2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Memadupadankan Kehumasan dan Jurnalistik, Memeriksa Hubungan Pemerintah dan Wartawan

Jaswanto by Jaswanto
May 18, 2022
in Khas
Memadupadankan Kehumasan dan Jurnalistik, Memeriksa Hubungan Pemerintah dan Wartawan

Diskusi “Padu-Padan Kehumasan dan Jurnalistik” dalam acara Tatkala May May May, pada Jumat, 13 Mei 2022 di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Singaraja, Bali.

Ilmu-ilmu kehumasan dan jurnalistik bisa saja mirip bahkan bisa juga sama, tapi dalam prakteknya keduanya bisa saling berlawanan. Ada juga yang bilang kehumasan dan jurnalistik berjalan dalam rel yang berbeda, tapi punya tujuan yang sama, yakni menyampaikan informasi untuk publik. Benarkah begitu?

Demikian pengantar dari diskusi “Padu-Padan Kehumasan dan Jurnalistik” dalam acara Tatkala May May May, pada Jumat, 13 Mei 2022 di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Singaraja, Bali.

Foto: Diskusi “Padu-Padan Kehumasan dan Jurnalistik” dalam acara Tatkala May May May, pada Jumat, 13 Mei 2022 di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Singaraja, Bali.

Ya, kali ini, Tatkala menghadirkan tiga pembicara yang, bukan hanya membahas ilmu kehumasan dan jurnalistik secara teori, tetapi juga bercerita tentang pengalaman secara langsung sebab ketiga pembicara memang pelaku kehumasan dan kejurnalistikan. Pembicara pertama, Gede Suyasa, Sekda Buleleng; kedua, I Putu Suryada Santhi, Kabid Pengelolaan Komunikasi Kominfosanti Buleleng; dan ketiga, Putu Nova Puta, Pimred Koran Buleleng. Dan diskusi kali ini dipandu oleh Dian Suryantini, wartawan Bali Express.

Scara teknis, tugas humas dan wartawan itu hampir sama. Praktisi humas (hubungan masyarakat, public relations) dan jurnalis sama-sama dituntut memiliki keterampilan yang sama, khususnya keterampilan menulis (writing skills). Karena secara teknis tugas jurnalis dan humas itu sama, maka kurikulum program studi humas harus mengadopsi juga kurikulum jurnalistik.

Dalam Jurnalistik vs Humas: Persamaan dan Perbedaannya, Romeltea.com menjelaskan bahwa salah satu tugas, peran, atau peran humas adalah produksi informasi dan publikasi. Kemasan informasi antara lain berupa karya jurnalistik (berita, artikel, feature). Publikasi informasi dilakukan melalui pengiriman press release dan/atau mempublikasikannya di media internal lembaga. Rilis adalah berita yang dibuat oleh humas lembaga.

Humas juga harus meliput peristiwa atau kegiatan lembaga. Di sinilah humas melaksanakan fungsi reportase, layaknya wartawan meliput peristiwa. Karenanya, humas juga bisa disebut wartawan, yakni wartawan internal lembaga atau “jurnalis korporat”.

Sedangkan menurut Gede Suyasa, narasumber pertama, Sekda Buleleng saat ini⸺yang juga pernah menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol atau juru bicara Pemda Buleleng⸺bahwa juru bicara (atau humas) itu berbeda dengan media massa. Humas sebagai penyampai suara pemerintah. “Humas menyampaikan citra positif dari pemerintah,” lanjutnya.

“Dalam ilmu kehumasan tak ada istilah bad news is good news, berbeda dengan media massa,” ungkap Suyasa.

 Selain mengungkapkan tentang perbedaan antara kehumasan dan media massa, Gede Suyasa juga menyampaikan hubungan antara media massa dengan pemerintah.

“Hubungan media massa dengan pemerintah itu naik turun. Kadang terlihat berseteru; kadang-kadang seperti sahabat baik. Itulah dinamikanya.”

Menurut Gede Suyasa, walaupun kehumasan dan media massa (jurnalistik) tampak berbeda, tetapi dalam beberapa dimensi sebenarnya keduanya memiliki kesamaan.

Foto: Peserta Diskusi Kehumasan dan Jurnalistik

Diskusi ini semakin menarik saat Putu Nova Putra, Pimred Koran Buleleng, dipersilakan moderator untuk menyampaikan pandangannya tentang kehumasan dan jurnalistik.

“Pekerjaan humas dan jurnalis itu berbeda, walaupun di permukaan kelihatannya sama,” kata Putu Nova.

Menariknya, Putu Nova secara terang-terangan memberikan penyataan yang agak menohok terkait output humas dan jurnalistik. Menurut Putu Nova, jurnalisme hadir itu untuk kepentingan publik. Sedangkan humas hadir biasanya untuk kepentingan lembaga.

