10 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Anomali Kucing

Ferry Fansuri by Ferry Fansuri
February 2, 2018
in Cerpen

Ilustrasi: diolah dari lukisan IB Pandit Parastu

 

Cerpen: Ferry Fansuri

WAJAH-wajah kecut, kusam dan buram terlihat keramaian di sana. Tidak ada tanda kemenangan hanya geram dan gemeretak gigi menahan amarah menuju ubun-ubun menimbulkan kepul asap kepedihan.

“Bang, ini tak bisa dibiarkan”

Suara serak tersendak di dalam kerongkongan tenggorok diantara muka-muka murung dalam gerombolan. Puluhan pria-pria tanggung berkumpul menyimpan bara dan menggenggam api tangannya. Dikampung kami memang telah lama terjadi tragedi demi tragedi akibat perselisihan yang tak jelas maksud dan tujuan. Bahasa kasar bernama tawuran jadi alat komunikasi kampung kami dengan kampung sebelah untuk menegaskan hegemoni siapa yang terkuat disini.

Tiap tahun tradisi tak pernah terlewatkan pemuda-pemuda atau preman-preman bau kencur berkedok karang taruna untuk adu otot. Kami sering bertukar cinderamata berupa batu, kayu, rantai gir besi, botol molotov atau apapun yang bisa kami ambil dari jalanan. Mata sobek, kapala bocor, memar, mata lebam dan kulit berdarah tergores benda tajam jadi makanan sehari-hari.

Terkadang kami berjam-jam membuat warga kampung mencekam, mereka tak bisa keluar rumah untuk bekerja atau anak-anak tidak bisa bersekolah akibat kabut ilusi yang kami buat. Pertikaian berasal manakah hingga kami harus berseteru dalam perang “badar” ini, ada yang bilang gara-gara seorang wanita bahenol berstatus janda jadi rebutan dua pemuda berbeda kampung. Tapi itu simpang siur, ada juga melempar gosip bahwa ada anak kampung sebelah menusuk pemuda kampung ini. Ada iri dengki mewarnai dua kampung, layaknya bensin disulut menjalar membakar.

Sebuah keberhasilan selalu ada musuh, dua kampung ini selalu bersaing untuk menunjukkan keberhasilan secara instan dan negatif. Kami pun tak kalah mentereng untuk beradu, pesta goyang dangdut dengan artis ibukota atau hajatan hingar bingar tak ada juntrungnya. Kami selalu bersaing untuk berkalang tanah mati.

Korban demi korban berjatuhan dari kampung kami atau sebelah, tawuran pun pecah, saling lempar entah siapa yang kita hujat. Kami begitu gampang disulut api benci di dada, jika ada pemuda kampung ini dilukai atau dipalak preman kampung sebelah. Kami langsung naik pitam, solidaritas yang kebablasan timbul tanpa cross cek apakah itu hoax atau tidak. Perihal yang kami tahu, kampung kami tak pernah salah.

Senja sore itu kami bersiap-siap untuk ngeluruk dengan benda-benda tumpul di tangan, wajah-wajah beringas dan menyeringai sungging bak hewan buas mau menerkam. Tersiar berita perawan kampung telah dinodai pemuda puber kampung sebelah.

“Ini sudah keterlaluan!”

“Mereka tidak bisa diampuni lagi ini!”

“Kampung ini telah tercoreng!”

“Kita harus balas!”

Suara-suara itu sahut menyahut layaknya lomba kicau burung murahan di pasar hewan di pinggir kota itu. Jika seseorang dibutakan amarah, apapun jadi gelap dan akal pikiran dianugrahkan menyaring mana yang baik dan buruk tapi sekarang kosong melompom. Apakah kami bukan manusia atau hewan? Binatang saja mungkin tidak seperti kami.

“Berhentilah sejenak kawan!”

“Jangan kebawa emosi sesaat!”

“Tiada gunanya!”

“Hanya penyesalan yang terjadi!”

“Kita ini manusia bukalah hewan!”

Seseorang tetua bijak diantara kami yang mencoba meredam amarah dan menenangkan agar tidak melakukan sesuatu yang anarki.

“Sudah jangan banyak bacot!”

“Habisi!”

“Hajar!”

Mereka tak terima penjelasan dan kompromi, cuma satu jawaban balas dendam melampiaskan niat dihati. Kami tak lebih layaknya binatang liar yang hanya mempunyai insting bertahan hidup tak lebih. Tidak ada bisikan setan di telinga kami, karena sesungguhnya setan itu sudah dalam tubuh kami. Iblis menumpang, kami wadahnya.

Gemuruh jiwa yang pedih tak tertahankan dan ingin muntah keluar, malam itu akan terjadi pertumpahan darah. Kami berjalan beriringan dan berjajar menuju kampung sebelah, melewati gang kumuh dan menyusuri sungai kotor yang mengaliri kampung ini. Di tangan-tangan kami memegang berbagai benda tajam mulai samurai, sabuk bermata gir, bambu panjang, ketapel dan apapun yang kami ambil dari rumah.

