3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wabup Bagi-bagi Tas dan Saya Merenung Tentang Riwayat Pasar Tabanan

Made Nurbawa by Made Nurbawa
March 3, 2019
in Khas
Wabup Bagi-bagi Tas dan Saya Merenung Tentang Riwayat Pasar Tabanan

Di Pasar Tabanan (2/3/2019), sosialisasi pengurangan sampah plastik oleh Wabup Tabanan dibarengi dengan pembagian ratusan tas kainyang

Rahina Sanicara Umanis Medangkungan Sabtu 2 Maret 2019, di Kota Tabanan ada dua momentum penting yang patut kita apresiasi dan maknai bersama.

Pertama, adanya ajakan Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM untuk mengurangi pengunaan tas plastik di Pasar Tabanan, pagi. Kedua, masih di hari yang sama dilaksanakan upacara Melasti oleh Krama Desa Pakraman Kota Tabanan menyambut Hari Nyepi Caka 1941.

Jika kita apresiasi, keduanya memiliki makna dan dampak yang sama yaitu menuju penyucian atau pelestarian lingkungan dalam arti luas-sekala maupun niskala.

Di Pasar Tabanan (2/3/2019), sosialisasi pengurangan sampah plastik oleh Wabup Tabanan dibarengi dengan pembagian ratusan tas kainyang mendapat sambutan luar biasa dari warga kota. Begitu juga saat malam hari, ribuan warga mengikuti proses Pelastian menuju pantai Yeh Gangga yang telah lama menjadi “Segara Kebek” (pantai yang memakmurkan) bagi rakyat Tabanan.

Jika kita cermati, keberadaan Pasar Tabanan bukan saja menjadi pusat perekonomian tetapi juga dapat menjadi sumber pengetahuan budaya dan sejarah. Di Bali pada umumnya, kata “pasar” bukan saja berarti tempat pertemuan antara permintaan (demand) dan penawaran (suplay) tetapi juga tempat dimana adanya penghormatan segala bentuk penciptaan oleh Hyang Maha Kuasa dalam beragam produk.

Di tengah Pasar Tabanan yang masih tergolong pasar tradisional itu, kita bisa melihat adanya keragaman warga (pedagan dan pembeli) yang berasal dari berbagai wilayah dan asal usul. Mereka mampu bersatu dan berdampingan untuk bersama-sama mencari penghidupan, bukan saja dalam aktivitas pekerjaan, tetapi juga bersatu dalam keyakinan spirit yang ditandai adanya penghormatan terhadap “taksu kemakmuran” yang ditandai adanya Pura Melanting di rengah papas dengan segala filosofi dan tatanan budayanya.

Di tengah Pasar Tabanan kita bisa banyak belajar tentang hakekat keragaman, persatuan, demokrasi, termasuk implementasi nyata semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu : “Bhinneka Tunggal Ika” dan prinsip-prinsip ekonomi Pancasila.

Sementara dari sisi pengetahuan sejarah, di tengah Pasar Tabanan kita bisa belajar banyak hal. Keberadaan Pasar Tabanan bisa menjadi penanda jejak-jekak peradaban dan pembangunan yang ada di pusat kota Tabanan. Tidak ada cacatan yang pasti tahun berapa Pasar Tabanan yang sekarang ini dibangun atau diresmikan.

Tetapi beberapa sumber memberi petunjuk pada tahun 1961 di areal Pasar Tabanan sekarang pernah ada Sekolah Rakyat (SR) dan sekolah rakyat tersebut pada tanggal 1 Juli 1961 pernah dipinjam (era Bupati TK. II Tabanan Ida Bagus Pudja 1955-1967) untuk penerimaan siswa baru SMA Negeri Tabanan yang kini menjadi SMA Negeri 1 Tabanan.

Pemanfaatan gedung SR untuk gedung pertama SMA Negeri Tabanan saat itu berlangsung hingga 1 Agustus 1961 dan kemudian setelah selesai pembangunan gedung sekolah yang baru pindah ke lokasi SMA Negeri 1 Tabanan sekarang di Banjar Pasekan.

