3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

AIR (2023): Dian Suryantini dan Debutnya Sebagai Sutradara

Yudi Setiawan by Yudi Setiawan
September 23, 2023
in Khas
AIR (2023): Dian Suryantini dan Debutnya Sebagai Sutradara

Salah satu scene film AIR (2023) | Foto: Dok. Kardian

SESAAT sebelum ia terbangun dan kemudian menyalakan tablet-nya, Kayu, dengan posisi bersantai di sofa panjangnya yang berwarna merah, terlihat sedang asyik memainkan game di gadget-nya. Anak laki-laki yang barangkali masih berumur 7 tahunan itu, dengan wajah polosnya, tiba-tiba kepikiran mengakses platform ChatGBT—chatbot berbasis artificial intelligence (kecerdasan buatan) yang memiliki kemampuan untuk berinteraksi serta memberi balasan dengan sangat natural—dan bertanya, “Bagaimana kakek menyayangi sawah pada zaman dulu?”

Setelah mendapat jawaban dari pertanyaan pertamanya itu—dan sesaat setelah ia membaca jawabannya—scene berpindah ke Kayu, yang sudah berada di ladang talas. “Mari bertani!” ujarnya. Dengan sabit di tangan kanan dan cangkul di tangan kirinya, ia bergaya layaknya petani cilik yang siap membersihkan rumput liar di sela-sela tanaman.

Dengan senyuman yang dapat menimbulkan rasa gembira bagi yang melihatnya, Kayu bernyanyi dengan riang sembari memukul-mukulkan sabit ke cangkul yang ia bawa sampai menimbulkan bunyi nyaring dari kedua benda berbahan besi itu. Ting…. Ting… Ting…

Kayu dalam salah satu scene film AIR (2023) / Foto: Dok. Kardian

Namun, belum sempat ia menggunakan cangkul dan sabit itu dengan semestinya, ia terlihat terburu-buru, kembali pada tabletnya di rumah. Ia kembali mengajukan pertanyaan kepada ChatGBT-nya, “Bagaimana perasaan kakek ketika musim kemarau panjang?

Setelah dirasa jawabannya cukup memuaskan, scene berpindah ke hamparan ladang yang terlihat menguning dari segala sisinya. Kayu duduk dan mengamati setiap jengkal tanah yang mulai tandus dan menggoyang-goyangkan buah tanaman—buah itu berbiji seperti kedelai—yang sudah mengering dan terlepas dari pohonnya.

Setelah puas mengamati sekeliling, Kayu melanjutkan pertanyaan pada ChatGBT-nya. “Apakah aku bisa menjadi petani seperti kakek?” Pada jawaban dari pertanyaan terakhirnya itulah, ekspresi Kayu mendadak menjadi tak bergairah dengan memelankan ucapannya, sembari menepuk jidatnya.

Narasi di atas adalah fragmen dalam film pendek berjudul AIR (2023) karya Ni Luh Dian Suryantini atau lebih  dikenal dengan nama Dian, seorang sutradara muda sekaligus penulis naskah dari Singaraja, Bali. Dian, jauh sebelum dikenal sebagai sutradara, adalah seorang jurnalis di media mainstream di Bali.

Film pendek berdurasi tiga setengah menit itu, bercerita tentang seorang anak laki-laki—Kayu—yang ingin menjadi petani seperti kakeknya dengan belajar melalui internet, artificial intelligence.

Dian Suryantini saat sesi diskusi / Foto: Dok. Kardian

Namun, seperti yang sudah di sampaikan diatas, Kayu tampaknya belum benar-benar ingin menjadi seorang petani seperti kakeknya setelah kaget atas jawaban pertanyaan terakhirnya itu. Jawaban yang membuatnya lemas, tak bergairah, dan mungkin juga dapat mengurungkan niatnya untuk menjadi seorang petani.

