23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketut Pameran Nok! – Mari Datang Pang Rame…

Jong Santiasa Putra by Jong Santiasa Putra
February 8, 2020
in Khas
Ketut Pameran Nok! – Mari Datang Pang Rame…

Ada yang tahu nama Ketut Sedana? ada yang tahu ia  itu kerjaannya apa? kalau tidak, saya akan jelaskan, dapat pahala lho jika mempromosikan teman. Apa pentingnya sih Ketut saya kenalkan? ya tidak penting-penting amat sih, tapi  gimana yah, ia mau pameran eee, tugas temankan saling mendukung, saya dukungnya lewat tulisan ini. Gembar-gembor kalau ia mau pameran instalasi, (kalau saya lebih suka menyebutnya kolase benda-benda). Kali aja kan, banyak teman yang datang, lalu meramaikan acara dan membicarakannya. Jadi bagus lah persemetonan skena kita.

Saya secara pribadi mengenal Ketut sudah hampir setahun, tidak lama memang. Kalau secara fisik, Ketut itu memiliki rambut panjang-sebahu, wajahnya oval, tingginya tidak mencapai 1,5 meter, kalau jalan pantatnya agak naik sedikit, kerena ia terbiasa berjalan dengan tumit depannya. Lalu selanjutnya ia suka dengan benda-benda berbau tua, seperti kaset pita, piringan hitam, lagu-lagu lama, mesin ketik, kotak pensil tua, ah pokoknya begitulah semacam kolektor barang antik pokoknya, ape je ane amah barak, demen be ye. Mungkin hal ini yang menyebabkan wajahnya agak terlihat tua, berbanding terbalik dengan umurnya yang baru menginjak angka 23 tahun.

Selain menyukai barang-barang berbau lama, ia juga tertarik dengan hal-hal berbau spiritual. Kebiasannya, menghidupkan dupa harum jika sedang bekerja atau pada kesempatan tertentu. Saya suka kebiasaan ia ini, karena ternyata harum dupa itu mempengaruhi kinerja menjadi lebih cepat, karena rilex dan bisa berkonsentrasi. Maka dari itu di setiap event yang kami adakan, ia selalu mengisi divisi kerohanian, divisi yang hanya bisa dinobatkan kepada seseorang yang berhasil  menunda hujan. Ituah Pak Tut, nama panjangnya Ketut Sedana, manusia langka karena anak ke empat, dan penuh berkat. Astungkara

Tanggal 9 Februari 2020 ia menggelar pameran kolase benda-benda bertajuk MEMENTO. Awalnya saya pribadi iseng-iseng berhadiah saja  menawarkan ia untuk pameran di Warung Men Brayut, ternyata ide itu disambut baik, kira-kira kejadiannya bulan November 2019. Nah dari bulan November itu kami memulai diskusi-diskusi ringan, dari menceritakan kisah hidupnya hingga ia memilih jalur kesenian sebagai sebagian ruang hidupnya, hingga bercerita tentang keluarga dan kedekatan-kedekatannya. Dari sini saya bersama teman-teman lainnya mengarahkan arah pameran secara tidak langsung, menawarkan beberapa ide, wacana, literasi, hingga referensi-referensi pameran di luar Bali. Namun entah kenapa jika ia membicarakan keluarganya, ada kesan yang enggan, rindu, menerawang, namun berbinar. Mulailah saya menajamkan pemikirannya agar mengambil tema keluarga lewat benda-benda yang menyimpan kandungan kenangan terhadap subjek yang ia maksud.

