23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Yang Tumbuh di Sela Tugu Kota | Perpustakaan Jalanan di Bali

Juli Sastrawan by Juli Sastrawan
January 7, 2021
in Khas
Yang Tumbuh di Sela Tugu Kota | Perpustakaan Jalanan di Bali

tatkala.co [Foto Taufiq]

Selayaknya tumbuhan kecil di sela tugu kota, perpustakaan jalanan di Bali tampak kecil, jarang terlihat dan dipandang lalu saja. Meskipun demikian, mereka tumbuh, mengorganisir diri dan memberi degup ruang-ruang diskusi dan pertemuan untuk sekitarnya. 

Ada beragam jenis dan banyak perpustakaan alternatif di Bali, mulai dari Taman Baca hingga perpustakaan dengan tawaran-tawaran bacaan selain buku, semisal zines. Meskipun pada dasarnya tujuan dari perpustakaan jalanan dengan yang dilakukan Taman Baca Masyarakat (TBM) tak jauh berbeda.

Namun tulisan ini berfokus pada perpustakaan jalanan—yang mengorganisir diri/ kelompok dan membawa buku ke ruang publik yang sifatnya tidak menentu hanya di satu titik; bisa sesekali di pinggir lapangan, di taman kota, di sekitaran area bermain anak, di pinggir sungai dan lain sebagainya.

Perpustakaan jalanan melaksanakan kegiatannya dengan menggelar lapakan beralaskan terpal atau baliho bekas dan menjajakan bukunya. Mulai dari buku-buku yang diperuntukan untuk anak-anak hingga buku-buku dengan beragam jenis; novel, puisi, buku sejarah, sains dan banyak lagi. 

Di perpustakaan jalanan, buku tak hanya dipajang dan setiap orang bisa mengambil, meminjam, lalu mengembalikannya atau bahkan memberikan pada kawannya. Di Bali perpustakaan jalanan dijaga oleh sekumpulan orang atau kantong-kantong kolektif yang menggagasnya, sehingga setiap orang yang kebetulan melintas atau memang dengan rencana untuk datang membaca bisa langsung bertemu, diskusi, memulai obrolan-obrolan kecil atau bahkan hanya sekedar berbagi makanan sembari bercerita. Tak hanya lapakan buku, di perpustakaan jalanan juga kerap dilaksanakan diskusi-diskusi kecil tematik tentang buku atau hal-hal yang pada saat itu sedang hangat dibicarakan.  

Selain tersebar di berbagai daerah, masing-masing Perpustakaan Jalanan di Bali pun memiliki kegiatan yang beragam.

Lentera Merah – Singaraja (2018) 

Perpustakaan ini terbentuk di tahun akhir 2017 dan 2018 ada masa-masa perpustakaan ini giat berkegiatan di Taman Kota Singaraja. Sayang karena berbagai alasan internal, perpustakaan jalanan ini pun tidak berkegiatan lagi. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Lentera Merah masih berhubungan dengan lapakan buku dan diskusi-diskusi lingkar kecil di Taman/ Lapangan Kota Singaraja.

Literasi Anak Bangsa (2016 – sekarang) 

Perpustakaan jalanan ini terbentuk tahun 2016 di Klungkung. Hingga kini perpustakaan ini masih melangsungkan kegiatan-kegiatannya. Selama pandemi, perpustakaan ini kerap membagikan cerita anak yang diterjemahkan, kertas kerja mewarnai, belajar membaca dan menulis untuk anak-anak yang bisa diunduh langsung melalui akunnya. Selama rentang 2016 hingga sekarang, perpustakaan jalanan Literasi Anak Bangsa melakukan berbagai kegiatan lapakan buku anak-anak, menggambar, mewarnai, sablon cukil, Food Not Bomb dan lain sebagainya.

Ngebuku – Bangli (2018)  

Perpustakaan jalanan Ngebuku terbentuk tahun 2018. Mereka sering melaksanakan kegiatan di Taman Kota di Bangli. Kegiatan-kegiatan mereka lebih sering lapakan buku serta diskusi-diskusi kecil yang dilangsungkan sembari membuka lapakan buku.

