2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Paradoks Dunia Guru: Tarik Ulur Antara Guru Tua dan Guru Bau Kencur

I Wayan Artika by I Wayan Artika
February 2, 2018
in Opini

Foto: koleksi Putri Handayani

MELIHAT pendidikan Indonesia memasuki milineum ketiga, ketika teknologi digital melahirkan generasi baru (generasi Y), makin kentara paradoks dunia pendidikan, biang kerok stagnasi pendidikan bangsa, yaitu guru sisa milinium kedua (generasi X).

Pradoks ini tentu segera berakhir dengan sendirinya ketika semua guru tua pensiun dan kita amat terlambat menyadarinya. Pada saat itu, guru dan siswa, generasi sezaman dengan satu visi masa depan. Saat itu terjadi, tidak ada lagi tarik ulur antara guru status quo dan guru muda inovatif.

Persoalan mendasar pendidikan, adanya paradoks guru status quo dan guru anggkatan baru, muda, dan inovatif. Jumlah mereka yang muda belum seberapa sehingga dikalahkan oleh dominasi guru dekade 1970-an s.d. 1990-an.

Generasi guru angkatan tua berkuasa di sekolah, menarik garis pembeda dan memelihara keangkuhan senioritas terhadap guru angkatan baru yang dipandang bau kencur atau guru kemarin sore. Mereka mengagungkan masa silam dan menolak masa depan, mengritik pedas guru generasi android yang katanya tidak bisa mengormati guru senior.

Jangankan guru angkatan muda, bau kencur, kemarin sore, pemerintah saja tidak berdaya atau kehabisan akal menghadapi guru angkatan tua. Banyak kebijakan pendidikan dimentahkan atau ditolak, seperti Kurikulum 2013, penelitian guru, inovasi pembelajaran, berbagai pelatihan guru dalam rangka meningkatkan kualitas. Pemerintah tidak mampu berbuat banyak.

Dalam kasus tunjangan sertifikasi guru misalnya, negara menggelontorkan anggaran yang sangat besar untuk gaji, namun pemerintah tidak bisa berbuat apa. Gaji tambahan bagi guru tidak mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Namun begitu adanya, mereka menilai berhak dengan gaji tinggi.

Pendidikan bangsa dikuasai oleh guru angkatan tua, memilih status quo dari aspek pengetahuan dan pedagogi. Perubahan atau inovasi bagi mereka hanyalah buang waktu dan tidak perlu karena apa yang berjalan sudah baik.

Guru angkatan tua selalu mencurigai perubahan pendidikan dan inovasi. Sangat sulit terjadi perubahan pendidikan sesuai harapan pemerintah dan perkembangan pendidikan internasional. Demikianlah kurang lebih potret guru angkatan tua yang ambil bagian mencipta wajah bangsa, wajah Indonesia hari ini.

Ketika guru angkatan tua sudah pensiun maka fajar baru pendidikan Indonesia menyingsing. Sekolah Indonesia dipenuhi guru angkatan baru. Kebijakan pendidikan yang ditawarkan oleh pemerintah tidak terhadang hambatan struktural.

Pada masa ini, guru generasi android yang memiliki visi sama dengan visi hidup siswa dan visi negara, misalnya mengukuhkan daya saing dan kehormatan tanah air. Tidak ada lagi paradoks, guru angkatan tua pemuja masa silam dan guru muda inovatif.

Guru-guru dengan visi dunia global, sejalan trend pendidikan dunia. Kemudahan dan keadilan teknologi informasi berbasis internet milik guru angkatan muda. Mereka tidak membutuhkan petunjuk teknis yang rumit ketika harus menjalankan kebijakan baru pemerintah. Kunci-kunci penting kemana arah pendidikan yang diinginkan oleh negara dan guru dapat menerjemahkannya secara operasional, mandiri, demokratis, dan inovatif.

Biaya pelatihan tidak terlalu banyak disediakan oleh negara karena guru bisa berlatih sendiri secara online. Pemerintah memperoleh berbagai kemudahan karena didukung kemandirian guru. Sumber belajar bersifat global karena guru dan siswa bisa memperoleh bahan dari manapun melalui situs internet.

Guru menggalang berbagai forum berbasis media sosial, yang jangkauannya sangat luas. Organisasi guru yang kini ada, seperti MGMP (musyawarah guru bidang studi)  atau forum-forum lainnya, seperti gugus atau rayon, tergantikan oleh berbagai group di facebook atau blog. Guru mengembangkan perpustakaan online dan webblog.

Pemerintah membantu penyediaan kualitas jaringan internet, perangkat keras, seperti komputer, laptop, komputer tablet, dan pengadaan buku dan sumber elektronik. Pemerintah lebih terfokus pada kebijakan, seperti memberi dukungan dalam arti luas dan penghargaan atas kemandirian guru.

Teknologi saja belum cukup bagi guru dalam berinovasi, menyamai trend dunia internasional, bersaing di tingkat dunia, mengakses berbagai sumber belajar dan pedagogi. Yang tidak kalah pentingnya, penguasaan internasional. Guru menguasai bahasa asing terpenting, yang juga paling banyak digunakan di internet, bahasa Inggris.

