3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

FIK UNY Peduli: Mahasiswa Masuk Taman Kanak-kanak di Bantul

Julio Saputra by Julio Saputra
March 27, 2019
in Khas
FIK UNY Peduli: Mahasiswa Masuk Taman Kanak-kanak di Bantul

BEM KM FIK UNY berkunjung ke Taman Kanak-Kanak PKK 94 Karangtengah, Imogiri, Bantul.

Jumat, 22 Maret 2019, bisa jadi adalah Jumat yang tak sama seperti biasanya bagi 10 orang mahasiswa BEM KM Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Jika pagi hari mereka biasanya berangkat kuliah untuk menimba ilmu juga memperluas wawasan masing-masing, maka Jumat pagi itu, dengan mengendarai sepeda motor, mereka pergi mengunjungi Taman Kanak-Kanak PKK 94 Karangtengah, Imogiri, Bantul.

Kunjungan yang mereka lakukan bukanlah sekadar kunjungan biasa, tapi lebih dari sebuah makna kunjungan. Mereka bermaksud memberikan bantuan kepada pihak sekolah yang terkena dampak serius akibat banjir dan longsor yang terjadi di Bantul sejak 17 Maret 2019 lalu.

Sebelumnya, mereka sudah ikut membantu pembangunan tanggul yang jebol di Bendungan Kidul Kulon Progo bersama masyarakat setempat, komunitas pramuka aktif, dan gabungan TNI/POLRI

“Kami di sini sedang menjalankan program FIK Peduli. FIK Peduli sendiri merupakan gabungan mahasiswa setiap prodi yang ada di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY. Kami datang langsung ke lokasi untuk melihat langsung seberapa parah dampak banjir yang terjadi. Melalui program FIK Peduli ini juga kami ingin memberikan bantuan kepada beberapa sekolah yang ada di Bantul, salah satunya TK PKK 94 Karangtengah,” kata Estu Kakung selaku Wakil Ketua BEM KM FIK UNY.

Dampak banjir di Bantul

Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata menyisakan dampak serius bagi TK PKK 94 Karangtengah. Di beberapa ruangan, air sisa banjir masih menggenang sampai lutut orang dewasa. Seluruh berkas-berkas sekolah pun tak terselamatkan. Semua buku dan alat pembelajaran, baik di perpustakaan maupun ruang guru dan ruang kelas, basah dan penuh lumpur.

Di samping itu, lumpur juga memenuhi seluruh kelas dan juga taman sekolah. Akibatnya proses pembelajaran pun mau tak mau harus ditunda, anak-anak terpaksa diliburkan sementara sampai kondisi di sana benar-benar kembali kondusif. Itulah mengapa berbagai bantuan dari akan sangat berarti bagi pihak sekolah.

Bantuan yang mereka berikan kepada TK PKK 94 Karantengah bisa dikatakan sederhana, yaitu berupa kertas HVS, buku catatatn, kertas double folio, spidol dan penghapus spidol, alat-alat pembelajaran, alat-alat menulis, poster abjad, angka dan huruf yang biasa dapat dijumpai di ruang kelas taman kanak-kanak pada umumnya. 

Perwakilan BEM FIK UNY Menyerahkan bantuan

Bantuan tersebut merupakan hasil sumbangan dari kawan-kawan seluruh program studi di FIK UNY yang sudah dikumpulkan sejak 18 Maret kemarin. Tak hanya itu, mereka ikut serta membantu menjemur dan mengelap pelan-pelan beberapa buku dan berkas-berkas sekolah  penting, seperti rapot, data siswa, data sekolah, yang kiranya masih bisa diselamatkan, meski sudah basah kuyup terendam banjir.

Hal lain yang mereka lakukan adalah membantu beberapa orang tua siswa membersihkan ruangan yang dipenuhi lumpur.

“Ada sekitar 15 orang tua atau wali murid yang kami bantu membersihkan beberapa ruangan dari genangan air dan lumpur. Parahnya, lumpur di sini sampai mengendap di atas meja dan kursi, dan di tempat ini untuk pertama kalinya kami itu mengepel sebuah meja, seperti mengepel lantai, saking banyak lumpurnya.” imbuh Estu, sambil mengusap lumpur yang tak sengaja menempel di beberapa sudut wajahnya.

