muncul dari latar lukisannya. Sedangkan Aryandana melukis “Kiswah Ka’bah” yang tentu dominan dengan kaligrafi.

Ada juga lukisan pemandangan taman berjudul “Sudut Taman” oleh Sartiadi, lukisan abstrak yang dibuat oleh Amrin Fane “Dibalik Nur” dan “Gersang”, lukisan Hanik “Kebebasan Tak Terbatas” berwarna terang dengan bentuk bola-bola mata. Lukisan Fikri Haikal “Bunga Lily” dengan objek bunga lily dan kupu-kupu yang terbang. Lukisan Moh. Nanag Kosim  “Perdamaian” menyimbolkan 3 calon presiden yang saling berpelukan dengan latar teknologi yang di‘hidup’kan.

Sukti-Ulek Nyongkol-100×90-oil on canvas | Foto: Nuraisah

Sebagai penutup sekaligus pembuka pada pameran ini, goresan kekanakan penuh warna oleh Poetra Morison dan lukisan simbolis yang halus dan rapi oleh Agus Setiadi Taranggono.

Menikmati 50 lukisan dalam satu waktu dan satu tempat terasa sangat melelahkan, seperti menikmati berbagai satu tempat indah dalam berbagai sudut dengan waktu satu hari. Begitu keluar dari galeri, saya seperti astronot yang kembali mendarat di planet tempat muasal. Sembari bertanya-tanya, apa yang menjadikan judul eksplorasi estetika dalam pameran ini? Apakah mengejar estetika dengan standart tertentu atau pencarian estetika dalam diri seniman sendiri? [T]

Editor: Adnyana Ole

Meja yang Menyatakan Hasrat
Pameran Seni Instalasi Kuratorial Sedekah Bumi dan Temujalar: Membaca Ulang Tradisi Desa dan Ekspresi Kota yang Semrawut
Homo Ludens di Atas Sarkofagus
Tags: LombokPameran Seni RupaSeni Rupaseni rupa NTB
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Berguru pada Ganaraja

Next Post

Nasib Petani di Tengah Ketidakpastian Musim dan Ketidakjelasan Omongan

Nuraisah Maulida Adnani

Nuraisah Maulida Adnani

Lahir di Tulungagung, Jawa Timur, 27 Januari 2001. Alumnus Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Mataram. Saat ini bergiat di komunitas Akarpohon, juga mengelola perpustakaan Teman Baca, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Related Posts

Mengurai Gnosis Perupa Payangan

by I Wayan Westa
September 27, 2026
0
Mengurai Gnosis Perupa Payangan

Dr. Jean Couteau, budayawan asal Prancis pernah berseloroh soal kondisi terkini psiko-budaya generasi Bali. Dalam sejumlah pernyataan lisan maupun tertulis,...

Read moreDetails

Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono

by Jaswanto
September 26, 2026
0
Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono

PADA siang yang membakar, saya berebut jalanan Surabaya menuju Voza Tower di Jalan Mayjen HR. Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal. Di...

Read moreDetails

Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif

by Emi Suy
September 23, 2026
0
Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif

Datang Setelah Riuh Saya datang ketika riuh telah selesai. Pameran telah usai dibuka, sebagian pengunjung mulai beranjak, percakapan telah menemukan...

Read moreDetails

Guci Nasib di Titik Nol Kota

by I Wayan Westa
September 22, 2026
0
Guci Nasib di Titik Nol Kota

”….dalam labirin, aku mencari guci nasibku, yang tersimpan dalam kabut kebuntuan, membentur dalam setiap sudut dinding, tak tahu jalan pulang,...

Read moreDetails

Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma

Menelisik foto karya yang tampak pada pameran, bidang kanvas dipenuhi figur-figur wayang, makhluk mitologis, ornamen, tetumbuhan, dan jaringan garis yang...

Read moreDetails

Membaca Naga Agus Kama Loedin

by I Wayan Westa
September 16, 2026
0
Membaca Naga Agus Kama Loedin

---Venue Art, Batu & Studio, Batubulan, Gianyar, Bali | 12 September 2026 * Pameran "Jaga Raga Bara Jiwa" dibuka  Rektor...

Read moreDetails

Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan

by Angga Wijaya
September 16, 2026
0
Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan

Di Agung Rai Museum of Art atau ARMA, Ubud, Bali, pada Juli 2026, sebuah pohon penuh kuda hadir di antara...

Read moreDetails

Wajah I Made Galung Wiratmaja

by Hartanto
September 10, 2026
0
Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

Read moreDetails

“Nectar Waggle” KABUL : Lebah, Garis, dan Kehidupan Kolektif

by Hartanto
September 3, 2026
0
“Nectar Waggle” KABUL : Lebah, Garis, dan Kehidupan Kolektif

PADA tanggal 29 Agustus hingga 29 September 2026 nanti, digelar pameran lukisan karya I Ketut Suasana ‘Kabul’. Pameran bertajuk  Nectar...

Read moreDetails

Meditasi “Nectar Waggle” Ketut Suasana

by I Wayan Westa
September 3, 2026
0
Meditasi “Nectar Waggle” Ketut Suasana

DI tengah lingkungan yang rusak, belantara  Kalimantan terbakar, ribuan hektar tanah Subak di Bali   menyusut.  Sebab, dari 80.000 hektar di...

Read moreDetails
Next Post
Nasib Petani di Tengah Ketidakpastian Musim dan Ketidakjelasan Omongan

Nasib Petani di Tengah Ketidakpastian Musim dan Ketidakjelasan Omongan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co