23 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Guru ‘Padi, Beras, Nasi’ dan Saraswati Awards

Komang Sujana by Komang Sujana
November 25, 2022
in Khas
Guru ‘Padi, Beras, Nasi’ dan Saraswati Awards

Para penerima Saraswati Awards di Buleleng

“Ke depan Bapak/Ibu guru agar semakin adaptif, kreatif, dan inovatif alam menghadapi kodrat alam dan kodrat zaman dalam pendidikan sebagaimana pemikiran Bapak Pendidikan kita Ki Hadjar Dewantara. …. Di sini ada kalimat adaftif, kreatif, dan inovatif. Ketiga kalimat itu menjadi satu kesatuan bahwa guru itu nantinya akan menggunakan filosofi padi, beras, dan nasi.”

Kalimat di atas adalah kutipan sambutan Pj. Bupati Buleleng, Ir. Ketut Lihadnyana, M.M.A., yang disampaikan pada acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-77 PGRI, di Gedung Kesenian Gde Manik, Jumat 25 November 2022.

Menurut Pj Bupati, agar bisa menjadi guru yang inovatif untuk mewujudkan merdeka belajar sesuai dengan tema hari Guru Nasional, maka haruslah menjadi guru yang berfilosofi “padi, beras, dan nasi”.

Seperti apa guru “padi, beras, dan nasi” yang Beliau maksudkan itu?

Guru “padi’ adalah guru yang “percara diri”. Guru yang adaptif terhadap perubahan lingkungan. Guru yang meyakini kemampuannya untuk melaksanakan tugas mulia mendidik dan menuntun kodrat peserta didik dalam segala konteks perubahan zaman.

Padi selanjutnya akan menjadi beras untuk bisa diolah menjadi nasi. Begitu juga guru. Jika sudah percaya diri maka guru akan menjadi “beras” yaitu mampu “berpikir rasional”. Guru era Merdeka Belajar adalah guru yang mampu berpikir logis. Guru yang selalu menggunakan akal sehatnya dalam menyelesaikan tugas dan beragam masalah pendidikan baik masalah intern dan ekstern.

Selanjutnya tugas-tugas keguruan akan terselesaikan dengan efektif dan efisien jika dalam diri guru terinternalisasi filosofi “nasi”, yaitu niat, amal, sungguh-sungguh, dan ibadah.

Harus ada niat dari dalam diri untuk menjadi guru. Sosok guru yang memiliki niat adalah guru yang memiliki keinginan tulus untuk melayani, mengakomodasi karakteristik, kemampuan dan  kebutuhan peserta didik sesuai filosofi pembelajaran berdiferensiasi.

Guru abad-21 adalah guru yang selalu beramal. Menjadi guru yang amal adalah guru yang mampu mengamalkan ilmu untuk melahirkan generasi-generasi yang cerdas dan berprofil Pelajar Pancasila. Guru yang mampu menunjukkan sikap dan perilaku yang baik sebagai role model bagi siswanya.

Guru yang di depan selalu menjadi teladan, di tengah memberikan ide, dan memberikan dorongan dari belakang sesuai semboyan Ki Hadjar Dewantara. Semakin banyak beramal maka semakin banyak pahala untuk diri guru sendiri, untuk siswa, dan untuk kemajuan bangsa.

Tidak ada pekerjaan yang berhasil tanpa dilakukan dengan sungguh-sungguh. Begitu juga dengan pekerjaan mendidik. Akan lahir peserta didik yang hebat, cerdas, berkarater, jika guru dengan segenap hati dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang pendidik.

Guru tidak hanya tekun dalam mengajar tetapi juga tekun dalam belajar. Perubahan lingkungan mengharuskan guru untuk terus meningkatkan kompetensi pedagogi. Seperti, meningkatkan kemampuan pemanfaatan teknologi pendidikan dalam pembelajaran, memiliki kecakapan melaksanakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan dengan model-model pembelajaran inovatif.

Terakhir filosofi ibadah. Maksudnya adalah guru harus memaknai profesi guru sebagai ibadah. Artinya, segala hal yang dilakukan oleh guru sesungguhnya perbuatan bakti kepada Tuhan yang dalam catur guru disebut guru swadyaya. Jadi, bakti guru untuk guru. Niscaya guru akan mampu menjadi bagian penting untuk mewujudkan Indonesia maju.

Saraswati Awards

Sebagai apresiasi terhadap guru-guru di Buleleng yang sudah adaftif, kreatif, dan inovatif, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Buleleng memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) berprestasi serta penganugrahan Saraswati Awards.

Saraswati Awards adalah pengahargaan kepada GTK inovatif, produktif, dan kompetitif serta satuan pendidikan yang mampu mengelola sumber daya yang dimilikinya.

