12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Memadupadankan Kehumasan dan Jurnalistik, Memeriksa Hubungan Pemerintah dan Wartawan

Jaswanto by Jaswanto
May 18, 2022
in Khas
Memadupadankan Kehumasan dan Jurnalistik, Memeriksa Hubungan Pemerintah dan Wartawan

Diskusi “Padu-Padan Kehumasan dan Jurnalistik” dalam acara Tatkala May May May, pada Jumat, 13 Mei 2022 di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Singaraja, Bali.

Ilmu-ilmu kehumasan dan jurnalistik bisa saja mirip bahkan bisa juga sama, tapi dalam prakteknya keduanya bisa saling berlawanan. Ada juga yang bilang kehumasan dan jurnalistik berjalan dalam rel yang berbeda, tapi punya tujuan yang sama, yakni menyampaikan informasi untuk publik. Benarkah begitu?

Demikian pengantar dari diskusi “Padu-Padan Kehumasan dan Jurnalistik” dalam acara Tatkala May May May, pada Jumat, 13 Mei 2022 di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Singaraja, Bali.

Foto: Diskusi “Padu-Padan Kehumasan dan Jurnalistik” dalam acara Tatkala May May May, pada Jumat, 13 Mei 2022 di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Singaraja, Bali.

Ya, kali ini, Tatkala menghadirkan tiga pembicara yang, bukan hanya membahas ilmu kehumasan dan jurnalistik secara teori, tetapi juga bercerita tentang pengalaman secara langsung sebab ketiga pembicara memang pelaku kehumasan dan kejurnalistikan. Pembicara pertama, Gede Suyasa, Sekda Buleleng; kedua, I Putu Suryada Santhi, Kabid Pengelolaan Komunikasi Kominfosanti Buleleng; dan ketiga, Putu Nova Puta, Pimred Koran Buleleng. Dan diskusi kali ini dipandu oleh Dian Suryantini, wartawan Bali Express.

Scara teknis, tugas humas dan wartawan itu hampir sama. Praktisi humas (hubungan masyarakat, public relations) dan jurnalis sama-sama dituntut memiliki keterampilan yang sama, khususnya keterampilan menulis (writing skills). Karena secara teknis tugas jurnalis dan humas itu sama, maka kurikulum program studi humas harus mengadopsi juga kurikulum jurnalistik.

Dalam Jurnalistik vs Humas: Persamaan dan Perbedaannya, Romeltea.com menjelaskan bahwa salah satu tugas, peran, atau peran humas adalah produksi informasi dan publikasi. Kemasan informasi antara lain berupa karya jurnalistik (berita, artikel, feature). Publikasi informasi dilakukan melalui pengiriman press release dan/atau mempublikasikannya di media internal lembaga. Rilis adalah berita yang dibuat oleh humas lembaga.

Humas juga harus meliput peristiwa atau kegiatan lembaga. Di sinilah humas melaksanakan fungsi reportase, layaknya wartawan meliput peristiwa. Karenanya, humas juga bisa disebut wartawan, yakni wartawan internal lembaga atau “jurnalis korporat”.

Sedangkan menurut Gede Suyasa, narasumber pertama, Sekda Buleleng saat ini⸺yang juga pernah menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol atau juru bicara Pemda Buleleng⸺bahwa juru bicara (atau humas) itu berbeda dengan media massa. Humas sebagai penyampai suara pemerintah. “Humas menyampaikan citra positif dari pemerintah,” lanjutnya.

“Dalam ilmu kehumasan tak ada istilah bad news is good news, berbeda dengan media massa,” ungkap Suyasa.

 Selain mengungkapkan tentang perbedaan antara kehumasan dan media massa, Gede Suyasa juga menyampaikan hubungan antara media massa dengan pemerintah.

“Hubungan media massa dengan pemerintah itu naik turun. Kadang terlihat berseteru; kadang-kadang seperti sahabat baik. Itulah dinamikanya.”

Menurut Gede Suyasa, walaupun kehumasan dan media massa (jurnalistik) tampak berbeda, tetapi dalam beberapa dimensi sebenarnya keduanya memiliki kesamaan.

Foto: Peserta Diskusi Kehumasan dan Jurnalistik

Diskusi ini semakin menarik saat Putu Nova Putra, Pimred Koran Buleleng, dipersilakan moderator untuk menyampaikan pandangannya tentang kehumasan dan jurnalistik.

“Pekerjaan humas dan jurnalis itu berbeda, walaupun di permukaan kelihatannya sama,” kata Putu Nova.

Menariknya, Putu Nova secara terang-terangan memberikan penyataan yang agak menohok terkait output humas dan jurnalistik. Menurut Putu Nova, jurnalisme hadir itu untuk kepentingan publik. Sedangkan humas hadir biasanya untuk kepentingan lembaga.

