2 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Bali, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Menjadikan Subak Sebagai Game Inovatif

Yudi Setiawan by Yudi Setiawan
August 30, 2023
in Khas
Di Bali, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Menjadikan Subak Sebagai Game Inovatif

Penyerahan hadiah kepada juara 1, 2, dan 3, Lomba Cipta Game Inovasi | Foto: Ist

SORE ITU, di atas panggung kecil, sederhana, tapi elegan, lagu berjudul Sempurna milik Andra and The Backbone, dinyanyikan seorang wanita cantik dengan iringan keyboard, menyambut para tamu undangan yang mulai berdatangan.

Panggung kecil dengan dekorasi tokoh Beluluk—komik digital karya kartunis muda Putu Dian Ujiana—itu menjadi pusat perhatian. Panggung tersebut sebagai titik pusat malam penyerahan penghargaan kepada pemenang Lomba Cipta Game Edukasi Budaya Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Bali-NTB yang memacak tema “Subak Adventure: Eksplorasi Subak Bali”.

Acara tersebut berlangsung di Café Casa Bunga, Renon, Denpasar Selatan, Selasa (29/08/2023). Sebelum acara dimulai, tampak satu persatu tamu undangan mulai memenuhi kursi yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara.

Suasana sebelum acara dimulai / Foto: Dok. tatkala.co

Selain penyerahan penghargaan kepada para kreator game terbaik, acara tersebut juga diisi dengan taklshow seputar dunia kreatif dan hiburan.

Sekadar informasi, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) merupakan unit pelaksana teknis (UPT) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang berada di daerah dengan tugas melaksanakan pelestarian cagar budaya dan objek pemajuan kebudayaan.

Perlu diketahui, urusan cagar budaya dan nilai budaya dulu dinaungi  Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) dan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB). Namun, sejak adanya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI No. 33 Tahun 2022, BPCB dan BPNB melebur menjadi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK).

Sementara itu, sampai saat ini, sudah ada 23 BPK di seluruh Indonesia. Dan seperti yang sudah disinggung di awal, Bali dan NTB termasuk ke dalam wilayah 15 Balai Pelestarian Kebudayaan. Dan lomba cipta game edukasi budaya—yang puncak acaranya dimeriahkan oleh Grup Bondres Rare Kual dan musik pop Bali Jun Bintang itu—merupakan salah satu program kerja BPK Wilayah XV.

Kepada tatkala.co, I Gusti Agung Gede Artanegara, selaku Kapokja Pencatatan dan Pendokumentasian BPK Wilayah XV menuturkan bahwa tujuan dari adanya Lomba Cipta Game Edukasi Budaya ini adalah salah satu upaya untuk mengenalkan subak—organisasi kemasyarakatan yang khusus mengatur sistem pengairan sawah (irigasi) yang digunakan dalam bercocok tanam padi di Bali—kepada generasi muda.

Suasana acara saat dimulai / Foto: Ist

“Subak sudah ditetapkan menjadi warisan dunia oleh UNESCO. Maka acara ini merupakan sebuah upaya untuk menyebarluaskan informasi terkait dengan subak kepada generasi muda,” ujarnya.

Sesaat setelah mengisap rokoknya, ia mengutarakan realita bahwa dengan banyaknya program sosialisasi serta pengenalan subak melalui video dan film—yang sudah banyak digaungkan oleh pemerintah—nyatanya masih ada klaster-klaster yang belum tersentuh dan tepat sasaran.

“Karena generasi muda sekarang dekat dengan game, maka game-lah yang dirasa cukup potensial untuk mengenalkan subak kepada generasi muda sekarang,” jelasnya, menggebu.

Perlombaan yang dimulai sejak bulan Juni itu, diikuti sebanyak 38 kreator game yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dan sampai pada bulan Agustus, terjaring menjadi 10 peserta terbaik dengan klasifikasi The Most Team, The Most Visual, The Most Audio, The Most Inovatif, The Most Educational In Reality, The Most Cassual, The Most Inspiring, dan juara terbaik 1, 2, dan 3.

Kolaborasi Antarkomunitas

Menurut Artanegara, kegiatan ini merupakan kolaborasi antarkomunitas. Ia mengatakan bahwa BPK tidak bisa menjaga, merawat, mengembangkan, dan melestarikan kebudayaan dengan berjalan sendiri.

Oleh karena itu, katanya, pihaknya tak merasa malu untuk meminta tolong atau melakukan kerjasama dengan pihak swasta, khususnya komunitas-komunitas di lingkungan kerja BPK Wilayah XV.

Pada saat sesi talkshow, tiga pionir penyelenggara kegiatan tersebut menaiki panggung. Di antaranya, Putu Dian Ujiana, tokoh di balik karakter komik Beluluk; Made Oklan Pramana Putra dari Pandora Entertainment;dan Arta Negara sendiri dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV.