Penerima Saraswati Awards individu tahun 2022 sebanyak 6 orang kategori Kepala Sekolah, 10 orang guru, dan 1 orang tenaga kependidikan. Berikut nama-namanya.

Penerima Saraswati Awards kategori kepala sekolah, yaitu Ni Kadek Ayu Winiati, S.Pd., (SD Negeri 1 Banyupoh), I Komang Muliantara, M.Pd., (SD Negeri 4 Bebetin), Wayan Suyoga Ardi, M.Pd., (SD Negeri 4 Tamblang), I Komang Arsana, M.Pd., (SD Negeri 2 Tinga-Tinga), Nyoman Purnayasa, S.Pd., M.M., (SMP Negeri 1 Singaraja), dan Nyoman Sudiana, S.Pd., M.Pd., (SMP Negeri 6 Singaraja).

Penerima Saraswati Awards kategori guru, yaitu Ida Ayu Putu Rusdaeni (TK Kumarastana Kayuputih), I Kadek Agus Sudiandika, M.Pd., (SD Negeri 3 Tigawasa), I Putu Susila Darma (SD Negeri 3 Banjar Jawa), Made Kama Verawaty, M.Pd., (SD Negeri 4 Sangsit), Ni Luh Sueca (SMP Negeri 3 Singaraja), Ni Made Yuliatini, S.Pd., (SMP Negeri Satap 3 Banjar), Drs. I Gede Ariyasa, M.Pd., (SMP Negeri 2 Singaraja), Komang Sujana, S.Pd., M.Pd., (SMP Negeri 2 Sawan), Ni Luh Gede Nita Apsari, S.Pd., M.Pd., (SMP Negeri 1 Singaraja), dan Made Sri Arisna, S.Pd., M.Pd., (SMP Negeri 2 Singaraja).

Penerima kategori tenaga kependidikan, yaitu Putu Edi Eristiyawan (SD Negeri 2 Tinga-Tinga).

Sementara itu, enam satuan pendidikan menerima Saraswati Awards tahun ini, yaitu  TK Kumarastana Kayuputih, TK Negeri Pembina Singaraja, SD Negeri 3 Banjar Jawa, SD Negeri 2 Tinga-Tinga, SMP Negeri 1 Singaraja, dan SMP Negeri 2 Singaraja.

Selain sebagai apresiasi, penghargaan GTK dan penganugrahan Saraswati Awards diharapkan menjadi motivasi kepada guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kompetensi, menginternalisasi filosofi “padi, beras, dan nasi” untuk mewujudkan cita-cita pendidikan nasional, yaitu mewujudkan peserta didik yang cerdas berkarakter profil Pelajar Pancasila.

Saya adalah salah satu penerima Saraswati Awards. Bagi saya apresiasi GTK dan penganugrahan Saraswati Awards sangatlah penting artinya bagi guru dan tenaga kependidikan. Ini adalah wujud penghargaan pemerintah bagi GTK yang telah memiliki kepercayaan diri, berpikir rasional, memiliki niat yang tulus, dan bersungguh-sungguh dalam bekerja, ikhlas mengamalkan ilmunya, serta menjadikan profesi guru sebagai ibadah. Saya yakin setelah ini guru dan tenaga kependidikan di Buleleng akan terpicu untuk terus berkreatifitas tanpa batas, terus bergerak dan menggerakkan, menjadi pemimpin merdeka belajar.

Perayaan hari Guru Nasional dan HUT ke-77 PGRI tahun ini sangat indah dan meriah. Terpancar dari senyum ranum penerima penghargaan, juga wajah-wajah cerah dan bahagia para guru berkat beberapa door prize menarik dan beragam acara  yang menghibur, seperti persembahan lagu dari siswa dan guru, serta Bondres PGRI yang mengundang gelak tawa.

Selamat hari Guru Nasional dan HUT ke-77 PGRI rekan guru semua.

Selamat menjadi guru yang semakin “padi, beras, dan nasi”. [T]

Geo, Cokelat dan Puisi
“PR“ Itu Tak Akan Pernah Usai Bagi Guru
Tags: Hari GuruHari Guru NasionalPemkab BulelengPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cabor Yongmoodo, Buleleng Bukukan 3 Emas dari Aldin, Mei Utami dan Rama Prasetya

Next Post

Made Sisca Pratiwi Berjaya, Buleleng Sabet 5 Emas Tenis Meja Porprov Bali

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Made Sisca Pratiwi Berjaya, Buleleng Sabet 5 Emas Tenis Meja Porprov Bali

Made Sisca Pratiwi Berjaya, Buleleng Sabet 5 Emas Tenis Meja Porprov Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co