13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

PENTIMENTO : Cerita dari Rekam Jejak Lukisan karya Noella Roos

Dewa Purwita Sukahet by Dewa Purwita Sukahet
November 18, 2022
in Pilihan Editor, Ulas Rupa
PENTIMENTO :  Cerita dari Rekam Jejak Lukisan karya Noella Roos

Noella Ross dalam proses berkarya | Foto-foto: Purwita Sukahet

Pertama kali saya mengenal Noella Roos pada sebuah proses perhelatan pameran dia bersama Ida Bagus Putu Purwa, April 2015 di Danes Art Veranda.

 Saat itu, Wayan Seriyoga Parta (Yoga Parta), memberikan tugas kepada saya untuk menulis ulasan pameran mereka berdua lalu tulisannya dikirim ke salah satu majalah seni yang masih eksis dalam produksi cetak, majalah Sarasvati. Sejak itulah saya aktif menjadi kontributor ulasan pameran di Bali dan dimuat di majalah Sarasvati.

Perjumpaan saya sekaligus perkenalan saya dengan Noella Roos, termasuk perjumpaan dengan karya-karyanya memberi kesan tersendiri. Saya ingat sekali karya-karyanya, misalnya bagaimana tipikal garis yang menyihir melalui charcoal di atas media kertas.

Figur-figur model yang digambar oleh Noella memperlihatkan kekuatan gesture dan ekspresi wajah yang kuat. Melalui goresan-goresannya juga saya memahami kekuatan Noella terletak dari bagaimana ia menguasai medium seni, menguasai model sehingga karya yang ia hasilkan memiliki karakteristik tegas nan lentur.

Ia tidak melewatkan bayangan dan pencahayaan yang menimpa tubuh model, figur yang ia gambar berasal dari modelnya secara live. Napas dan hasrat berkesenian Noella ada di sana sekaligus hadir didepannya.

Noella 2015 | Foto: Purwita Sukahet

Melalui pertemuan tersebut Noella mengungkapkan bahwa ia sangat menyukai gerak, penari, tubuh manusia yang bergerak, otot yang menegang serta melentur akibat perubahan posisi tubuh, hal tersebut menjadi hasrat kuat yang harus ia tangkap melalui charcoal, di atas kertas juga di atas kanvas.

Akibat dari menangkap model secara langsung maka tidak jarang figur-figur yang ia gambar tidak tergambar secara utuh dari sisi anatomis, tentu hal ini merupakan suatu hal biasa bahwasanya ada bagian tubuh yang menarik untuk diekspose menjadi point of view sekaligus menjadi hal yang dipandang dapat menjadi bagian utama dapat mengakomodir konsep berkarya seniman.

Singkat kata, Noella menunjukkan kecakapan impresinistik melalui karya drawingnya atas pengamatan sekaligus pengalaman langsung terhadap model yang ia gambarkan melalui gestur.

Seniman Bali yang mengenal Noella selalu merujuk kepada karya gambarnya dengan medium kertas besar, energi kuat goresan charcoal, sensasi emosional dalam garis-garis pendek atas cahaya dan bayangan.

TARI (20 by 20 cm, Intaglio) Noella Roos

SOFT DREAM ( 30.5 by 40 cm, Oil on canvas 2022) Noella Roos

Namun, kini melalui Pentimento ia seolah mengalihkan perhatian publik daripada semua itu. Dengan demikian, ada perubahan mendasar dari proses berkaryanya tanpa harus menghilangkan jejak kekuatan hitam putihnya, meski permainan warna dan jejak kuas di atas permukaan lebih dominan.

Pentimento adalah istilah seni lukis yang populer di Eropa, menunjukkan terjadinya perubahan dalam proses melukis dari rancangan sebelumnya, misalkan sebuah potret wajah yang telah selesai dilukis setengah kemudian di pertengahan jalan proses penyelesaian terjadi perubahan bentuk juga merubah komposisi awal sehingga diperlukan upaya untuk menumpuk goresan sebelumnya.

