3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Momen-Momen Bahagia Guru di Hari Guru

Dewi Yudiarmika by Dewi Yudiarmika
November 30, 2022
in Esai
Momen-Momen Bahagia Guru di Hari Guru

Dewi Yudiarmikan | Foto: Dok Pribadi

GURU SEPATUTNYA digugu dan ditiru. Setiap apa pun yang baik-baik, yang dianjurkan kepada siswa, semestinya dapat juga dilakukan oleh guru.

Contohnya banyak. Misalnya, guru juga turut dalam lomba-lomba, juga ikut menjadi petugas pada momen-momen perayaan hari-hari penting.

Kegiatan yang dilakukan siswa, dilakukan juga oleh guru. Itu berguna sebagai pembuktian bahwa guru juga bisa melakukan, bukan melulu bisa memerintah.

Izinkan saya, sebagai guru, bercerita tentang Hari Guru. Setiap tanggal 25 November, lagu Hymne Guru berkumandang dengan gegap-gempita, dinyanyikan bersama sebagai salah satu bentuk menghargai jasa guru yang telah membangun insan cendikia.

SMP Negeri 4 Singaraja, tempat saya mengajar, selalu hadir dengan perayaan yang kreatif. Selain menjadi petugas upacara bendera, saya juga turut dalam lomba antar-MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran).

Selama menyandang status sebagai pengajar, saya mengingat tiga momen penting dalam perayaan Hari Guru.

Pertama, ketika saya menjadi petugas upacara. Bahkan dua kali. Saya menjadi pembaca susunan acara dan terakhir menjadi petugas pengibar Sang Saka Merah Putih.

Jika ditanya tentang perasaan, tentu bangga sebab diberi kepercayaan untuk turut andil pada acara sakral ini. Lalu, manakah yang lebih sulit, membaca sususn acara atau menjadi petugas pengibar Sang Saka Merah Putih?

Kedua-duanya memiliki kesulitan atau kendala tersendiri. Jika salah ucap atau keliru saat membacakan susunan acara, itu bisa memengaruhi hal lain, termasuk mental kita. Namun syukur selama bertugas, saya selalu lancar membacanya, meski kemungkinan masih ada yang kurang baik.

Misal, cara baca harus begini, gerakan mesti begini dan lain halnya. Paling tidak saya bisa mengemban dengan baik, penuh yakin, dan maksimal tugas yang menuntut siswa untuk bisa berada di posisi yang sama.

Kedua, mengikuti lomba antar-MGMP. Agar perayaan lebih bermakna dan memiliki nilai kenangan yang maksimal, panitia merancang beberapa perlombaan. Jika tahun lalu diadakan lomba menyanyi duet dan joged berpasangan (bukan joget dalam artian negatif ya, Teman-teman), maka tahun ini diadakan lomba memasak, menyanyi duet, dan peragaan busana kerja.

Semua lomba tersebut tentu bertujuan untuk melatih kekompakan dalam kelompok, memupuk jiwa kompetisi tinggi sebab akan menjadi contoh untuk siswa, dan terakhir sebagai ajang seru-seruan agar tidak melulu tentang belajar, mengajar, administrasi, dan lain-lain meski dalam hal ini juga bisa disebut belajar dan mengajar.

Tahap pertama saya mewakili MGMP untuk ikut lomba menyanyi duet. Berpikir menyanyi dengan kondisi tidak bisa bernyanyi adalah beban baru bagi saya. Setiap saat saya berlatih sendiri maupun dengan pasangan duet yang dibantu coach tersayang (suami) dan tidak terlepas dari adanya faktor keberuntungan, akhirnya suara pas-pasan ini mampu mempersembahkan juara I untuk MGMP Bahasa Indonesia.

Selanjutnya, tahap kedua saya mewakili MGMP dalam lomba peragaan busana kerja. Bayangkan yang biasanya berjalan dengan sembarangan dituntut untuk bisa berlenggak-lenggok di panggung dan menunjukkan keanggunan juga keserasian gerak dengan pasangan; kaku dan terkesan terburu-buru pastinya. Namun, agar lain dari yang lain maka permainan konsep adalah jalannya. Jalan menuju juara I.

