24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Refleksi HUT PGRI dan HGN: Inilah Kunci-kunci Keunggulan Seorang Guru

DN Sarjana by DN Sarjana
November 28, 2022
in Esai
Refleksi HUT PGRI dan  HGN: Inilah Kunci-kunci Keunggulan Seorang Guru

Ilustrasi tatkala.co | Wiradinata

MASIH DALAM SUASANA HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN), saya ingin berbagi dan membuka bagian tulisan yang lalu. Semoga menambah referensi teman-teman guru. Saat ini Mendikbudristek sangat bersemangat mengajak dan  membuka diklat guru penggerak. Belum tuntas angkatan sebelumnya, bahkan sekarang sudah dibuka angkatan ke-9 dan ke-10.

Gerakan ini tentu sangat bagus, dengan catatan ada niat dan semangat para guru benar-benar menerapakannya dalam ruang-ruang kelas.

Bapak, ibu guru yang professional, ketika Anda berdiri di depan kelas Anda akan memberikan sebuah tujuan kepada komunitas yaitu pelajar yang sama untuk mengembangkan dalam setiap mata pelajaran, menjadi pelajar yang lebih baik dan berinteraksi dengan lingkungan serta mengembangkan keterampilan hidup.

Prinsip-prinsip yang dianut oleh komunitas inilah yang harus dijangkau oleh seorang guru guna memberikan gambaran kepada siswa untuk menjalani kehidupannya. Menanamkan prinsip kepada siswa, sebenarnya guru telah mengajarkan akhlak, sebagai salah satu bagian terpenting dalam pendidikan anak. Guna menanamkan prinsip tersebut kepada peserta didik, maka ada delapan keunggulan sebagai kunci. Kedelapan kunci keunggulan tersebut meliputi :

1. Integritas atau Kejujuran

Karena menjadi guru sudah merupakan pilihan Anda , maka integritas atau kejujuran Anda harus dipertaruhkan. Alangkah naifnya apabila kita telah menjatuhkan pilihan menjadi guru bahwa kita adalah bagian dari komunitas manusia, menyandang predikat profesional “GURU”, yang menanamkan kejujuran kepada anak didik kita.

Kesadaran atas pilihan tersebut semestinya menjadi pegangan, sehingga kita bisa menekan sekecil mungkin ketika ada niat untuk  keluar dari nilai integritas dan kejujuran itu.

2. Kegagalan Awal Kesuksesan

Ikon semacam ini merupakan ungkapan klasik yang penuh makna. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Maka pahamilah bahwa kegagalan hanyalah bagian dari sumber informasi yang Anda butuhkan untuk meraih kesuksesan.

Orang bijak mengatakan kegagalan hakekatnya tidak ada, yang ada hanyalah hasil dan umpan balik. Sejelek apapun hasil usaha yang Anda lakukan akan memberikan makna dan manfaat, jika Anda tahu mengambil hikmah dari usaha yang telah kita lakukan.

3. Bicaralah dengan Niat Baik

Keterampilan berbicara bagi seorang guru merupakan hal yang mutlak. Tapi berbicara yang baik dan benar itu, kiranya kita semua masih perlu banyak belajar. Berbicara dengan pengertian positif dan bertanggungjawab untuk komunikasi yang jujur ​​dan lurus memerlukan latihan dan kesadaran yang tinggi.

Ada pendapat yang menyatakan bahwa sebagai orang yang dituakan kita terkadang lebih banyak mengeluarkan kata-kata yang berbau ejekan, dibandingkan dengan ungkapan yang bermakna pujian. karena membicarakan hal yang berbau gosip dan bentuk komunikasi yang berbahaya lainnya, terkadang tidak disadari akan menjadi model pembicaraan yang meracuni dunia anak. Padahal pada diri anak masih tertanam dan penuh dengan nilai, dan kebenaran.

Maka hati-hatilah berbicara, apalagi dihadapan siswa.

4 . Hidup di Saat Ini

Ungkapan ini bertujuan untuk mengingatkan kita semua bahwa hidup saat ini adalah realitas, maka raihlah. Banyak di antara kita terbelenggu oleh harapan akan datang sebelum harapan saat ini. Untuk itu manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya. Laksanakan tugas dengan sebaik mungkin.

