24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bonus Menabung Sampah di Desa Tembok: Yang SMP Gratis Bus Sekolah, Yang Sakit Gratis Berobat

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
March 16, 2022
in Khas
Bonus Menabung Sampah di Desa Tembok: Yang SMP Gratis Bus Sekolah, Yang Sakit Gratis Berobat

Kegiatan pengambilan sampah di Desa Tembok, Tejakula, Buleleng | Foto-foto: Don Raree

Pemerintah Desa Tembok di Kecamatan Tejakula, Buleleng, punya cara sendiri agar warga rajin mengumpulkan sampah dan menabungnya di bank sampah. Siswa SMP yang menjadi nasabah di bank sampah mendapatkan pelayanan gratis antar jemput ke sekolah dengan angkutan milik desa. Nasabah yang sakit bisa berobat secara gratis di pos kesehatan desa (poskesdes).

Apakah angkutan gratis untuk anak SMP itu penting? Ya, penting sekali. Anak-anak SMP di Desa Tembok bersekolah di SMPN 2 Tejakula. Jaraknya cukup jauh.

Karena jarak sekolah yang jauh, anak-anak SMP di Desa Tembok pun bersekolah dengan mengendarai sepeda motor. Padahal anak seusia SMP belum diizinkan mengendarai sepeda motor karena belum bisa mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Tapi, mau bagaimana lagi. Mereka terpaksa naik motor sendiri karena orang tua mereka sibuk bekerja sehingga tak bisa mengantarkannya. Memang ada angkutan umum, namun anak-anak biasanya tak mau naik angkutan umum, salah satu alasannya malu karena teman-teman mereka sebagian besar mengendarai motor.

Selain biaya yang tinggi, misalnya untuk beli motor, beli bensin setiap hari dan perawatan, naik motor bagi anak SMP di jalan raya Singaraja-Amlapura cukup berbahaya. Apalagi jalur itu merupakan jalur umum yang banyak dilewati truk pengangkut pasir.  Nah, dengan adanya angkutan sekolah yang dikelola pemerintah desa, maka biaya yang dikeluarkan orang tua bisa ditekan.

“Tak perlu membeli atau mencicil sepeda motor baru dan tak perlu membeli bensin setiap hari,” kata Perbekel/Kepala Desa Tembok Dewa Komang Yudi Astara.

Sampai hari ini total siswa yang menjadi peserta angkutan gratis sebanyak 74 siswa .

Bonus lain bagi nasabah bank sampah di Desa Tembok adalah pengobatan gratis di poskesdes bagi nasabah yang sakit. Poskesdes itu sendiri merupakan hasil dari inovasi yang dilakukan Perbekel/Kepala Desa Tembok Dewa Komang Yudi Astara.

Dengan bonus seperti itu, kesadaran warga untuk mengumpulkan dan menabung sampah menjadi makin tumbuh, dan terus tumbuh di Desa Tembok.

***

Selasa, 15 Maret saya sempat “berwisata sampah” ke Desa Tembok. Ya berwisata, karena salah satu ciri orang berwisata adalah riang gembira. Dan, saya sungguh merasa riang dan gembira di Desa Tembok.

Tepat siang pukul; 13.00 saya lewat di Dusun Bulakang, salah satu dusun di Desa Tembok. Kebetulan di Dusn Bulakan waktu itu adalah jadwal pengambilan sampah dari bank sampah.

Kegiatan pengumpulan dan penimbangan sampah di Dusun Bulakan Desa Tembok

Tampak warga seperti berwisata. Duduk manis di tepi jalan, menunggu sampahnya ditimbang, di angkut, dan tentunya masuk dalam buku tabungan. Tabungan bank sampah ini bisa dicairkan kapan saja.

Kegiatan persampahan ini diinisiasi oleh Tempat Pembuangan Sampah Terpadu ( TPST) Desa Tembok Kedas Mesari di bawah unit pengelolaan sampah Bumdesa  Giri Arta Desa Tembok.

