25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Catatan Dhamma Camp 2019: Sebuah Perjalanan Mencari Jati Diri

Julio Saputra by Julio Saputra
June 8, 2019
in Khas
Catatan Dhamma Camp 2019: Sebuah Perjalanan Mencari Jati Diri

Dhamma Camp 2019

Rabu pagi hari, tanggal 5 Juni 2019, sekitar pukul 09.00 WITA, suasana di kawasan Soka Indah Restaurant & Bungalows, Tabanan nampak begitu damai. Suasananya yang indah seperti tak berubah sejak dulu. Ombaknya tergulung dengan ringan. Angin pantai berhembus tak terlalu berat juga masih tetap kering. Beberapa ekor anjing juga masih dengan senang hati menyapa ramah siapapun yang dilihatnya.

Suasana di Soka Indah Restaurant & Bungalows pun tak jauh berbeda, tetap tenang, tidak terlalu ramai meski bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri namun juga tidak terlalu sepi. Beberapa rombongan pengunjung serta wisatawan terlihat datang dan pergi, barangkali untuk sarapan, barangkali juga sekadar minum kopi sambil menikmati pemandangan yang asri.

Di antara rombongan pengunjung tersebut, pemuda pemudi Buddhis Bali nampak paling antusias sejak baru turun dari bus mereka. Raut wajah masing-masing memperlihatkan semangat yang tinggi. Pasalnya, mereka berkunjung ke Soka Indah bukan sekadar untuk mampir atau menikmati suasana yang, tapi mereka berkunjung untuk mengikuti Dhamma Camp 2019

Dhamma Camp adalah sebuah kegiatan tahunan yang dicanangkan oleh DPD Patria Bali yang bertujuan mengisi waktu libur pemuda-pemudi Budhhis di Bali maupun di luar Bali dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan hal-hal yang tentunya mengasah sumber daya manusia yang dimiliki oleh pesertanya, seperti Kelas Dhamma (Dhamma Class), Pembentukan Karakter (Character Building),  Malam Kebersamaan (Gathering Night), Pembicara Tamu (Guest Speaker), dan berbagai jenis Games & Outbond yang membangun karakter dan kebersamaan.

Dhamma Camp 2019 resmi dimulai pada Rabu, 05 Juni 2019 bertempat di Soka Indah, Tabanan. Kegiatannya dibuka langsung secara simbolis oleh perwakilan PD Magabudhi Bali dan PP FIB Bali dengan pengalungan nametag dan penyerahan totebag kepada satu orang perwakilan peserta putra dan satu orang perwakilan peserta putri.

Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Penyelenggara Buddha Kabupaten Tabanan, Ketua PD Magabudhi Bali, Ketua PP FIB Bali, Ketua Dayakasakha Vihara Buddha Sakyamuni, Ketua Yayasan Vihara Buddha Sakyamuni, Ketua Sekretariat Bersama Organisasi Buddhis Theravada Bali, Ketua Forum Generasi Muda Lintas Agama, Ketua Keluarga Mahasiswa Buddhis Undiknas, juga Perwakilan dari Soka Indah,

Selama 4 hari 3 malam, sampai tanggal 8 Juni 2019 nanti. mereka bersama-sama akan meningkatkan kemampuan hidup berkesadaran, menanamkan lebih dalam ajaran dhamma, melatih konsep pengembangan diri dan pembentukan karakter, serta menjaga hubungan erat antara manusia dan alam sekitarnya.

Sebuah Proses Mencari Jati Diri

Di hari pertama Dhamma Camp 2019, setelah acara pembukaan dan makan siang berlangsung, para peserta diajak untuk mencari jati diri mereka melalui sesi materi dan diskusi bertajuk “Who Am I? A Journey of Self Discovery” yang disajikan oleh Hendrik, S.Kom, MBA, orang yang pertama kali menggagas terbentuknya Patria di Bali. Ko Hendrik, begitu sapaannya, mengajak para peserta untuk menanyakan dalam lubuk hati mereka masing-masing perihal siapa sesungguhnya mereka, menjadi apa seharusnya mereka, bahkan apakah mereka normal atau tidak.

Dalam sesi ini, Ko Hendrik, memaparkan penemuan jati diri melalui pendekatan kepribadian ala Florence Littauer. Menurutnya, kepribadian seseorang dibagi menjadi 4 tipe, yaitu Koleris (Kuat), Sanguinis (Populer), Melankolis (Sempurna), dan Plegmatis (Damai).

Kerpibadian tipe sangunis, dari segi emosi ditandai dengan kepribadian yang menarik, suka berbicara, ingatan kuat untuk warna, emosional dan demonstratif, periang dan penuh semangat, penuh rasa ingin tahu, mudah diubah, dan berhati tulus. Dari segi pertemanan, tipe sangunis cenderung mudah berteman, mencintai orang, suka dipuji, tampak menyenangkan, dicemburui orang lain, bukan pendendam, mudah minta maaf, mencegah rasa bosan, juga suka kegiatan spontan. Kepribadian tipe sangunis ini dapat ditemukan dalam karakter Peter Parker dalam film Spiderman Homecoming dan serial Avengers.

Dari segi emosi, tipe plegmatis ditandai dengan rendah hati, mudah bergaul & santai, diam, tenang dan mampu, sabar, baik keseimbangannya, hidup konsisten, tenang tapi cerdas, simpatik dan baik hati, menyembunyikan emosi, menerima kenyataan, juga serba guna. Tipe plegmatis juga cenderung mudah diajak bergaul, menyenangkan, tak suka menyinggung, pendengar yang baik, selera humor yang menggigit, suka mengawasi orang lain, punya banyak teman, belas kasihan dan perhatian, Scarlet Witch dalam serial Avengers adalah contoh yang paling pas untuk tipe kepribadian ini.

