23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Retorika: Komunikasi yang Tak Lekang oleh Waktu

Chusmeru by Chusmeru
November 21, 2023
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

SEBAGAI seni dan keterampilan berbicara di depan publik, retorika memiliki sejarah panjang. Semua mengakui, retorika diperlukan untuk kegiatan apa pun, kapan pun, dan di mana pun. Apalagi retorika juga dikenal sebagai seni manipulasi atau persuasi politik yang bersifat transaksional. Meskipun retorika juga dapat dilakukan dalam bidang sosial, budaya, dan ekonomi.

Retorika sebagai seni sudah dipelajari sejak abad 5 sebelum Masehi. Saat itu kaum sofis di Yunani mengembangkan pengetahuan tentang politik dan pemerintahan dengan berkelana dan menekankan kemampuan berpidato.

Ketika itu retorika memiliki fungsi untuk mencapai kebenaran atau kemenangan bagi seseorang atau golongan. Retorika lebih berorientasi pada kekuasaan. Maka, untuk dapat menjadi penguasa orang perlu memiliki keterampilan berpidato.

Gregorias tercatat sebagai tokoh yang berpengaruh dalam retorika. Menurutnya, kebenaran satu pendapat hanya bisa dibuktikan dengan kemenangan dalam pembicaraan. Disusul kemudian oleh Protagoras yang lebih menekankan pada keindahan bahasa, bukan sekadar kemenangan dalam berbicara. Tokoh-tokoh retorika selanjutnya adalah Sokrates, Plato, Aristoteles, dan Cicero.

Memasuki abad ke-20 retorika mengadopsi ilmu psikologi dan sosiologi. Pengertian retorika berubah menjadi komunikasi oral atau public speaking. Faktor-faktor seperti motif, persuasi, maupun pengorganisasian pidato menjadi penting ketika orang berbicara di hadapan publik.

Tahapan Retorika

Retorika mengenal beberapa tahapan. Sebagai seni, retorika memiliki lima hukum yang disebut The Five Canons of Rhetoric yang dijelaskan oleh Aristoteles (Rakhmat, 1994). Tahapan pertama adalah Inventio atau penemuan. Seorang pembicara perlu menggali topik dan meneliti khalayaknya. Selanjutnya merumuskan tujuan sesuai kebutuhan khalayak.

Tahap kedua, dispotisio, yaitu pembicara mengorganisasikan pesan pidatonya. Pengantar pidato dianggap penting, karena berfungsi menarik perhatian. Selain itu, pengantar pidato akan menumbuhkan kredibilitas pembicara di depan khalayak.

Tahap ketiga, orator memilih kata dan bahasa yang tepat untuk mengemas pesan atau elocutio. Caranya dengan menggunakan bahasa yang dapat diterima khalayak, pemilihan kata yang jelas, atau menggunakan keindahan kalimat.

Memoria atau memori merupakan tahapan keempat dalam retorika. Seorang orator haruslah selalu mengingat apa yang akan disampaikan di hadapan khalayak. Jangan sampai, pidato sudah berjalan tiba-tiba lupa apa yang akan disampaikan selanjutnya.

Tahap kelima adalah penyampaian atau pronuntiatio. Pada tahap ini orator menyampaikan pesan secara lisan. Biasanya seorang orator akan sangat memperhatikan olah vokal dan gerakan anggota tubuh dalam berbicara.

Pengaturan suara dan gerakan harus disesuaikan agar tidak menimbulkan kesan buruk pada khalayak. Terlalu banyak gerak tubuh dapat menganggu pandangan; tidak menggunakan gerak tubuh akan membosankan.

Orator Digital

Orang yang memiliki kecakapan retorika yang mumpuni disebut orator. Kemampuan itu bukan hanya dalam memilih kata dan gaya, namun juga kemampuan berbicara dalam jangka waktu yang lama. Bahkan bukan hanya berbicara, orator juga memiliki kecakapan berkomunikasi secara efektif.

Retorika atau kekinian disebut public speaking merupakan keahlian berkomunikasi yang tak pernah lekang oleh waktu. Setiap generasi memiliki orator-orator andal.  Bukan hanya tampil dalam panggung politik, orator juga tampil dalam kegiatan dakwah agama, dunia bisnis, dan seni budaya.

Banyak ditemukan orator yang disegani di dunia, termasuk di Indonesia. Adolf Hitler merupakan salah satu orator ulung di masa Perang Dunia II. Indonesia memiliki Soekarno yang dikenal sebagai jago pidato. Di bidang agama (Islam), Indonesia mempunyai orator yang sangat disegani yaitu Buya Hamka. Ada pula Dai Sejuta Umat, Zainuddin MZ.

Saat ini seorang orator tidak harus selalu berada di lapangan terbuka atau gedung pertemuan dengan dihadiri ribuan massa. Jika dahulu orator didominasi oleh tokoh-tokoh politik, kini orator muda banyak dijumpai di media sosial.

Mereka biasanya dikenal sebagai influencer yang memanfaatkan media sosial seperti instagram, twitter, facebook, tiktok, dan youtube. Ada yang bergerak di bidang sosial, dunia politik, bisnis, dakwah agama, maupun seni budaya. Mereka adalah orator digital.

Popularitas orator digital dapat dilihat dari jumlah pengikut maupun subscriber yang melimpah di media sosialnya. Selain itu juga jumlah yang menyukai unggahan serta banyaknya komentar yang diberikan netizen. Orator digital saat ini sering menjadi role model bagi netizen.

Menjelang Pemilu 2024 bakal banyak muncul orator dadakan. Entah itu calon legislatif maupun calon presiden. Semua akan tampil dengan gaya masing-masing dan pesan kampanye yang membius publik. Tujuan mereka sama, berbicara untuk meraih kekuasaan.

Apakah kemampuan beretorika mempunyai korelasi signifikan terhadap keberhasilan seseorang atau pemimpin; perlu kajian lebih mendalam. Sebab, bangsa yang hebat tidak lahir dari pemimpin yang piawai berbicara, tetapi hasil kerja bersama seluruh anak bangsa.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Mengkomunikasikan Sejarah dengan Nurani
Komunikasi dan Kekuasaan yang Tak Pernah Senyum
Golput: Komunikasi Politik yang Gagal
Tags: filsafatilmu filsafatkomunikasiretorika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menyambut Panji-Panji Pahlawan I Gusti Ngurah Rai di Banjar Ole

Next Post

Upaya “Healing” dengan Membaca “Kakawin Sangutangis”

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Wajah Indonesia Bopeng

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

Read moreDetails

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails
Next Post
Upaya “Healing” dengan Membaca “Kakawin Sangutangis”

Upaya “Healing” dengan Membaca “Kakawin Sangutangis”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co