2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menulis Berita Kisah: Merdeka Menjadi Wartawan

Jaswanto by Jaswanto
May 23, 2022
in Khas
Menulis Berita Kisah: Merdeka Menjadi Wartawan

Made Adnyana Ole, Made Sujaya dan Yahya Umar dalam acara Belajar Bersama Menulis Berita Kisah

Berita kisah, bukan hanya sekadar berita biasa, atau dalam bahasa kerennya disebut straight news. Berita kisah adalah karangan khas yang diolah dari berita atau berbagai aspek kehidupan masyarakat. Berita kisah ditulis berdasarkan fakta dengan akurat. Data yang dikemukakan bukan fiktif, tapi nyata. Hanya cara menulisnya menggunakan seni. Emosi dan pikiran penulis boleh dimasukkan sehingga tulisan bisa menghibur atau menggugah rasa.

Dalam kesempatan kali ini, Tatkala May May May, menghadirkan dua pembicara top, pilih tanding, untuk menyampaikan materi⸺atau berbagi pengalaman⸺tentang berita kisah. Pembicara pertama, Made Sujaya, seorang jurnalis sekaligus pengamat sastra; dan yang kedua, Made Adnyana Ole, tuan rumah Tatkala.co sendiri⸺yang juga seorang wartawan, sastrawan, dan penyair (atau mungkin ia lebih senang dikenal sebagai “tukan cerita, tukang berita”). Diskusi kali ini dipandu oleh seorang wartawan (wayah) senior, Yahya Umar.

Diskusi diawali statement Made Sujaya yang menjelaskan perbedaan antara berita kisah dengan straight news.

“Straight news itu formatnya terlalu kaku dan terbatas. Berbeda dengan berita kisah yang agak berbau sastra,” katanya.

Ya, berita kisah adalah artikel yang kreatif, walaupun kadang-kadang subjektif, dengan maksud membuat senang dan memberi informasi kepada pembaca tentang suatu kejadian, keadaan atau aspek kehidupan. Berita kisah memang orisinal dan bersifat deskriptif. Bisa saja dalam sebuah berita kisah dipenuhi dengan orisinalitas dan deskripsi penulis yang menghibur, dan sedikit informasi. Atau, penulisnya lebih banyak menginformasikan amatannya dengan sedikit menghibur. Tulisan berita kisah yang bagus tentu saja yang mampu mengkombinasikan segala aspeknya dengan baik dan proporsional.

Foto: Para peserta acara Belajar Bersama Menulis Berita Kisah

Seperti apa yang dikatakan Made Sujaya, bahwa berita kisah, dalam teknik menulisnya, mengadopsi teknik menulis sastra.

“Yang diadopsi berita kisah dari fiksi itu ada tiga komponen,” jelasnya. “Pertama, konfilk. Kisah itu menjadi menarik kalau di dalamnya terdapat konflik. Selain konflik ada karakter. Karakter itu memuat figur-figurnya, tokoh-tokohnya⸺dan seorang penulis berita kisah harus mampu menuliskan sisi-sisi humanis dari setiap tokoh yang terlibat. Kemudian yang ketiga, kronologi. Hal ini menjelaskan urut-urutan suatu kejadian,” lanjutnya.

Menurut Sujaya, menulis berita kisah itu adalah jalan pembebasan dari seorang jurnalis. “Karena jurnalis bisa keluar dari pakem berita yang kaku dan baku⸺dan boleh memasukkan subjektivitas.”

Benar. Beberapa berita kisah ditulis dalam bentuk “aku”, sehingga memungkinkan reporter, jurnalis, memasukkan emosi dan pikirannya sendiri. Meskipun banyak jurnalis, yang dididik dalam reporting objektif, hanya memakai teknik ini bila tidak ada pilihan lain, hasilnya bisa enak dibaca. Tetapi, tulisan berita kisah tetap memberikan penekanan besar pada fakta-fakta yang penting⸺fakta-fakta yang mungkin merangsang emosi (menghibur, memunculkan empati, di samping tetap tidak meninggalkan unsur informatifnya). Karena penakanan itu, tulisan berita kisah sering disebut kisah human interest atau kisah yang berwarna.

Memadupadankan Kehumasan dan Jurnalistik, Memeriksa Hubungan Pemerintah dan Wartawan

Selain berpendapat mengenai subjektivitas dalam berita kisah, Sujaya juga mengatakan bahwa berita kisah itu “awet”. Berita kisah tidak terikat waktu. Ia bisa bertahan. Tekanan deadline jarang, sehingga jurnalis bisa punya waktu cukup untuk mengadakan riset secara cermat dan menulisnya kembali sampai mempunyai mutu yang tertinggi.

Sedangkan menurut Made Adnyana Ole, ada dua jenis dalam penulisan jurnalistik, yaitu menulis berita dan menulis cerita. Menulis berita kisah menggunakan rumus-rumus menulis cerita. Seperti cerpen yang menggunakan diksi-diksi, dalam berita kisah pun demikian. “Idiom-idiom atau metafora itu diperbolehkan dalam berita kisah,” kata penulis kumpulan cerpen Gadis Suci Melukis Tanda Suci di Tempat Suci ini.

