23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Merantau Memang Tidak Mudah, Namun Itu Bukan Alasan

Reina Friska Saraswati by Reina Friska Saraswati
July 7, 2020
in Kuliner
Merantau Memang Tidak Mudah, Namun Itu Bukan Alasan

Ilustrasi foto Mursal Buyung

Buat temen-temen semua, sempat punya rencana merantau tidak ketika baru tamat SMA? Mungkin sebagian orang berfikir, merantau itu seru dan keren, karena bisa tinggal di lingkungan baru misalnya di salah satu kota yang terkenal di indonesia atau bahkan di luar negeri. Tetapi, bagi sebagian orang, merantau itu tidak mudah, karena mereka harus jauh dari keluarga dan harus menahan rindu.

Manusiawi sih, kalau masih banyak keraguan dalam diri mengenai merantau. Dengan alasan, sudah terlalu nyaman akan keadaan sekarang, entah itu teman-teman disekitar, suasana lingkungan sekitar rumah, atau bahkan tidak bisa jauh dari keluarga. Tetapi, kalau terus-terusan di zona nyaman, apa yakin akan berkembang? Merantau akan memberikan kamu kesempatan lebih luas dalam mengembangkan diri, dan salah satu jalan menuju kesuksesan, loh!

Dikutip dari laman kompasiana, salah satu orang yang telah sukses bernama Tadashi Yanai, Founder Uniqlo asal Jepang, yang ternyata dibalik kesuksesannya beliau adalah seorang perantau. Beliau bahkan telah terbiasa merantau ke banyak negara selagi muda. Begitu pula dengan Zhang Xin, seorang wanita yang berasal dari negara tirai bambu ini dapat mengubah nasib dengan merantau ke Inggris hingga kekayaannya melebihi Donal Trump.

Jika kamu memang berniat ingin benar-benar sukses, lakukan perubahan dalam hidupmu dan merantaulah selagai muda. Selagi semangat masih membara, mempelajari ilmu sebanyak-banyaknya sangatlah penting, karena sebagai bekal menuju kesuksesan. Nah, salah satu kemampuan yang harus dimiliki dalam meraih kesuksesan adalah mampu beradaptasi. Kemampuan tersebut bisa kita miliki saat merantau. Dengan ini kalian akan diajarkan untuk menyesuaikan kepribadian kalian dan berbagai hal di lingkungan baru. Tak hanya itu, beberapa kemampuan yang bisa kamu temukan saat merantau :


1. Pintar Mengelola Keuangan

Saat kamu jauh dari orangtua, kamu akan menjadi manajer keuangan bagi diri sendiri. Mengatur keuangan saat sedang jauh dari orangtua bukanlah hal yang mudah. Terkadang kamu harus rela hidup sangat hemat agar uang kiriman atau gaji cukup dalam satu bulan. Tapi kalau sudah terbiasa, mengatur keuangan dengan bijak akan sangat mudah dilakukan.

2. Membentuk Kemandirian

Tanpa kamu sadari sebenarnya jauh dari orang tua akan membentuk kamu menjadi pribadi yang lebih mandiri lagi. Mengapa demikian? Karena tak ada lagi yang dapat kamu andalkan ketika di kota orang selain diri kamu sendiri. Dengan cara melatih diri sendiri nantinya akan menjadikan kamu lebih mandiri dan membuat kamu bisa bertahan hidup di kota orang. Dan nantinya kemandirian kamu ini akan berguna hingga hidup kamu di masa depan.

3. Menyadari Pentingnya Keluarga

Ketika kamu masih berada bersama keluarga tentu ada saja hal yang menjengkelkan yang terlihat, entah itu hanya karena kamu berebut makanan dengan saudaramu atau hanya teguran dari orang tuamu, karena kamu hanya bermalas-malasan seharian. Dengan merantau, akan banyak momen indah yang sempat terlupakan diingat kembali saat jauh dari keluarga.

Rasa ingin segera berkumpul bersama selalu muncul. Kamu akan belajar untuk lebih menghargai waktu yang dihabiskan bersama mereka karena keterbatasan waktu yang dimiliki setelah memutuskan untuk pergi jauh dari rumah. Merantau membuka matamu, bahwa satu-satunya tempat kamu bisa diterima tanpa pretensi ya hanya di keluarga.

4. Memperluas Relasi

Ketika memilih untuk merantau, berarti akan banyak peluang untuk memperluas jaringan atau relasi. Jika sebelumnya kamu adalah tipe orang yang sedikit pemalu dan pendiam, dengan merantau akan membantu kamu lebih percaya diri untuk berkomunikasi dengan kelompok baru.

