23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Film Kartun Berimajinasi Tinggi dan Kekerasan Berkarakter Lucu, Apakah Cocok Ditayangkan untuk Anak-anak?

Fatika Arum Rahmawati by Fatika Arum Rahmawati
July 31, 2019
in Opini
Film Kartun Berimajinasi Tinggi dan Kekerasan Berkarakter Lucu, Apakah Cocok Ditayangkan untuk Anak-anak?

Ist

Berbicara masalah film kartun, pada umumnya film kartun sangat digemari di kalangan anak-anak hingga dewasa, namun ada dua film kartun terpopuler  yang  membuat saya heran, yaitu film kartun “Doraemon”, “Tom and Jerry” dan “Crayon Shinchan”. Pasti pada bertanya kenapa bisa heran pada kartun-kartun tersebut, bukankah begitu?

Film kartun tersebut memang memiliki karakter yang lucu dan menggemaskan, pada film kartun Doraemon karakter yang diperankan yaitu seekor robot kucing yang terlihat lucu, dan pada film Tom and Jerry menggunakan karakter hewan Kucing dan Tikus, sedangkan pada film kartun Crayon Shinchan yang diperankan oleh sosok anak kecil berusia 5 tahun dengan alis tebal serta rambut dan suaranya yang khas.

Ketiga film kartun tersebut membuat anak-anak bahkan orang dewasa yang menontonnya tertawa, akan tetapi jika dilihat secara garis besar 3 kartun tersebut menayangkan sifat atau sikap yang tidak pantas ditiru oleh anak kecil. Mengapa demikian?

Coba kita mengulas satu per satu, dimulai dari film kartun “Doraemon”, kita melihat kartun tersebut sangatlah lucu dan unik, mengapa? Karena “Doraemon” adalah robot kucing yang datang dari abad 2000 yang dapat berbicara dan memiliki “kantong ajaib” dan selalu membantu temannya yang bernama Nobita menggunakan benda-benda ajaib.

Jika dipikir secara logika, apakah ada kantong ajaib yang bisa mengeluarkan semua benda sesuai keinginan langsung didepan mata? Sangat mustahil di dalam kenyataan, bahkan manusia sepintar apa pun belum bisa membuat penemuan yang seperti itu, ada juga sebuah alat doraemon yang sering muncul pada kartun tersebut yaitu “baling-baling bambu” dan “pintu kemana saja”.

Nahhh, berbicara tentang baling-baling bambu yang dapat dipasang di kepala dan langsung dapat terbang, jika dibawa dalam dunia nyata terlintas di pikiran saya baling-baling itu terbuat dari apa? Kenapa bisa sampai menerbangkan orang yang menggunakannya?

Lanjutt,,, tentang pintu ke mana saja, sebenarnya alat ini yang membuat saya terkagum dan membuat saya sedikit berkhayal atau berimajinasi tinggi. Mengapa bisa? Coba bayangkan, apabila benar-benar ada dalam kenyataan pintu ke mana saja, mungkin tak akan dibutuhkan lagi yang namanya “transportasi”, karena pintu ke mana saja sudah membawa kemanapun kita mau.

Kemudian ada juga alat yang bernama “mesin waktu”, dimana alat ini dapat membawa kita melihat ke masa lalu sampai dengan masa depan. Jika dipikir ke dunia nyata, enak juga ya jika memiliki mesin waktu, kita tidak akan terheran lagi seperti apa di masa yang akan datang, bahkan jika dipikir kembali mesin waktu ini bagaikan Tuhan, yang sudah mengetahui secara langsung kejadian apa yang akan terjadi selanjutnya.

Selain itu, pada film kartun ini juga adanya kekerasan, yakni seperti tokoh Giant yang berbadan besar dengan seenaknya dan semaunya sendiri selalu saja menindas yang lemah, yakni Nobita. Nobita selalu saja dipukuli oleh Giant sampai babak belur.

Jadi di sini saya dapat menyimpulkan bahwa dari kartun tersebut bahwa kartun “Doraemon” membawa kita dalam dunia yang penuh dengan “khayalan”. Memang itu hanya sebuah kartun, namun coba bayangkan apabila ada anak kecil yang senang sekali menonton kartun tersebut sampai-sampai ada yang ingin memiliki alat-alat ajaib yang dimiliki Doraemon, siapa yang repot kalau begitu kenyataannya?

Dan juga film kartun ini membuat daya pikir anak seolah-olah berangan-angan yang tidak logis, serta mengajarkan anak-anak untuk menindas yang lemah. Saya sering menyebut kartun ini dengan “kartun berimajinasi tinggi”.

Lanjut ke kartun berikutnya yaitu “Tom and Jerry”, hmmm berbicara kartun ini memang sangat lucu, karena “Tom” adalah seekor binatang kucing dan “Jerry” adalah seekor tikus. Walaupun dalam kenyataannya binatang tikus dinilai sangat kotor dan menjijikkan, namun pada film kartun ini seekor tikus yang bernama Jerry tidak kelihatan seperti binatang yang menjijikkan, namun sebaliknya, terlihat binatang yang sangat lucu.

Dalam kisah ini mereka saling jahil atau yang sering disebut usil satu sama lain, mereka selalu ada aja masalah yang dibuat, entah itu dari kucing Tom yang duluan maupun Jerry tikus yang duluan.

Akan tetapi dalam kenyataan pun juga seperti itu, ketika kucing melihat tikus maka si kucing akan cepat tanggap mengejar si tikus sampai dapat, bergitu pun dalam kartun tersebut. Yaa memang kartun tersebut sangatlah lucu, jika ditonton pastilah ada saja tingkah lakunya yang membuat kita tertawa, akan tetapi selain lucu, terdapat sisi negatif, Mengapa dikatakan demikian?