Meski bercerita, sekali lagi, penulisan berita kisah bukanlah fiksi, ia tetap berpijak pada fakta meski mungkin saja ceritanya seperti sebuah “cerita pendek”. Nah, sebab itu pulalah, penulis berita kisah dalam bentuk narasi harus memiliki kemampuan yang tak jauh beda dengan penulisan fiksi.

Dengan begitu, berita kisah memberikan variasi terhadap berita-berita rutin seperti pembunuhan, skandal, bencana dan pertentangan yang selalu menghiasi kolom-kolom berita. Seorang wartawan bisa menulis “cerita berwarna-warni” untuk menangkap perasaan dan suasana dari sebuah peristiwa. Dalam setiap kasus, sasaran utamanya adalah bagaimana menghibur pembaca dan memberikan kepadanya hal-hal baru dan segar.

Struktur penulisan berita kisah sangat berbeda dengan stright news (berita lugas) yang menggunakan struktur piramida terbalik. Semua bagian tulisan terjalin erat dari awal tulisan hingga ending. Paragraf pertama sebuah berita kisah adalah sebuah pertaruhan; pada lead (pembuka) berita kisah sangat menentukan minat membaca untuk melanjutkan membacanya hingga selesai. Pembaca juga tetap harus mampu dipikat dengan bahan yang dijadikan tulisan, dan judul.

“Stright news itu memiliki nilai berita. Misalnya, berita tentang kecelakaan. Kalau hanya keserempet, tidak ada yang meninggal, berarti tidak masuk dalam berita. Itu bedanya dengan berita kisah. Berita kisah itu terkadang membahas soal-soal yang ‘kecil’,” jelas pendiri Tatkala.co ini.

Belajar Bersama Minikino | Apa Saja yang Perlu Diketahui Saat Menulis Ulasan Film Pendek?

Berita kisah biasanya memang seringkali berbicara hal-hal “biasa” yang terkadang luput dari perhatian kita. Made Adnyana Ole mecontohnya misalnya kegiatan penanaman pohon. “Dalam berita kisah kegiatan penanaman pohon, yang menarik untuk ditulis bukan bupati, atau kepala dinas yang dijadikan narasumber, tapi misalnya ada anak kecil yang ikut serta di dalam kegiatan itu,” katanya.

Di dalam berita kisah memerlukan keterampilan menulis dan penggunaan bahasa, sebab itulah sajian berita kisah terkadang mampu memberikan pencerahan, meski yang ditulis hanyalah berupa hal-hal yang remeh atau keseharian yang terasing dari benak kita, meski pada mata sekali waktu kita pernah menyaksikannya. Banyak ragam kalimat pembuka yang bisa digunakan pada berita kisah ini demi mengail perhatian pembaca; bisa menggunakan anekdot, penggalan dialog, paragraf deskripsi, sebuah narasi, kutipan langsung, atau malah pantun.

Foto: Para peserta acara Belajar Bersama Menulis Berita Kisah

Penulis berita kisah harus mampu menjaga kontinuitas yang tinggi dalam alur ceritanya dari awal hingga akhir. Bagian-bagian dalam berita kisah harus tetap koheren dalam jalinan tema utama cerita yang hendak disampaikan, meski memang peralihan atau lanturan-lanturan cerita seringkali tak bisa dihindari. Namun, bila peralihan atau lanturan itu tetap merupakan bagian dari keseluruhan tema utama cerita, justru akan bisa lebih memperkaya tulisan itu sendiri.

Sebelum diskusi diakhiri, salah seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Genesha, Kumala Sari, bertanya tentang apa tantangan dalam menulis berita kisah.

“Semua pekerjaan itu sebenarnya ada tantangannya,” jawab Made Adnyana Ole. “Tantangan dalam berita kisah itu ada di gagasan, ide, kepekaan. Artinya, untuk menjawab soal itu, kita harus memperluas itu⸺memperluas pengetahuan kita pada suatu hal.”

Pada akhirnya, seperti yang sudah dituliskan di awal, bahwa berita kisah bukan hanya sekadar berita biasa. Tetapi, meski bercerita, sekali lagi, penulisan berita kisah bukanlah fiksi, ia tetap berpijak pada fakta. Untuk dapat menulis berita kisah dengan baik dan benar, seorang wartawan, selain banyak tanya, ia juga harus memperbanyak membaca, bukan hanya membaca buku, tetapi juga membaca situasi, fenomena, kondisi, dsb. Sulit membayangkan seorang wartawan dapat menulis berita kisah jika tak banyak membaca. [T]

Simak video selengkapnya:

Tags: Berita Kisahjurnalismejurnalisme wargajurnalistikTatkala May May May 2022
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kisah 8000 Kepal Tanah dari Gusti Dalem: Temuan-temuan Pada Jajan Suci

Next Post

Fakta dan Fiksi Tentang Fakta dan Fiksi

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Fakta dan Fiksi Tentang Fakta dan Fiksi

Fakta dan Fiksi Tentang Fakta dan Fiksi

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co