24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Rayakan Bulan Ramadan, HMI Cabang Singaraja Bagi-Bagi Takjil Gratis

Yudi Setiawan by Yudi Setiawan
March 25, 2024
in Khas
Rayakan Bulan Ramadan, HMI Cabang Singaraja Bagi-Bagi Takjil Gratis

Suasana kadar HMI Cabang Singaraja saat berbagi takjil gratis | Foto: Dimas

TEPAT setelah kardus-kardus itu diletakkan di atas meja, dari arah timur—arah lampu merah Kampus Tengah Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali—terlihat puluhan orang tiba-tiba datang menyerbu. Sebagian dari mereka ada yang berlari, sebagian lagi berjalan mendekat dengan malu-malu. Meski tanpa aba-aba, mereka ibarat para pemain sepak bola yang sedang menggiring bola ke gawang lawan, untuk mencetak gol kemenangan.

Ini bukan demo. Bukan juga ultras garuda yang sedang merayakan kemenangan Timnas sepakbola Indonesia setelah membantai Vietnam dengan skor 1:0 pada leg pertama kemarin. Sekali lagi, bukan. Tapi, kehebohan yang terjadi di depan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singaraja itu karena adanya bagi-bagi takjil gratis yang dibagikan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Singaraja di Jalan Udayana, Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Minggu (24/3/2024) sore.

“Padahal, di pamfletnya, acara bagi-bagi takjilnya di lampu merah kampus tengah. Ternyata pindah,” ujar Muhammad Ruhan, salah satu mahasiswa yang datang untuk mengambil takjil sore itu.

Sebagai seorang mahasiswa perantauan dari Jawa Tengah, selama bulan Ramadan, bersama rekan-rekannya ia mengaku kerap berburu takjil gratis di seputaran Singaraja.  “Kalau berburu takjil gratis, lumayan sering,” ujarnya. Sesaat setelah memberi jeda, ia menambahkan, “Lumayan, menghemat pengeluaran,” sambungnya malu-malu.

Benar. Fenomena berburu takjil—atau meminjam istilah yang sedang trend sekarang takjil war— bagi banyak orang, merupakan suatu pengalaman yang menyenangkan, dan juga menjadi salah satu tradisi yang dinantikan saat bulan Ramadan tiba. Maka tak heran, jika di mana pun ada bagi-bagi takjil gratis, dengan cepat dan tanpa hitungan satu, dua, tiga, sekalipun, akan diserbu oleh masyarakat.

Suasana kadar HMI Cabang Singaraja saat berbagi takjil gratis | Foto: Dimas

Cuaca sore itu tak begitu panas. Cerah berawan. Namun, bagi orang yang sedang melaksanakan ibadah puasa, sore hari merupakan waktu yang tepat berburu takjil untuk berbuka puasa. Dengan demkian, tak mengherankan jika tiga kardus besar berisi ratusan cup es lumut yang dijajakan oleh HMI Cabang Singaraja, hanya dengan waktu kurang lebih 10 menit, ludes. Habis tak tersisa.

Menurut Wahyu Candra Kurniawan, Ketua Umum HMI Cabang Singaraja, kegiatan bagi-bagi takjil gratis merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh HMI Cabang Singaraja setiap bulan Puasa.  “Setiap bulan suci Ramadan, HMI Cabang Singaraja selalu mengadakan bagi-bagi takjil gratis di seputaran Kota Singaraja,” katanya.

Pemuda kelahiran Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, itu, menuturkan bahwa selama bulan suci Ramadan, selain mengadakan bagi-bagi takjil gratis, pihaknya juga akan melaksanakan santunan dan bakti sosial di wilayah Buleleng.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan kegiatan bakti sosial, sekaligus memperingati HUT Kota Singaraja,” ujar pemuda berkalung selempang berlambang HMI yang disebut gordon itu.

