2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

FIK UNY Peduli: Mahasiswa Masuk Taman Kanak-kanak di Bantul

Julio Saputra by Julio Saputra
March 27, 2019
in Khas
FIK UNY Peduli: Mahasiswa Masuk Taman Kanak-kanak di Bantul

BEM KM FIK UNY berkunjung ke Taman Kanak-Kanak PKK 94 Karangtengah, Imogiri, Bantul.

Jumat, 22 Maret 2019, bisa jadi adalah Jumat yang tak sama seperti biasanya bagi 10 orang mahasiswa BEM KM Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Jika pagi hari mereka biasanya berangkat kuliah untuk menimba ilmu juga memperluas wawasan masing-masing, maka Jumat pagi itu, dengan mengendarai sepeda motor, mereka pergi mengunjungi Taman Kanak-Kanak PKK 94 Karangtengah, Imogiri, Bantul.

Kunjungan yang mereka lakukan bukanlah sekadar kunjungan biasa, tapi lebih dari sebuah makna kunjungan. Mereka bermaksud memberikan bantuan kepada pihak sekolah yang terkena dampak serius akibat banjir dan longsor yang terjadi di Bantul sejak 17 Maret 2019 lalu.

Sebelumnya, mereka sudah ikut membantu pembangunan tanggul yang jebol di Bendungan Kidul Kulon Progo bersama masyarakat setempat, komunitas pramuka aktif, dan gabungan TNI/POLRI

“Kami di sini sedang menjalankan program FIK Peduli. FIK Peduli sendiri merupakan gabungan mahasiswa setiap prodi yang ada di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY. Kami datang langsung ke lokasi untuk melihat langsung seberapa parah dampak banjir yang terjadi. Melalui program FIK Peduli ini juga kami ingin memberikan bantuan kepada beberapa sekolah yang ada di Bantul, salah satunya TK PKK 94 Karangtengah,” kata Estu Kakung selaku Wakil Ketua BEM KM FIK UNY.

Dampak banjir di Bantul

Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata menyisakan dampak serius bagi TK PKK 94 Karangtengah. Di beberapa ruangan, air sisa banjir masih menggenang sampai lutut orang dewasa. Seluruh berkas-berkas sekolah pun tak terselamatkan. Semua buku dan alat pembelajaran, baik di perpustakaan maupun ruang guru dan ruang kelas, basah dan penuh lumpur.

Di samping itu, lumpur juga memenuhi seluruh kelas dan juga taman sekolah. Akibatnya proses pembelajaran pun mau tak mau harus ditunda, anak-anak terpaksa diliburkan sementara sampai kondisi di sana benar-benar kembali kondusif. Itulah mengapa berbagai bantuan dari akan sangat berarti bagi pihak sekolah.

Bantuan yang mereka berikan kepada TK PKK 94 Karantengah bisa dikatakan sederhana, yaitu berupa kertas HVS, buku catatatn, kertas double folio, spidol dan penghapus spidol, alat-alat pembelajaran, alat-alat menulis, poster abjad, angka dan huruf yang biasa dapat dijumpai di ruang kelas taman kanak-kanak pada umumnya. 

Perwakilan BEM FIK UNY Menyerahkan bantuan

Bantuan tersebut merupakan hasil sumbangan dari kawan-kawan seluruh program studi di FIK UNY yang sudah dikumpulkan sejak 18 Maret kemarin. Tak hanya itu, mereka ikut serta membantu menjemur dan mengelap pelan-pelan beberapa buku dan berkas-berkas sekolah  penting, seperti rapot, data siswa, data sekolah, yang kiranya masih bisa diselamatkan, meski sudah basah kuyup terendam banjir.

Hal lain yang mereka lakukan adalah membantu beberapa orang tua siswa membersihkan ruangan yang dipenuhi lumpur.

