14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lain Mutasi Virus Corona, Lain Lagi Mutasi Pejabat

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
January 7, 2021
in Esai
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

“Bukan yang terkuat atau tercepat yang bertahan hidup, namun yang pintar beradaptasi.”— (Charles Darwin)

Puluhan Negara menutup perbatasannya dari Inggris, setelah diketahui ada mutan baru virus Corona di negeri ratu Elizabeth itu, yang karakteristik penyebarannya lebih cepat. Akhirnya, gara-gara uleh jasad renik tak tampak mata itulah, Inggris yang sangat terhormat, tanah kelahiran Charles Darwin,  dikucilkan.  Meski telah membuat kekacauan dan kegaduhan, mutasi virus ini tak ada suratnya, tak ada lobi-lobi apalagi motif politik menjelang pilkada. Diam-diam dan tak ada yang diuntungkan, kecuali virus itu sendiri.

Ia bermutasi dengan usaha dan kerja kerasnya sendiri tanpa backing-an siapa-siapa. Tidak ada setoran kepada atasan atau sebaliknya, pun tak ada kekecewaan atau kemaranan atasannya. Lagipula ia memang tak punya atasan atau bawahan. Mereka setara, mungkin.

Virus bermutasi hanya untuk satu-satunya urusan yang sangat prinsip, yaitu untuk kelestarian spesiesnya sendiri. Kelestariannya yang telah terancam oleh manusia, yang sudah muak dan lelah didera pandemi Covid-19 selama lebih dari setahun. Dengan berbagai upaya, manusia tentu saja berambisi secepatnya memusnahkan virus SARS-CoV-2 ini dari muka bumi. Apapun telah dan akan dilakukan untuk memutuskan rantai penularan sekaligus peluang hidup virus ini.               

Mulai dari menerapkan pembatasan jarak fisik, memakai masker dan cuci tangan untuk mengurangi kesempatan virus menggapai inang baru. Lalu berbagai obat anti virus untuk mengeradikasi (memusnahkan) virus Corona tersebut. Juga penyemprotan berbagai zat desinfektan untuk membunuh virus yang menyebar di lingkungan kita. Terakhir tentu saja, uji coba vaksin yang secara ilmiah mendapatkan efektivitas sangat baik, mendekati 95%.

Dan saat ini pun pemberian vaksin telah dilaksanakan di seluruh dunia. Meskipun di Bali dan Buleleng belum dilaksanakan, namun logistik vaksin sudah sampai di depan pintu rumah kita. Belum lagi kenyataan telah terbentuknya  kekebalan alami dalam tubuh mereka yang pernah terinfeksi dan kemudian sembuh. Jika tercapai komulatif 60% saja  populasi kebal, baik secara alamiah maupun buatan (vaksin), maka terwujudlah apa yang dikenal sebagai herd immunity atau kekebalan kelompok. Keadaan ini, praktis membuat seluruh populasi terlindungi, karena yang rentan dan belum kebal telah dipagari oleh 60% yang telah imun. Dengan situasi seperti ini, yang telah dideteksi oleh “agen intelijen” virus Corona, wajarlah mereka bermanuver melakukan mutasi. Inggris telah merasakan akibatnya.

BACA KOLOM DOKTER LAIN DARI PUTU ARYA NUGRAHA

Berbeda dengan mutasi virus, mutasi pejabat atau pegawai sering kali diawali atau diikuti kegaduhan dan perdebatan. Ini bukti sisi rumit kehidupan manusia disandingkan virus yang sedemikian sederhana. Dalam hal mutasi ini pun, rumitnya bisa minta ampun. Minimal dapat kita lihat dari proses maupun tujuan atau maksud mutasi pejabat tersebut. Mutasi bisa terjadi karena keinginan pejabat yang bersangkutan dan disetujui oleh atasannya. Ini sepertinya akan menjadi baik-baik saja dan mulus.

Betulkah demikian? Oooh, belum tentu saudara-saudara! Karena bisa saja pejabat lain, rekannya sendiri tak sudi dan lalu tak cuma diam, susah dalam hati saja, bisa saja ia melakukan perlawanan. Bukan hanya perlawanan dari persaingan internal, penolakan bahkan bisa dating dari masyarakat. Masih ingat kasus Ahok yang diusulkan menjadi komisaris utama Pertamina kan? Betapa ramainya perdebatan di masyarakat. Nah itu yang pejabat dan atasannya saja sepakat tetap bisa gaduh, apalagi kalau yang berikut.

Keribuatan sudah pasti timbul jika, atasan memutasi seorang pejabat sementara pejabat yang bersangkutan tidak bersedia. Atau sebaliknya, atasan tidak menyetujui keinginan seorang pejabat untuk dimutasi padahal pejabat tersebut sudah mendapat backing-an dari pihak yang lebih berkuasa. Pada kasus seperti ini, bisa-bisa atasannya lah yang kena mutasi duluan. Aduh, rumit betul jadinya.

Dari sisi maksud dan tujuan pun, mutasi pejabat diwarnai berbagai kerumitan. Terbaik tentu saja mutasi dilakukan dengan pertimbangan meningkatkan kinerja, dengan menempatkan seorang pegawai pada pos pekerjaan yang paling tepat, sesuai skil dan kemampuannya. Mutasi semacam ini, boleh dikatakan mendekati model mutasi virus yang sederhana namun prinspil dan risiko kegaduhannya akan sangat kecil.

Nah di luar alasan tadi, sudah dipastikan akan terjadi keriuhan. Misalnya mutasi dilakukan jika alasan suka tak suka, alasan politis atau loyalitas di luar pekerjaan,  lebih-lebih jika terkait persoalan asmara dan percintaan, wahhh pasti bakal ramai ini. Maka bukan tidak mungkin akan bisa kita lihat seorang guru diangkat menjadi camat atau seorang pegawai yang tinggal di timur dipindah ke tempat paling jauh di barat.

Rupanya dalam hal mutasi pun, manusia seharusnya bisa belajar dari virus. Begitu mutasi dilakukan dengan proses dan maksud yang sangat sederhana dan prinsip, maka itu akan efektif dan tenang. Ayo lawan dan waspada mutasi virus Corona dengan disiplin protocol kesehatan dan menerima vaksin Covid-19! [T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Yang Tumbuh di Sela Tugu Kota | Perpustakaan Jalanan di Bali

Next Post

Maskulinitas Perpolitikan Indonesia: Glass Ceiling bagi Perempuan dalam Ranah Politik

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails
Next Post
Maskulinitas Perpolitikan Indonesia: Glass Ceiling bagi Perempuan dalam Ranah Politik

Maskulinitas Perpolitikan Indonesia: Glass Ceiling bagi Perempuan dalam Ranah Politik

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co