Melalui komik Beluluk, dihadapan para tamu undangan, Putu Dian menjelaskan bahwa karakter komik yang ia ciptakan pada tahun 2016 itu bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan sosial melalui sesuatu hal yang baru, yakni komik.

“Karena melalui komik, kritik-kritik sosial dapat tersampaikan dengan lebih Soft dan menghibur, namun tetap pada tujuan utamanya,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Made Oklan, kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan untuk hubungan antarkomunitas yang ada. Sebab, dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh BPK ini, dapat memberikan peluang kepada komunitas-komunitas untuk mengeksplorasi dan mengembangkan proses kreatif mereka.

“Harapan kedepannya, semoga hubungan antara komunitas yang bergerak di bidang game dengan cipta game edukasi budaya ini dapat terjalin dengan baik, sehingga nantinya dapat mengembangkan potensi kebudayaan-kebudayaan lain yang dapat dijadikan game,” imbuhnya.

Sedangkan Artanegara menjelaskan, bahwa ia mengaku mendapat data banyak dari teman-teman komunitas tentang  industri kreatif. Apa yang ia lakukan sebenarnya merupakan suatu sistem pantulan—yang menjadikan komunitas sebagai sasaran utamanya—sehingga dari komunitas itu hasilnya dapat tersalurkan kepada generasi muda.

“Mirisnya, ada beberapa anak muda yang tidak mengerti apa itu subak. Mereka menganggap subak itu adalah sebuah nama desa,” tambahnya sambil tertawa. Menurutnya, itu bukan salah mereka. “Bahwasannya ada kekeliruan kita yang menganggap subak itu sudah terkenal,” katanya.

Penyerahan hadiah kepada juara 1, 2, dan 3 / Foto: Ist

Melalui Kerjasama dari ketiga pihak tersebut, Pandora Entertainment sebagai developer game, Beluluk sebagai desain grafis, dan (BPK) sebagai pihak penyelenggara, di masa yang akan datang, diharapkan subak dapat dipahami sebagaimana makna dan fungsinya. Sehingga, tidak ada generasi muda yang salah mengartikan tentang subak itu sendiri.

Menurut Artanegara, malam penyerahan penerimaan pemenang lomba ini bukan akhir dari kegiatan tersebut. Melainkan sebuah stimulus untuk aksi di tahun-tahun berikutnya.

“Kehadiran mereka (10 besar peserta) ini diharapkan dapat saling berkolaborasi dan sharing antarkomunitas, sehingga kedepannya dapat memberikan sebuah inovasi terbaru tentang industri kreatif,” pungkasnya kepada para tamu undangan yang hadir.

Putu Dian Ujiana menuturkan bahwa ia sangat senang ketika melihat antusias peserta yang mengikuti kegiatan ini, sehingga ia berharap, kegiatan tersebut dapat berkesinambungan, supaya antarkomunitas dapat lebih mengenal dan belajar bersama tentang dunia industri kreatif.

Sementara itu, dari pihak Pandora Entertainment, dengan adanya kegiatan tersebut, ia berharap bahwa industri game di Bali menjadi semakin maju dan lebih terkenal lagi, sehingga dapat melangkah sampai ke tahap international.

MDS Kreatif Sebagai Juara 1

Ada yang unik dari pemenang lomba tersebut. Alih-alih berasal dari Bali, justru hadiah utama didapatkan peserta dari Yogyakarta—yang notabene tidak mengenal subak secara dekat.

Frinka Sutardi Putra yang tergabung dalam team MDS Kreatif Yogyakarta, menjadi juara satu dalam lomba cipta game edukasi budaya malam ini.

Kepada tatkala.co, Selasa (29/08) pemuda dari Jogja ini menuturkan bahwa motivasinya mengikuti lomba ini agar dapat sertifikat dan dapat mengembangkan proses kreatif mereka dalam bidang industri kreatif, khususnya di bidang game.

“Kami mengetahui adanya lomba ini pertama kali dari media sosial. Sebenarnya pekerjaan kami itu membuat game, tetapi game tersebut merupakan pengembangan dari suatu mata pelajaran, jadi satu buku mapel kita jadikan game,” jelasnya.

Jun Bintang saat tampil di acara penyerahan penghargaan pemenang Lomba Cipta Game Edukasi Budaya BPK XV / Foto: Dok. @gapul.dwija

Ia menambahkan, proses pembuatan game dengan waktu satu bulan dan konsep yang agak ribet, membuat mereka harus memulai dari nol. “Tetapi alhamdulillah terselesaikan tepat pada waktunya,” katanya sembari bersyukur.

Menurut Putra, kendala yang dialami pada saat proses pembuatan game tersebut adalah, pihaknya harus mempelajari, riset, apa itu subak terlebih dahulu. “Pada awalnya kami sempat menganggap bahwa subak itu nama daerah. Tapi setelah riset, kami baru tahu kalau subak itu sistem irigasi masyarakat Bali,” ujarnya malu-malu.

