2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Film Kartun Berimajinasi Tinggi dan Kekerasan Berkarakter Lucu, Apakah Cocok Ditayangkan untuk Anak-anak?

Fatika Arum Rahmawati by Fatika Arum Rahmawati
July 31, 2019
in Opini
Film Kartun Berimajinasi Tinggi dan Kekerasan Berkarakter Lucu, Apakah Cocok Ditayangkan untuk Anak-anak?

Ist

Berbicara masalah film kartun, pada umumnya film kartun sangat digemari di kalangan anak-anak hingga dewasa, namun ada dua film kartun terpopuler  yang  membuat saya heran, yaitu film kartun “Doraemon”, “Tom and Jerry” dan “Crayon Shinchan”. Pasti pada bertanya kenapa bisa heran pada kartun-kartun tersebut, bukankah begitu?

Film kartun tersebut memang memiliki karakter yang lucu dan menggemaskan, pada film kartun Doraemon karakter yang diperankan yaitu seekor robot kucing yang terlihat lucu, dan pada film Tom and Jerry menggunakan karakter hewan Kucing dan Tikus, sedangkan pada film kartun Crayon Shinchan yang diperankan oleh sosok anak kecil berusia 5 tahun dengan alis tebal serta rambut dan suaranya yang khas.

Ketiga film kartun tersebut membuat anak-anak bahkan orang dewasa yang menontonnya tertawa, akan tetapi jika dilihat secara garis besar 3 kartun tersebut menayangkan sifat atau sikap yang tidak pantas ditiru oleh anak kecil. Mengapa demikian?

Coba kita mengulas satu per satu, dimulai dari film kartun “Doraemon”, kita melihat kartun tersebut sangatlah lucu dan unik, mengapa? Karena “Doraemon” adalah robot kucing yang datang dari abad 2000 yang dapat berbicara dan memiliki “kantong ajaib” dan selalu membantu temannya yang bernama Nobita menggunakan benda-benda ajaib.

Jika dipikir secara logika, apakah ada kantong ajaib yang bisa mengeluarkan semua benda sesuai keinginan langsung didepan mata? Sangat mustahil di dalam kenyataan, bahkan manusia sepintar apa pun belum bisa membuat penemuan yang seperti itu, ada juga sebuah alat doraemon yang sering muncul pada kartun tersebut yaitu “baling-baling bambu” dan “pintu kemana saja”.

Nahhh, berbicara tentang baling-baling bambu yang dapat dipasang di kepala dan langsung dapat terbang, jika dibawa dalam dunia nyata terlintas di pikiran saya baling-baling itu terbuat dari apa? Kenapa bisa sampai menerbangkan orang yang menggunakannya?

Lanjutt,,, tentang pintu ke mana saja, sebenarnya alat ini yang membuat saya terkagum dan membuat saya sedikit berkhayal atau berimajinasi tinggi. Mengapa bisa? Coba bayangkan, apabila benar-benar ada dalam kenyataan pintu ke mana saja, mungkin tak akan dibutuhkan lagi yang namanya “transportasi”, karena pintu ke mana saja sudah membawa kemanapun kita mau.

Kemudian ada juga alat yang bernama “mesin waktu”, dimana alat ini dapat membawa kita melihat ke masa lalu sampai dengan masa depan. Jika dipikir ke dunia nyata, enak juga ya jika memiliki mesin waktu, kita tidak akan terheran lagi seperti apa di masa yang akan datang, bahkan jika dipikir kembali mesin waktu ini bagaikan Tuhan, yang sudah mengetahui secara langsung kejadian apa yang akan terjadi selanjutnya.

Selain itu, pada film kartun ini juga adanya kekerasan, yakni seperti tokoh Giant yang berbadan besar dengan seenaknya dan semaunya sendiri selalu saja menindas yang lemah, yakni Nobita. Nobita selalu saja dipukuli oleh Giant sampai babak belur.

Jadi di sini saya dapat menyimpulkan bahwa dari kartun tersebut bahwa kartun “Doraemon” membawa kita dalam dunia yang penuh dengan “khayalan”. Memang itu hanya sebuah kartun, namun coba bayangkan apabila ada anak kecil yang senang sekali menonton kartun tersebut sampai-sampai ada yang ingin memiliki alat-alat ajaib yang dimiliki Doraemon, siapa yang repot kalau begitu kenyataannya?

Dan juga film kartun ini membuat daya pikir anak seolah-olah berangan-angan yang tidak logis, serta mengajarkan anak-anak untuk menindas yang lemah. Saya sering menyebut kartun ini dengan “kartun berimajinasi tinggi”.

Lanjut ke kartun berikutnya yaitu “Tom and Jerry”, hmmm berbicara kartun ini memang sangat lucu, karena “Tom” adalah seekor binatang kucing dan “Jerry” adalah seekor tikus. Walaupun dalam kenyataannya binatang tikus dinilai sangat kotor dan menjijikkan, namun pada film kartun ini seekor tikus yang bernama Jerry tidak kelihatan seperti binatang yang menjijikkan, namun sebaliknya, terlihat binatang yang sangat lucu.

Dalam kisah ini mereka saling jahil atau yang sering disebut usil satu sama lain, mereka selalu ada aja masalah yang dibuat, entah itu dari kucing Tom yang duluan maupun Jerry tikus yang duluan.

Akan tetapi dalam kenyataan pun juga seperti itu, ketika kucing melihat tikus maka si kucing akan cepat tanggap mengejar si tikus sampai dapat, bergitu pun dalam kartun tersebut. Yaa memang kartun tersebut sangatlah lucu, jika ditonton pastilah ada saja tingkah lakunya yang membuat kita tertawa, akan tetapi selain lucu, terdapat sisi negatif, Mengapa dikatakan demikian?