Tipe melankolis dari segi emosi cenderung mendalam dan analitis, serius dan tekun, cenderung genius, berbakat dan kreatif, artistik dan musical, filosofis dan puitis, menghargai keindahan, perasa terhadap orang lain, suka berkorban, serta penuh kesadaran dan idealis. Dari segi pertemanan, tipe melankolis selalu hati-hati dalam berteman, puas tinggal di balik layar, menghindari perhatian, setia dan berbakti, mau mendengarkan keluhan, bisa memecahkan masalah orang, sangat memperhatikan orang, air mata haru belas kasihan, juga encari teman hidup ideal. Invisible Girl adalah sosok yang paling cocok untuk kepribadian tipe melankolis.

Tipe korelis dari segi emosi cenderung berbakat pemimpin, dinamis dan aktif, sangat membutuhkan perubahan, harus memperbaiki kesalahan, berkemauan kuat dan tegas, tidak emosional bertindak, tidak mudah patah semangat, bebas dan mandiri, memancarkan keyakinan, juga bisa menjalankan apa saja. Dari segi pertemanan, tidak terlalu perlu teman, mau bekerja untuk kegiatan, mau memimpin dan mengorganisasi, biasanya selalu benar, unggul dalam keadaan darurat. Captain America dalam serial Avengers tidak dapat dipungkuri adalah contoh yang paling menggambarkan kepribadian tipe korelis.


Suasana Dhamma Camp 2019

Menurut Ko Hendrik, tipe-tipe kepribadian tersebut dapat ditentukan dari orientasi keaktifan dan preferensi tugas dan hubungan. Orang yang berorientasi aktif dan mementingkan hubungan akan cenderung menjadi orang berkepribadian sangunis, atau bisa juga dikatakan ia akan menjadi seperti Peter Parker dalam serial Avengers. Orang yang berorientasi aktif dan mementingkan tugas cenderung menjadi orang berkeperibadian korelis.

Ia bisa menjadi Captain America selanjutnya andai kata Captain Marica tewas diserang musuh-musuhnya. Orang yang berorientasi pasif dan mementingkan hubungan cenderung akan menjadi orang berkepribadian plegmatis. Ia akan menjadi idola seperti Scarlet Witch dalam serial Avengers yang disukai banyak orang. Orang yang berorientasi pasif dan mementingkan tugas akan menjadi sosok yang melankolis. Tentu ia akan menjadi sosok yang tenang namun kritis seperti Invisible Girl dalam Fantastic Four. Contoh-contoh yang diberikan oleh Ko Hendrik lumayan memberikan gambaran yang jelas tentang tipe-tipe keperibadian di atas.


BACA JUGA:

  • Dhamma Camp 2019: Camping Chef yang Tak Kalah Seru dengan Master Chef Indonesia

Setelah menjelaskan hal-hal tersebut, Ko Hendrik mengajak para peserta untuk 12 opsi dari 48 opsi yang ada. Opsi-opsi tersebut merupakan contoh-contoh keperibadian yang lebih mengkhususkan kepada emosi dan pertemanan para peserta. Para peserta haruslah memilih opsi yang sangat sesuai dengan diri mereka masing-masing. melalui opsi-opsi yang mereka pilih nanti, kepribadian mereka bisa ditentukan apakah mereka termasuk ke dalam tipe korelis, sanguinis, plegmatis, ataupun melankolis.

Para peserta nampak sangat antusias untuk mengatahui kepribadian mereka masing-masing. Mereka tak perlu berpikir lama untuk memilih opsi yang sangat pantas dengan diri mereka sendiri atau kebiasaan mereka sehari-hari. Sebagian panitia juga terlihat ikut menimbang kembali kerpibadian yang mereka miliki.


Peserta antusias ikuti Dhamma Camp 2019

Pada sesi tanya jawab pun, para peserta seperti berlomba-lomba untuk mengacungkan tangan dan mengajukan pertanyaan. Mereka penasaran start yang bagaimana yang akan menentukan hasil yang baik pula. Tak cukup dengan menegnali diri sendiri, mereka bahkan juga ingin tahu cara untuk mengetahui kepribadian orang lain.

Apa yang dijelaskan Ko Hendrik di hari pertama menjadi titik awal mereka untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depan. Dengan mengatahui tipe krpibadian mereka, mereka tentu tahu apa yang harus mereka pertahankan dan apa yang harus mereka tingkatkan. Sanguinis akan mengundang karma baik bagi mereka, plegmatis akan menjernihkan pikiran mereka, melankolis akan membantu mereka berkonsentrasi, dan koleris akan menjadikan mereka teladan.

Ko Hendrik mengajak mereka mengenali pembawaan diri dan potensi, dari sana mereka bisa mengembangkan kelebihan dan tentu mereka juga bisa waspadai kekurangan yang mereka miliki. Mereka harus menumbuhkan kepercayaan diri untuk mengembangkan mental kuat dan kepribadian yang menarik.

Ko Hendrik tentu mengembangkan potensi yang ada para diri peserta masing-masing, sehingga mereka dapat menjadi pribadi yang kreatif, mandiri, dan dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Minimal mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin. [T]

Tags: BuddhismeBudhaDhamma Camp 2019kemanusiaan
Share23TweetSendShareSend
Previous Post

“Jaja Leburan” dan Kenangan Yang Tak Lesap

Next Post

Membentengi atau Memperdaya Desa Adat?

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Membentengi atau Memperdaya Desa Adat?

Membentengi atau Memperdaya Desa Adat?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co