“Awalnya aku memang pengen ikut program Begadang. Tapi karena waktu itu ada keterbatasan di alat, kayaknya nggak bakal kuat nih,” ujar Dian, sesaat setelah selesai screening film di Griya Musik Irama Indah, Kamis (21/09/23) malam.  Setelah memberi jeda, Dian menambahkan, “Tapi, karena dukungan dari teman-teman yang lain, akhirnya proses pembuatan film ini di lanjutin.”

Dian, sebagai sutradara, memulai debutnya dengan dua film fiksi berjudul Renjana dan AIR. Kedua film tersebut diproduksi pada tahun yang sama, 2023. Film Renjana menjadi pemenang di Lomba Film Pendek Bulan Bung Karno 2023 yang diselenggarakan Kesbangpol Bali.

Sedangkan, film AIR menjadi salah satu film pendek yang lolos dalam Kompetisi Film Begadang Official Selection—salah satu program serangkaian Minikino Film Week 9 Bali International Short Film Festival 2023—bersama sepuluh film lainnya, yakni Burn Out, Curhatan Arwah Seorang Istri, Koakikukik, Kita Mau Kemana Lagi?, Penampakan Manusia Paling Bahagia: Sebuah Uji Nyali Di Rumah Keluarga Bapak Budi (Spesial 1 Juta Subscriber), Papo, Pisang Robot Satu Kata, Mira Sudah Tidur, dan Trashtalk.

“Awalnya aku bingung, mau buat cerita apa. Akhirnya aku ngobrol bertiga sama Pak Ole [Made Adnyana Ole, sastrawan cum Pemred Tatkala.co] dan Cotex [maksudnya Kardian Narayana, jurnalis cum programer film] juga, buat ngomongin idenya dan filmnya mau dibuat bagaimana nantinya,” jelasnya.

Kepada Tatkala.co, Dian menjelaskan, untuk Kompetisi Film Begadang 7 tahun kali ini menggunakan empat clue. Pertama, pencahayaan satu arah; kedua, sumber suara yang jelas; ketiga, perubahan warna; dan keempat, perubahan iklim.

Kayu dalam salah satu scene film AIR (2023) / Foto: Dok. Kardian

“Dari empat clue itu akhirnya kami ada ide, kenapa nggak bikin cerita sederhana aja, Kayu main ChatGBT, terus nanya bagaimana cara kakek bertani dan seterusnya. Sampai akhirnya, proses pembuatan scene yang berpindah-pindah itu tereksekusi dan selesai dalam satu hari,” terangnya.

Menurut Dian, total ada 67 peserta film yang mengikuti Kompetisi Film Begadang tahun ini, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi Film Begadang juga menjadi program yang paling diminati para filmmaker untuk berkompetisi di Minikino Film Week.

“Waktu itu aku lagi kerja kan, jadinya nggak ngeh kalau filmku masuk list program Begadang tahun ini. Ternyata setelah aku cek lagi, filmku lolos bersama sepuluh film lainnya di Begadang 7 tahun Official Selection,” ungkapnya. “Nggak nyangka si sebenarnya bisa sampai lolos, seneng banget dong,” imbuhnya, sembari tertawa

Sebagai sutradara muda yang telah melahirkan dua karya film, ia masih mempunyai niatan untuk tetap memperdalam ilmu perfilmannya dengan belajar kepada teman-teman filmmaker lainnya.

“Karena basic-ku bukan orang film, jadinya aku bingung. Sebagai sutradara aku harus ngapain? Untungnya ada teman-teman yang selalu suport aku dan sering membimbing aku tentang dunia perfilman,” tegasnya.

Menurutnya, setelah keberhasilan lolos dalam kompetisi film Begadang, salah satu program dari Minikino Film Week tahun ini, ia tentu bergembira meski tak berpuas diri. Ia ingin menargetkan film-filmnya lolos dalam festival film lainnya, seperti Indonesia Raja dan sebagainya. “Siapa tahu goal lagi kan?” ujarnya, penuh harap.

Dian Suryantini adalah salah satu sineas muda dari sekian banyak anak muda berbakat, yang berkreasi lewat cinema. Dengan event-event seperti Minikino Film Week ini, nantinya akan tumbuh sutradara-sutradara muda lainnya, seperti Dian dan kawan-kawan, tentu saja.

