2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

PENTIMENTO : Cerita dari Rekam Jejak Lukisan karya Noella Roos

Dewa Purwita Sukahet by Dewa Purwita Sukahet
November 18, 2022
in Pilihan Editor, Ulas Rupa
PENTIMENTO :  Cerita dari Rekam Jejak Lukisan karya Noella Roos

Noella Ross dalam proses berkarya | Foto-foto: Purwita Sukahet

Pertama kali saya mengenal Noella Roos pada sebuah proses perhelatan pameran dia bersama Ida Bagus Putu Purwa, April 2015 di Danes Art Veranda.

 Saat itu, Wayan Seriyoga Parta (Yoga Parta), memberikan tugas kepada saya untuk menulis ulasan pameran mereka berdua lalu tulisannya dikirim ke salah satu majalah seni yang masih eksis dalam produksi cetak, majalah Sarasvati. Sejak itulah saya aktif menjadi kontributor ulasan pameran di Bali dan dimuat di majalah Sarasvati.

Perjumpaan saya sekaligus perkenalan saya dengan Noella Roos, termasuk perjumpaan dengan karya-karyanya memberi kesan tersendiri. Saya ingat sekali karya-karyanya, misalnya bagaimana tipikal garis yang menyihir melalui charcoal di atas media kertas.

Figur-figur model yang digambar oleh Noella memperlihatkan kekuatan gesture dan ekspresi wajah yang kuat. Melalui goresan-goresannya juga saya memahami kekuatan Noella terletak dari bagaimana ia menguasai medium seni, menguasai model sehingga karya yang ia hasilkan memiliki karakteristik tegas nan lentur.

Ia tidak melewatkan bayangan dan pencahayaan yang menimpa tubuh model, figur yang ia gambar berasal dari modelnya secara live. Napas dan hasrat berkesenian Noella ada di sana sekaligus hadir didepannya.

Noella 2015 | Foto: Purwita Sukahet

Melalui pertemuan tersebut Noella mengungkapkan bahwa ia sangat menyukai gerak, penari, tubuh manusia yang bergerak, otot yang menegang serta melentur akibat perubahan posisi tubuh, hal tersebut menjadi hasrat kuat yang harus ia tangkap melalui charcoal, di atas kertas juga di atas kanvas.

Akibat dari menangkap model secara langsung maka tidak jarang figur-figur yang ia gambar tidak tergambar secara utuh dari sisi anatomis, tentu hal ini merupakan suatu hal biasa bahwasanya ada bagian tubuh yang menarik untuk diekspose menjadi point of view sekaligus menjadi hal yang dipandang dapat menjadi bagian utama dapat mengakomodir konsep berkarya seniman.

Singkat kata, Noella menunjukkan kecakapan impresinistik melalui karya drawingnya atas pengamatan sekaligus pengalaman langsung terhadap model yang ia gambarkan melalui gestur.

Seniman Bali yang mengenal Noella selalu merujuk kepada karya gambarnya dengan medium kertas besar, energi kuat goresan charcoal, sensasi emosional dalam garis-garis pendek atas cahaya dan bayangan.

TARI (20 by 20 cm, Intaglio) Noella Roos

SOFT DREAM ( 30.5 by 40 cm, Oil on canvas 2022) Noella Roos

Namun, kini melalui Pentimento ia seolah mengalihkan perhatian publik daripada semua itu. Dengan demikian, ada perubahan mendasar dari proses berkaryanya tanpa harus menghilangkan jejak kekuatan hitam putihnya, meski permainan warna dan jejak kuas di atas permukaan lebih dominan.

Pentimento adalah istilah seni lukis yang populer di Eropa, menunjukkan terjadinya perubahan dalam proses melukis dari rancangan sebelumnya, misalkan sebuah potret wajah yang telah selesai dilukis setengah kemudian di pertengahan jalan proses penyelesaian terjadi perubahan bentuk juga merubah komposisi awal sehingga diperlukan upaya untuk menumpuk goresan sebelumnya.

Akibat dari tumpukan-tumpakan warna dan jejak kuas tersebut pada hasil akhirnya akan berdampak pada tekstur karya, ada jejak yang ditinggalkan dalam proses melalui lapisan-lapisan warna. Dalam kasus lukisan-lukisan oldmaster, kehadiran pentimento juga dilihat sebagai wujud tanda keaslian sebuah karya seni.

PRIMA DONNA ( 40.5 by 51 cm, Oil on Canvas 2021) Noella Roos

Noella Roos melalui pernyataannya mengungkapkan konteks pentimento dalam proses berkaryanya sebagai berikut: “For me this means that I am sketching with paint, only to change it again and again… This exhibition shows the finished products, painting, but underneath this surface layer are other layers. I usually make studies of a live model or dancer figuratively in “realistic” manner, but then I change it as in my view, a painting not only has figurative and narrative elements, but also abstract values. My work is based on the Golden Mean and circles. When changing the painting from strict figurative representation to abstraction, I base my work more on the classics like the Greeks, but also on the great painters like Rembrandt and many others. They also use the golden mean. Thus, I hope to impart a sense of timelessness into my work.”

Ia mengungkapkan terjadinya perubahan sudut pandang ketika ia menggambar dan melukis. Melalui menggambar ia dapat merasakan kecepatan bersamaan dengan gerak penari, seturut dengan itu kekuatan goresan hadir melalui jejak ekspresif garis. Berbeda dengan melukis yang ia telah tuntaskan, ia mengolah warna, menentukan intensitas warna pada light and shade, serta mengolah lapisan-lapisan warna, singkat kata ada banyak perubahan yang ia lakukan dalam proses melukis.

