23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Arya Sugiartha & Kun Adnyana | Dua Pendekar Seni Tukaran Kursi dan Pedang

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
May 5, 2021
in Khas
Arya Sugiartha & Kun Adnyana | Dua Pendekar Seni Tukaran Kursi dan Pedang

Prof. Arya Sugiartha dan Prof. Wayan "Kun" Adnyana

Dua pendekar masa kini di bidang seni-budaya, khususnya seni-budaya dari kerajaan akademisi dan birokrasi, Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha dan Prof. Dr. I Wayan Adnyana alias Kun Adnyana, resmi tukaran kursi, tentu juga tukaran pedang.

Arya Sugiartha secara resmi dilantik menjadi Kepala Dinas Kebudayaan Bali oleh Gubernur Wayan Koster, Senin 3 Mei 2021. Ia meninggalkan kursi Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Maret 2021. Kursi Rektor ISI yang ditinggalkan Arya Sugiartha diduduki oleh Kun Adnyana.

Sebelum menjadi rektor, Kun Adnyana duduk di kursi Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali yang kini diduduki Arya Sugiartha.   

Kun Adnyana yang memang akademisi ISI Denpasar itu menjadi Kepala Dinas Kebudayaan Bali sejak April 2019. Selama sekitar dua tahun di kursi Kepala Dinas Kebudayaan, ia sudah sempat merintis Festival Seni Bali Jani dan melanjutkan penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali, serta sempat menyelenggarakan Simposium Internasional Sastra Indonesia (SISI) pada Oktober 2019.

Di tengah-tengah kesibukannya menjadi Kepala Dinas ia ikut pemilihan Rektor ISI, dan terpilih. Maka, Senin 22 Maret 2021 ia pun dilantik secara resmi menjadi Rektor ISI periode 2021-2025 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim di Jakarta.

Arya Sugiartha, sebelum menjabat Kepala Dinas Kebudayaan adalah Rektor ISI selama dua periode. Ketika Kun Adnyana jadi Kepala Dinas Kebudayaan,  Arya Sugiartha yang masih rektor tampak selalu semangat “membantu” Dinas Kebudayaan, secara pikiran maupun tenaga, dalam berbagai kegiatan seni-budaya. Boleh dikata, sebelum menjadi Kepala Dinas Kebudayaan, Arya Sugiartha sudah belajar banyak bagaimana cara menjadi Kepala Dinas.

Maka, ketika Kun Adnyana terpilih menjadi Rektor ISI, sejumlah seniman bisik-bisik agak keras, nanti Arya Sugiartha yang akan menggantikan Kun Adnyana di Dinas Kebuayaan. “Sepertinya mereka akan tukaran,” kata seorang seniman di sela-sela pelaksanaan Festival Seni Bali Jani 2020 di Taman Budaya Denpasar.

Dan, benar. Mereka tukaran. Tentu saja pertukaran tidak terjadi seperti seorang siswa laki-laki SMA tukaran bangku (tempat duduk) dengan siswa lain, misalnya untuk urusan mendekati siswa perempuan. Kedua tokoh seni itu mengikuti proses formal dengan benar sesuai dengan standar pemilihan seorang rektor dan seorang kepala dinas.

Sederhananya, boleh dikata, Kun Adnyana dan Arya Sugiartha akhirnya bertukar kursi. Meski sama-sama duduk untuk mengurusi seni-budaya, khususnya seni budaya Bali, keduanya mau tak mau harusnya bertukar pedang juga agar dunia persilatan seni budaya Bali tetap bisa menyelenggarakan “pertandingan” dengan seimbang, tanpa terjadi kekacauan.

Ya, pedang memang harus ditukar. Pedang bisa dianalogi sebagai alat bertempur (alat menjabat, alat memimpin) termasuk juga alat untuk menjalankan taktik, teknik, dan siasat, dalam dunia persilatan seni-budaya.

Pedang untuk bermain di Dinas Kebudayaan adalah pedang sosial-kemasyarakatan, bersifat birokratik, kadang politis. Untuk urusan seni, pedang ini biasa dimainkan dalam arena-arena seni budaya yang heterogen, campur-baur, yang diisi oleh pemain dari kalangan seniman desa, seniman sebunan, seniman jalanan, dan seniman tanpa jurusan, tanpa fakultas dan tanpa prodi. Yang dihadapi lebih banyak sekaa gong dari desa, desa adat dan sanggar seni di masyarakat luas. Juga terdapat pemain lepas tanpa lembaga.

Berbeda dengan pedang di ISI yang lebih bersifat akademik karena urusannya adalah soal pendidikan, riset dan penelitian. Pedang ini digunakan untuk bermain dalam arena yang lebih homogen, terukur, dan punya standar yang lebih baku. Yang dihadapi adalah seniman dan budayawan akademik. Meskipun seniman-budayawan akademik itu awalnya banyak yang berasal dari sekaa seni sebunan di desa-desa, tapi urusan mereka di kampus memang urusan akademik, di mana dengan pendidikan yang didapat, mereka punya tugas pokok dan fungsi untuk mengembangkan pendidikan seni-budaya, bukan semata-mata menjadi pregina atau tukang tabuh sebagaimana pregina dan tukang tabuh di desa-desa.

Jadi, meski sama-sama berurusan dengan dunia kesenian, tugas mereka berbeda, arena permainan mereka berbeda, sehingga pedang (alat tempur lainnya) juga berbeda. Kun Adnyana yang kini masuk pada arena akademik sudah pernah memegang pedang birokratis (juga politis), Arya Sugiartha yang kini masuk ke arena birokratis pernah memegang pedang akademik.

Apakah mereka bisa sukses di tempat yang baru? Ah, jangan pertanyakan itu. Saya sendiri percaya mereka akan menjadi “pemain pedang” yang andal untuk kemajuan seni-budaya. Kun meskipun tak pernah pegang pedang tertinggi dalam arena akademik, ia juga seorang dosen dan sempat menjabat sejumlah jabatan di ISI Denpasar. Arya Sugiartha pun bukanlah orang asing di Dinas Kebudayaan karena kerap terlibat dalam banyak event budaya di Dinas Kebudayaan.

Setelah dilantik bahkan Arya Sugiartha sudah menyatakan program rutin semisal pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB), Festival Seni Bali Jani yang sudah sempat terselenggara 3 kali juga akan dilanjutkan. Yang paling monumental disiapkan adalah agenda Festival Budaya Dunia di Bali.

“Festival Budaya Dunia di Bali ini dengan mengundang negara-negara yang memiliki budaya unik, seperti Jepang dan Korea Selatan. Festival Budaya Dunia rencananya akan digelar setahun sekali di bulan September. Festival ini tentunya baru bisa digelar nanti setelah pandemi Covid-19 berlalu,” kata Arya Sugiartha sebagaimana dikutip dari Nusa Bali.

Selamat, menjalankan tugas Prof. Arya Sugiartha. [T]

Tags: baliFestival Seni Bali JaniISI DenpasarPesta Kesenian BaliProf. Arya SugiarthaProf. Kun AdnyanaSeniseni modernseni tradisional
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bola dan Kegagalan yang Menghantui

Next Post

Apa Arti Kemenangan Ini? | Renungan Usai Perang

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Apa Arti Kemenangan Ini? | Renungan Usai Perang

Apa Arti Kemenangan Ini? | Renungan Usai Perang

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026
Lubang | Cerpen Asmaran Dani
Cerpen

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

by Asmaran Dani
June 21, 2026
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi
Puisi

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

by Mahesa Putra
June 21, 2026
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045
Esai

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

by Dewa Rhadea
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co