16 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Bali, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Menjadikan Subak Sebagai Game Inovatif

Yudi Setiawan by Yudi Setiawan
August 30, 2023
in Khas
Di Bali, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Menjadikan Subak Sebagai Game Inovatif

Penyerahan hadiah kepada juara 1, 2, dan 3, Lomba Cipta Game Inovasi | Foto: Ist

SORE ITU, di atas panggung kecil, sederhana, tapi elegan, lagu berjudul Sempurna milik Andra and The Backbone, dinyanyikan seorang wanita cantik dengan iringan keyboard, menyambut para tamu undangan yang mulai berdatangan.

Panggung kecil dengan dekorasi tokoh Beluluk—komik digital karya kartunis muda Putu Dian Ujiana—itu menjadi pusat perhatian. Panggung tersebut sebagai titik pusat malam penyerahan penghargaan kepada pemenang Lomba Cipta Game Edukasi Budaya Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Bali-NTB yang memacak tema “Subak Adventure: Eksplorasi Subak Bali”.

Acara tersebut berlangsung di Café Casa Bunga, Renon, Denpasar Selatan, Selasa (29/08/2023). Sebelum acara dimulai, tampak satu persatu tamu undangan mulai memenuhi kursi yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara.

Suasana sebelum acara dimulai / Foto: Dok. tatkala.co

Selain penyerahan penghargaan kepada para kreator game terbaik, acara tersebut juga diisi dengan taklshow seputar dunia kreatif dan hiburan.

Sekadar informasi, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) merupakan unit pelaksana teknis (UPT) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang berada di daerah dengan tugas melaksanakan pelestarian cagar budaya dan objek pemajuan kebudayaan.

Perlu diketahui, urusan cagar budaya dan nilai budaya dulu dinaungi  Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) dan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB). Namun, sejak adanya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI No. 33 Tahun 2022, BPCB dan BPNB melebur menjadi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK).

Sementara itu, sampai saat ini, sudah ada 23 BPK di seluruh Indonesia. Dan seperti yang sudah disinggung di awal, Bali dan NTB termasuk ke dalam wilayah 15 Balai Pelestarian Kebudayaan. Dan lomba cipta game edukasi budaya—yang puncak acaranya dimeriahkan oleh Grup Bondres Rare Kual dan musik pop Bali Jun Bintang itu—merupakan salah satu program kerja BPK Wilayah XV.

Kepada tatkala.co, I Gusti Agung Gede Artanegara, selaku Kapokja Pencatatan dan Pendokumentasian BPK Wilayah XV menuturkan bahwa tujuan dari adanya Lomba Cipta Game Edukasi Budaya ini adalah salah satu upaya untuk mengenalkan subak—organisasi kemasyarakatan yang khusus mengatur sistem pengairan sawah (irigasi) yang digunakan dalam bercocok tanam padi di Bali—kepada generasi muda.

Suasana acara saat dimulai / Foto: Ist

“Subak sudah ditetapkan menjadi warisan dunia oleh UNESCO. Maka acara ini merupakan sebuah upaya untuk menyebarluaskan informasi terkait dengan subak kepada generasi muda,” ujarnya.

Sesaat setelah mengisap rokoknya, ia mengutarakan realita bahwa dengan banyaknya program sosialisasi serta pengenalan subak melalui video dan film—yang sudah banyak digaungkan oleh pemerintah—nyatanya masih ada klaster-klaster yang belum tersentuh dan tepat sasaran.

“Karena generasi muda sekarang dekat dengan game, maka game-lah yang dirasa cukup potensial untuk mengenalkan subak kepada generasi muda sekarang,” jelasnya, menggebu.

Perlombaan yang dimulai sejak bulan Juni itu, diikuti sebanyak 38 kreator game yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dan sampai pada bulan Agustus, terjaring menjadi 10 peserta terbaik dengan klasifikasi The Most Team, The Most Visual, The Most Audio, The Most Inovatif, The Most Educational In Reality, The Most Cassual, The Most Inspiring, dan juara terbaik 1, 2, dan 3.

Kolaborasi Antarkomunitas

Menurut Artanegara, kegiatan ini merupakan kolaborasi antarkomunitas. Ia mengatakan bahwa BPK tidak bisa menjaga, merawat, mengembangkan, dan melestarikan kebudayaan dengan berjalan sendiri.

Oleh karena itu, katanya, pihaknya tak merasa malu untuk meminta tolong atau melakukan kerjasama dengan pihak swasta, khususnya komunitas-komunitas di lingkungan kerja BPK Wilayah XV.

Pada saat sesi talkshow, tiga pionir penyelenggara kegiatan tersebut menaiki panggung. Di antaranya, Putu Dian Ujiana, tokoh di balik karakter komik Beluluk; Made Oklan Pramana Putra dari Pandora Entertainment;dan Arta Negara sendiri dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV.

Melalui komik Beluluk, dihadapan para tamu undangan, Putu Dian menjelaskan bahwa karakter komik yang ia ciptakan pada tahun 2016 itu bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan sosial melalui sesuatu hal yang baru, yakni komik.

