14 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pameran Pertukaran Seni Internasional ke-20 Jepang | Pasangan Arya Dedok dan Grace Wakili Indonesia

Santana Ja Dewa by Santana Ja Dewa
August 2, 2021
in Khas
Pameran Pertukaran Seni Internasional ke-20 Jepang | Pasangan Arya Dedok dan Grace Wakili Indonesia

Grace Tjondronimpuno dan I Made Arya Dwita Dedok bersama karya-karya mereka [Foto dok pribadi]

Di Jepang, tak hanya ada pesta olahraga dunia Olimpiade, juga ada pesta seni dunia. Pesta seni itu bertajuk Pameran Pertukaran Seni Internasional ke-20. Perupa Indonesia juga tak ketinggalan ambil bagian event seni ini. Salah duanya adalah sepsang suami-istri I Made Arya Dwita Dedok dan Grace Tjondronimpuno .

Pameran diikuti 65 perupa internasional dari China, USA, Japan, Poland, Mexico, UK, Malaysia, Thailand, Italy, Bangladesh, Canada, Norwegian, dan Indonesia. “Ada sekitar 200 karya lebih dipamerkan,” kata Ketua Pameran Shimmin Katsu.

Pameran diselenggarakan oleh Komite Persiapan dan Pameran Pertukaran Seni Internasional mulai 3 sampai 8 Agustus di Museum Seni Kota Chiba Jepang.

Karena pencegahan dan pengendalian infeksi pneumonia coronavirus baru, seniman yang berpartisipasi dalam pameran dibatasi untuk mengunjungi Jepang, dan skala pameran juga terpengaruh. Pertukaran budaya berfungsi sebagai jembatan interaksi humaniora global dan komunikasi akademik. Pertukaran dan integrasi budaya, ide dan konsep telah menjadi tren dunia baru, dan sekarang, semua jenis budaya, pemikiran, pendapat, dan informasi telah saling terkait erat. tanpa hambatan.

Dengan demikian, pertukaran dan integrasi pasti menjadi pilihan dan keadaan terbaik untuk kelangsungan hidup dan peningkatan semua jenis budaya. Era yang menampilkan Internet sebagai kekuatan teknis dan tautan penghubung sedang terbentuk.

Seni mencerminkan perkembangan masyarakat, dan sangat menyarankan arah perubahan zaman dengan bentuk dan kinerja yang terlihat.Kelebihan seni adalah mengubah pemikiran, pendapat, dan emosi interior ke dalam bentuk visual eksterior yang tidak hanya mengungkapkan seni itu sendiri, tetapi juga secara intensif mencerminkan perubahan budaya, sumber seni itu sendiri.

Seni merespon era ini dengan ekspresi dan karakteristiknya sendiri, dan konsep pertukaran dan integrasi telah berlaku di berbagai jenis seni.Kemunculan bentuk-bentuk seni baru termasuk seni konseptual, seni instalasi, seni pertunjukan, dan gambar berarti tidak hanya seni visual telah melampaui gaya seni tradisional, tetapi juga ekspresi artistik telah melampaui batas seni dan melangkah ke dunia yang lebih besar.

Terobosan ekspresi seni dan batas seni tentu akan melahirkan platform baru untuk presentasi dan pertunjukan seni, yang berarti era yang merangkul berbagai bentuk seni dan menggemakan pertukaran dan integrasi telah disambut.

Pameran Pertukaran Seni Internasional (Jepang) ke-20 adalah kesempatan untuk pertukaran dan interaksi budaya global, kumpul-kumpul yang bahagia dengan saling menghormati, inklusivitas, dan saling belajar, dan eksplorasi, pengalaman, dan juga awal dari “ perjalanan budaya” untuk semua seniman yang berpartisipasi.

“Saya yakin sepenuhnya bahwa pameran ini akan menjadi “pesta seni internasional” yang berhubungan dengan budaya, dan juga menjadi saksi persahabatan yang berharga dari semua seniman dari dalam dan luar negeri,” ujar Shimmin Katsu yang bersama Zhang Lianming merancang pameran ini sampai terwujud.