“Ada sekitar 15 orang tua atau wali murid yang kami bantu membersihkan beberapa ruangan dari genangan air dan lumpur. Parahnya, lumpur di sini sampai mengendap di atas meja dan kursi, dan di tempat ini untuk pertama kalinya kami itu mengepel sebuah meja, seperti mengepel lantai, saking banyak lumpurnya.” imbuh Estu, sambil mengusap lumpur yang tak sengaja menempel di beberapa sudut wajahnya.

Kepala TK PKK 94 Karangtengah, Sulthonah, mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan mahasiswa BEM KM FIK UNY. Beliau yang juga turun tangan dalam membersihkan beberapa ruangan tidak mengira kalau mereka akan ikut membersihkan lingkungan taman kanak-kanak.

“Saya kira hanya datang untuk memberikan bantuan barang saja. Ternyata ikut bersih-bersih. Jadi saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada adik-adik BEM KM FIK UNY. Semoga dengan ini kondisi di TK semakin kondusif dan anak-anak dapat belajar seperti biasa lagi” ujar Sulthonah.

Setelah memberikan bantuan kepada TK PKK 94 Karangtengah, rombongan mahasiswa BEM KM FIK UNY menunaikan sholat jumat bersama di masjib setempat. Kemudian mereka bergegas menuju MA Ummatan Wasathon Imogiri dengan tujuan yang masih sama, yaitu memberikan bantuan yang serupa dengan yang diberikan kepada TK PKK 94 Karangtengah.

Estu mengaku MA tersebut juga perlu diberikan bantuan mengingat sebentar lagi siswa kelas XII akan melaksanakn ujian, jadi alat tulis tentu akan sangat bermanfaat.

Perjalanan mereka menuju MA Ummatan Wasathon Imogiri pun mendapat tantangan yang berarti. Akibat banjir yang menerjang beberapa hari lalu, jembatan penyebrangan yang menjadi akses satu-satunya menuju MA Ummatan Wasathon Imogiri terputus. Mereka pun harus menyebrang dengan jembatan darurat yang hanya bisa dilalui oleh maksimal 3 orang dewasa. Besar harapan mereka jembatan tersebut segera ditangani mengingat sebentar lagi aka nada penerimaan siswa baru di sekolah tersebut.

Sesampainya di MA Ummatan Wasathon Imogiri, mereka menyerahkan bantuan langsung kepada pihak sekolah. Kondisi di sana tak jauh berbeda dengan TK PKK 94 Karangtengah. Pembelejaraan ditunda dan para siswa diliburkan sementara sampai tanggal yang tak bisa dipastikan. Genangan air sisa banjir dan lumpur hamper bisa dijumpai di setiap sudut ruangan.

Parahnya, semua barang elektronik di sekolah tersebut, seperti komputer, rusak total akibat terendam banjir. Siswa kelas XII pun terpaksa menumpang di sekolah lain untuk melaksanakan ujian sekolah, dan hal yang sama bisa saja terjadi saat ujian nasional. Setelah menyerahkan bantuan, barulah mereka melakukan pembersihan bersama sekitar 6 orang guru dan 15 siswa.

Selaku perwakilan BEM KM FIK UNY, Estu berharap akan ada banyak bantuan lagi yang datang ke Bantul, khususnya untuk beberapa sekolah yang juga terkena dampak serius banjir.

“Dari FIK Peduli ini semoga kami dapat saling membantu dan menolong sesama. Masih banyak sekolah yang terkena dampak serius aibat banjir kemarin, seperti di TK Masyihoh Tilaman Paduresan, Imogiri. Kami berharap bantuan datang dengan cepat dan kondisi sekolah-sekolah di Bantul kembali kondusif sehingga mereka bisa belajar kembali, terutama bagi para siswa yang akan mengikuti ujian nasional dalam waktu dekat ini” imbuh Estu. [T]

Tags: Bantulbencana alammahasiswaUNYYogyakarta
Share8TweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Pribadi: Mesin Waktu dari Studio Batu

Next Post

Musuh Dokter Itu Bernama Keseriusan

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Pasien, Guru Yang Sempurna

Musuh Dokter Itu Bernama Keseriusan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co