3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Yang Tumbuh di Sela Tugu Kota | Perpustakaan Jalanan di Bali

Juli Sastrawan by Juli Sastrawan
January 7, 2021
in Khas
Yang Tumbuh di Sela Tugu Kota | Perpustakaan Jalanan di Bali

tatkala.co [Foto Taufiq]

Selayaknya tumbuhan kecil di sela tugu kota, perpustakaan jalanan di Bali tampak kecil, jarang terlihat dan dipandang lalu saja. Meskipun demikian, mereka tumbuh, mengorganisir diri dan memberi degup ruang-ruang diskusi dan pertemuan untuk sekitarnya. 

Ada beragam jenis dan banyak perpustakaan alternatif di Bali, mulai dari Taman Baca hingga perpustakaan dengan tawaran-tawaran bacaan selain buku, semisal zines. Meskipun pada dasarnya tujuan dari perpustakaan jalanan dengan yang dilakukan Taman Baca Masyarakat (TBM) tak jauh berbeda.

Namun tulisan ini berfokus pada perpustakaan jalanan—yang mengorganisir diri/ kelompok dan membawa buku ke ruang publik yang sifatnya tidak menentu hanya di satu titik; bisa sesekali di pinggir lapangan, di taman kota, di sekitaran area bermain anak, di pinggir sungai dan lain sebagainya.

Perpustakaan jalanan melaksanakan kegiatannya dengan menggelar lapakan beralaskan terpal atau baliho bekas dan menjajakan bukunya. Mulai dari buku-buku yang diperuntukan untuk anak-anak hingga buku-buku dengan beragam jenis; novel, puisi, buku sejarah, sains dan banyak lagi. 

Di perpustakaan jalanan, buku tak hanya dipajang dan setiap orang bisa mengambil, meminjam, lalu mengembalikannya atau bahkan memberikan pada kawannya. Di Bali perpustakaan jalanan dijaga oleh sekumpulan orang atau kantong-kantong kolektif yang menggagasnya, sehingga setiap orang yang kebetulan melintas atau memang dengan rencana untuk datang membaca bisa langsung bertemu, diskusi, memulai obrolan-obrolan kecil atau bahkan hanya sekedar berbagi makanan sembari bercerita. Tak hanya lapakan buku, di perpustakaan jalanan juga kerap dilaksanakan diskusi-diskusi kecil tematik tentang buku atau hal-hal yang pada saat itu sedang hangat dibicarakan.  

Selain tersebar di berbagai daerah, masing-masing Perpustakaan Jalanan di Bali pun memiliki kegiatan yang beragam.

Lentera Merah – Singaraja (2018) 

Perpustakaan ini terbentuk di tahun akhir 2017 dan 2018 ada masa-masa perpustakaan ini giat berkegiatan di Taman Kota Singaraja. Sayang karena berbagai alasan internal, perpustakaan jalanan ini pun tidak berkegiatan lagi. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Lentera Merah masih berhubungan dengan lapakan buku dan diskusi-diskusi lingkar kecil di Taman/ Lapangan Kota Singaraja.

Literasi Anak Bangsa (2016 – sekarang) 

Perpustakaan jalanan ini terbentuk tahun 2016 di Klungkung. Hingga kini perpustakaan ini masih melangsungkan kegiatan-kegiatannya. Selama pandemi, perpustakaan ini kerap membagikan cerita anak yang diterjemahkan, kertas kerja mewarnai, belajar membaca dan menulis untuk anak-anak yang bisa diunduh langsung melalui akunnya. Selama rentang 2016 hingga sekarang, perpustakaan jalanan Literasi Anak Bangsa melakukan berbagai kegiatan lapakan buku anak-anak, menggambar, mewarnai, sablon cukil, Food Not Bomb dan lain sebagainya.

Ngebuku – Bangli (2018)  

Perpustakaan jalanan Ngebuku terbentuk tahun 2018. Mereka sering melaksanakan kegiatan di Taman Kota di Bangli. Kegiatan-kegiatan mereka lebih sering lapakan buku serta diskusi-diskusi kecil yang dilangsungkan sembari membuka lapakan buku.

