26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Merantau Memang Tidak Mudah, Namun Itu Bukan Alasan

Reina Friska Saraswati by Reina Friska Saraswati
July 7, 2020
in Kuliner
Merantau Memang Tidak Mudah, Namun Itu Bukan Alasan

Ilustrasi foto Mursal Buyung

Buat temen-temen semua, sempat punya rencana merantau tidak ketika baru tamat SMA? Mungkin sebagian orang berfikir, merantau itu seru dan keren, karena bisa tinggal di lingkungan baru misalnya di salah satu kota yang terkenal di indonesia atau bahkan di luar negeri. Tetapi, bagi sebagian orang, merantau itu tidak mudah, karena mereka harus jauh dari keluarga dan harus menahan rindu.

Manusiawi sih, kalau masih banyak keraguan dalam diri mengenai merantau. Dengan alasan, sudah terlalu nyaman akan keadaan sekarang, entah itu teman-teman disekitar, suasana lingkungan sekitar rumah, atau bahkan tidak bisa jauh dari keluarga. Tetapi, kalau terus-terusan di zona nyaman, apa yakin akan berkembang? Merantau akan memberikan kamu kesempatan lebih luas dalam mengembangkan diri, dan salah satu jalan menuju kesuksesan, loh!

Dikutip dari laman kompasiana, salah satu orang yang telah sukses bernama Tadashi Yanai, Founder Uniqlo asal Jepang, yang ternyata dibalik kesuksesannya beliau adalah seorang perantau. Beliau bahkan telah terbiasa merantau ke banyak negara selagi muda. Begitu pula dengan Zhang Xin, seorang wanita yang berasal dari negara tirai bambu ini dapat mengubah nasib dengan merantau ke Inggris hingga kekayaannya melebihi Donal Trump.

Jika kamu memang berniat ingin benar-benar sukses, lakukan perubahan dalam hidupmu dan merantaulah selagai muda. Selagi semangat masih membara, mempelajari ilmu sebanyak-banyaknya sangatlah penting, karena sebagai bekal menuju kesuksesan. Nah, salah satu kemampuan yang harus dimiliki dalam meraih kesuksesan adalah mampu beradaptasi. Kemampuan tersebut bisa kita miliki saat merantau. Dengan ini kalian akan diajarkan untuk menyesuaikan kepribadian kalian dan berbagai hal di lingkungan baru. Tak hanya itu, beberapa kemampuan yang bisa kamu temukan saat merantau :


1. Pintar Mengelola Keuangan

Saat kamu jauh dari orangtua, kamu akan menjadi manajer keuangan bagi diri sendiri. Mengatur keuangan saat sedang jauh dari orangtua bukanlah hal yang mudah. Terkadang kamu harus rela hidup sangat hemat agar uang kiriman atau gaji cukup dalam satu bulan. Tapi kalau sudah terbiasa, mengatur keuangan dengan bijak akan sangat mudah dilakukan.

2. Membentuk Kemandirian

Tanpa kamu sadari sebenarnya jauh dari orang tua akan membentuk kamu menjadi pribadi yang lebih mandiri lagi. Mengapa demikian? Karena tak ada lagi yang dapat kamu andalkan ketika di kota orang selain diri kamu sendiri. Dengan cara melatih diri sendiri nantinya akan menjadikan kamu lebih mandiri dan membuat kamu bisa bertahan hidup di kota orang. Dan nantinya kemandirian kamu ini akan berguna hingga hidup kamu di masa depan.

3. Menyadari Pentingnya Keluarga

Ketika kamu masih berada bersama keluarga tentu ada saja hal yang menjengkelkan yang terlihat, entah itu hanya karena kamu berebut makanan dengan saudaramu atau hanya teguran dari orang tuamu, karena kamu hanya bermalas-malasan seharian. Dengan merantau, akan banyak momen indah yang sempat terlupakan diingat kembali saat jauh dari keluarga.

Rasa ingin segera berkumpul bersama selalu muncul. Kamu akan belajar untuk lebih menghargai waktu yang dihabiskan bersama mereka karena keterbatasan waktu yang dimiliki setelah memutuskan untuk pergi jauh dari rumah. Merantau membuka matamu, bahwa satu-satunya tempat kamu bisa diterima tanpa pretensi ya hanya di keluarga.

4. Memperluas Relasi

Ketika memilih untuk merantau, berarti akan banyak peluang untuk memperluas jaringan atau relasi. Jika sebelumnya kamu adalah tipe orang yang sedikit pemalu dan pendiam, dengan merantau akan membantu kamu lebih percaya diri untuk berkomunikasi dengan kelompok baru.