Tibalah kami di lapangan terbuka, di ujung sana gerombolan dari kampung sebelah sudah menunggu. Berhadapan-hadapan hanya ada pembatas tanah keras tanpa rerumputan getas kering terkena teriknya matahari musim kemarau. Kami terdiam beberapa saat, saling memandang dengan mata melotot dan mulut berbusa bekas arak oplosan kemarin.

Malam itu langit tanpa bintang dan rembulan, sepertinya Tuhan hendak menyimpannya nanti jika kalau dibutuhkan kembali. Malam ini kami tidak butuh itu, hal yang kami butuhkan hanya  melampiaskan napsu hantam,pukul bahkan bunuh. Angin mendesir sekitar lapangan itu, debu-debu berterbangan memasuki rongga tenggorokan dan kami abaikan. Dengus hidung kembang-kempis seiring debar jantung tidak beraturan terus dipompa adrenalin liar siap digeber tanpa rem. Dingin menusuk tulang membuat kami tambah mengerut dan mengeryit kening, keringat yang keluar hampir membeku.

Hening dan sunyi terasa menghentikan waktu sesaat, kami pun terdiam dan mereka juga begitu tak bergerak menunggu komando.

…Sepi.

Senyap…

….Lesap terisap gelap

Diam..

..Gelisah

Ada yang tak terduga dari kejadian ganjil ini, di mana kami dan mereka tersihir menebah resah. Muncullah dua ekor binatang terindikasi kucing betina dan jantan melenggang tenang di depan kami telah berada di antara lapangan. Tidak menghiraukan kami, dua kucing itu bersetubuh di tengah kerumunan itu. (T)

Tags: Cerpen
Share7TweetSendShareSend
Previous Post

Desa Sudimoro: Di Sini Jawa di Sana Madura, di Tengah-tengahnya Sawah Tebu

Next Post

Arya dan Patung Dewi Saraswati – Sebuah Dongeng Pendidikan

Ferry Fansuri

Ferry Fansuri

Lahir di Surabaya, 23 Maret 1980. Penulis, fotografer dan entreprenur lulusan Fakultas Sastra jurusan Ilmu Sejarah Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. Pernah bergabung dalam teater Gapus-Unair dan ikut dalam pendirian majalah kampus Situs dan cerpen pertamanya "Roman Picisan" (2000) termuat. Mantan redaktur tabloid Ototrend (2001-2013) Jawa Pos Group. Sekarang menulis freelance dan tulisannya tersebar di berbagai media Nasional

Related Posts

Mbak Erna | Cerpen Krisogonus Kusman

by Krisogonus Kusman
June 7, 2026
0
Mbak Erna | Cerpen Krisogonus Kusman

DALAM keluarganya, Mbak Erna adalah anak pertama dari empat bersaudara. Ketiga adiknya laki-laki; adik kedua kelas XII yang hampir lulus,...

Read moreDetails

Di Dada Penjaga, Aku Pernah Dicintai | Cerpen Ahmad Sihabudin

by Ahmad Sihabudin
June 6, 2026
0
Di Dada Penjaga, Aku Pernah Dicintai | Cerpen Ahmad Sihabudin

KABUT turun seperti tirai sutra yang disobek dari langit. Pagi itu, udara di kaki Gunung Cikurai tidak sekadar dingin; ia...

Read moreDetails

Dunia Tidak Berutang Bentuk pada Harapanmu | Cerpen Wayan Gde Yudane

by Wayan Gde Yudane
June 6, 2026
0
Dunia Tidak Berutang Bentuk pada Harapanmu | Cerpen Wayan Gde Yudane

JANU datang ke Bali dengan koper besar, tiga buku filsafat yang belum selesai dibaca, dan keyakinan yang jauh lebih besar...

Read moreDetails

Si Cantik dan TV | Cerpen  Ayu Ugie Pratiwi

by Ayu Ugie Pratiwi
May 31, 2026
0
Si Cantik dan TV | Cerpen  Ayu Ugie Pratiwi

DULU ketika aku masih kecil, aku mendengar kisah tentang cinta pertama Ayah. Aku tidak tahu apa aku boleh mendengar kisah...

Read moreDetails

Pria-Pria yang Kau Semayamkan di Awan Kita

by Hidayatul Ulum
May 30, 2026
0
Pria-Pria yang Kau Semayamkan di Awan Kita

PRIA-PRIA yang kau semayamkan di awan kita, tak satu pun Mas kenal—awalnya. Setelah Mas membaca jejak hatimu yang kau tinggalkan...

Read moreDetails

Koran Minggu dan Sebungkus Nasi | Cerpen Aksara Caramellia

by Aksara Caramellia
May 29, 2026
0
Koran Minggu dan Sebungkus Nasi | Cerpen Aksara Caramellia

JAM menunjukkan pukul 05.15 pagi ketika kaki renta Pak Syukur mulai menyusuri gang sempit menuju pinggir jalan raya. Embun belum...

Read moreDetails

Mengikat Tali Sepatu | Cerpen Pitrus Puspito

by Pitrus Puspito
May 24, 2026
0
Mengikat Tali Sepatu | Cerpen Pitrus Puspito

Alfie percaya bahwa dunia dapat diringkas menjadi kolom-kolom rapi: pemasukan, pengeluaran, untung, rugi. Di layar ponselnya, angka-angka berpendar seperti doa...