Ya, jika berbicara tentang keaktifan organisasi mahasiswa di Singaraja, tidak lengkap rasanya kalau tidak menyebut organisasi yang didirikan di Yogyakarta pada tahun 1947 itu. Secara aktif, HMI Cabang Singaraja kerap terlibat di berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah Buleleng.

Maka, apa yang dilakukan oleh HMI Cabang Singaraja sore itu, bukanlah suatu hal baru. Seperti yang disampaikan oleh Wahyu, kegiatan tersebut merupakan sebuah bentuk keistiqomahan dari kader HMI Cabang Singaraja untuk berbuat baik demi kemaslahatan umat.

Untuk itu, sebagai bentuk keistiqomahan tersebut, meski kegiatan itu bukan hal baru, kader-kader HMI Cabang Singaraja tetap antusias mengadakan kegiatan bagi-bagi takjil gratis di setiap bulan Ramadan.

“Kami bersama teman-teman dari Kohati—maksudnya Korps HMI Wati—mulai menyiapkan takjil dari jam satu siang sampai jam lima sore. Setelah jadi, langsung dibawa ke lokasi,” ujar Wahyu.

Wahyu mengaku, kegiatan bagi-bagi takjil gratis merupakan kegiatan yang tumbuh dari sisi kemanusiaan di setiap kader HMI Cabang Singaraja. Dengan mengandalkan uang kas, mereka tidak terlibat dan dibantu oleh pihak mana pun dalam kegiatan kali ini.

Suasana kadar HMI Cabang Singaraja saat berbagi takjil gratis | Foto: Dimas

“Kegiatan ini resmi dari seluruh kader HMI Cabang Singaraja. Tidak ada unsur lain yang terlibat,” jelasnya. Kemudian, ia kembali menambahkan, “Kali ini, kami membagikan es lumut dan es cincau sebanyak sekitar 200 cup.”

Benar. Es dengan tampilan hijau bertoping jeli itu, tampak sangat menyegarkan. Maka, tak membutuhkan tenaga lebih untuk menawarkannya kepada orang-orang yang sedang melintas pada sore hari itu. Cukup ditata di atas meja, dengan hitungan detik, pengendara maupun pejalan kaki akan menghampiri dengan sendirinya.

Ya, selama bulan Ramadan, umat Islam, selain sedang melaksanakan ibadah puasa—tak hanya sekadar menahan lapar dan hawa nafsu—di bulan ini, juga meyakini, pintu-pintu pahala sedang terbuka lebar bagi setiap manusia. Maka, dengan begitu, umat Islam saat ini sedang berlomba-lomba menebar kebaikan demi mendapat keberkahan bulan Puasa.

Sehingga, apa yang dilakukan oleh HMI Cabang Singaraja kali ini merupakan cerminan dari Islam yang rahmatan lil alamin—rahmat bagi alam semesta beserta isinya. Mereka, dengan ikhlas merawat rasa solidaritas dan kepedulian sosial di Singaraja tanpa membeda-bedakan suku, ras, dan agama.

“Sekali lagi, ini merupakan bentuk keistiqomahan dari HMI Cabang Singaraja—untuk kemaslahatan umat. Dan, tentu, ini juga merupakan upaya untuk memperkuat rasa solidaritas antarkader HMI Cabang Singaraja,” ujar Wahyu memungkasi wawancara sore itu.[T]

Reporter: Yudi Setiawan
Penulis: Yudi Setiawan
Editor: Jaswanto

Bubur Kajanan, Kuliner Khas Bulan Ramadan
Sahur Bersama di Masjid Jami’ Singaraja, Hal yang Ditunggu Saat Bulan Puasa
Ramadan, Jalan Jeruk, dan Wajah Pluralisme di Bali
Tags: HMI Cabang SingarajaPuasaRamadantakjil
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Puisi-puisi GM Sukawidana | Di Atas Meja Pelukis Made Budhiana

Next Post

Menggagas Pariwisata di Ibu Kota Negara

Yudi Setiawan

Yudi Setiawan

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Menggagas Pariwisata di Ibu Kota Negara

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co