Dalam catatan yang lain, hingga awal abad XX (1900-an masehi) lokasi Pasar Tabanan ternyata ada di sekitar perepatan Catus Pata Desa Pakraman Kota, tepatnya di sekitar pohon beringin kota bersebelahan dengan Pura Puseh sekarang. Setidaknya catatan dan foto pemerintah kolonila Belanda hingga terjadinya peristiwa pendudukan Puri Agung Tabanan tahun 1906 disebut dalam keterangan poto—-“sisi utara Ancak Saji  Puri Agung Tabanan kearah barat. Nampak gerbang utara menuju pasar, Pura Puseh dan Pura Anglurah”- (Weede, 1908 dan KITL V) yang bisa memberi petunjuk bahwa hingga tahun 1906 masehi lokasi pasar induk atau pasar utama kota Tabanan ada di sekitar pohon beringin sekarang–utara Gedung Kesenian Ketut Maria. Lebih jauh lagi di jaman republik keberadaan Pasar Tabanan tersebut akhirnya dijadikan tonggak dalam pembagian wilayah desa yaitu : Dajan Peken, Delod Peken dan Dauh Peken. 

Konon dulu oleh para punggawa atau pemimpin kerajaan, keberadaan pasar tradisional bisa dijadikan indikator untuk mengenali kondisi perekonomian masyarakat yang ada diberbagai pelosok desa di Tabanan. Terutama wilayah Tabanan sebagai kawasan pertanian (agraris) yang sangat berpengaruh bagi Bali yang memasok berbagai kebutuhan pangan dan bahan-bahan upakara alami keagamaan.  Misalnya jika ada produk-produk khas sepi di pasaran, maka pihak pungawa kerajaan akan melakukan pengecekan ke wilayah tersebut untuk mencari tahu penyebabnya, apakah karena cuaca, hama atau bentuk-bentuk gangguan lainnya.

Tidak cukup satu hari untuk mengupas sejarah Kota Tabanan, tetapi setidaknya sosialisasi pengurangan penggunaan tas plastik oleh Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM pada hari Sabtu (2/3/2019) di tengah pasar Tabanan bisa menjadi pengingat bersama bahwa pola dan “prilaku pasar“ di masa depan perlu pengaturan dan kebijakan dalam merespon issu-issu lingkungan yang pendekatannya bisa dikemas dalam beragam demensi, baik demensi politik, hukum, ekonomi maupun sosial budaya.

Tentu sangat tepat dan wajar, menjelang penyenggaraan pesta demokrasi Pemilu serentak 2019 (17 April 2019), sejumlah pihak bisa menyatukan langkah, menyelipkan program dan kebijakan-kebijakan lingkungan yang murah, praktis dan menyadarkan bagi banyak orang, sehingga tatanan spirit dan hakekat budaya Bali seperti dijelaskan dalam tatanan filosofis “Sat Kertih” (Nangun Sat Kertih Loka Bali) benar-benar bisa terwujud dan akhirnyaberujung pada pelestarian dan keharmonisan lingkungan Jagat Bali (Tri Hita Karana). [T]

Tags: lingkunganpasarsejarahtabanan
Share5TweetSendShareSend
Previous Post

Hardiman di Nias 13 – Persembahan Usai Sidang Terbuka Promosi Doktor

Next Post

Menulislah Sebelum Kamu Ditulis di Batu Nisan

Made Nurbawa

Made Nurbawa

Tinggal di Tabanan dan punya kecintaan yang besar terhadap tetek-bengek budaya pertanian. Tulisan-tulisannya bisa dilihat di madenurbawa.com

Related Posts

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails

In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

by Made Adnyana Ole
May 21, 2026
0
In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

IA fotografer, ia mencintai kesenian Bali. Maka hidupnya diabdikan untuk mengabadikan segala bentuk kesenian Bali melalu foto-foto yang eksotik sekaligus...

Read moreDetails
Next Post
Menulislah Sebelum Kamu Ditulis di Batu Nisan

Menulislah Sebelum Kamu Ditulis di Batu Nisan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co