Dari penyataan tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa perbedaan terbesar di kedua objek kajian ini adalah bahwa humas biasanya subjektif, sedangkan jurnalisme harus selalu objektif.

Humas bersifat subjektif karena membujuk audiens untuk mendukung merek atau produk klien, serta terkait citra lembaga. Namun, jurnalisme harus tetap objektif (kecuali di halaman opini) karena jurnalisme memberitakan fakta dan harus diberitakan setuju atau tidaknya wartawan.

Objektivitas dalam jurnalisme adalah pemberitaan yang sesuai fakta (faktual), berimbang (balance), dan “netral” atau imparsial.

Putu Nova menyampaikan tiga sekema atau pola dalam jurnalistik. Pertama ide; kedua inisiatif; ketiga tindakan. “Itu basic kerja jurnalisme sebenarnya,” lanjutnya. Dan benar, wartawan harus mempunyai ide untuk mencari bahan liputan. Dan harus memiliki inisiatif untuk mengimplementasikannya menjadi sebuah tindakan.

“Katalisatornya adalah inisiatif.” Artinya, wartawan tentu lebih kritis daripada humas dalam melihat suatu kejadian atau objek berita.

Objektivitas dalam jurnalisme atau pers adalah prinsip yang signifikan profesionalisme jurnalistik. Objektivitas jurnalistik sering kali merujuk pada keadilan, kenetralan, faktualitas, dan nonpartisan. Objektivitas jurnalistik mengharuskan seorang jurnalis tidak berada di kedua sisi argumen dan hanya melaporkan fakta, bukan opini pribadi terhadap fakta tersebut.

“Lagipula, berita bukanlah apa yang dipikirkan jurnalis, tetapi apa yang dikatakan sumber mereka.”

Sedangkan, Kabid Pengelolaan Komunikasi Kominfosanti Buleleng, I Putu Suryada Santhi, mengungkapkan hal yang sama, bahwa kehumasan dan jurnalistik itu ada kesamaannya dan tentu ada perbedaannya. Ia menyampaikan soal teknis sebelum data diunggah dan disampaikan ke publik.

“Sebelum kami mengekspos data, tentu kami memiliki beberapa hal yang kami jadikan dasar. Pertama data itu sendiri; kedua, minimal kami memiliki voice dari narasumber. Jadi kalau tidak ada itu, kami tidak berani mengangkatnya. Takut kami salah, takut kami keliru.”

Apa yang disampaikan oleh Putu Suryada tak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Pak Sekda. Karena memang mereka berdua sama-sama berkerja dalam sistem pemerintahan.

Dalam diskusi yang berlangsung dua jam lebih ini, Sinta, Ketua PC KMHDI Buleleng, bertanya soal bagaimana menumbuhkan ide dalam menulis berita kepada Nova selaku Pimred Koran Buleleng. Menurut Nova, kehidupan kewartawanan itu tak lepas dari pergaulan. Yang kedua, refrensi.

“Menjadi seorang wartawan itu harus banyak pergaulan, tidak membatasi diri untuk bergaul dengan siapa pun. Karena dari sana seorang wartawan dapat berdiskusi banyak hal. Dari situlah kadang kala ide itu muncul.”

Berbeda dengan Nova, saat menjawab pertanyaan dari Sinta, untuk mendapatkan ide seorang Putu Suryada harus dalam keadaan tenang. “Untuk mendapatkan ide saya harus menyendiri dalam ruangan yang tenang, sunyi, saya baru mendapatkan ide,” ungkapnya.

Foto: Berpose setelah diskusi

Pada akhirnya, kehumasan dan jurnalistik memang memiliki kesamaan dan perbedaan. Kehumasan dan jurnalistik sama-sama berkomunikasi dengan publik; membangun kepercayaan; menyampaikan informasi; dan bercerita. Sedangkan dua hal ini berbeda beberapa dimensi seperti peran, audiens yang ditargetkan atau diperoleh, kebebasan berekspresi atau berkreasi, objektif vs subjektif.

Tetapi, yang lebih penting dari persamaan atau perbedaan antara kehumasan dan jurnalistik adalah: sebuah media⸺entah itu media massa atau media humas⸺harus dikelola dengan baik oleh mereka yang memiliki pengetahuan dan keterampilan komunikasi massa, dalam hal ini jurnalistik. Ini tak bisa diganggu-gugat. [T]

Simak video diskusi selengkapnya:

Tags: humasjurnalismejurnalistikTatkala May May May 2022
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ruang yang Cair Tanpa Kelekatan Bentuk | Catatan Menonton Srayamurtikanti di Potato Head

Next Post

Masih Menyisakan Bias dan Misteri | Ulasan Buku

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Masih Menyisakan Bias dan Misteri | Ulasan Buku

Masih Menyisakan Bias dan Misteri | Ulasan Buku

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co