Hadirlah 7 karya yang akan dipamerkan hingga 8 Maret 2020.  Karya-karya tersebut adalah hasil perenungan dalam menggali lebih dalam makna keluarga terhadap dirinya. bentangan kenangan ini kemudian direkontruksi menjadi karya instalasi berukuran kecil yang berporos pada narasi-narasi pendukungnya. Misalnya begini ia begitu senang menyapu menggunakan sapu lidi, (ya Pak Tut memang senang bersih-bersih, saya saksi lo brai), dari sapu lidi ini ia mencoba menggali pengalaman hidupnya, apa alasan dibalik kebiasaannya tersebut. Akhirnya ia menemukan satu peristiwa yang selalu terniang jika   melihat benda tersebut. Lengan tangannya pernah terluka karena alm ayahnya melempar sapu lidi ke arah Ketut. Sebab ia membandel tidak mau pulang dari rumah neneknya. Sapu, alm ayah, narasi luka, ketiga ini diramu lalu menghasilkan karya berjudul Sampat Lidi. Karya ini gabungan antara serok, rumah plastik sapu ijuk, dan lidi. Nawang lidi kan ? batang ne slepan, don nyuh.

Bagi Ketut setiap benda menyimpan kenangan, apapun jenis kenangannya, baik, buruk, haru, sakit, kecewa bahkan luka sekalipun. Kenangan akan selalu tersusun oleh permainan kucing-kucingan antara kita dan waktu. Kejar mengejar, silih berselisih, hingga kenangan lampau yang sangat tua, ringkih lalu ditinggalkan. Lebih jauh (yen agak seriusang bedik) Ketut tengah mengajak kita untuk bertanya, atas apa diri ini tumbuh, darimana kita terbentuk, apa saja faktor pertumbuhan itu, bentangkanlah secara diakronis waktu dan catat setiap perubahan di dalamnya, tentu teman-teman akan menemukan sebab-akibat yang secara tidak langsung jarang kita sadari.

Apakah Ketut sedang onani ditengah hiruk pikuk kejadian-kejadian sekitarnya ? yaiyalah onani, onani itu perlu dalam mengenali diri sendiri, ditengah belantara dan sandiwara dunia. Yen sing onani, nyen orin men ? masak dadong di solo. Onani adalah titik awal beranjak , ide-ide yang dekat dengan diri biasanya memiliki kekuatan yang lebih, sebab ruang lingkupnya sudah kita lakukan sedari dulu, namun belum dipahami dengan kesadaran yang awas.

Sube lantas keto….

Dari pada saya liu ngoceh, lan jalan ke Denpasar nyingakin pameranne Ketut, di acara pembukaan selain ngorte anu anu, akan ada penampilan Badiktilu dengan narasi-narasi diri yang setengah radikal-setengah kalem-kalem, ada juga komposer Falsafah Tinu Maha yang digawangi oleh Ramdan, ia membuat lagunya sendiri, menyusunnya dari pertanyaan atas dasar apa keberadaan manusia hari ini dan pertunjukan kecil oleh Teater Kalangan yang tengah membincangkan luka dalam tubuh. Selama pameran juga ada beberapa acara yaitu Minggu 16 Februari  bincang-bincang bersama Ketut Sedana, Minggu 23 Februari, Lokakarya membuat boneka bersama Kacak Kicak Puppet Theater, Minggu 1 Maret penulisan Kritik karya seni rupa, dan Minggu, 8 Maret  Masak-masak sekaligus penutupan acara.

Yen  khe nggak bisa datang pas pembukaan, boleh kok khe datang pas acara-acara lokakarya selama pameran berlangsung. [T]

  • Untuk mendownload katalog silahkan di klik http://bit.ly/MementoKetutsedana
Tags: Pameran Seni RupaSeni Rupa
Share10TweetSendShareSend
Previous Post

Masih Tentang Pengalaman – [Catatan Ikut Lomba Musikalisasi Puisi Bulan Bahasa Bali 2020]

Next Post

Hari Pers Nasional Untuk Siapa?

Jong Santiasa Putra

Jong Santiasa Putra

Pedagang yang suka menikmati konser musik, pementasan teater, dan puisi. Tinggal di Denpasar

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Hari Pers Nasional Untuk Siapa?

Hari Pers Nasional Untuk Siapa?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co