Kepala TK PKK 94 Karangtengah, Sulthonah, mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan mahasiswa BEM KM FIK UNY. Beliau yang juga turun tangan dalam membersihkan beberapa ruangan tidak mengira kalau mereka akan ikut membersihkan lingkungan taman kanak-kanak.

“Saya kira hanya datang untuk memberikan bantuan barang saja. Ternyata ikut bersih-bersih. Jadi saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada adik-adik BEM KM FIK UNY. Semoga dengan ini kondisi di TK semakin kondusif dan anak-anak dapat belajar seperti biasa lagi” ujar Sulthonah.

Setelah memberikan bantuan kepada TK PKK 94 Karangtengah, rombongan mahasiswa BEM KM FIK UNY menunaikan sholat jumat bersama di masjib setempat. Kemudian mereka bergegas menuju MA Ummatan Wasathon Imogiri dengan tujuan yang masih sama, yaitu memberikan bantuan yang serupa dengan yang diberikan kepada TK PKK 94 Karangtengah.

Estu mengaku MA tersebut juga perlu diberikan bantuan mengingat sebentar lagi siswa kelas XII akan melaksanakn ujian, jadi alat tulis tentu akan sangat bermanfaat.

Perjalanan mereka menuju MA Ummatan Wasathon Imogiri pun mendapat tantangan yang berarti. Akibat banjir yang menerjang beberapa hari lalu, jembatan penyebrangan yang menjadi akses satu-satunya menuju MA Ummatan Wasathon Imogiri terputus. Mereka pun harus menyebrang dengan jembatan darurat yang hanya bisa dilalui oleh maksimal 3 orang dewasa. Besar harapan mereka jembatan tersebut segera ditangani mengingat sebentar lagi aka nada penerimaan siswa baru di sekolah tersebut.

Sesampainya di MA Ummatan Wasathon Imogiri, mereka menyerahkan bantuan langsung kepada pihak sekolah. Kondisi di sana tak jauh berbeda dengan TK PKK 94 Karangtengah. Pembelejaraan ditunda dan para siswa diliburkan sementara sampai tanggal yang tak bisa dipastikan. Genangan air sisa banjir dan lumpur hamper bisa dijumpai di setiap sudut ruangan.

Parahnya, semua barang elektronik di sekolah tersebut, seperti komputer, rusak total akibat terendam banjir. Siswa kelas XII pun terpaksa menumpang di sekolah lain untuk melaksanakan ujian sekolah, dan hal yang sama bisa saja terjadi saat ujian nasional. Setelah menyerahkan bantuan, barulah mereka melakukan pembersihan bersama sekitar 6 orang guru dan 15 siswa.

Selaku perwakilan BEM KM FIK UNY, Estu berharap akan ada banyak bantuan lagi yang datang ke Bantul, khususnya untuk beberapa sekolah yang juga terkena dampak serius banjir.

“Dari FIK Peduli ini semoga kami dapat saling membantu dan menolong sesama. Masih banyak sekolah yang terkena dampak serius aibat banjir kemarin, seperti di TK Masyihoh Tilaman Paduresan, Imogiri. Kami berharap bantuan datang dengan cepat dan kondisi sekolah-sekolah di Bantul kembali kondusif sehingga mereka bisa belajar kembali, terutama bagi para siswa yang akan mengikuti ujian nasional dalam waktu dekat ini” imbuh Estu. [T]

Tags: Bantulbencana alammahasiswaUNYYogyakarta
Share8TweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Pribadi: Mesin Waktu dari Studio Batu

Next Post

Musuh Dokter Itu Bernama Keseriusan

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails

In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

by Made Adnyana Ole
May 21, 2026
0
In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

IA fotografer, ia mencintai kesenian Bali. Maka hidupnya diabdikan untuk mengabadikan segala bentuk kesenian Bali melalu foto-foto yang eksotik sekaligus...

Read moreDetails
Next Post
Pasien, Guru Yang Sempurna

Musuh Dokter Itu Bernama Keseriusan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co