Yaa pastinya kita sudah tau dong, karena mereka itu melakukan kejahilannya menggunakan cara kekerasan, seperti yang pernah saya tonton ada sebuah episode kartun ini dimana “Tom” dan “Jerry” saling berperang menggunakan “Petasan”,

Menurut kalian apakah hal itu pantas untuk ditiru? Tentu saja tidak, dan pastinya akan membahayakan jika itu dilakukan. Dan dalam kartun ini pun juga sering melakukan kejahilan dengan cara kekerasan, seperti adanya “pukulan” dengan alat-alat yang membahayakan. Nahhh ini juga tidak baik dilihat untuk anak kecil di bawah umur, karena nanti mereka juga akan melakukan kejahilan kepada temannya seperti pada kartun tersebut.

Selanjutnya kita membahas pada kartun “Crayon Shinchan”, pada dasarnya kartun ini sangat lucu dan menggemaskan melihat tingkah laku anak kecil berusia 5 tahun, namun terkadang tingkah laku sosok yang bernama “Nohara Shinosuke alias Shinchan” kerap membuat ibunya menjadi sangat marah karena sering melawan perintah orangtuanya, sehingga ibunya sering sekali memukul Shinchan sampai membuat kepalanya benjol.

Bahkan anak kecil berusia 5 tahun ini sudah pandai menggoda perempuan dewasa yang terlihatcantik dan sexy. Pada film kartun ini, sebenarnya tidak pantas untuk diperlihatkan oleh anak kecil, karena pada film ini juga mengandung kekerasan orang tua pada anak kecil yang seharusnya tidak boleh dilakukan dan juga anak-anak yang menonton film kartun ini dapat membuat anak berlaku keras terhadap orang tuanya bahkan sampai durhaka kepada orang tuanya.

Jadi kesimpulannya saya menuliskan tentang 3 kartun ini tidak pantas ditayangkan pada anak di bawah umur karena (1) kartun yang penuh dengan dunia khayalan, tidak dijangkau dalam fakta. (2) kartun yang mencerminkan kekerasan. Kepada orang tua jika anak-anak menonton film kartun untuk tetap didampingi dan dilihat kembali pembelajaran apakah yang terkandung dalam film kartun tersebut.

Karena memang tidak semua film kartun cocok dan pantas untuk ditonton oleh anak-anak, agar moral anak tetap terjaga dengan baik sebagaimana mestinya.      [T]

Share20TweetSendShareSend
Previous Post

Bukan Bentuk Tubuh, Tapi Kesadaran Tubuh – Catatan Guyub Kalangan

Next Post

Curiga Publik dan Retorika Politik

Fatika Arum Rahmawati

Fatika Arum Rahmawati

Lahir di Tabanan, 28 Juli 1997. Wanita karier sekaligus seorang istri.

Related Posts

Sertifikat Ganda dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Terjawab  —Dokumen Negara Bisa Dipalsukan, Menutup Celah Mafia Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 19, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DI tengah modernisasi layanan pertanahan dan penerapan sertifikat elektronik, kasus sertifikat palsu dan sertifikat ganda masih terus bermunculan. Fenomena ini...

Read moreDetails

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

by I Made Pria Dharsana
June 10, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era  reformasi bukan pada keamanan akan tetapi...

Read moreDetails

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

Read moreDetails

Rekonstruksi Hak Waris dalam Perkawinan Beda Agama: Perspektif Hukum Keluarga dan Agraria

by I Made Pria Dharsana
May 27, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

HUKUM seringkali berbicara dalam bahasa kepastian, tetapi realitas sosial tidak selalu berjalan dalam garis yang sama. Perkawinan beda agama menjadi...

Read moreDetails

Koperasi Merah Putih: Mengulang Jejak KUD, Menabrak BUMDes, atau Membangun Jalan Baru?

by I Made Pria Dharsana
May 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Di tengah semangat membangun kemandirian ekonomi nasional, gagasan Koperasi Merah Putih kembali diangkat sebagai simbol kebangkitan ekonomi rakyat. Ia bukan...

Read moreDetails

Cinta, Hibah, dan Tanah:  Antara Ketulusan dan Batas yang Tak Bisa Ditembus

by I Made Pria Dharsana
May 21, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

CINTA kerap mendorong seseorang untuk memberi tanpa syarat.  Dalam relasi suami-istri, pemberian itu bahkan sering dimaknai sebagai bentuk ketulusan paling tinggi—termasuk...

Read moreDetails

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

Read moreDetails

MKN Bukan Tameng Impunitas: Notaris Berintegritas, Penegak Hukum  Taati Prosedur

by I Made Pria Dharsana
May 9, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MAHKAMAH Konstitusi melalui Putusan Nomor 65/PUU-XXIV/2026 menegaskan bahwa persetujuan Majelis Kehormatan Notaris (MKN) sebagaimana diatur dalam Pasal 66 Undang-Undang Nomor...

Read moreDetails

Menguji Batas Tanggung Jawab Terbatas:  ‘Piercing the Corporate Veil’ dalam Sengketa Kepemilikan dan Pengalihan Saham

by I Made Pria Dharsana
May 7, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM rezim hukum Perseroan Terbatas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, prinsip tanggung jawab terbatas...

Read moreDetails

Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

by KH Ketut Imaduddin Jamal
May 2, 2026
0
Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

ADA satu penyakit lama dalam kebijakan publik kita: negara sering merasa telah bekerja hanya karena program sudah diumumkan, anggaran sudah...

Read moreDetails
Next Post
Curiga Publik dan Retorika Politik

Curiga Publik dan Retorika Politik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co