14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Putu Bagus Sastra, Pelukis Cilik Itu Meraih Medali Emas Porsenijar Bali 2023

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
June 27, 2023
in Persona
Putu Bagus Sastra, Pelukis Cilik Itu Meraih Medali Emas Porsenijar Bali 2023

Putu Bagus Sastra memegang lukisan | Foto: Bakti Wiyasa

SESUNGGUHNYA bukanlah hal yang mengherankan jika I Putu Bagus Sastra meraih medali emas dalam Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Provinsi Bali tahun 2023 ini.

Ia bukanlah pelukis kemarin sore. Sejak kecil ia sudah terbiasa melakukan pameran karya dan beberapa kali mendapatkan juara tingkat nasional, bahkan internasional.

Namun begitu, medali emas ini tetap membuatnya bangga dan gembira. Medali emas ini penting bagi perkembangan karirnya sebagai pelukis, apalagi usianya masih sangat muda.

“Medali ini sangat penting bagi saya. Ini sangat membanggakan,” ujar Bagus Sastra.

Pada Porsenijar ini Bagus Sastra turun pada lomba  Seni Lukis Peringkat SD. Ia menjadi duta Kabupaten Badung, dan berlomba di Gedung SMK N 5 Denpasar, 26 Juni 2023.

“Pada lomba itu, saya menerapkan teknik aqurel dengan media cat air di atas kertas,” katanya.

Lukisan karya Bagus Sastra yang meraih medali emas dalam Porsenijar Bali 2023 | Foto: Bakti Wiyasa

Bagus Sastra adalah siswa dari SDN 3 Dalung Kuta Utara. Pada proses lomba untuk ikut Porsenijar Bali ini ia melewati masa pembinaan dari tingkat Kecamatan Kuta Utara, lalu pembinaan di Kabupaten Badung.

“Proses pembinaan saya ikuti terus,” katanya.

Di tingkat Kabupaten Badung ia meraih juara 1 dan terpilih mewakili Badung dalam Porsenijar Bali 2023 tingkat Provinsi. Dan dalam ajang yang melibatkan juri senior dari ISI Denpasar itu, Bagus Sastra berhasil meraih yang terbaik dan mendapatkan medali emas.

Pameran dan Penghargaan

Bagus Sastra memang pelukis sejak kecil. Bakatnya itu merunkan dari ayahnya, Bakti Wiyasa, yang memang seorang pelukis jebolan sekolah tinggi di Yogyakarta. Dengan ketekunan berlatih, ia secara perlahan mengikuti jejak ayahnya sebagai pelukis yang baik, bahkan mungkin suatu saat nanti bisa mengalahkan ayahnya.

Bagus Sastra memegang lukisannya | Foto: Bakti Wiyasa

Bagus Sastra memiliki pengalaman berpameran sejak usianya masih sangat belia. Pada  2020 ia ikut dalam  Pameran Seni Lukis dan workshop “ Semara Turida, Kisah Cinta Ni Pollok Le Mayeur di Bali”, di Ruang Pameran UPTD Museum Le Mayeur

Masih di tahun yang sama, tahun 2020, ia ikut Pameran lukisan “Tinggalan Budaya Agraris” di Teba Kangin Space Pemanis, Tabanan. Kemudian ia menunjukkan karya-karyanya dalam Pameran dan workshop seni lukis “Mengenal Budaya Agraris “ di Puri Anyar Kerambitan.

Sebelumnya, tahun 2019, ia bahkan ikut dalam  Pameran “Festival Seni Rupa Anak Indonesia 2019” di Galeri Nasional Indonesia   Jakarta. Lalu, ikut Pameran “Ngawiwit” Perupa Tabanan Di Museum Subak Tabanan, dan Pameran “New Earth Festival” Di New Earth Heven Keliki Ubud.

Sebelumnya lagi, di tahun 2018, ia memajang karya-karyanya dalam  Pameran Titian Art Space Di Ubud Bali. Dua tahun sebelumnya, tahun 2016   , ia menggelar karya pada  Pameran dan Workshop Seni Lukis di Rumah Budaya Penggak Men Mersi, Denpasar.

Saat usinya sangat belia, di tahun 2014, Bagus Sastra bahkan sudah memajang karya dalam Pameran Lukisan Rare Bali Festival 2014 di Rumah Budaya Penggak Men Mersi, Denpasar.

Bicara penghargaan, Bagus Sastra sempat meraih Penghargaan lomba mewarnai dari Denpasar Children Centre School tahun 2015. Tahun 2018 ia mendapatkan Titian Prize Children Finalist 2017 dan pada tahun 2020 mendapatkan Titian Prize Children Finalist 2019.

Sejumlah Karya

Ingin tahu seperti apa karya-karya lukis Bagus Sastra? Inilah karya-karya dia yang menunjukkan kematangan da dalam menggoreskan warna di atas kertas atau kanvas.