5. Lebih Menyukai Tantangan

Di lingkungan baru, kamu akan dipertemukan dengan berbagai macam halangan dan rintangan. Merantau pastinya jauh dari orang tua, hal tersebut menjadi alasan untuk bisa mengatasi setiap tantangan. Karena sudah kebiasaan dengan tantangan, maka halangan dan rintangan merupakan aspek kecil yang harus di hadapi.

6. Berani Mengambil Risiko

Bukan menjadi seseorang yang bersiko, tetapi menjadi seseorang yang mudah mengambil keputusan tanpa ada keraguan. Pergi merantau, akan merubah 100% karakter kamu menjadi seseorang yang lebih berani untuk memutuskan segala sesuatu. Pengalaman menjadi seseorang yang berani mengambil resiko akan kamu dapatkan saat waktu di tanah perantauan, kamu akan lebih gampang dalam mempertimbangkan segala sesuatu.

Dari merantau, banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Penderitaan dan rintangan yang dihadapi, tentu saja menjadikan acuan untuk meraih mimpi dan tujuan. Akan ada cerita ketika meneteskan air mata karena harus menahan rindu dengan keluarga dan suasana kampung halaman. Anak rantau mungkin saja memiliki mental yang lebih kuat jika disbanding dengan anak yang masih tinggal dengan orang tuanya. Suka dan duka saat merantau, kelak akan jadi cerita indah yang akan bisa kita ceritakan kembali kepada anak cucu kita nanti. [T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pandemi, Bolak-Balik Waktu ke Masa Lalu dan Masa Depan

Next Post

Bonsai: Seni, Botani, dan Boleh Sekadar Ikut-Ikutan – [1]

Reina Friska Saraswati

Reina Friska Saraswati

Lahir dan tinggal di Br. Dinas Tegal Temu Kelod, Desa Tibubiu, Kerambitan, Tabanan, Bali. Bisa ditemui di Instagram @reina_friska

Related Posts

Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan

by Rusdy Ulu
October 8, 2026
0
Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan

BAGI orang Indonesia, keju bukan makanan yang hadir setiap hari di meja makan. Karena itu, ketika dua belas peserta berkumpul...

Read moreDetails

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
0
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

Read moreDetails

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Es Waneng Tabanan dan Rasa Manis yang Bertahan Sejak 1938

by Wahyu Mahaputra
September 28, 2026
0
Es Waneng Tabanan dan Rasa Manis yang Bertahan Sejak 1938

CUKUP dengan uang tiga ribu rupiah saja, segelas penuh minuman es santan yang creamy dan menyegarkan sudah bisa mengalir di...

Read moreDetails

Maklor dan Cilor, Jajanan Jadul yang Bertahan di Tikungan Jalan Merak Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
September 4, 2026
0
Maklor dan Cilor, Jajanan Jadul yang Bertahan di Tikungan Jalan Merak Singaraja

MATAHARI pagi belum genap sejengkal naik ketika sebuah gerobak biru berhenti di pinggir Jalan Merak, Singaraja. Di belakangnya, truk-truk besar...

Read moreDetails

Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

by Nyoman Budarsana
September 1, 2026
0
Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

UDARA pagi terasa panas ketika rangkaian Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 memasuki penghujung acara. Usai menutup festival,...

Read moreDetails

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

by Tri Nugroho Adi
August 9, 2026
0
Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

"BU, kulo mung mbekto kuluban godhong kates nggih? Lha ya mung niku sing wonten teng  nggriyo ." (Bu, saya hanya...

Read moreDetails

Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

by Jaswanto
June 17, 2026
0
Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

“BECEK lagi, becek lagi,” keluh istri saya setiap kali menghadiri hajatan di kampung—entah pernikahan, tujuh bulanan, kematian, sedekah bumi, khitanan,...

Read moreDetails

Serangga dalam Piring Makan Kita

by Jaswanto
April 25, 2026
0
Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

Read moreDetails

Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
April 12, 2026
0
Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

MATAHARI baru saja mengintip di ufuk timur Kota Singaraja. Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WITA, namun denyut nadi di Jalan...

Read moreDetails
Next Post
Bonsai: Seni, Botani, dan Boleh Sekadar Ikut-Ikutan – [1]

Bonsai: Seni, Botani, dan Boleh Sekadar Ikut-Ikutan - [1]

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co