24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunikasi Fatis: Memang Sekadar Basa-Basi

Chusmeru by Chusmeru
December 20, 2023
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

SUATU KETIKA, seorang lelaki melintas di depan rumah tetangganya yang sedang mencuci mobil di depan garasi rumah. Lelaki itu bertanya: “Nyuci mobil nih, Pak..?” Tetangganya menjawab: “Iya, Pak, habis kehujanan, kotor..”.

Saat yang lain, seorang ibu membawa tas plastik berisi sayur-mayur hasil belanja  berpapasan dengan ibu tetangga di sebuah gang pemukiman. Tegur sapa pun terjadi. “Baru belanja, Bu..?”, tanya tetangganya. “Iya, Bu”, jawab ibu yang baru saja selesai belanja di warung.

Seorang pekerja kantor sedang asyik mengerjakan sesuatu di laptopnya. Teman sekantornya melintas, sambil berkata: “Wah sibuk banget nih..”. Pekerja itu hanya menjawab: “Ah.. enggak, biasa aja kok..”.

Begitulah percakapan yang sering ditemui dalam interaksi sehari-hari. Orang sering menyapa orang lain, bertanya pada orang lain, dan saling menyatakan sesuatu. Percakapan semacam itu biasa disebut sebagai komunikasi fatis (Phatic Communication).

Komunikasi fatis diperkenalkan oleh Bronislaw Malinowski, seorang antropolog Polandia pada awal abad ke-20. Komunikasi fatis adalah komunikasi yang tidak intensional, tidak memiliki tujuan khusus. Komunikasi yang dilakukan hanya sekadar basa-basi antara satu orang dengan yang lain.

Fungsi Sosial

Komunikasi fatis bukanlah komunikasi yang bernilai informatif, karena tak ada sesuatu yang serius hendak disampaikan. Jika seseorang bertanya tentang apa yang sedang dikerjakan seseorang, sesungguhnya ia tidak ingin tahu betul yang dilakukan orang itu. Pertanyaan itu pun tidak begitu penting, karena si penanya sebenarnya sudah tahu yang dikerjakan orang lain.

Begitulah komunikasi fatis. Fungsi sosial dari komunikasi ini lebih menonjol dibanding fungsi informasinya. Oleh sebab itu, komunikasi fatis sering disebut sebagai non referential language; yaitu penggunaan bahasa yang tidak menujukkan sesuatu yang berarti. Komunikasi fatis tidak bertujuan menunjukkan gagasan tertentu, namun lebih untuk menjaga hubungan sosial.

Hampir semua masyarakat di dunia memiliki bentuk komunikasi fatis masing-masing. Biasanya bentuknya semacam small talk, yaitu percakapan kecil tentang apa saja. Percakapan tentang kesehatan seseorang, cuaca saat ini, sampai masalah keluarga bisa menjadi bagian dari small talk dalam komunikasi fatis. Dimensi komunikasi fatis sangat kultural dan kontekstual. Setiap masyarakat suatu negara memiliki karakteristik komunikasi fatis masing-masing.

Indonesia termasuk negara dengan masyarakat yang mempunyai tipikal komunikasi fatis heboh. Apa saja bisa menjadi perbincangan basa-basi. Tidak heran jika pertanyaan tentang apakah sudah makan, apakah sudah mandi, dan apakah sudah menikah menjadi basa-basi komunikasi fatis di Indonesia. Pertanyaan-pertanyaan tersebut justru dianggap sensitif dan tidak layak diajukan dalam percakapan pada orang-orang Eropa dan Amerika.

Tipe Komunikasi

Komunikasi fatis tak ayal menjadi bagian dari kehidupan manusia. Apalagi bagi masyarakat Indonesia yang dikenal ramah-tamah, basa-basi—dan komunikasi fatis menjadi bagian tak terpisahkan dalam interaksi sosial. Sapaan dan teguran adalah bentuk kesopanan. Tidak menyapa dan tidak menegur saat berjumpa teman atau tetangga justru dianggap tidak sosial.

Beberapa tipe komunikasi fatis diungkapkan Almut Koester (dalam StudySmarter, 2004). Pertama, apa yang disebut starting a conversation, yaitu ungkapan yang digunakan untuk mengawali percakapan, hanya untuk saying hello. Misalnya, saling menanyakan kabar anak dan istri masing-masing.

Kedua, breaking a silence. Komunikasi fatis ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi kecanggungan dalam interaksi interpersonal. “Udaranya sangat dingin ya.. Sepertinya sudah akan masuk musim kemarau”. Pernyataan itu  bukan sebuah informasi, tetapi sekadar obrolan untuk mengurangi kecanggungan.

Ketiga, basa-basi untuk lebih mengakrabkan diri dan meningkatkan hubungan atau making small talk. Contohnya, percakapan seseorang dengan temannya: “Aku lihat postingan fotomu di Facebook. Habis liburan ya..?”

Keempat, membicarakan tentang sesuatu di sekeliling atau di circle sosialnya, yang disebut gossiping. Banyak gosip yang biasa menjadi perbincangan di Indonesia, mulai dari kehidupan teman, tetangga, rekan kerja, maupun kawin-cerai selebriti Tanah Air.

Kelima, expressing solidarity; menunjukkan kepada seseorang bawa kita sepakat atau mendukungnya. Ungapan seperti saya sepakat, saya sangat mendukung, saya setuju seratus persen; merupakan komunikasi fatis berupa dukungan solidaritas.

Keenam, kadangkala perbincangan antara satu orang dengan orang lain terganggu oleh suasana tempat atau ruangan yang berantakan. Untuk lebih membuat suasana nyaman dalam berkomunikasi, orang akan mengajak pindah tempat atau posisi. Tipe basa-basi ini disebut creating comfort.

Ketujuh, expressing empathy;  komunikasi fatis yang bertujuan mengungkan empati seseorang pada keadaan orang lain. Ketika seorang teman akan menjalani operasi karena penyakit yang dideritanya, orang akan berkata:”Semoga operasi berjalan lancar. Jangan segan hubungi saya jika ada yang bisa saya bantu”.

Masih ada beberapa tipe komunikasi fatis yang diungkapkan Almut Koester. Semua mengarah pada upaya untuk menjaga agar komunikasi lebih menyenangkan, meski sekadar basa-basi. Namun basa-basi itu akan sangat bernilai bagi orang lain jika diucapkan dengan ketulusan.

Indonesia sangat kaya dengan ragam komunikasi fatis. Salah satu tipikal komunikasi fatis yang digemari orang Indonesia adalah gosip. Bahkan gosip menjadi bagian dari industri hiburan di media massa. Tak heran bila penulis Polandia, Joseph Conrad mengatakan, gosip adalah sesuatu yang diklaim tidak disukai banyak orang, tetapi dinikmati semua orang.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Retorika: Komunikasi yang Tak Lekang oleh Waktu
Golput: Komunikasi Politik yang Gagal
Mendem: Totalitas Komunikasi Transendental dalam Berkesenian
Tags: ilmu komunikasikomunikasikomunikasi antarbudayakomunikasi antarpersona
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Nyaru Basa

Next Post

Rekomendasi Kursi Stool Terbaik yang Kuat dan Multifungsi

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Rekomendasi Kursi Stool Terbaik yang Kuat dan Multifungsi

Rekomendasi Kursi Stool Terbaik yang Kuat dan Multifungsi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co