Omah Laras – Singaraja (2018 – Sekarang) 

Omah Laras lebih tepatnya merupakan sebuah kolektif seni sosial yang terbentuk akhir 2018 di Singaraja. Selain melangsungkan kegiatan-kegiatannya di kontrakan, mereka tak jarang juga melangsungkan lapakan buku, pasar gratis dan ikut terjun langsung dalam kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Selama pandemi mereka juga ikut tergabung dalam dapur umum untuk memasak dan membagikan nasi kepada siapa saja yang memerlukan.

Payung Literasi – Denpasar (2018 – sekarang) 

Perpustakaan jalanan Payung Literasi terbentuk pada tahun 2018 di Denpasar. Kegiatan-kegiatan mereka selain membuka lapakan buku di Taman Kota dan/ di pinggir sungai kota Denpasar, sesekali mereka juga melangsungkan kegiatan ke lapas untuk acara bagi buku atau belajar bersama.

Perpustakaan Jalanan Denpasar (2017 – sekarang) 

Perpustakaan Jalanan Denpasar terbentuk tahun 2017. Satu dari banyak kelompok Perpustakaan Jalanan yang cair terhadap siapa saja yang memang berminat untuk melapak dan belajar bersama. Tak ada aturan baku setiap orang yang tergabung di dalamnya harus ini itu. Kegiatan-kegiataan yang dilakukan Perpustakaan Jalanan Denpasar pun beragam, mulai dari ikut menjadi bagian dari gerakan-gerakan yang didukung, hingga lapakan buku, mewarnai, menonton film dan diskusi-diskusi lingkar kecil sembari membuka lapakan bukunya.

Perpustakaan Jalanan Tabanan (2018 – sekarang) 

Perpustakaan Jalanan Tabanan terbentuk tahun 2018. Sejak tahun 2018 mereka kerap melakukan lapakan dan diskusi-diskusi lingkar kecil di Taman Kota Tabanan. Perpustakaan ini juga beberapa kali menggelar acara nonton bareng film, street feeding, food not bomb dan beberapa hal lainnya. Ketika ke acara-acara musik di Tabanan pun, tak jarang mereka ikut untuk membuka lapak baca.

Perpustakaan jalanan Lentera Merah di Taman Kota Singaraja [Foto Taufiq]

Masing-masing Perpustakaan di Bali dibentuk dengan cara-cara yang beragam, mulai dari kesadaran kolektif, jejaring pertemanan hingga upaya-upaya untuk merawat pertemanan dengan cara-cara sederhana.

Tumbuhnya perpustakaan jalanan di Bali pun secara tidak langsung memberi jawaban alternatif mengatasi permasalahan rendahnya minat baca masyarakat di Indonesia jika berangkat dari survey yang dilakukan Central Connecticut State University di New Britain yang dimuat dalam berita Media Indonesia tanggal 30/08/2016 menempatkan Indonesia di peringkat 60 dari 61 negara terkait minat baca. Data tersebut didukung pula oleh data UNESCO dimana disebutkan bahwa indeks membaca orang Indonesia hanya 0,001 yang berarti dari 1.000 orang yang ada di Indonesia hanya ada satu orang yang memiliki minat membaca buku. 

Meskipun begitu, penelitian-penelitian tersebut bukanlah satu-satunya acuan untuk menilai bagaimana geliat literasi di Indonesia khususnya di Bali, jika melihat semakin ramainya buku yang terbit dan semakin menjamurnya toko buku online yang tersedia.

Namun jika permasalahan minat baca yang rendah di Indonesia karena disebabkan oleh faktor institusional (tidak adanya fasilitas membaca), boleh jadi Perpustakaan Jalanan adalah satu dari sekian alternative nyata, upaya sadar bagaimana orang-orang di dalamnya mendekatkan buku pada siapa saja. [T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Masturbasi dan Shiwaratri

Next Post

Lain Mutasi Virus Corona, Lain Lagi Mutasi Pejabat

Juli Sastrawan

Juli Sastrawan

Pengajar, penggiat literasi, sastrawan kw 5, pustakawan di komunitas Literasi Anak Bangsa

Related Posts

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Lain Mutasi Virus Corona, Lain Lagi Mutasi Pejabat

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co