24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dalang-Dalang Cilik dalam Euforia Hari Wayang Nasional 2021 di Bali

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
November 28, 2021
in Khas
Dalang-Dalang Cilik dalam Euforia Hari Wayang Nasional 2021 di Bali

Salah satu peserta dengan menampilkan Wayang Tradisi Bali gaya Buleleng (Bali Utara)

Hari Wayang Nasional merupakan sebuah momentum perayaan seni pewayangan dan pedalangan dirayakan setiap satu tahun sekali, tepatnya pada setiap tanggal 7 November. Merayakan Hari Wayang Nasional sangatlah penting.

Selain menjadi pengingat atas diakuinya wayang sebagai Warisan Agung Budaya Dunia oleh UNESCO, perayaan hari wayang juga sebagai salah satu ruang untuk menghadirkan wayang secara serentak melalui berbagai bentuk sajian seperti pementasan, diskusi, workshop, hingga pameran rupa wayang.

Di Bali perayaan Hari Wayang Nasional pertama diselenggarakan tahun 2020 oleh Program Studi Seni Pedalangan Institut Seni Indonesia Denpasar bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Seni Pedalangan Institut Seni Indonesia Denpasar.

Namun perayaan waktu itu hanya dapat dirayakan secara daring (live streaming) melalui kanal youtube ISI DENPASAR mengingat pada saat itu semua acara kesenian tidak dapat terselenggara secara langsung, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para mahasiswa dan dosen yang tergabung dalam panitia acara untuk merayakan hari wayang ini.

Dialog Seni Pewayangan

Dalam perayaan Hari Wayang Nasional tahun 2020 yang lalu hanya menyajikan Dialog Seni Pewayangan yang mengusung tema “Refleksi Perkembangan Wayang” dengan 3 orang pakar Seni Pewayangan Bali sebagai pemantik dialog yaitu Prof. Dr. I Nyoman Sedana, M.A, Dr. I Dewa Ketut Wicaksana, SSP., M.Hum, dan  I Made Sidia, SSP., M.Sn. Ketiga pakar tersebut mengulas tentang perkembangan Wayang Bali dulu, kini, dan akan datang.

Selain Dialog Seni Pewayangan, pada acara tersebut juga menyajikan pementasan Wayang Kulit Tradisi Bali gaya Sukawati dengan mementaskan dua dalang yang mumpuni. keistimewaan dari perayaan tahun lalu adalah penampilan Dalang Wanita yaitu Kadek Candy Cintya Dewi yang menampilkan pertunjukan wayang dengan sangat aktraktif walaupun seorang perempuan tetapi aksi dari candy sebagai salah satu Dalang Wanit di Bali sangat memukau penikmat yang menikmati acara perayaan tersebut melalui layar kaca.

Tidak puas dengan perayaan tahun lalu secara daring, tahun ini (2021) perayaan Hari Wayang Nasional kembali digelar dengan nuansa dan bentuk penyajian yang berbeda dari sebelumnya yaitu live (langsung) dan daring (dalam jaringan).

Perayaan hari wayang tahun ini digelar dengan tujuan untuk membangkitkan kembali gairah kreativitas seni pewayangan di Bali yang secara langsung tertuang dalam tema besar acara ini yaitu SAMITA. SAMITA berasal dari kata Samirana Atangia (Bangkit dari keterpurukan).

Perayaan tahun ini dapat dikatakan sangatlah meriah terlihat dari berbagai rangkaian acara seperti diadakannya perlombaan Topeng Pengraos Se-Bali, lomba Dalang Cilik Se-Bali, dan lomba Macepat Se-Bali. Selain itu Dialog Seni Pewayangan kembali dihadirkan dalam sajian live streaming melalui kanal youtube ISI Denpasar dengan narasumber Dr. I Made Marajaya, SSP., M.Si dan I Gusti Aryana, S.Sn yang membahas topik tentang “Tantangan dan Peluang Dalang di Masa Pandemi”.