Ketiga adalah momen yang mengarukan sekaligus mencemaskan. Haru, ketika banyak siswa yang menyayangi dan berlomba memberi bingkisan, merayakan pesta kecil di dalam kelas, dan menyemangati guru ketika turut dalam kegiatan-kegiatan tertentu di sekolah.

Beberapa teman guru juga pasti merasakan yang saya rasakan; didukung ketika ikut lomba, diberi semangat ketika bertugas, senang ketika mendapat juara, dan lancar ketika menjalankan tugas lainnya.

Bahkan mereka mengabadikan dengan beberapa postingan yang mungkin akan menjadi kenangan mereka nanti. Tentu dukungan mereka lahir karena dukungan yang kita beri.

Kedekatan guru berpengaruh terhadap perasaan siswa. Apalagi siswa masa kini. Merasa diperhatikan, didukung, dan dimengerti akan menjadikan siswa tersebut nyaman berkonsultasi dan tidak ingin menyepelekan himbauan gurunya.

Selain guru lainnya, wali kelas adalah pilar utama motivasi siswa, sebab dari wali kelas mereka mendapatkan perhatian lebih terkait hal-hal yang berhubungan dengan kegitan sekolah, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Dari tahun ke tahun, terlebih selama menjadi wali kelas, saya selalu menerima hal manis dari siswa bahkan yang bukan dari kelas binaan.

Sama halnya dengan tahun sekarang. Dukungan saat lomba dan menjadi petugas upacara saya dapatkan. Bahkan bouquet bunga, coklat, dan camilan saya terima. Namun di balik semua itu kecemasan pun hadir. Memikirkan berapa lama mereka menabung, atau sejak kapan mereka mengumpulkan uang agar bisa memberikan guru-gurunya bingkisan?

Apakah orangtuanya mengetahui bahwa anaknya memiliki inisiatif mengenai perayaan hari guru? Apakah “guru” mereka sendiri sudah diberikan bingkisan juga, mengingat selain HUT PGRI juga merupakan HARI GURU NASIONAL. Orangtua mereka guru juga, bukan?

Tidak bisa dipungkiri bahwa momen hari guru adalah hal yang berkesan sekaligus serpihan bukti bahwa guru tersebut disenangi dan dihargai. Lalu apakah siswa yang hanya mengikuti arus tanpa pergerakan lain tidak menyenangi, menghargai, dan minim inisiatif? Tentu tidak.

Mereka yang mampu menjadikan diri lebih baik, baik itu sebab keinginan sendiri maupun bantuan guru-gurunya adalah salah satu harga lebih bagi gurunya. Selain itu, dengan siswa atau peserta didik menjaga nama sendiri, orangtua, dan sekolah juga merupakan sebuah penghargaan yang istimewa bagi seorang pendidik. [T]

Refleksi HUT PGRI dan HGN: Inilah Kunci-kunci Keunggulan Seorang Guru
Geo, Cokelat dan Puisi
Guru ‘Padi, Beras, Nasi’ dan Saraswati Awards
Tags: guruHari GuruHari Guru NasionalPendidikanSMPN 4 Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Kotak Curhat” di SDN 3 Banjar Jawa Singaraja | Raih Penghargaan Sebagai Sekolah Ramah Anak

Next Post

Bagaimana Adham T. Fusama Merancang Cerita?

Dewi Yudiarmika

Dewi Yudiarmika

Pernah bergiat di Komunitas Mahima dan kini menjadi guru di SMPN 4 Singaraja sekaligus sebagai sutradara teater sekolah

Related Posts

Pertemuan William James dan Vivekananda

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
0
Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

Read moreDetails

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails
Next Post
Bagaimana Adham T. Fusama Merancang Cerita?

Bagaimana Adham T. Fusama Merancang Cerita?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co