Omah Laras – Singaraja (2018 – Sekarang) 

Omah Laras lebih tepatnya merupakan sebuah kolektif seni sosial yang terbentuk akhir 2018 di Singaraja. Selain melangsungkan kegiatan-kegiatannya di kontrakan, mereka tak jarang juga melangsungkan lapakan buku, pasar gratis dan ikut terjun langsung dalam kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Selama pandemi mereka juga ikut tergabung dalam dapur umum untuk memasak dan membagikan nasi kepada siapa saja yang memerlukan.

Payung Literasi – Denpasar (2018 – sekarang) 

Perpustakaan jalanan Payung Literasi terbentuk pada tahun 2018 di Denpasar. Kegiatan-kegiatan mereka selain membuka lapakan buku di Taman Kota dan/ di pinggir sungai kota Denpasar, sesekali mereka juga melangsungkan kegiatan ke lapas untuk acara bagi buku atau belajar bersama.

Perpustakaan Jalanan Denpasar (2017 – sekarang) 

Perpustakaan Jalanan Denpasar terbentuk tahun 2017. Satu dari banyak kelompok Perpustakaan Jalanan yang cair terhadap siapa saja yang memang berminat untuk melapak dan belajar bersama. Tak ada aturan baku setiap orang yang tergabung di dalamnya harus ini itu. Kegiatan-kegiataan yang dilakukan Perpustakaan Jalanan Denpasar pun beragam, mulai dari ikut menjadi bagian dari gerakan-gerakan yang didukung, hingga lapakan buku, mewarnai, menonton film dan diskusi-diskusi lingkar kecil sembari membuka lapakan bukunya.

Perpustakaan Jalanan Tabanan (2018 – sekarang) 

Perpustakaan Jalanan Tabanan terbentuk tahun 2018. Sejak tahun 2018 mereka kerap melakukan lapakan dan diskusi-diskusi lingkar kecil di Taman Kota Tabanan. Perpustakaan ini juga beberapa kali menggelar acara nonton bareng film, street feeding, food not bomb dan beberapa hal lainnya. Ketika ke acara-acara musik di Tabanan pun, tak jarang mereka ikut untuk membuka lapak baca.

Perpustakaan jalanan Lentera Merah di Taman Kota Singaraja [Foto Taufiq]

Masing-masing Perpustakaan di Bali dibentuk dengan cara-cara yang beragam, mulai dari kesadaran kolektif, jejaring pertemanan hingga upaya-upaya untuk merawat pertemanan dengan cara-cara sederhana.

Tumbuhnya perpustakaan jalanan di Bali pun secara tidak langsung memberi jawaban alternatif mengatasi permasalahan rendahnya minat baca masyarakat di Indonesia jika berangkat dari survey yang dilakukan Central Connecticut State University di New Britain yang dimuat dalam berita Media Indonesia tanggal 30/08/2016 menempatkan Indonesia di peringkat 60 dari 61 negara terkait minat baca. Data tersebut didukung pula oleh data UNESCO dimana disebutkan bahwa indeks membaca orang Indonesia hanya 0,001 yang berarti dari 1.000 orang yang ada di Indonesia hanya ada satu orang yang memiliki minat membaca buku. 

Meskipun begitu, penelitian-penelitian tersebut bukanlah satu-satunya acuan untuk menilai bagaimana geliat literasi di Indonesia khususnya di Bali, jika melihat semakin ramainya buku yang terbit dan semakin menjamurnya toko buku online yang tersedia.

Namun jika permasalahan minat baca yang rendah di Indonesia karena disebabkan oleh faktor institusional (tidak adanya fasilitas membaca), boleh jadi Perpustakaan Jalanan adalah satu dari sekian alternative nyata, upaya sadar bagaimana orang-orang di dalamnya mendekatkan buku pada siapa saja. [T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Masturbasi dan Shiwaratri

Next Post

Lain Mutasi Virus Corona, Lain Lagi Mutasi Pejabat

Juli Sastrawan

Juli Sastrawan

Pengajar, penggiat literasi, sastrawan kw 5, pustakawan di komunitas Literasi Anak Bangsa

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Lain Mutasi Virus Corona, Lain Lagi Mutasi Pejabat

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co