“Karena melalui komik, kritik-kritik sosial dapat tersampaikan dengan lebih Soft dan menghibur, namun tetap pada tujuan utamanya,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Made Oklan, kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan untuk hubungan antarkomunitas yang ada. Sebab, dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh BPK ini, dapat memberikan peluang kepada komunitas-komunitas untuk mengeksplorasi dan mengembangkan proses kreatif mereka.

“Harapan kedepannya, semoga hubungan antara komunitas yang bergerak di bidang game dengan cipta game edukasi budaya ini dapat terjalin dengan baik, sehingga nantinya dapat mengembangkan potensi kebudayaan-kebudayaan lain yang dapat dijadikan game,” imbuhnya.

Sedangkan Artanegara menjelaskan, bahwa ia mengaku mendapat data banyak dari teman-teman komunitas tentang  industri kreatif. Apa yang ia lakukan sebenarnya merupakan suatu sistem pantulan—yang menjadikan komunitas sebagai sasaran utamanya—sehingga dari komunitas itu hasilnya dapat tersalurkan kepada generasi muda.

“Mirisnya, ada beberapa anak muda yang tidak mengerti apa itu subak. Mereka menganggap subak itu adalah sebuah nama desa,” tambahnya sambil tertawa. Menurutnya, itu bukan salah mereka. “Bahwasannya ada kekeliruan kita yang menganggap subak itu sudah terkenal,” katanya.

Penyerahan hadiah kepada juara 1, 2, dan 3 / Foto: Ist

Melalui Kerjasama dari ketiga pihak tersebut, Pandora Entertainment sebagai developer game, Beluluk sebagai desain grafis, dan (BPK) sebagai pihak penyelenggara, di masa yang akan datang, diharapkan subak dapat dipahami sebagaimana makna dan fungsinya. Sehingga, tidak ada generasi muda yang salah mengartikan tentang subak itu sendiri.

Menurut Artanegara, malam penyerahan penerimaan pemenang lomba ini bukan akhir dari kegiatan tersebut. Melainkan sebuah stimulus untuk aksi di tahun-tahun berikutnya.

“Kehadiran mereka (10 besar peserta) ini diharapkan dapat saling berkolaborasi dan sharing antarkomunitas, sehingga kedepannya dapat memberikan sebuah inovasi terbaru tentang industri kreatif,” pungkasnya kepada para tamu undangan yang hadir.

Putu Dian Ujiana menuturkan bahwa ia sangat senang ketika melihat antusias peserta yang mengikuti kegiatan ini, sehingga ia berharap, kegiatan tersebut dapat berkesinambungan, supaya antarkomunitas dapat lebih mengenal dan belajar bersama tentang dunia industri kreatif.

Sementara itu, dari pihak Pandora Entertainment, dengan adanya kegiatan tersebut, ia berharap bahwa industri game di Bali menjadi semakin maju dan lebih terkenal lagi, sehingga dapat melangkah sampai ke tahap international.

MDS Kreatif Sebagai Juara 1

Ada yang unik dari pemenang lomba tersebut. Alih-alih berasal dari Bali, justru hadiah utama didapatkan peserta dari Yogyakarta—yang notabene tidak mengenal subak secara dekat.

Frinka Sutardi Putra yang tergabung dalam team MDS Kreatif Yogyakarta, menjadi juara satu dalam lomba cipta game edukasi budaya malam ini.

Kepada tatkala.co, Selasa (29/08) pemuda dari Jogja ini menuturkan bahwa motivasinya mengikuti lomba ini agar dapat sertifikat dan dapat mengembangkan proses kreatif mereka dalam bidang industri kreatif, khususnya di bidang game.

“Kami mengetahui adanya lomba ini pertama kali dari media sosial. Sebenarnya pekerjaan kami itu membuat game, tetapi game tersebut merupakan pengembangan dari suatu mata pelajaran, jadi satu buku mapel kita jadikan game,” jelasnya.

Jun Bintang saat tampil di acara penyerahan penghargaan pemenang Lomba Cipta Game Edukasi Budaya BPK XV / Foto: Dok. @gapul.dwija

Ia menambahkan, proses pembuatan game dengan waktu satu bulan dan konsep yang agak ribet, membuat mereka harus memulai dari nol. “Tetapi alhamdulillah terselesaikan tepat pada waktunya,” katanya sembari bersyukur.

Menurut Putra, kendala yang dialami pada saat proses pembuatan game tersebut adalah, pihaknya harus mempelajari, riset, apa itu subak terlebih dahulu. “Pada awalnya kami sempat menganggap bahwa subak itu nama daerah. Tapi setelah riset, kami baru tahu kalau subak itu sistem irigasi masyarakat Bali,” ujarnya malu-malu.

Dengan adanya kegiatan semacam ini, pemuda yang akrab dipanggil Putra itu—yang sekaligus perwakilan dari MDS Kreatif—mempunyai harapan, kegiatan-kegiatan inovatif seperti ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan. “Sehingga, apa yang kami berikan nantinya dapat berguna untuk masyarakat,” pungkasnya, sesaat sebelum kembali ke tempat duduk.

