13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar dari Kekecewaan — Kisah Atlet Muaythai Buleleng di Porprov Bali 2022

Komang Karuni by Komang Karuni
January 2, 2023
in Khas
Belajar dari Kekecewaan — Kisah Atlet Muaythai Buleleng di Porprov Bali 2022

Saya (Komang Karuni) harus puas berada di tempat kedua cabor muaythai Porprov Bali 2022

AKU ATLET MUAYTHAI dari Buleleng. Pada pergelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV tahun 2022 aku turut bertanding memperkuat kontingen Buleleng. Dan, saya mendapatkan medali, tapi saya merasa kecewa dan sedih.  

Aku tidak bisa menyumbangkan medali emas di Porprov itu. Tidak terasa air mata membasahi pipiku. Hatiku bagaikan dicambuk-cambuk, akibat dari rasa kecewa yang mendalam.

Rasanya lebih baik pukulan tangan lawan mendarat di wajahku daripada menerima rasa sakit ini. Aku harus berada di podium  kedua, tidak di podium satu. Suatu kehormatan bagi diriku jika bisa berada di podium satu dan bisa mempersembahkan emas untuk kabupaten tercintaku, Kabupaten Buleleng.

Aku Komang Karuni, seorang atlet Muaythai—olah raga bela diri dari Thailand yang sudah resmi dipertandingkan di Porprov tahun 2022.

Pada Porprov kali ini aku berlaga di nomor kelas under 57 kg dan harus menghadapi lawan-lawan dari kabupaten lain. Porprov Bali diikuti 9 kabupaten/kota yang ada di Bali dan Porprov, aku rasa, memang sebagai ajang pertaruhan nama kabupaten.

Aku bertekad menyumbangkan emas untuk kabupaten Buleleng pada Porprov itu dan berada di podium satu.  Dan aku berjuang jauh-jauh hari sebelum Porprov dimulai.

Kalau di ingat-ingat lagi, perjuangan untuk menjadi tim Porprov tidaklah mudah. Banyak proses yang harus aku lalui sebagai atlet yang bisa membawa harum nama Kabupaten Buleleng.

Saat bertanding di Porprov Bali tahun 2022

Aku masuk menjadi tim Porprov sangatlah tidak mudah, mulai dari latihan, dan proses yang dilalui tidaklah singkat. Semua proses membutuhkan fisik dan mental yang kuat dan tahan banting.

Selama mengikuti latihan aku benar benar memiliki beban yang sangat berat dan tertekan. Sebagai atlet, aku harus menjalani latihan yang begitu keras dan melelahkan, Selain itu, aku harus menghadapi didikan pelatih yang sangat keras, mulai dari cara pelatih melatih fisik dan mentalku.

Kadang aku ingin berhenti, tapi aku teringat dengan misi awalku sebelum memutuskan masuk di tim Porprov, yaitu bisa membawa harum nama kabupaten, keluargku dan tim muaythai-ku.

Muaythai sudah menjadi tempat ternyaman untukku, apalagi aku merasakan mendapatkan keluarga baru di muaythai ini. Aku merasa, aku dirangkul dan dituntun untuk menjadi orang yang berguna bagi diriku sendiri, keluarga dan semua orang .

Di cabang olahraga muaythai aku bisa mendapatkan apa itu arti kehidupan yang bisa bermanfaat. Karena muaythai aku bisa mengekspresikan diriku, dan muaythai adalah  sebagai salah satu tempat  untuk diriku menjadi seseorang yang bisa berguna bagi semua orang khususnya untuk diriku sendiri dan keluargaku.

Meski hanya mendapatkan medali perak, aku menyadari, segala hal sudah aku temukan selama menjadi seorang atlet. Apalagi di Porprov tahun 2022 ini ada banyak cerita yang membuat aku menangis, tertawa, kecewa hingga menyayat hatiku.

Hasil yang aku raih di Porprov membuat aku perpikir bahwa segala perjuanganku telah sia-sia karena aku tidak bisa memberikan emas untuk Kabupaten Buleleng.

Di medan laga ini aku sudah sangat berjuang mulai dari menghadapi lawan dari Denpasar yang cukup tangguh bagiku. Meski menghadapi lawan-lawan yang tangguh, aku tidak berhenti berjuang demi mendapatkan medali emas.

Namun perjuanganku terputus di babak final, di mana aku harus menghadapi tuan rumah yaitu Gianyar.

Air mata kekecewaanku tidak bisa kubatasi karena bukan aku saja yang kecewa, melainkan juga kontingen muaythai Buleleng, karena harus bisa menerima berada di posisi juara umum ketiga.. Pencapaian ini jauh dari prekdisi pelatihku.

Gede Sudarma, yang sering dipanggil Buda merupakan pelatih andalanku menargetkan Kontingen Buleleng sebagai juara umum 1. Namun kontingen Buleleng hanya bisa meraih juara umum 3. Semua itu karena masing masing kabupaten di Bali sudah cukup kuat untuk bersaing di cabor muaythai ini.

Kontingen Buleleng menyiapkan 17 atlet untuk berlaga di Porprov tahun 2022  yakni 15 atlet  bermain di nomor  laga dan 2 atlet bermain di nomor seni, yaitu waikru.

Pencapaian atlet-atlet secara umum cukup memuaskan karena. Dari 17 atlet, sebanyak 16 atlet sudah meraih medali, yakni 3 medali emas, 10 perak dan 3 medali perunggu.

Bersama atlet-atlet muaythai Buleleng

Wayan Tarik sebagai manager di cabor muaythai mengatakan kontingen Buleleng harus lebih bekerja keras lagi untuk Porprov yang akan datang, karena 9 kabupaten/kota yang ikut serta dalam porprov sudah mulai bersaing dan tangguh-tangguh.

“Jjika kita tidak berkerja keras lagi, maka kontingen Buleleng tidak bisa lagi merebut juara umum 1 di Bali,” katanya.

Kontingen Buleleng harus cukup berbangga karena tidak pulang dengan tangan kosong di ajang bergensi, Porprov tahun 2022. Semua pencapaian yang sudah diterima perlu ditingkatkan lagi agar kontingen Buleleng bisa berjaya lagi di medan laga khususnya di cabor muaythai. Karena di ajang Porprov adalah ajang petaruhan nama kabupaten.

Belajar dari kekeceawaanku, memang banyak hal yang perlu aku dan tim kontingen Buleleng  harus tingkatkan jika ingin merebut juara umum 1 di Porprov yang akan datang. Karena berjuang saja tidak cukup, melainkan juga berlatih, berdoa, dan fokus dengan apa yang sudah direncanakan.

Sebagai atlet, lelah boleh, tapi jangan menyerah sampai titik perjuangan yang penghabisan. [T]

Sabet Dua Emas, Xiangqi Buleleng Juara Umum II di Porprov Bali 2022
Porprov dan Singa Ambara Raja Cup: Sebuah Usul untuk PBVSI Buleleng
Dulu 55 Emas, Kini Target 60 Dapatnya 75 Emas, Begitulah Buleleng di Porprov 2022
Tags: olahragaolahraga muaythaiPorprov Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Antara Cemas dan Sukacita Tak Dapat Dipilih | Catatan Puisi “Desember” Karya Tan Lioe Ie

Next Post

Savana Nusu, Tempat Healing Instagramable Kekinian di Kubu, Karangasem

Komang Karuni

Komang Karuni

Atlet muaythai Buleleng. Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Savana Nusu, Tempat Healing Instagramable Kekinian di Kubu, Karangasem

Savana Nusu, Tempat Healing Instagramable Kekinian di Kubu, Karangasem

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co