Julienne Johnson, kurator pameran ini menyampaikan karya-karya yang dikuratori ini, dengan jangkauan luas yang sengaja dibuat, akan memungkinkan kita untuk menyatukan pengalaman manusiawi kita bersama; dengan harapan bahwa itu akan berkontribusi pada rasa keterhubungan yang lebih welas asih dengan harapan akan mengubah lintasan masa depan kita – secara individu dan kolektif.

Pasangan perupa Grace Tjondronimpuno dan I Made Arya Dwita Dedok yang tinggal di Magelang Jawa Tengah, sebagai wakil dari Indonesia ikut memamerkan karya lukisannya masing-masing satu karya. Karya Grace berjudul ”Peace” media Akrilik di kanvas berukuran 100cm X 80cm terdapat potret Mother Theresa dengan bola kata.

Kata Dedok, jika kita tidak memiliki kedamaian, itu karena kita telah lupa bahwa kita saling memiliki” Pentingnya sebuah kedamaian baik pada diri maupun lingkungan sekitar kita. Karya Dedok berjudul “Shimmin Katsu” media akrilik di kanvas berukuran 100cm X 100cm adalah seri seni potret project tentang persahabatan kebetulan modelnya perupa Jepang Shimmin Katsu yang juga ketua Pameran ini.

“Kami berdua sangat senang bisa ikut serta dalam pameran ini , meskipun kami tidak bisa hadir karena kondisi pandemi covid tidak bisa bepergian, kami hanya mengirim karya ke Jepang lewat Kantor Pos Magelang, “ ujar Made Arya Dedok yang baru-baru ini merayakan HUT 50 tahunnya dengan Happening Art Tunggal di Titik Nol Magelang.

Nama-nama perupa diantaranya : Tang Yongli (China), Julienne Johnson (USA), Wang Cheng (China), Katsu Shimmin (Japan), Agniezka Kozuchowska (Poland), Alejandra Phelts (Mexico), Ariel Vargassai (Mexico), Barbara Nathanson (USA), Bart Goldman (USA), Beatatomczyk-Sokolowska (Poland), Clara Berta (USA), Brooke Harker (USA), Carl Shubs (USA), Cathy Read (UK), Christopher L. Mercier (USA), D Thanaselvam (Malaysia), Daniel Callis (USA), Dashe Ilana (USA), DianeHolland (USA), Elaina Burdo (USA), Gendiyo Okano (Japan), Grace Tjondronimpuno (Indonesia), I Made Arya Dwita Dedok (Indonesia), Janai Ami (USA), JJ Martin (USA), Joel Anderson (USA), John Paul Thornton (USA), Silsat Kanaid (Thailand), Kristine Amerson (USA), Larisa Pilinsky (USA), Laura Cullen (USA)Laurie Yehia (USA), Li Dong (China), Li Jingwen (China), Linda Kunik (USA), Linde Caughey (USA), Lisa Bahouth (USA), Liu Libo (China), Maidy Morhous (USA), Mario Fois (Italy), Mariona Barkus (USA), Mela Marsh (USA), Michael Hayden (USA), Michael Korney (USA)< Nichole Mcdaniel (USA), Kodjovi Olympio (USA), Pat Gainor (USA), Petra Eiko (USA), Pranab Mitra Chowdhury (Bangladesh), Robert Denton (USA), Seraphine (USA)Sha Linsen (China), Silvana Tei Kenney (USA), Susan Karhroody (USA), Susan Rosman (USA), Suzanne Dittenber (USA), Suzanne Edmondson (USA), Sylvain Tremblay (Canada), Tang Ning (China), Terry La Rue (USA), Tonino Maurizi (Italy), Torhild Aukan (Norwegian), Zhai Bihual (China), Zhou Xiaobing (China), Zhang Lianming (China).[T][*]

Tags: JepangPameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dewa, Rahma dan Ratna | Dari Tabanan Menimba Ilmu Menimbang Sampah di Buleleng

Next Post

Desa Les | Persentuhan Warga Asing dan Lokal Munculkan Kreativitas Kelola Sampah

Santana Ja Dewa

Santana Ja Dewa

Pecinta kampung halaman. Tinggal di Sampalan, Nusa Penida

Related Posts

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails
Next Post
Desa Les | Persentuhan Warga Asing dan Lokal Munculkan Kreativitas Kelola Sampah

Desa Les | Persentuhan Warga Asing dan Lokal Munculkan Kreativitas Kelola Sampah

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co