Begadang, Gongnya Minikino Film Week

Malam itu, di aula pemutaran film Griya Musik Irama Indah, tak menyisakan satu kursi kosong pun. Jadi, beberapa orang yang terlambat datang, harus rela berdiri karena tak kebagian kursi. Suasana menjadi ramai dan terpusat, pemandangan berbeda dari malam-malam sebelumnya di Minikino Film Week tahun ini.

Dilansir dari laman Minikino.org, Begadang Film Making Competition atau dalam bahasa Indonesia sering disebut Kompetisi Film Begadang adalah kompetisi produksi film pendek untuk seluruh filmmaker Indonesia dengan menggarap sebuah proyek film pendek fiksi dengan ruang kreativitas yang tak terbatas tapi dalam waktu yang dibatasi, hanya 34 jam.

Kompetisi Film Begadang merupakan program tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian acara Minikino Film Week Bali International Short Film Festival. Sejak awal dicetuskannya pada 2017, Kompetisi Film Begadang tahun ini sudah masuk tahun ke-7.

Sejak awal terbentuknya Kompetisi Film Begadang, sudah melahirkan beberapa pemenang di antaranya: Almari (Tim Produksi, Guru) tahun 2017, Taksa (Produksi Kecil) tahun 2018, Pendekar Tafsir Mimpi (Small Time Pictures) tahun 2019, Hai Guys Balik Lagi Sama Gue, Tuhan! (Winner Wijaya/Hore Besok Libur!) tahun 2019, Pro Cast (Victoria Film) tahun 2021, dan Chicken Awaken (Produksi Nol Derajat Film) tahun 2023.

Menurut Dian, Begadang menjadi suatu program yang paling di tunggu-tunggu dalam event Minikino Film Week di setiap tahunnya. Maka tak heran, jika malam itu penonton sampai membludak ketika film dalam Program Begadang akan di putar.

“Begadang itu ibarat gongnya di Minikino Film Week, jadinya banyak tuh orang-orang yang datang, baik cuman sekadar nonton, filmmaker, atau programer film. Mereka kumpul jadi satu pada program Begadang itu, jadinya rame kan,” ujar Dian.

Malam itu, dengan berlangsungnya pemutaran film yang lolos dalam program Begadang, suasana menjadi lebih hangat dari biasanya, lebih riang dari sebelumnya, dan lebih lepas tentunya. Gelak tawa penonton, sorak sorai juga tepuk tangan memenuhi seisi ruangan Aula Griya Musik Irama Indah, petang itu.

Beberapa filmmaker, produser, crew, anak cinema lainnya, hingga tim hore, turut hadir dalam pemutaran film tersebut. Tak hanya mereka saja, datang juga orang-orang yang kebetulan memang sedang ingin belajar film dan tentu ada juga yang hanya sekadar meluangkan waktu untuk menonton.[T]

Baca juga artikel terkait FILM atau tulisan menarik lainnya YUDI SETIAWAN

Reporter: Yudi Setiawan
Penulis: Yudi Setiawan
Editor: Jaswanto

Senandung Senyap (2022): Kisah Perjuangan Mufi dan Bagaimana Seharusnya Kita Memperlakukan Teman Tuli
Elsy Grazia, Bloody Rose, dan Kemiskinan Menstruasi
Tags: festival filmfilm pendekMinikinoMinikino Film Week
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Apakah Aku Normal?

Next Post

Puisi-puisi Zajima Zan | Rahasia

Yudi Setiawan

Yudi Setiawan

Kontributor tatkala.co

Related Posts

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails

In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

by Made Adnyana Ole
May 21, 2026
0
In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

IA fotografer, ia mencintai kesenian Bali. Maka hidupnya diabdikan untuk mengabadikan segala bentuk kesenian Bali melalu foto-foto yang eksotik sekaligus...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Zajima Zan | Rahasia

Puisi-puisi Zajima Zan | Rahasia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co