“TOGOG PENYARIKAN AGUNG “, Artist : Bagus Sastra,  Media : Charcoal, Soft Crayon pastel, Acrilik on Hard Paper, Size : 105 cm x 73 cm, Tahun: 2020

Karya lukisan ini berjudul “Togog Penyarikan Agung”. Karya ini merupakan lukisan yang diambil dari  foto objek asli di sebuah situs bersejarah di Kawasan Denpasar.

Lukisan ini menggunakan teknik kering dan teknik basah bagian drawing menggunakan charcoal, soft pastel crayon, bagian latar belakang dominan menggunakan cat akrilik.

Togog Penyarikan Agung penting dilukiskan kembali sebagai sumber pengetahuan tatanan masalalu yang sejatinya masih tercerap dimasa kini dalam tatanan kerama Bali.

Lukisan ini menghadirkan kembali togog pemujaan atau pengerestiti pemimpin dalam mengayomi, mengatur kerama adat di sebuah wilayah ditandai dengan mata medelik menyimak dinamika kehidupan masyrakat, kumis jempe sebagai penanda ketegasan, tubuh tegap dan tangan memegang lontar catatan data kerama desa. 

“TOGOG PRABU SINGA & JRO BIKUL, DESA DADIA TABANAN“ # 1, Artist : Bagus Sastra, Media : Watercolour on Paper, Size : 43 cm x 59 cm, Tahun: 2020

Lukisan Bagus Sastra ini berjudul “Togog Prabu Singa & Jero Ketut (Bikul) # 1 . Karya ini merupakan sebuah lukisan yang bersumber dari temuan langsung tinggalan budaya berupa sendi sebuah sanggah di suatu pondokan kuno di Desa Dadia Tabanan Bali. 

Posisi sanggah ini ada di hulu Desa Dadia, juga merupakan hulu sebuah subak dadia dan subak Blangkunang dekat situs Pura Jambelangu Babahan.

Kuat dugaan ini merupakan sebuah pengerestiti agraris terkait dengan pengedali hama tikus di subak. Bagus Sastra memotret dengan smartphone-nya saat menyusuri desa-desa tua di Penebel bersama ayahnya yang juga seorang perupa, yang juga penggiat penyadaran pelestarian situs dan ritus kuno di Bali.

Bagus Sastra kemudian melukisnya objek togog unik ini berkali-kali di studio ayahnya di Desa Pemanis Tabanan. Lewat lukisan ini kita diajak menyadari ragam khasanan local wisdom budaya Bali yang adi luhung namun kini mulai jarang dipahami.

Cerita Bergambar

Bagus Sastra kini juga menekuni cerita bergambar. Ia memang senang membaca cerita-cerita lewat internet, buku, dan cerita-cerita langsung dari para orang tua di desanya di Pemanis, Tabanan.

Cerita itu kemudian ia terjemahkan dalam bentuk gambar dan ia kumpulkan dengan rapi. Ia bahkan merencanakan akan menerbitkan buku-buku cerita bergambar dalam waktu dekat ini.

“Saya suka pada cerita, lalu cerita saya gambarkan. Semoga nanti bisa diterbitkan jadi buku,” katanya.

Salah satu cerita yang disukai Bagus Sastra adalah cerita tentang I Lutung yang merupakan cerita rakyat dari Bali. Ia sudah menyelesaikan satu seri cerita bergambar tentang I Lutung.

“Saya suka cerita I Lutung,” kata Bagus Sastra. [T]

“Direct Message”, Perayaan Diri dan Buah Pikiran Djaja Tjandra Kirana
“Ekara” Nyoman Erawan’s Visual Verse
Dibutuhkan Seni yang Menggugat | Dari Pameran ArtOs Nusantara
Tags: pelukispelukis cilikPorsenijar BaliSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pameran Seni Lukis dan Fotografi Djaja Tjandra Kirana:  Merayakan Perjalanan 60 Tahun Berkarya

Next Post

Biografi [Bukan] Malin Kundang

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails

Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

by Made Adnyana Ole
February 28, 2026
0
Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

SUDAH sejak lama Wahyu Ardi dikenal sebagai sutradara dan penulis naskah drama modern, baik berbahasa Bali maupun bahasa Indonesia. Lalu,...

Read moreDetails

Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

ANA seorang siswi yang tidak disebutkan secara jelas sekolahanya tidak menyukai bahasa Bali, bahkan tidak pernah memakai Bahasa itu dalam...

Read moreDetails

I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

I Made Sunaryana terpilih sebagai Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII. Itu artinya, karya...

Read moreDetails

Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

by Made Adnyana Ole
February 27, 2026
0
Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

Sakewala, ada ané makleteg di tangkahné. “Bagus Sutedja sané nuwé panjak akéh, tur sugih, prasida  kamatiang, apa buin kulawargan tiangé, rumasuk Ngurah, pasti sing...

Read moreDetails
Next Post
Telenovela

Biografi [Bukan] Malin Kundang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co