Melalui penguasaan bahasa Inggris misalnya, guru lebih mudah mengakses sumber dan mengikuti berbagai forum pendidikan global. Guru mempublikasikan inovasi pembelajaran dalam bahasa Inggris, guru lain di seluruh dunia bisa mengakses dengan mudah. Hal ini sering dilupakan oleh pemerintah.

Atas nama kearifan, guru angkatan tua tetap memilki jasa dalam ikhtiar negera mencerdaskan bangsa melalui pendidikan nasional. Mereka pernah mengisi lembaran sejarah pendidikan Indonesia. Mereka ambil andil dalam mencetak para pemimpin seperti Rismayani, Ahok, Kang Emil, Pujiastui, Jokowi, pula turut andil melahirkan politisi, pemimpin partai, atau anggota parlemen korup.

Pokoknya wajah Indonesia hari ini bikinan guru angkatan tua. Bangsa mengucap selamat jalan dengan takzim Hymne Guru, ucapan terima kasih kepada “pahlawan tanpa tanda jasa”.

Ternyata, babak atau fajar baru pendidikan bangsa ditentukan oleh kondisi dunia. Guru angkatan muda dibentuk oleh visi baru mengenai dunia. Mereka hidup berbasis kebudayaan dan gaya hidup digital. Hal ini mewarnai dirinya dalam bekerja sebagai guru.

Siswa pun demikian adanya, lahir pada zaman yang sama. Guru dan siswa tidak memiliki masa lalu yang cukup kontras, seperti pernah ada dalam paradoks guru angkatan tua dan angkatan muda. (T)

Tags: guruPendidikansekolahsiswa
Share283TweetSendShareSend
Previous Post

Waspadai Cita-cita Tersembunyi dari Siswa: Menjadi Guru untuk “Balas Dendam”

Next Post

Jangankan “Online”, Laptop pun Tak Punya – Realitas Guru Pembelajar Daring

I Wayan Artika

I Wayan Artika

Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. | Doktor pengajar di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha Singaraja. Penulis novel, cerpen dan esai. Tulisannya dimuat di berbagai media dan jurnal

Related Posts

Insolvensi dan Kewajiban Debitur Pailit

by I Made Pria Dharsana
July 31, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PUTUSAN Mahkamah Konstitusi Nomor 181/PUU-XXIII/2025 menjadi salah satu penegasan penting dalam perkembangan hukum kepailitan di Indonesia. Melalui putusan tersebut, Mahkamah...

Read moreDetails

Ketika Warisan Baru Dianggap Sah Setelah Dicatat Negara —Membongkar Distorsi Administrasi dalam Peralihan Hak Waris di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
July 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

 Kematian seseorang tidak hanya mengakhiri eksistensi biologis, tetapi sekaligus memicu konsekuensi hukum yang kompleks dalam sistem hukum perdata. Salah satu...

Read moreDetails

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

by I Gede Sena Putrawan
July 20, 2026
0
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

PADA awal tahun 2026, sebuah proyek bernilai fantastis menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Buleleng. Nama proyek itu sebenarnya...

Read moreDetails

Lelang Bank dan Kepastian Hukum: Antara Peluang Investasi dan Risiko Lapangan

by I Made Pria Dharsana
July 15, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

BARANG lelang bank sering dipandang sebagai peluang mendapatkan aset murah dengan potensi keuntungan besar. Rumah, tanah, ruko, kendaraan, hingga aset...

Read moreDetails

AJB atau Pelepasan Hak: Menguji Rasionalitas Perolehan Tanah oleh Perseroan Terbatas di Era KKPR dan Lahan Sawah yang Dilindungi

by I Made Pria Dharsana
July 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PERDEBATAN mengenai mekanisme perolehan tanah oleh Perseroan Terbatas (PT) sesungguhnya tidak lagi hanya berkisar pada pilihan antara Akta Jual Beli...

Read moreDetails

Notaris di Tengah Gelombang Disrupsi: Antara Kepastian Hukum, Iklim Investasi, dan Ancaman Kriminalisasi

by I Made Pria Dharsana
July 1, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

NOTARIS pada hakikatnya merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kepastian hukum, khususnya dalam lalu lintas perdata, investasi, pembentukan badan...

Read moreDetails

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

Read moreDetails

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
0
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

Read moreDetails

Sertifikat Ganda dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Terjawab  —Dokumen Negara Bisa Dipalsukan, Menutup Celah Mafia Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 19, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DI tengah modernisasi layanan pertanahan dan penerapan sertifikat elektronik, kasus sertifikat palsu dan sertifikat ganda masih terus bermunculan. Fenomena ini...

Read moreDetails

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

by I Made Pria Dharsana
June 10, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era  reformasi bukan pada keamanan akan tetapi...

Read moreDetails
Next Post

Jangankan “Online”, Laptop pun Tak Punya – Realitas Guru Pembelajar Daring

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co