Akibat dari tumpukan-tumpakan warna dan jejak kuas tersebut pada hasil akhirnya akan berdampak pada tekstur karya, ada jejak yang ditinggalkan dalam proses melalui lapisan-lapisan warna. Dalam kasus lukisan-lukisan oldmaster, kehadiran pentimento juga dilihat sebagai wujud tanda keaslian sebuah karya seni.

PRIMA DONNA ( 40.5 by 51 cm, Oil on Canvas 2021) Noella Roos

Noella Roos melalui pernyataannya mengungkapkan konteks pentimento dalam proses berkaryanya sebagai berikut: “For me this means that I am sketching with paint, only to change it again and again… This exhibition shows the finished products, painting, but underneath this surface layer are other layers. I usually make studies of a live model or dancer figuratively in “realistic” manner, but then I change it as in my view, a painting not only has figurative and narrative elements, but also abstract values. My work is based on the Golden Mean and circles. When changing the painting from strict figurative representation to abstraction, I base my work more on the classics like the Greeks, but also on the great painters like Rembrandt and many others. They also use the golden mean. Thus, I hope to impart a sense of timelessness into my work.”

Ia mengungkapkan terjadinya perubahan sudut pandang ketika ia menggambar dan melukis. Melalui menggambar ia dapat merasakan kecepatan bersamaan dengan gerak penari, seturut dengan itu kekuatan goresan hadir melalui jejak ekspresif garis. Berbeda dengan melukis yang ia telah tuntaskan, ia mengolah warna, menentukan intensitas warna pada light and shade, serta mengolah lapisan-lapisan warna, singkat kata ada banyak perubahan yang ia lakukan dalam proses melukis.

Melalui Pentimento, Noella Roos sejatinya ingin bercerita mengenai proses bekerja di dalam laboratorium seninya, bercerita apa yang ia rasakan melalui perjalanan yang terus berubah hingga mencapai titik akhir sebuah karya, istilahnya perjalanan estetik seniman.

Selain lukisan, ia juga memajang karya grafis dengan metode etsa, sejalan dengan pameran ini, baginya etsa adalah jalan tengah antara menggambar dengan melukis. Pameran ini berlangsung dari 29 Oktober sampai dengan 30 November 2022, berlokasi di bekas Amaly Gallery, Jalan Raya Mas, Ubud, Gianyar. [T]

Pohmanis, 15 Nopember 2022

Seni Rupa Bali dan Persoalan Arsip
Problematika Material #Pengantar Pameran Studi Khusus Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa, FBS, Undiksha
Wayan Dasta dan “Unknown Artist From North Bali” # Melacak Jejak Sejarah Seni Rupa dari Museum Buleleng [2]
Tags: Pameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kisah Ki Raja & Mantun, Durian Lokal dari Madenan dan Keluarga yang Merawatnya

Next Post

Van Jelbo, Alpukat dari Madenan, Jadi Pelengkap Sushi di Restoran Jepang

Dewa Purwita Sukahet

Dewa Purwita Sukahet

Perupa, suka ngukur jalan, dan CaLis tanpa Tung

Related Posts

Suardina dan Bahasa Tanah yang Tak Pernah Habis

by Angga Wijaya
July 8, 2026
0
Suardina dan Bahasa Tanah yang Tak Pernah Habis

DI Bale Daja Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud, aroma tanah bakar seperti masih tertinggal di antara puluhan karya...

Read moreDetails

BARIK: Catatan Mengunjungi Pameran Sparsa Rupa

by Dewa Purwita Sukahet
July 7, 2026
0
BARIK: Catatan Mengunjungi Pameran Sparsa Rupa

“Ring wwang haywa nirāśrayeka gawayen tekeng mahānaśraya” – Niti Sastra SENI rupa kontemporer tidak lagi menekankan pada aspek pemaknaan sebuah...

