14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Retorika: Komunikasi yang Tak Lekang oleh Waktu

Chusmeru by Chusmeru
November 21, 2023
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

SEBAGAI seni dan keterampilan berbicara di depan publik, retorika memiliki sejarah panjang. Semua mengakui, retorika diperlukan untuk kegiatan apa pun, kapan pun, dan di mana pun. Apalagi retorika juga dikenal sebagai seni manipulasi atau persuasi politik yang bersifat transaksional. Meskipun retorika juga dapat dilakukan dalam bidang sosial, budaya, dan ekonomi.

Retorika sebagai seni sudah dipelajari sejak abad 5 sebelum Masehi. Saat itu kaum sofis di Yunani mengembangkan pengetahuan tentang politik dan pemerintahan dengan berkelana dan menekankan kemampuan berpidato.

Ketika itu retorika memiliki fungsi untuk mencapai kebenaran atau kemenangan bagi seseorang atau golongan. Retorika lebih berorientasi pada kekuasaan. Maka, untuk dapat menjadi penguasa orang perlu memiliki keterampilan berpidato.

Gregorias tercatat sebagai tokoh yang berpengaruh dalam retorika. Menurutnya, kebenaran satu pendapat hanya bisa dibuktikan dengan kemenangan dalam pembicaraan. Disusul kemudian oleh Protagoras yang lebih menekankan pada keindahan bahasa, bukan sekadar kemenangan dalam berbicara. Tokoh-tokoh retorika selanjutnya adalah Sokrates, Plato, Aristoteles, dan Cicero.

Memasuki abad ke-20 retorika mengadopsi ilmu psikologi dan sosiologi. Pengertian retorika berubah menjadi komunikasi oral atau public speaking. Faktor-faktor seperti motif, persuasi, maupun pengorganisasian pidato menjadi penting ketika orang berbicara di hadapan publik.

Tahapan Retorika

Retorika mengenal beberapa tahapan. Sebagai seni, retorika memiliki lima hukum yang disebut The Five Canons of Rhetoric yang dijelaskan oleh Aristoteles (Rakhmat, 1994). Tahapan pertama adalah Inventio atau penemuan. Seorang pembicara perlu menggali topik dan meneliti khalayaknya. Selanjutnya merumuskan tujuan sesuai kebutuhan khalayak.

Tahap kedua, dispotisio, yaitu pembicara mengorganisasikan pesan pidatonya. Pengantar pidato dianggap penting, karena berfungsi menarik perhatian. Selain itu, pengantar pidato akan menumbuhkan kredibilitas pembicara di depan khalayak.

Tahap ketiga, orator memilih kata dan bahasa yang tepat untuk mengemas pesan atau elocutio. Caranya dengan menggunakan bahasa yang dapat diterima khalayak, pemilihan kata yang jelas, atau menggunakan keindahan kalimat.

Memoria atau memori merupakan tahapan keempat dalam retorika. Seorang orator haruslah selalu mengingat apa yang akan disampaikan di hadapan khalayak. Jangan sampai, pidato sudah berjalan tiba-tiba lupa apa yang akan disampaikan selanjutnya.

Tahap kelima adalah penyampaian atau pronuntiatio. Pada tahap ini orator menyampaikan pesan secara lisan. Biasanya seorang orator akan sangat memperhatikan olah vokal dan gerakan anggota tubuh dalam berbicara.

Pengaturan suara dan gerakan harus disesuaikan agar tidak menimbulkan kesan buruk pada khalayak. Terlalu banyak gerak tubuh dapat menganggu pandangan; tidak menggunakan gerak tubuh akan membosankan.

Orator Digital

Orang yang memiliki kecakapan retorika yang mumpuni disebut orator. Kemampuan itu bukan hanya dalam memilih kata dan gaya, namun juga kemampuan berbicara dalam jangka waktu yang lama. Bahkan bukan hanya berbicara, orator juga memiliki kecakapan berkomunikasi secara efektif.

Retorika atau kekinian disebut public speaking merupakan keahlian berkomunikasi yang tak pernah lekang oleh waktu. Setiap generasi memiliki orator-orator andal.  Bukan hanya tampil dalam panggung politik, orator juga tampil dalam kegiatan dakwah agama, dunia bisnis, dan seni budaya.

Banyak ditemukan orator yang disegani di dunia, termasuk di Indonesia. Adolf Hitler merupakan salah satu orator ulung di masa Perang Dunia II. Indonesia memiliki Soekarno yang dikenal sebagai jago pidato. Di bidang agama (Islam), Indonesia mempunyai orator yang sangat disegani yaitu Buya Hamka. Ada pula Dai Sejuta Umat, Zainuddin MZ.

Saat ini seorang orator tidak harus selalu berada di lapangan terbuka atau gedung pertemuan dengan dihadiri ribuan massa. Jika dahulu orator didominasi oleh tokoh-tokoh politik, kini orator muda banyak dijumpai di media sosial.

Mereka biasanya dikenal sebagai influencer yang memanfaatkan media sosial seperti instagram, twitter, facebook, tiktok, dan youtube. Ada yang bergerak di bidang sosial, dunia politik, bisnis, dakwah agama, maupun seni budaya. Mereka adalah orator digital.

Popularitas orator digital dapat dilihat dari jumlah pengikut maupun subscriber yang melimpah di media sosialnya. Selain itu juga jumlah yang menyukai unggahan serta banyaknya komentar yang diberikan netizen. Orator digital saat ini sering menjadi role model bagi netizen.

Menjelang Pemilu 2024 bakal banyak muncul orator dadakan. Entah itu calon legislatif maupun calon presiden. Semua akan tampil dengan gaya masing-masing dan pesan kampanye yang membius publik. Tujuan mereka sama, berbicara untuk meraih kekuasaan.

Apakah kemampuan beretorika mempunyai korelasi signifikan terhadap keberhasilan seseorang atau pemimpin; perlu kajian lebih mendalam. Sebab, bangsa yang hebat tidak lahir dari pemimpin yang piawai berbicara, tetapi hasil kerja bersama seluruh anak bangsa.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Mengkomunikasikan Sejarah dengan Nurani
Komunikasi dan Kekuasaan yang Tak Pernah Senyum
Golput: Komunikasi Politik yang Gagal
Tags: filsafatilmu filsafatkomunikasiretorika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menyambut Panji-Panji Pahlawan I Gusti Ngurah Rai di Banjar Ole

Next Post

Upaya “Healing” dengan Membaca “Kakawin Sangutangis”

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails
Next Post
Upaya “Healing” dengan Membaca “Kakawin Sangutangis”

Upaya “Healing” dengan Membaca “Kakawin Sangutangis”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co