Dalam Dialog Seni Pewayangan ini juga menyuguhkan pementasan Wayang Tradisi Bali gaya Buleleng (Bali Utara) yang menambah kemeriahan perayaan Hari Wayang Nasional tahun 2021.

Di tengah-tengah rangkaian acara juga menghadirkan webinar berskala Nasional bekerjasama dengan PEPADI Bali yang menghadirkan narasumber yang juga sebagai pakar Pedalangan Indonesia. Puncak dari acara ini dilaksanakan pada tanggal 7 november 2021 dengan menampilkan berbagai pertunjukan kesenian wayang dan teater.

Lomba Dalang Cilik

Moment menarik dalam perayaan Hari Wayang Nasional di Bali tahun ini yang diselenggarakan oleh Prodi Seni Pedalangan dan Hmp Seni Pedalangan adalah perhelatan lomba Dalang Cilik Se-Bali yang diikuti oleh anak-anak yang rata-rata berumur 9-14 tahun.

Dalam mengikuti perlombaan, para peserta sangat taat terhadap aturan yang dibuat oleh panitia yang terformulasi dalam kriteria dengan tujuan untuk menyatukan pemahaman dan kesepakatan sehingga perlombaan ini berjalan dengan lancar.

Hal yang menarik dalam lomba Dalang Cilik ini adalah bentuk penyajian pementasannya menggunakan konsep wayang lemah yaitu pertunjukan wayang yang secara penyajiannya tanpa menggunakan kelir (layar) dan blencong (lampu api) dengan tujuan untuk melatih mental para peserta karena mereka dapat dengan jelas melihat penonton dan situasi kondisi didepannya.

Penggunaan konsep penyajian ini tidak ada kaitannya dengan wayang lemah dalam konteks upacara namun lebih kepada melatih mentalitas para peserta Dalang Cilik sehingga luaran lomba ini dapat melahirkan generasi dalang dengan kemampuan dan mental yang mumpuni.

Satu catatan kecil untuk perhelatan lomba Dalang Cilik tahun ini adalah penggunaan kelir (layar). Perlu dipikirkan kembali bahwa penggunaan kelir sangatlah penting dalam menghadirkan tetikesan sebagai salah satu unsur utama dalam penyajian pertunjukan Wayang Tradisi Bali.

Tetikesan merupakan sebuah teknik permainan gerak wayang yang terfokus pada tangan sang dalang dalam memberikan spirit agar wayang terlihat hidup baik melalui gerak berjalan maupun gerak menari.

Sebagai teknik dasar permainan wayang dalam menghadirkan keindahan gerak, teknik tetikesan juga memberikan pemahaman tentang pentingnya kerapian dalam menyajikan pertunjukan Wayang Tradisi Bali yang dapat dilihat dari kecapakan sang dalang saat memegang wayang.

Namun yang sangat diapresiasi dalam perlombaan Dalang Cilik ini adalah prinsip dasarnya bahwa perhelatan lomba Dalang Cilik Se-Bali ini bukan bertujuan untuk memperlombakan style/penggayaan wayang setiap daerah, tapi lebih kepada pembinaan dalang-dalang muda sebagai generasi penerus melalui kompetisi yang menitik beratkan pada kemampuan sang dalang tersebut karena tidak dapat dipungkiri bawah kompetisi ini juga merupakan salah satu media ruang melahirkan dalang cilik/dalang muda berbakat.

Semoga perayaan Hari Wayang Nasional tahun depan dapat dilaksanakan dengan lebih meriah dan diusahakan hadir ditengah-tengah masyarakat. [T]

Tags: dalam cilikHari WayangISI Denpasarseni pertunjukanwayang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Puisi-puisi Made Adnyana Ole | Peristiwa Biasa Pada Hari-hari Bahagia

Next Post

Dalem Dukut, Raja Nusa yang Tak Berdarah Nusa

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Dalem Dukut, Raja Nusa yang Tak Berdarah Nusa

Dalem Dukut, Raja Nusa yang Tak Berdarah Nusa

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co