Yaa pastinya kita sudah tau dong, karena mereka itu melakukan kejahilannya menggunakan cara kekerasan, seperti yang pernah saya tonton ada sebuah episode kartun ini dimana “Tom” dan “Jerry” saling berperang menggunakan “Petasan”,

Menurut kalian apakah hal itu pantas untuk ditiru? Tentu saja tidak, dan pastinya akan membahayakan jika itu dilakukan. Dan dalam kartun ini pun juga sering melakukan kejahilan dengan cara kekerasan, seperti adanya “pukulan” dengan alat-alat yang membahayakan. Nahhh ini juga tidak baik dilihat untuk anak kecil di bawah umur, karena nanti mereka juga akan melakukan kejahilan kepada temannya seperti pada kartun tersebut.

Selanjutnya kita membahas pada kartun “Crayon Shinchan”, pada dasarnya kartun ini sangat lucu dan menggemaskan melihat tingkah laku anak kecil berusia 5 tahun, namun terkadang tingkah laku sosok yang bernama “Nohara Shinosuke alias Shinchan” kerap membuat ibunya menjadi sangat marah karena sering melawan perintah orangtuanya, sehingga ibunya sering sekali memukul Shinchan sampai membuat kepalanya benjol.

Bahkan anak kecil berusia 5 tahun ini sudah pandai menggoda perempuan dewasa yang terlihatcantik dan sexy. Pada film kartun ini, sebenarnya tidak pantas untuk diperlihatkan oleh anak kecil, karena pada film ini juga mengandung kekerasan orang tua pada anak kecil yang seharusnya tidak boleh dilakukan dan juga anak-anak yang menonton film kartun ini dapat membuat anak berlaku keras terhadap orang tuanya bahkan sampai durhaka kepada orang tuanya.

Jadi kesimpulannya saya menuliskan tentang 3 kartun ini tidak pantas ditayangkan pada anak di bawah umur karena (1) kartun yang penuh dengan dunia khayalan, tidak dijangkau dalam fakta. (2) kartun yang mencerminkan kekerasan. Kepada orang tua jika anak-anak menonton film kartun untuk tetap didampingi dan dilihat kembali pembelajaran apakah yang terkandung dalam film kartun tersebut.

Karena memang tidak semua film kartun cocok dan pantas untuk ditonton oleh anak-anak, agar moral anak tetap terjaga dengan baik sebagaimana mestinya.      [T]

Share20TweetSendShareSend
Previous Post

Bukan Bentuk Tubuh, Tapi Kesadaran Tubuh – Catatan Guyub Kalangan

Next Post

Curiga Publik dan Retorika Politik

Fatika Arum Rahmawati

Fatika Arum Rahmawati

Lahir di Tabanan, 28 Juli 1997. Wanita karier sekaligus seorang istri.

Related Posts

Insolvensi dan Kewajiban Debitur Pailit

by I Made Pria Dharsana
July 31, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PUTUSAN Mahkamah Konstitusi Nomor 181/PUU-XXIII/2025 menjadi salah satu penegasan penting dalam perkembangan hukum kepailitan di Indonesia. Melalui putusan tersebut, Mahkamah...

Read moreDetails

Ketika Warisan Baru Dianggap Sah Setelah Dicatat Negara —Membongkar Distorsi Administrasi dalam Peralihan Hak Waris di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
July 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

 Kematian seseorang tidak hanya mengakhiri eksistensi biologis, tetapi sekaligus memicu konsekuensi hukum yang kompleks dalam sistem hukum perdata. Salah satu...

Read moreDetails

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

by I Gede Sena Putrawan
July 20, 2026
0
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

PADA awal tahun 2026, sebuah proyek bernilai fantastis menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Buleleng. Nama proyek itu sebenarnya...

Read moreDetails

Lelang Bank dan Kepastian Hukum: Antara Peluang Investasi dan Risiko Lapangan

by I Made Pria Dharsana
July 15, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

BARANG lelang bank sering dipandang sebagai peluang mendapatkan aset murah dengan potensi keuntungan besar. Rumah, tanah, ruko, kendaraan, hingga aset...

Read moreDetails

AJB atau Pelepasan Hak: Menguji Rasionalitas Perolehan Tanah oleh Perseroan Terbatas di Era KKPR dan Lahan Sawah yang Dilindungi

by I Made Pria Dharsana
July 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PERDEBATAN mengenai mekanisme perolehan tanah oleh Perseroan Terbatas (PT) sesungguhnya tidak lagi hanya berkisar pada pilihan antara Akta Jual Beli...

Read moreDetails

Notaris di Tengah Gelombang Disrupsi: Antara Kepastian Hukum, Iklim Investasi, dan Ancaman Kriminalisasi

by I Made Pria Dharsana
July 1, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

NOTARIS pada hakikatnya merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kepastian hukum, khususnya dalam lalu lintas perdata, investasi, pembentukan badan...

Read moreDetails

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

Read moreDetails

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
0
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

Read moreDetails

Sertifikat Ganda dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Terjawab  —Dokumen Negara Bisa Dipalsukan, Menutup Celah Mafia Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 19, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DI tengah modernisasi layanan pertanahan dan penerapan sertifikat elektronik, kasus sertifikat palsu dan sertifikat ganda masih terus bermunculan. Fenomena ini...

Read moreDetails

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

by I Made Pria Dharsana
June 10, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era  reformasi bukan pada keamanan akan tetapi...

Read moreDetails
Next Post
Curiga Publik dan Retorika Politik

Curiga Publik dan Retorika Politik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co