Melalui Pentimento, Noella Roos sejatinya ingin bercerita mengenai proses bekerja di dalam laboratorium seninya, bercerita apa yang ia rasakan melalui perjalanan yang terus berubah hingga mencapai titik akhir sebuah karya, istilahnya perjalanan estetik seniman.

Selain lukisan, ia juga memajang karya grafis dengan metode etsa, sejalan dengan pameran ini, baginya etsa adalah jalan tengah antara menggambar dengan melukis. Pameran ini berlangsung dari 29 Oktober sampai dengan 30 November 2022, berlokasi di bekas Amaly Gallery, Jalan Raya Mas, Ubud, Gianyar. [T]

Pohmanis, 15 Nopember 2022

Seni Rupa Bali dan Persoalan Arsip
Problematika Material #Pengantar Pameran Studi Khusus Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa, FBS, Undiksha
Wayan Dasta dan “Unknown Artist From North Bali” # Melacak Jejak Sejarah Seni Rupa dari Museum Buleleng [2]
Tags: Pameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kisah Ki Raja & Mantun, Durian Lokal dari Madenan dan Keluarga yang Merawatnya

Next Post

Van Jelbo, Alpukat dari Madenan, Jadi Pelengkap Sushi di Restoran Jepang

Dewa Purwita Sukahet

Dewa Purwita Sukahet

Perupa, suka ngukur jalan, dan CaLis tanpa Tung

Related Posts

Mantra Visual Made Wiradana

by Hartanto
August 2, 2026
0
Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

Read moreDetails

SAMATRA: Membaca Isyarat-Isyarat Kecil dari Buki Gallery di Bumi Kinar Ubud

by Gustra Adnyana
July 31, 2026
0
SAMATRA: Membaca Isyarat-Isyarat Kecil dari Buki Gallery di Bumi Kinar Ubud

Di tepian aliran sungai Petanu, sebuah ruang seni baru tumbuh di tengah lanskap hijau Ubud. Buki Gallery di Bumi Kinar...

Read moreDetails

Ketika Semut Membangun Seorang Ratu—Membaca “Memayu Hayuning Bawana: Build the Queen” karya Dyan Brew

by Angga Wijaya
July 30, 2026
0
Ketika Semut Membangun Seorang Ratu—Membaca “Memayu Hayuning Bawana: Build the Queen” karya Dyan Brew

ADA perubahan yang menarik dalam lanskap seni kriya Indonesia dalam dua dekade terakhir. Jika dahulu kriya lebih sering dipahami sebagai...

Read moreDetails

Empat Jejak Abstraksi dan Figurasi Bali Kontemporer

by Hartanto
July 30, 2026
0
Empat Jejak Abstraksi dan Figurasi Bali Kontemporer

EMPAT karya dari empat pelukis Bali kontemporer yang turut berpartisipasi dalam Jogja Annual Art ke-11, yakni I Made Ruta, Ida...

Read moreDetails

Tanah yang Mengingat ——Membaca “Pataka Majapahit III” Karya Dr. Noor Sudiyati

by Angga Wijaya
July 28, 2026
0
Tanah yang Mengingat ——Membaca “Pataka Majapahit III” Karya Dr. Noor Sudiyati

TIDAK semua peninggalan masa lalu hadir sebagai bangunan megah atau artefak yang tersimpan di museum. Ada warisan yang jauh lebih...

Read moreDetails

Orkestra Warna Kun Adnyana

by Hartanto
July 25, 2026
0
Orkestra Warna Kun Adnyana

YOGYA Annual Art ke-11 tahun 2026 dengan tema Direction (Arah) ini, menurut saya, dibuka dengan sebuah kesadaran yang tajam: bahwa...

Read moreDetails

Semesta di Dalam Tanah Liat: Membaca Karya-Karya Keramik Dr. Dra. Ni Made Rai Sunarini, M.Si.

by Angga Wijaya
July 24, 2026
0
Semesta di Dalam Tanah Liat: Membaca Karya-Karya Keramik Dr. Dra. Ni Made Rai Sunarini, M.Si.

BARANGKALI kita terlalu sering memandang alam sebagai sesuatu yang berada di luar diri. Gunung adalah bentang yang dikunjungi ketika musim...

Read moreDetails

Musikal Visual Karya Wayan Sujana Suklu

by Hartanto
July 24, 2026
0
Musikal Visual Karya Wayan Sujana Suklu

Pameran Yogya Annual Art ke-11 yang mengambil tema Direction (Arah) digelar di Bale Banjar Sangkring, Nitiprayan No. 88, Ngestiharjo, Kasihan,...

Read moreDetails

Kosmologi Sulur Wayan Setem

by Hartanto
July 23, 2026
0
Kosmologi Sulur Wayan Setem

PAMERAN Yogya Annual Art #11 dengan tema Direction (Arah) sangatlah menarik. Sebab, pameran ini menghadirkan medan ‘refleksi’ yang unik, terutama...

Read moreDetails

Ketika Kebaya Menjadi Cara Membaca Bali —[Membaca “Sundari Rajata” Karya Ida Ayu Kade Sri Sukmadewi]

by Angga Wijaya
July 23, 2026
0
Ketika Kebaya Menjadi Cara Membaca Bali —[Membaca “Sundari Rajata” Karya Ida Ayu Kade Sri Sukmadewi]

JIKA seni memiliki kemampuan mengembalikan sesuatu yang biasa menjadi luar biasa, maka Sundari Rajata melakukannya melalui sebuah kebaya. Busana yang...

Read moreDetails
Next Post
Van Jelbo, Alpukat dari Madenan, Jadi Pelengkap Sushi di Restoran Jepang

Van Jelbo, Alpukat dari Madenan, Jadi Pelengkap Sushi di Restoran Jepang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co