Read moreDetails

Membongkar Praktik Artistik Pada Puisi Sebatang Kara: Dalam Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

by Mahesa Putra
July 6, 2026
0
Membongkar Praktik Artistik Pada Puisi Sebatang Kara: Dalam Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

SEPERTI sajian pada menu makan bergizi, yang ditimbang, ditakar, hingga diukur kepada siapa porsi makan ini layak dihidangkan. Kepada tubuh...

Read moreDetails

Unconditional Love: Cinta Tanpa Syarat

by Hartanto
July 4, 2026
0
Unconditional Love: Cinta Tanpa Syarat

PADA 3 Juli 2026 digelar pameran senirupa yang cukup menarik, pameran senirupa ini, menurut saya, lahir dari keyakinan bahwa seni...

Read moreDetails

Dari Plaju ke Hawkins: Membaca Puisi Dahlia Rasyad Melalui Pendekatan Serial Televisi “Stranger Things” pada Pameran Ferdi

by Mahesa Putra
June 30, 2026
0
Dari Plaju ke Hawkins: Membaca Puisi Dahlia Rasyad Melalui Pendekatan Serial Televisi “Stranger Things” pada Pameran Ferdi

PEMBACA tak perlu mengukur jarak antara Plaju dan Hawkins, apalagi harus repot-repot mencari tahu apa yang hendak dihidangkan di sana,...

Read moreDetails

‘Intermedialitas Dialektis’ —Karya Rupa Putu Fajar Arcana & Cerpen Cindy Wijaya

by Hartanto
June 29, 2026
0
‘Intermedialitas Dialektis’ —Karya Rupa Putu Fajar Arcana & Cerpen Cindy Wijaya

PADA tahun 1999 sampai 2005 saya sempat membantu Bre Redana, mengkurasi karya-karya seni rupa yang berdialog dengan cerpen. Waktu itu,...

Read moreDetails

Fragmen Peristiwa pada Pameran ‘Dialog Ferdi dan Opus Sastra’ Minggu Pertama di Palembang

by Mahesa Putra
June 18, 2026
0
Fragmen Peristiwa pada Pameran ‘Dialog Ferdi dan Opus Sastra’ Minggu Pertama di Palembang

SEJAK pagi langit mendung, angin membuat barisan pohon kelapa di halaman Roemah Tumbuh Kembang menari. Padahal sudah satu minggu ini...

Read moreDetails

Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali

by Oka Rusmini
June 15, 2026
0
Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali

SEBUAH pertanyaan tidak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik kalimat pendek, “What’s for Dinner?” atau “Mau makan malam apa?”,...

Read moreDetails

Karya Rupa Saka Rosanta, Dari Reinkarnasi, Pohon Kasih sampai Avatar Word

by Mas Ruscitadewi
June 13, 2026
0
Karya Rupa Saka Rosanta, Dari Reinkarnasi, Pohon Kasih sampai Avatar Word

Ida Kade Saka Rosanta, yang kerap dipanggil Gus Moyo memamerkan karya rupanya di Rumah Berdaya, jalan Raya Sesetan 280 Denpasar....

Read moreDetails

Stasiun Buraq : Arsitektur Mimpi Seorang Ilham Gusti Syahadat

by Made Chandra
June 8, 2026
0
Stasiun Buraq : Arsitektur Mimpi Seorang Ilham Gusti Syahadat

DERAP langkah beranjak naik, kain tirai perlahan mulai disingkapkan, lalu dengan segera bunyi-bunyian kendang, tembang dan segala perangkat kesenian jaranan,...

Read moreDetails
Next Post
Van Jelbo, Alpukat dari Madenan, Jadi Pelengkap Sushi di Restoran Jepang

Van Jelbo, Alpukat dari Madenan, Jadi Pelengkap Sushi di Restoran Jepang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co