5. Lebih Menyukai Tantangan

Di lingkungan baru, kamu akan dipertemukan dengan berbagai macam halangan dan rintangan. Merantau pastinya jauh dari orang tua, hal tersebut menjadi alasan untuk bisa mengatasi setiap tantangan. Karena sudah kebiasaan dengan tantangan, maka halangan dan rintangan merupakan aspek kecil yang harus di hadapi.

6. Berani Mengambil Risiko

Bukan menjadi seseorang yang bersiko, tetapi menjadi seseorang yang mudah mengambil keputusan tanpa ada keraguan. Pergi merantau, akan merubah 100% karakter kamu menjadi seseorang yang lebih berani untuk memutuskan segala sesuatu. Pengalaman menjadi seseorang yang berani mengambil resiko akan kamu dapatkan saat waktu di tanah perantauan, kamu akan lebih gampang dalam mempertimbangkan segala sesuatu.

Dari merantau, banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Penderitaan dan rintangan yang dihadapi, tentu saja menjadikan acuan untuk meraih mimpi dan tujuan. Akan ada cerita ketika meneteskan air mata karena harus menahan rindu dengan keluarga dan suasana kampung halaman. Anak rantau mungkin saja memiliki mental yang lebih kuat jika disbanding dengan anak yang masih tinggal dengan orang tuanya. Suka dan duka saat merantau, kelak akan jadi cerita indah yang akan bisa kita ceritakan kembali kepada anak cucu kita nanti. [T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pandemi, Bolak-Balik Waktu ke Masa Lalu dan Masa Depan

Next Post

Bonsai: Seni, Botani, dan Boleh Sekadar Ikut-Ikutan – [1]

Reina Friska Saraswati

Reina Friska Saraswati

Lahir dan tinggal di Br. Dinas Tegal Temu Kelod, Desa Tibubiu, Kerambitan, Tabanan, Bali. Bisa ditemui di Instagram @reina_friska

Related Posts

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

by Tri Nugroho Adi
August 9, 2026
0
Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

"BU, kulo mung mbekto kuluban godhong kates nggih? Lha ya mung niku sing wonten teng  nggriyo ." (Bu, saya hanya...

Read moreDetails

Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

by Jaswanto
June 17, 2026
0
Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

“BECEK lagi, becek lagi,” keluh istri saya setiap kali menghadiri hajatan di kampung—entah pernikahan, tujuh bulanan, kematian, sedekah bumi, khitanan,...

Read moreDetails

Serangga dalam Piring Makan Kita

by Jaswanto
April 25, 2026
0
Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

Read moreDetails

Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
April 12, 2026
0
Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

MATAHARI baru saja mengintip di ufuk timur Kota Singaraja. Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WITA, namun denyut nadi di Jalan...

Read moreDetails

Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

by Jaswanto
April 2, 2026
0
Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

“BELAJAR jualan dari ibu.” Kalimat itu meluncur begitu saja dari sosok perempuan yang sedang berdiri di belakang lapak dagangannya. Pagi...

Read moreDetails

Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

by Tobing Crysnanjaya
March 15, 2026
0
Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

Jogja, perjalanan yang tak singkat. Menghabiskan waktu hingga 9 jam lamanya. Beberapa kali singgah di Rest Area sepanjang Toll Cipali,...

Read moreDetails

Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026: Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026:  Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

Satu hal yang baru dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 adalah pameran kuliner yang berlokasi sebelah barat Gedung...

Read moreDetails

Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

by Dede Putra Wiguna
January 11, 2026
0
Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

LANGIT masih gelap ketika aroma kayu bakar mulai menyelinap dari sebuah dapur sederhana di Banjar Gelulung, Sukawati, Gianyar. Matahari belum...

Read moreDetails

Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

by Ni Putu Vira Astri Agustini
December 21, 2025
0
Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

PAGI di Pasar Blahkiuh selalu dimulai dengan suara yang sama sejak puluhan tahun lalu. Bukan teriakan pedagang, bukan pula deru...

Read moreDetails

Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

by Dede Putra Wiguna
November 22, 2025
0
Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

“Mbok, nasi lawarnya tiga porsi, ekstra sate, minumnya temulawak ya!” ucap seorang pemuda saat memesan makanan, lalu tergesa masuk ke...

Read moreDetails
Next Post
Bonsai: Seni, Botani, dan Boleh Sekadar Ikut-Ikutan – [1]

Bonsai: Seni, Botani, dan Boleh Sekadar Ikut-Ikutan - [1]

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co