Sebelum acara ditutup, Jun Bintang dengan tembang hitsnya Satya, membuat suasana semakin meriah. Para tamu undangan merasa terhibur ketika penyanyi dengan topi yang khas itu mulai memainkan gitarnya. Dengan diiringi alunan saxophone, I Made Juniartha—vokalis Jun Bintang—menyanyikan lagu-lagunya dengan penuh enerjik. Tamu undangan pun tak tahan untuk tak ikut bernyanyi. Sebuah penutupan yang manis.[T]

Mesaba di Subak Aya Pemanis, Penebel, Tabanan: Dari Upacara Air ke Kuning Padi
Bertambah, Jumlah Subak di Buleleng Sebagai Penerima Hibah BKK Provinsi Bali
Dari Aliansi Subak sampai Proses Menjaga Kedaulatan Kerajaan Bali: Memandang Batur dari Jendela Sastra
Lekuk Liku Subak Poh Asem – Surga Tersembunyi di Bali Utara
Tags: BudayaBudaya Baligamesubak
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cak Air “GanggaRam”: Seni Pertunjukan Baru di Air Terjun

Next Post

Empat Tahap Proses Kreatif Dalang Wayang Bali

Yudi Setiawan

Yudi Setiawan

Penulis tinggal di Singaraja

Related Posts

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails
Next Post
Tak Henti Melaju: Wayang Bali Dari Tradisi Menuju Masa Kini

Empat Tahap Proses Kreatif Dalang Wayang Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pesta Kesenian Bali, Ya Dibuka Gubernur Bali
Esai

Pesta Kesenian Bali, Ya Dibuka Gubernur Bali

MENJELANG pembukaan Pesta Kesenian Bali 2026, perhatian publik justru tidak tertuju pada tarian, tabuh-tabuh baru, atau tema yang diusung tahun...

by Dede Putra Wiguna
June 16, 2026
Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026:  Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik
Panggung

Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

INI adalah pertunjukan seni panggung. Namun, stage proscenium itu dimeriahkan dengan foto-foto indah dan bersejarah. Bidikan aktivitas budaya, bangunan bersejarah...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Bangsa yang Kehilangan Waktu untuk Membaca
Esai

Bangsa yang Kehilangan Waktu untuk Membaca

BEBERAPA waktu lalu saya sengaja mampir ke sebuah toko buku di Malang yang pernah menjadi tempat favorit saya semasa mahasiswa....

by Ahmad Fatoni
June 15, 2026
Lantik 123 PNS Formasi 2024, Bupati Sutjidra: Junjung Tinggi Nilai BerAKHLAKdan Pelayan Terbaik bagi Masyarakat Buleleng
Pemerintahan

Lantik 123 PNS Formasi 2024, Bupati Sutjidra: Junjung Tinggi Nilai BerAKHLAKdan Pelayan Terbaik bagi Masyarakat Buleleng

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra secara resmi mengambil sumpah/janji serta menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi...

by tatkala
June 15, 2026
Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026

DALAM suasana yang akrab, pandangan orang-orang masih tertuju ke depan, tepatnya pada dua remaja yang berupaya menjaga suasana hati audiens...

by Ingga Adelia
June 15, 2026
Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif
Pendidikan

Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

JARI-jari mereka bergerak cepat di atas layar gawai dan laptop. Di beberapa ruang kelas SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam),...

by Dede Putra Wiguna
June 15, 2026
Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I
Panggung

Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I

ANAK-anak ini tampak tenang dan santai. Mereka duduk manis di atas karpet di teras Museum Taman Budaya, Art Center Provinsi...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
Pemerintahan

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Om Swastyastu, Atas nama Pemerintah Kabupaten Buleleng dan pribadi, kami I Nyoman Sutjidra, Bupati Buleleng, bersama Gede Supriatna, Wakil Bupati...

by tatkala
June 15, 2026
Tari Siwanataraja, Simbol Awal Penciptaan yang Selalu Hadir dalam Peed Aya Pesta Kesenian Bali
Panggung

Peed Aya PKB 2026, Seni Keberlanjutan

PEMENTASAN Peed Aya serangkaian dengan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) selalu ada yang baru, dan pastinya menarik. Arak-arakan barisan yang...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Akurasi Sendratari ‘Lubdhaka Lelana’ Merefleksikan Tema ‘Atma Kerthi’ dalam PKB 2026
Ulas Pentas

Akurasi Sendratari ‘Lubdhaka Lelana’ Merefleksikan Tema ‘Atma Kerthi’ dalam PKB 2026

MENERJEMAHKAN tema Pesta Kesenian Bali (PKB) ke dalam seni pertunjukan kerap menjadi tantangan bagi para seniman. Pertama, tema-tema PKB dirumuskan...

by I Nyoman Darma Putra
June 15, 2026
Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali
Ulas Rupa

Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali

SEBUAH pertanyaan tidak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik kalimat pendek, “What’s for Dinner?” atau “Mau makan malam apa?”,...

by Oka Rusmini
June 15, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Wisatawan Eropa Masih Menjadi Andalan Indonesia

MASA tinggal terlama wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia didominasi oleh wisatawan asal negara-negara Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan Eropa...

by Chusmeru
June 15, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co