14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
in Pameran
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

Pameran Bali Megarupa VIII/2026, salah satu program unggulan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII | Foto: tatkala.co/Budarsana

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol perjalanan waktu. Di sudut lain, logam bekas berubah menjadi metafora keheningan batin. Tidak jauh dari sana, karya digital menawarkan tafsir baru atas spiritualitas, sementara foto-foto ritual Bali berdialog dengan lanskap kontemplatif dari Korea Selatan dan Prancis.

Itulah suasana yang dihadirkan Pameran Bali Megarupa VIII/2026, salah satu program unggulan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII. Berlangsung pada 11–25 Juli 2026 di Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, serta Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Bali, pameran ini mengusung tema “Sukma Rupa: Artistika Atma Kerthi”.

Sebanyak 83 seniman dari Indonesia, Korea Selatan, Prancis, dan Ukraina ambil bagian dalam pameran ini. Mereka membawa latar budaya, pengalaman artistik, dan medium yang berbeda, namun dipertemukan oleh satu gagasan besar: menjadikan seni sebagai ruang dialog antara spiritualitas, identitas budaya, ekologi, dan dinamika kehidupan kontemporer.

Diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Bali Megarupa merupakan implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali. Sejak pertama kali digelar pada 2019, pameran ini terus berkembang menjadi salah satu ruang penting bagi seni rupa modern dan kontemporer, sekaligus memperluas jejaring perupa Bali di tingkat nasional maupun internasional.

Keberagaman medium menjadi salah satu kekuatan Bali Megarupa tahun ini. Sebanyak 56 karya lukisan dan drawing hadir berdampingan dengan fotografi, keramik, patung, instalasi, tekstil, tapestri, printmaking, hingga digital art.

Pameran Bali Megarupa VIII/2026, salah satu program unggulan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII | Foto: tatkala.co/Budarsana

Keragaman tersebut menunjukkan bagaimana praktik seni rupa kini tidak lagi dibatasi oleh satu disiplin. Material tradisional berdialog dengan teknologi digital, sementara pendekatan interdisipliner membuka kemungkinan-kemungkinan artistik baru yang semakin relevan dengan perkembangan zaman.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, proses seleksi dilakukan melalui dua jalur, yakni undangan kuratorial dan open call. Dari 60 seniman yang mengikuti panggilan terbuka, sebanyak 19 perupa terpilih berpameran bersama para seniman undangan. Skema ini menjadi ruang pertemuan antara generasi muda yang tengah membangun bahasa visualnya dengan para perupa yang telah lebih dahulu menorehkan jejak dalam dunia seni rupa.

Membaca Ulang Tradisi

Kurator utama sekaligus Rektor ISI Bali, Prof. Dr. Wayan “Kun” Adnyana, menjelaskan bahwa tema “Sukma Rupa: Artistika Atma Kerthi” mengajak seniman menelusuri sumber-sumber penciptaan yang lahir dari intuisi, pengalaman spiritual, imajinasi, hingga pembacaan ulang terhadap mitologi dan realitas masa kini.

Menurutnya, tradisi tidak dipandang sebagai sesuatu yang selesai atau beku. Sebaliknya, tradisi terus dinegosiasikan, ditafsirkan kembali, dan diolah melalui sensibilitas zaman yang selalu berubah. Karena itu, penggunaan material alternatif, pendekatan lintas disiplin, maupun teknologi digital bukanlah bentuk meninggalkan tradisi, melainkan cara baru untuk memperpanjang napasnya.

Kun Adnyana menilai artistika yang lahir dalam karya-karya peserta tidak hanya bertumpu pada kemampuan teknis, tetapi juga pada keberhasilan mengolah pengalaman batin, memori budaya, spiritualitas, serta persoalan ekologis dan kemanusiaan menjadi bahasa visual yang autentik.

Pandangan tersebut sejalan dengan kurator asal Korea Selatan, Jeon Dongsu. Menurutnya, Bali Megarupa semakin menunjukkan posisinya sebagai platform seni rupa internasional yang mendorong kolaborasi lintas negara sekaligus membuka ruang eksplorasi medium dan gagasan-gagasan baru.

Kurator pameran, Warih Wisatsana, menjelaskan bahwa tema tahun ini memberi kebebasan kepada para seniman untuk menafsirkan intuisi, mimpi, pengalaman metafisis, maupun kisah-kisah spiritual seperti Atma Prasangsa, Bima Swarga, dan Lubdaka, sembari merespons berbagai persoalan kehidupan masa kini.

Pameran Bali Megarupa VIII/2026, salah satu program unggulan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII | Foto: tatkala.co/Budarsana

Penafsiran tersebut hadir melalui beragam medium. Pada karya instalasi, misalnya, Ida Bagus Komang Sindu Putra menghadirkan Sparsa Rupa: Cipta Seni Rupa Inklusif, sebuah karya multisensori yang memungkinkan penyandang disabilitas netra menikmati seni melalui pengalaman sentuhan.