Read moreDetails

Kidung yang Tenggelam | Cerpen Luh Aninditha Wiralaba

by Luh Aninditha Wiralaba
May 23, 2026
0
Kidung yang Tenggelam | Cerpen Luh Aninditha Wiralaba

PAGI di desa Bugbeg selalu dimulai dengan cara yang sama. Bau dupa yang menyeruak, ayam-ayam berkokok ria, dan dentingan gamelan...

Read moreDetails

Di Pasar Cublak, Setelah Pinus-Pinus Berbisik | Cerpen Dody Widianto

by Dody Widianto
May 22, 2026
0
Di Pasar Cublak, Setelah Pinus-Pinus Berbisik | Cerpen Dody Widianto

RASA-RASANYA kau tak akan kuat memendam sendiri masalahmu ini. Kau yang semata wayang, kau yang ditinggal ayahmu saat umurmu angka...

Read moreDetails

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

Read moreDetails
Next Post

Arya dan Patung Dewi Saraswati – Sebuah Dongeng Pendidikan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan
Esai

Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

PERBEDAAN pandangan antara pemerintah dan komunitas, terutama komunitas orang muda sering dianggap sebagai persoalan komunikasi. Seolah-olah, jika dialog diperbaiki, maka...

by Chandra Manikan
June 10, 2026
‘The Adventure Seekers’, Drama Musikal yang Menghidupkan Makna Perpisahan di SDN 1 Ungasan
Panggung

‘The Adventure Seekers’, Drama Musikal yang Menghidupkan Makna Perpisahan di SDN 1 Ungasan

PULUHAN pesawat kertas melayang serentak dari atas panggung SD Negeri 1 Ungasan, Badung. Para siswa bersama guru yang berdiri berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
June 10, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era  reformasi bukan pada keamanan akan tetapi...

by I Made Pria Dharsana
June 10, 2026
‘Be The Change’, Jadilah Bagian dari For HATI Bali dalam Kebersamaan
Esai

‘Be The Change’, Jadilah Bagian dari For HATI Bali dalam Kebersamaan

Dari Puputan Badung Menuju Perjuangan Zaman Kini PADA tanggal 20 September 1906, dunia menyaksikan sebuah peristiwa yang hingga kini masih...

by Agung Sudarsa
June 10, 2026
GP Ansor di Bali : Dari Perang Kemerdekaan hingga Jembatan Keharmonisan
Esai

GP Ansor di Bali : Dari Perang Kemerdekaan hingga Jembatan Keharmonisan

PERJALANAN Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Bali, tidak bisa dilepaskan dari organisasi induknya yakni Nahdlatul Ulama (NU), yang sudah eksis...

by Abdul Karim Abraham
June 9, 2026
Aura dan Ruang Aman : Catatan dari Suara-Suara yang Dikecilkan
Ulas Pentas

Aura dan Ruang Aman : Catatan dari Suara-Suara yang Dikecilkan

“Salah satu hal yang membuat pelecehan sulit dikenali adalah karena ia sering hadir dalam bentuk yang tampak biasa: candaan, gurauan,...

by Rezky Chiki
June 9, 2026
Bulan Bung Karno, Bulan Berkesenian  
Esai

Bulan Bung Karno, Bulan Berkesenian  

JUNIadalah bulan keenam dalam Tarikh Kalender Masehi, semua orang tahu. Juni adalah bulan pertengahan tahun, semua orang juga tahu. Juni...

by I Nyoman Tingkat
June 9, 2026
Daya Tampung Mahasiswa Undiksha Naik —Bukan Profit Oriented, Tapi Demi Perluasan Akses Pendidikan
Pendidikan

Daya Tampung Mahasiswa Undiksha Naik —Bukan Profit Oriented, Tapi Demi Perluasan Akses Pendidikan

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tahun 2026 ini, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyediakan total daya tampung sebanyak 8.484 kursi untuk...

by Wahyu Mahaputra
June 9, 2026
Doa Tanpa Usaha Kosong, Usaha Tanpa Doa Sombong
Esai

Doa Tanpa Usaha Kosong, Usaha Tanpa Doa Sombong

 “Kalau menurutmu, apa yang paling menentukan nasib manusia?” tanya Wayan Tulus sambil memeriksa saluran air yang mengaliri sawahnya. Di sampingnya,...

by Dede Putra Wiguna
June 9, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Tentang Lauk yang Dipindahkan Diam-Diam dari Piring MBG

SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 9, 2026
‘Design Thinking’, Dari Teori ke Pembelajaran Nyata —Catatan PKM Undiksha di Desa Pedawa
Pendidikan

‘Design Thinking’, Dari Teori ke Pembelajaran Nyata —Catatan PKM Undiksha di Desa Pedawa

MENGUNJUNGI Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terkenal dengan adat dan budaya yang unik, bagi publik akademik di kalangan...

by tatkala
June 8, 2026
Sihir Tiga Kode Huruf
Bahasa

Sihir Tiga Kode Huruf

PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara...

by I Made Sudiana
June 8, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co