Dari penyataan tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa perbedaan terbesar di kedua objek kajian ini adalah bahwa humas biasanya subjektif, sedangkan jurnalisme harus selalu objektif.

Humas bersifat subjektif karena membujuk audiens untuk mendukung merek atau produk klien, serta terkait citra lembaga. Namun, jurnalisme harus tetap objektif (kecuali di halaman opini) karena jurnalisme memberitakan fakta dan harus diberitakan setuju atau tidaknya wartawan.

Objektivitas dalam jurnalisme adalah pemberitaan yang sesuai fakta (faktual), berimbang (balance), dan “netral” atau imparsial.

Putu Nova menyampaikan tiga sekema atau pola dalam jurnalistik. Pertama ide; kedua inisiatif; ketiga tindakan. “Itu basic kerja jurnalisme sebenarnya,” lanjutnya. Dan benar, wartawan harus mempunyai ide untuk mencari bahan liputan. Dan harus memiliki inisiatif untuk mengimplementasikannya menjadi sebuah tindakan.

“Katalisatornya adalah inisiatif.” Artinya, wartawan tentu lebih kritis daripada humas dalam melihat suatu kejadian atau objek berita.

Objektivitas dalam jurnalisme atau pers adalah prinsip yang signifikan profesionalisme jurnalistik. Objektivitas jurnalistik sering kali merujuk pada keadilan, kenetralan, faktualitas, dan nonpartisan. Objektivitas jurnalistik mengharuskan seorang jurnalis tidak berada di kedua sisi argumen dan hanya melaporkan fakta, bukan opini pribadi terhadap fakta tersebut.

“Lagipula, berita bukanlah apa yang dipikirkan jurnalis, tetapi apa yang dikatakan sumber mereka.”

Sedangkan, Kabid Pengelolaan Komunikasi Kominfosanti Buleleng, I Putu Suryada Santhi, mengungkapkan hal yang sama, bahwa kehumasan dan jurnalistik itu ada kesamaannya dan tentu ada perbedaannya. Ia menyampaikan soal teknis sebelum data diunggah dan disampaikan ke publik.

“Sebelum kami mengekspos data, tentu kami memiliki beberapa hal yang kami jadikan dasar. Pertama data itu sendiri; kedua, minimal kami memiliki voice dari narasumber. Jadi kalau tidak ada itu, kami tidak berani mengangkatnya. Takut kami salah, takut kami keliru.”

Apa yang disampaikan oleh Putu Suryada tak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Pak Sekda. Karena memang mereka berdua sama-sama berkerja dalam sistem pemerintahan.

Dalam diskusi yang berlangsung dua jam lebih ini, Sinta, Ketua PC KMHDI Buleleng, bertanya soal bagaimana menumbuhkan ide dalam menulis berita kepada Nova selaku Pimred Koran Buleleng. Menurut Nova, kehidupan kewartawanan itu tak lepas dari pergaulan. Yang kedua, refrensi.

“Menjadi seorang wartawan itu harus banyak pergaulan, tidak membatasi diri untuk bergaul dengan siapa pun. Karena dari sana seorang wartawan dapat berdiskusi banyak hal. Dari situlah kadang kala ide itu muncul.”

Berbeda dengan Nova, saat menjawab pertanyaan dari Sinta, untuk mendapatkan ide seorang Putu Suryada harus dalam keadaan tenang. “Untuk mendapatkan ide saya harus menyendiri dalam ruangan yang tenang, sunyi, saya baru mendapatkan ide,” ungkapnya.

Foto: Berpose setelah diskusi

Pada akhirnya, kehumasan dan jurnalistik memang memiliki kesamaan dan perbedaan. Kehumasan dan jurnalistik sama-sama berkomunikasi dengan publik; membangun kepercayaan; menyampaikan informasi; dan bercerita. Sedangkan dua hal ini berbeda beberapa dimensi seperti peran, audiens yang ditargetkan atau diperoleh, kebebasan berekspresi atau berkreasi, objektif vs subjektif.

Tetapi, yang lebih penting dari persamaan atau perbedaan antara kehumasan dan jurnalistik adalah: sebuah media⸺entah itu media massa atau media humas⸺harus dikelola dengan baik oleh mereka yang memiliki pengetahuan dan keterampilan komunikasi massa, dalam hal ini jurnalistik. Ini tak bisa diganggu-gugat. [T]

Simak video diskusi selengkapnya:

Tags: humasjurnalismejurnalistikTatkala May May May 2022
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ruang yang Cair Tanpa Kelekatan Bentuk | Catatan Menonton Srayamurtikanti di Potato Head

Next Post

Masih Menyisakan Bias dan Misteri | Ulasan Buku

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Masih Menyisakan Bias dan Misteri | Ulasan Buku

Masih Menyisakan Bias dan Misteri | Ulasan Buku

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co