5. Komitmen

Komitmen hakekatnya adalah tekad yang muncul dari dalam diri untuk melakukan sesuatu tanpa harus menyertainya dengan pertanyaan “AMBAK”, (Apa Manfaatnya Bagiku).

Komitmen itu muncul semata-mata karena ada rasa tanggung jawab dan kewajiban untuk mengerjakan tugas yang diberikan sebaik-baiknya. Visi hidup yang lebih hakiki menjadi landasan dalam memunculkan komitmen.

6. Tanggungjawab

Apapun, tindakan, dan ucapan yang sudah kita lakukan harus disertai dengan rasa dan sikap tanggungjawab, karena semua itu merupakan bagian dari bunga-bunga kehidupan. Melepaskan atau melimpahkan tanggungjawab diri kepada orang lain merupakan bentuk kehidupan di bawah garis.

Artinya ada upaya mencari pembenar, dengan meraih kebenaran orang lain atau berusaha untuk menutupi kesalahan yang kita lakukan.

7. Sikap Luwes

Sikap luwes atau fleksibel untuk membangun diri kita sebagai guru tidak dapat lepas dari pergaulan dalam arti luas, untuk menghadapi segala perubahan di bidang pendidikan. Pendekatan baru yang dapat membantu untuk memperoleh hasil yang diinginkan harus digali dari sikap dan cara bergaul kita kepada orang-orang sukses di bidang pendidikan.

8. Keseimbangan.

Siapapun telah memahami bahwa kehidupan ini merupakan perpaduan antara jasmani dan rokhani, maka padukanlah kedua bagian ini sehingga merupakan satu kesatuan yang dapat harmonis.

Jadi sisihkanlah waktu anda untuk memelihara keselarasan antara pikiran, tubuh, dan jiwa anda.

RAHASIA MEMBUKA KUNCI ANDA

Setelah kita memahami keunggulan utama pembelajaran tersebut dan menerapkannya ke dalam setiap aspek di kelas Anda. Ada tiga langkah yang bisa anda lakukan yaitu:

1. Mengajarkan kunci-kunci tersebut dengan memberikan keteladanan. Senyaring dan sekeras apapun kata-kata yang Anda teriakkan terkait dengan kunci tersebut tidak akan bermanfaat manakala Anda tidak mampu memberikan teladan maupun peragaan langsung kepada anak didik.

2. Ceritakan kunci-kunci keunggulan terrsebut melalui kisah orang-orang sukses, maupun orang-orang yang gagal, karena hakekatnya apapun yang diraih dalam kehidupan ini adalah bermakna. Kita juga berhak untuk mengetahui perjalanan hidup kita, karena kita adalah bagian dari komunitas manusia yang telah mencapai kesuksesan tersebut.

3. Menggunakan kunci-kunci sukses tersebut kepada peserta didik melalui setiap mata pelajaran yang diberikan di sekolah. Keterbukaan dari kita sangatlah menentukan. Berikan hak kepada anak untuk memberikan kunci-kunci positif maupun negatif dari keseluruhan kunci-yang kita tanamkan. Selamat mengerjakan.

Dari tulisan ini, saya yakin guru-guru hebat, guru-guru penggerak yang sangat berperan untuk mengadakan perubahan, transpormasi pendidikan, digitalisasi pendidikan, sebagai garda menumbuhkan Pelajar Pancasila, sangat siap menggantikan guru-guru bamby bombers (guru 55 tahun ke atas) yang sudah tidak perlu dilatih lagi karena gagap teknologi. [T]

#Disarikan dari Quantum Teaching

Guru ‘Padi, Beras, Nasi’ dan Saraswati Awards
Geo, Cokelat dan Puisi
“PR“ Itu Tak Akan Pernah Usai Bagi Guru
Tags: guruHari Guru NasionalPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dulu 55 Emas, Kini Target 60 Dapatnya 75 Emas, Begitulah Buleleng di Porprov 2022

Next Post

BUDAYA LAMA BALI SEDANG MENGHILANG — Koran Het vaderland, 17-05-1952

DN Sarjana

DN Sarjana

Guru. Ketua PGRI Tabanan

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
BUDAYA LAMA BALI SEDANG MENGHILANG — Koran Het vaderland, 17-05-1952

BUDAYA LAMA BALI SEDANG MENGHILANG — Koran Het vaderland, 17-05-1952

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co