Dengan adanya kegiatan semacam ini, pemuda yang akrab dipanggil Putra itu—yang sekaligus perwakilan dari MDS Kreatif—mempunyai harapan, kegiatan-kegiatan inovatif seperti ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan. “Sehingga, apa yang kami berikan nantinya dapat berguna untuk masyarakat,” pungkasnya, sesaat sebelum kembali ke tempat duduk.

Sebelum acara ditutup, Jun Bintang dengan tembang hitsnya Satya, membuat suasana semakin meriah. Para tamu undangan merasa terhibur ketika penyanyi dengan topi yang khas itu mulai memainkan gitarnya. Dengan diiringi alunan saxophone, I Made Juniartha—vokalis Jun Bintang—menyanyikan lagu-lagunya dengan penuh enerjik. Tamu undangan pun tak tahan untuk tak ikut bernyanyi. Sebuah penutupan yang manis.[T]

Mesaba di Subak Aya Pemanis, Penebel, Tabanan: Dari Upacara Air ke Kuning Padi
Bertambah, Jumlah Subak di Buleleng Sebagai Penerima Hibah BKK Provinsi Bali
Dari Aliansi Subak sampai Proses Menjaga Kedaulatan Kerajaan Bali: Memandang Batur dari Jendela Sastra
Lekuk Liku Subak Poh Asem – Surga Tersembunyi di Bali Utara
Tags: BudayaBudaya Baligamesubak
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cak Air “GanggaRam”: Seni Pertunjukan Baru di Air Terjun

Next Post

Empat Tahap Proses Kreatif Dalang Wayang Bali

Yudi Setiawan

Yudi Setiawan

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails
Next Post
Tak Henti Melaju: Wayang Bali Dari Tradisi Menuju Masa Kini

Empat Tahap Proses Kreatif Dalang Wayang Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini
Budaya

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

by tatkala
May 1, 2026
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’
Khas

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya
Gaya

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

by tatkala
May 1, 2026
Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya
Esai

Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya

TIAP tanggal satu Mei tiba, ingatan kita biasanya langsung tertuju pada lautan manusia di jalanan protokol Jakarta. Memori kita terikat...

by Arief Rahzen
May 1, 2026
’Siti Mawarni Ya Incek’: Amarah dalam Nama Tuhan
Ulas Musik

’Siti Mawarni Ya Incek’: Amarah dalam Nama Tuhan

FENOMENA viralnya lagu “Siti Mawarni Ya Incek” tidak bisa dibaca sekadar lagu hiburan digital yang lewat begitu saja. Ia adalah...

by Ahmad Sihabudin
May 1, 2026
SWR Bali Kembali dari Istirahat Panjang, “Palas” Jadi Penanda Babak Baru
Pop

SWR Bali Kembali dari Istirahat Panjang, “Palas” Jadi Penanda Babak Baru

SETELAH hampir satu dekade tenggelam dalam kesibukan masing-masing, SWR Bali akhirnya kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru bertajuk “Palas”. Band...

by Dede Putra Wiguna
May 1, 2026
‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran
Kesehatan

‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran

SUASANA pagi pada Kamis, 30 April 2026, di Wantilan Kuari, Jimbaran, terasa berbeda. Bukan sekadar hiruk-pikuk aktivitas yang terdengar sejak...

by Nyoman Budarsana
April 30, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Problem Keadilan dalam Pembagian Harta Bersama: Dari Norma ke Uji Konstitusi

Dia luka yang tidak pernah benar-benar terlihat dalam putusan pengadilan berkaitan dengan pembagian harta gono gini dalam perpisah/pecahnya perkawinan  karena...

by I Made Pria Dharsana
April 30, 2026
Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat
Esai

Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

Ilmuwan di Persimpangan Zaman Nama J. Robert Oppenheimer selalu menghadirkan paradoks: seorang ilmuwan jenius yang sekaligus menjadi simbol kegelisahan moral...

by Agung Sudarsa
April 30, 2026
Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  
Panggung

Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

SEJAK dibentuk pada 2008 di Bali, Dialog Dini Hari konsisten mempertahankan pendekatan musik yang tenang dan reflektif. Kini, band indie...

by Dede Putra Wiguna
April 30, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

BALI SEDANG KRISIS KEBERANIAN? —‘Cari Aman’, ‘Koh Ngomong’ dan ‘Sing Nyak Uyut’ yang Menghancurkan Bali

— Catatan Harian Sugi Lanus, 29 April 2026 Di permukaan dan kasat mata: Bali sedang menghadapi darurat sampah. Pengerusakan hutan...

by Sugi Lanus
April 30, 2026
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik
Tualang

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

by Chusmeru
April 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co