Ade Nova melalui Ruang Sunyi mengolah logam bekas menjadi simbol transformasi batin, sedangkan Wayan Aris Sarmanta dalam Validasi menyoroti kecenderungan manusia modern yang terus mencari pengakuan di ruang sosial.

Dalam medium patung, I Nyoman Adirupa Karunia memanfaatkan akar kayu sebagai metafora perjalanan alam dan waktu melalui karya Bisikan Akar Tua, sementara I Nyoman Suardina menghadirkan Kudeta Sang Ratu, sebuah kritik puitis terhadap krisis ekologis melalui figur hibrida manusia dan lebah.

Dialog Lintas Negara dan Jembatan Generasi

Percakapan lintas budaya juga tampak kuat pada karya-karya fotografi. Fotografer Korea Selatan, Young Choi, Jo Gyu Nam, dan Ho Yi, bersama fotografer Prancis Aimery Joëssel, menghadirkan eksplorasi mengenai keheningan, ruang, dan spiritualitas.

Karya-karya mereka berdialog dengan fotografer Indonesia yang mengangkat ritual Bali, kosmologi, serta relasi manusia dengan alam. Pertemuan perspektif tersebut memperlihatkan bahwa meskipun lahir dari konteks budaya yang berbeda, pengalaman spiritual dan pencarian makna memiliki bahasa visual yang mampu saling berkomunikasi.

Pameran Bali Megarupa VIII/2026, salah satu program unggulan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII | Foto: tatkala.co/Budarsana

Di antara karya yang mendapat perhatian kurator adalah Where Emptiness Becomes Whole karya Young Choi yang memaknai kehampaan sebagai ruang lahirnya pengalaman spiritual, Window Series karya Jo Gyu Nam serta The Glass Between Us karya Ho Yi yang menggunakan jendela sebagai metafora batas sekaligus penghubung dunia luar dan dunia batin.

Sementara itu, dalam seni lukis, karya-karya seperti Galungan karya I Made Arya Palguna, Mandara Giri karya Putu Edy Asparanggi, The Wandering Soul karya Putu Wirantawan, hingga Pink Elvis Offering karya Nyoman “Polenk” Rediasa memperlihatkan bagaimana tradisi, budaya populer, spiritualitas, dan isu ekologis terus dipertemukan dalam bahasa rupa kontemporer.

Bali Megarupa VIII juga memperlihatkan kesinambungan antargenerasi. Perupa muda berpameran bersama seniman-seniman yang telah lama berkarya, menciptakan ruang dialog yang memperlihatkan bagaimana seni rupa Bali terus bertumbuh tanpa memutus hubungan dengan akar tradisinya.

Memasuki penyelenggaraan kedelapan, Bali Megarupa semakin menegaskan dirinya bukan sekadar ruang pamer karya, melainkan arena perjumpaan gagasan, pengalaman, dan kebudayaan. Melalui tema “Sukma Rupa: Artistika Atma Kerthi”, pameran ini menunjukkan bahwa seni rupa Bali terus bergerak melampaui batas medium dan geografis, tanpa kehilangan pijakan pada spiritualitas, tradisi, serta persoalan-persoalan kemanusiaan yang terus menyertai perjalanan zaman.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Bali Megarupa VIIIFestival Seni Bali Janifestival seni bali jani 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026
0
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

Read moreDetails

Prakriti–Pustaka–Padma 2026: Meneguhkan Seni Kriya sebagai Ruang Dialog Lintas Budaya

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Prakriti–Pustaka–Padma 2026: Meneguhkan Seni Kriya sebagai Ruang Dialog Lintas Budaya

PAMERAN seni rupa bertajuk Prakriti–Pustaka–Padma 2026 di Museum ARMA, Ubud, menghadirkan ruang apresiasi yang kaya akan keberagaman medium, gagasan, dan...

Read moreDetails

Perhelatan Perupa dan Penyair: Pekan Kedua Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

by Adwan SA
July 6, 2026
0
Perhelatan Perupa dan Penyair: Pekan Kedua Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

PALEMBANG pada 21 Juni 2026 memang sedang garang-garangnya, seolah tidak menyisakan kulit untuk bersantai dan dibelai lembut oleh kehadirannya. Asmaran...

Read moreDetails

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

Read moreDetails

Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

by Nyoman Budarsana
June 9, 2026
0
Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang...

Read moreDetails

Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
June 6, 2026
0
Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

DI salah satu sudut ruang pamer lantai dasar gedung Fakultas Bahasa dan Seni UPMI Bali, sebuah lukisan terpajang dalam bingkai...

Read moreDetails

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

Read moreDetails

Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

Jauh sebelum para undangan itu hadir, karya seni rupa berbagai ukuran sudah terpasang rapi pada dinding tembok putih. Lampu sorot...

Read moreDetails

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
0
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

Read moreDetails

Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

by Nyoman Budarsana
March 9, 2026
0
Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

Enam perupa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali. Pameran lukisan dan patung...

Read moreDetails
Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co