12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Desa Les | Persentuhan Warga Asing dan Lokal Munculkan Kreativitas Kelola Sampah

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
August 3, 2021
in Khas
Desa Les | Persentuhan Warga Asing dan Lokal Munculkan Kreativitas Kelola Sampah

Warga asing bersama warga lokal memilah sampah di desa Les, Tejakula, Buleleng, Bali

Tahu patung blue marlin di pantai Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yang sempat diberitakan ramai-ramai di media cetak dan online?

Patung itu didesain tanggal 20 Februari 2021 dan mulai digarap tanggal 3 Maret, dibuat oleh para pemuda Desa Les, berjumlah 7 orang, salah satunya Komang Trisna Ananda.

Bahan patung itu adalah sampah plastik. Itu yang membuat patung itu jadi istimewa. Patung itu menghabiskan kurang lebih sekitar 600-an botol plastik dan hampir ribuan label kemasan botol dan juga beberapa plastik tas kresek.

Patung itu kini seakan menjadi ikon Desa Les. Bukan saja ikon seni, melainkan juga ikon sebagai desa yang punya perhatian penuh terhadap kreativitas pengelolaan sampah plastik di desa itu.

Patung marlin di pantai Desa Les

Pengelolaan sampah yang baik di Desa Les tak bisa dilepaskan dari persentuhan dan pergaulan warga asing dan warga lokal di desa itu. Desa Les, meski sebagai desa yang cukup jauh dari ibukota kabupaten dan ibukota provinsi, namun desa itu seakan memiliki daya tarik sehingga banyak warga asing datang ke situ, bahkan menetap.

Warga asing itu bukan melulu wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantai Desa Les dan keasrian bukit-bukitnya. Mereka kebanyakan mahasiswa dan aktivis lingkungan, yang tertarik menerapkan ilmu tentang penyelamatan lingkungan, baik di laut maupun di daratan.

Mari bicarakan soal Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Les. Sejak tahun 2017  TPST yang memiliki sebelas staff dan berkolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Sea Communities. Dari kolaborasi ini lahirlah berbagai program baik, sekaligus mendapat perhatian dari sejumlah lembaga pendidikan di Australia, AS dan negara lain. Persentuhan-persentuhan

“Sea Communities banyak berkolaborasi dengan pemdes  di unit TPST  dalam hal edukasi dan berbagai program community service untuk dalam hal pengelolaan sampah,” kata Perbekel Desa Les Gede Adi Wistara.

Gede Arsana dan cacahan sampah plastik

Kegiatan TPST dan kolaborasi itu akan didukung dengan Peraturan Desa (Perdes) tentang pengelolaan sampah berbasis sumber antara desa adat dan dinas yang draftnya sudah rampung dan kini tinggal pengesahan sehabis PPKM.

Salah satu staff TPST, Gede Arsana, menuturkan kolaborasi dengan Sea Communities sangat membantu dalam edukasi sampah, dalam memilah sampah, dan memahami permasalahan dari banyaknya jenis-jenis sampah. “Terlebih lagi memahami nilai ekonomis dari sampah yang sangat jarang orang awam pahami, bagaimana sampah bisa menjadi sumber penghasilan dan kreatifitas dan juga aktifitas wisata,” kata Arsana.

Gede Arsana dan mesin shruder

Bagaimana bentuk kolaborasi Sea Communities dengan TPST?

Adalah Edgar Bernal atau yang lebih dikenal dengan nama Bali, Nyoman Girri, warga negara Filipina yang sudah hampir menetap 5 tahun di Desa Les. Girri adalah Program Manager Sea Communities.

Awalnya, aktivitas utama komunitas adalah membersihkan terumbu karang di laut Desa Les. Pasalnya, terumbu karang itu hampir seriap saat dimasuki sampah yang berasal dari aliran sungai maupun selokan yang mengarah ke pantai.

Setelah melalui beberapa kesempatan survei, komunitas itu sepakat untung menanggulangi persoalan ini dari hulu, yaitu tempat pembuangan sampah sekaligus mengedukasi masyarakat yang melibatkan insan pendidikan di desa, seperti siswa dan guru SD serta SMP.

Upaya dan program-program penanggulangan sampah itu kemudian mendapat perhatian sehingga sejumlah lembaga turut membantu dan bekerjasama. Dua alat pencacah sampah sekaligus  pencair sampah plastik untuk membuat melamin didapatkan dari CSR organisasi Earth Watch Institute dari Australia (Earth Watch Australia)

Southern Cross University Australia  yang juga membuat “The Shruder Workshop” atau pelatihan daur ulang sampah plastik di Desa Les. Tak ketinggalan, Carol University, Filipina, juga menjadi kampus yang mendukung kegiatan community service ini.

Sebelum pandemi, mahasiswa dari kampus-kampus itu datang ke Les, untuk melakukan semacam KKN (Kuliah Kerja Nyata), dan di situlah terjadi project-project kolaboratif hasil dari persentuhan warga asing dan lokal, termasuk persentuhan-persentuhan budaya dan teknologinya.

Nah, patung blue marlin di tepi Pantai Desa Les itu adalah project dari Carol University. Selama pandemi project pemanfaatan limbah plastik  menjadi seni rupa patung ikan marlin adalah project virtual yang digagas untuk kampus tersebut khususnya dalam bidang Marine Science Biology. Selama pandemi koordinasi dan kolaborasi banyak dilakukan secara daring.

Bahkan bukan hanya dari kalangan mahasiswa saja yang datang dari seluruh dunia (Australia, Singapura, Amerika serikat,  Belanda, dll) kalangan profesional pun banyak yang datang ke desa les untuk berwisata “sampah” ini.  Keindahan alamnya adalah bonus tersendiri, pastinya.

Yang membanggakan dari kolaborasi ini, di samping masalah sampah bisa diatasi, dampak ekonomis dirasakan, dan program ini menjadi best seller wisata edukasi yang ditawarkan Desa Les.

Edgar Bernal atau yang lebih dikenal dengan nama Bali, Nyoman Girri,

Apa saja yang dilakukan warga asing yang berkunjung ke TPST Desa Les?

Pertama, mereka turut memilah sampah plastik, sesuai dengan jenis dan klasifikasi kelas plastiknya. Kedua, mencacah plastik atau mencairkannya menjadi melamin  di mesin shruder, sehingga menghasilkan tangan menyerupai lidi dari bahan plastik

Ketiga, membuat anyaman dari bahan melamin yang dihasilkan menjadi kerajinan tangan seperti ingka dan lain-lain

“Kegiatan ini adalah best seller dari program Earth Watch bekerjasama dengan Sea Communities dan TPST Desa Les,” kata Nyoman Girri, warga Filifina yang jadi pentolan di Sea Communities itu.

Kalau sudah begini, kolaborasi dan sinergi dari banyak pihak adalah kunci maju bersama jntuk mengubah stigma sampah menjadi berkah. [T]

Tumpukan sampah di TPST Desa Les siap dipilah

Baca artikel lain tentang DESA LES dari penulis NYOMAN NADIANA

Tags: bulelengdaur ulang sampah plastikDesa LesPariwisataSampahsampah plastikusaha sampah plastik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pameran Pertukaran Seni Internasional ke-20 Jepang | Pasangan Arya Dedok dan Grace Wakili Indonesia

Next Post

Covid: Antara Kedukaan dan Merelakan

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Covid: Antara Kedukaan dan Merelakan

Covid: Antara Kedukaan dan Merelakan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co