“Nama Kedas Mesari pun sangat diharapkan menjadi penyemangat dalam pengelolaan sampah di desa itu. Dimana ‘kedas’ dalam bahasa Indonesia artinya bersih dan ‘mesari’ bisa diartikan mendapatkan rejeki.” Begitu kata Ketua Bumdesa Tembok Dewa Willy Asmawan.

Menurut Willy Asmawan, TPST ini dibentuk tahun 2015 dengan berbagai tantangan. Bank sampah “Kedas mesari” sendiri dibuat tahun 2020. “Semenjak berdirinya, aplikasi digital dari bank sampah ini disupport penuh oleh Griya Luhu,”  kata Dewa Willy, lelaki 33 tahun itu.

Berbagai inovasi

Sampai saat ini jumlah nasabah bank sampah sudah 936 KK. Ini tersebar di 6 banjar dinas di Desa Tembok. Jumlah itu bisa disebut lumayan dibandingkan dengan jumlah penduduk secara keseluruhan di Desa Tembok, yakni 2335 KK.  Apalagi, dalam satu rumah banyak yang memiliki KK berbeda, tetapi masuk satu KK di data bank sampah.

Dewa Willy Asmawan, kepala Bumdesa Tembok, di antara tumpukan sampah

Manfaat menjadi anggota bank sampah juga sangat menarik dan mencakup banyak hal. Ya, itu tadi. anggota bank sampah punya akses kesehatan gratis di poskesdes, anak-anak SMP gratis angkutan ke sekolah, dan manfaat lainnya.

“Banyak program desa dikolaborasikan dengan bank sampah,” kata Dewa Willy.

Sektor bisnis pun sudah dijalani. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan Rezycology, sebuah perusahaan pengepresan botol plastik di Jakarta.

Hebatnya lagi dari desa tembok, mampu menginisiasi kolaborasi pembentukan bank sampah di dua desa di wilayah Kabupaten Karangasem. Yaitu Desa Ban  dan Desa Dukuh. Dua desa itu berada di Kecamatan Kubu, Karangasem.

Dewa Willy berharap kolaborasi kebaikan lewat pengelolaan sampah ini bisa dilakukan antardesa, baik desa di Buleleng maupun desa di kabupaten lain yang jaraknya berdekatan. “Sampah memang tak bisa dikelola sendiri, sangat perlu kolaborasi dengan berbagai pihak dan lembaga, di Buleleng, maupun di luar Buleleng, di Bali maupoun di luar Bali,” kata Dewa Willy.

***

Warga bekerjasama mengumpulkan sampah di Desa Tembok

Berwisata sampah di Bamk Sampah Desa Tembok membuka mata saya bahwa bank sampah sejatinya tempat menabung nilai-nilai baik. Ada nilai ekonomi, nilai sosial dan budaya.

Juga menumbuhkan kesadaran, bagaimana kita melihat dan menganggap sampah adalah kita. Karena kita yang membuat dan menghasilkan sampah. Karena sampah adalah kita mari berdamai dan saling bersinergi.

Jangan sampai sampah lebih mulia dari pada kita. Dia memiliki nilai guna, kita kalah guna. [T]

BACA JUGA:

Lisna Baktiari dari Kaliasem | Perempuan Muda Juga Bisa Kelola Bank Sampah

Lisna Baktiari dari Kaliasem | Perempuan Muda Juga Bisa Kelola Bank Sampah

Tags: Bank Sampahbulelengdaur ulang sampah plastikDesa TembokSampahsampah plastik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sinergi “Panggul” dan Pena, Dalam Menggaungkan Eksistensi Gamelan Bali

Next Post

Camper Van: Klub Kemping Bermobil | Adakan Jambore Nasional di Buleleng

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Camper Van: Klub Kemping Bermobil | Adakan Jambore Nasional di Buleleng

Camper Van: Klub Kemping Bermobil | Adakan Jambore Nasional di Buleleng

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co