14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
in Khas
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

Penampilan peserta Lomba Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni pertunjukan modern di Bali. Sebanyak 18 kelompok tari tampil dengan karakter, pendekatan, dan konsep yang berbeda-beda, membuktikan bahwa kreativitas generasi muda terus tumbuh melampaui batas-batas gaya maupun genre.

Ajang yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (13/7/2026), menjadi panggung bagi para seniman, pelajar, dan komunitas tari untuk menampilkan karya-karya orisinal. Meski beberapa kelompok mengusung genre yang sama, seperti hip-hop atau salsa, setiap penampilan tetap menghadirkan identitas artistik yang khas.

Sejak penampilan pertama hingga peserta terakhir, antusiasme penonton tidak surut. Sejumlah karya bahkan mampu menghidupkan suasana melalui irama musik yang akrab di telinga sehingga penonton ikut larut menikmati pertunjukan. Tepuk tangan yang mengiringi setiap penampilan semakin menguatkan atmosfer kompetisi sekaligus perayaan kreativitas.

Penampilan peserta Lomba Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Menariknya, tidak sedikit peserta yang mengembangkan karya dengan pendekatan teatrikal. Mereka membangun alur dramatik tanpa dialog dan tanpa bergantung pada kostum yang secara eksplisit menampilkan karakter tertentu. Cerita disampaikan melalui komposisi gerak, ekspresi para penari, tata cahaya, serta iringan musik rekaman yang dirancang selaras dengan kebutuhan koreografi.

Selaras dengan tema FSBJ VIII, “Kembara Sukma Atma Kerthi: Pengembaraan Menuju Jiwa Mahasuci”, lomba ini menjadi ruang eksplorasi bagi para pelaku seni untuk mengembangkan tari modern yang tetap berpijak pada nilai-nilai lokal. Peserta diberi keleluasaan memadukan berbagai gaya, mulai dari hip-hop, salsa, cha-cha, ballroom, breaking, K-Pop, hingga pendekatan teatrikal, selama tetap mempertahankan karakter dasar tari modern.

Mekanisme Penilaian

Tim Kreatif Festival Seni Bali Jani, I Kadek Wahyudita, S.Sn., M.Sn., yang akrab disapa Dek Wahyu, menjelaskan seluruh peserta mengikuti lomba melalui mekanisme pendaftaran terbuka tanpa proses kurasi. Mereka berasal dari berbagai kalangan dengan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan panitia.

Menurutnya, jumlah peserta tahun ini meningkat cukup signifikan. Jika tahun lalu hanya diikuti 12 kelompok, tahun ini jumlahnya bertambah menjadi 18 kelompok. Peserta masih didominasi komunitas tari dari Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Gianyar, disusul Karangasem. Sejumlah komunitas yang telah dikenal di Bali, seperti Naluri Manca, Pancar Langit, dan Seven Pro Entertainment, kembali ambil bagian bersama kelompok-kelompok lainnya.

Penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri, yakni Ni Made Suparmi, I Ketut Gede Agus Adi Saputra (Adi Siput), dan Christ, yang memiliki latar belakang dalam hip-hop, breaking, dan modern dance.

Ni Made Suparmi menjelaskan pedoman penilaian telah disampaikan kepada seluruh peserta saat technical meeting. Kreativitas dan eksplorasi tema memiliki bobot 15 persen yang mencakup orisinalitas ide, gagasan, serta kesesuaian karya dengan tema festival.

Penampilan peserta Lomba Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Sementara itu, aspek koreografi, keserasian, dan teknik gerak menjadi komponen penilaian terbesar dengan bobot masing-masing 30 persen. Penilaian meliputi komposisi blocking dan moving, orisinalitas gerak, keselarasan dengan musik, penguasaan teknik, tingkat kesulitan, hingga kreativitas penyusunan koreografi.

Aspek ekspresi, penghayatan, tata rias, dan kostum memperoleh bobot 15 persen, sedangkan keutuhan penyajian bernilai 10 persen. Pada bagian ini, dewan juri juga memperhatikan kedisiplinan peserta dalam penggunaan properti sekaligus menjaga kebersihan panggung.

Suparmi mengungkapkan pelaksanaan lomba tahun ini menghadapi tantangan karena bertepatan dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS). Akibatnya, beberapa kelompok yang telah mendaftar terpaksa mengundurkan diri karena belum siap tampil. Meski demikian, kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan jadwal penyelenggaraan pada tahun mendatang.

Ia juga mengapresiasi tingginya kreativitas para peserta dan berharap pada penyelenggaraan berikutnya seluruh kabupaten dan kota di Bali dapat mengirimkan wakilnya.

Pandangan serupa disampaikan Adi Siput. Menurutnya, kualitas penampilan peserta mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Para penari mulai memahami karakter tari modern yang menjadi ciri khas Festival Seni Bali Jani. Meski demikian, masih ada beberapa kelompok yang belum mampu memanfaatkan ruang panggung Gedung Ksirarnawa secara optimal, padahal penguasaan ruang merupakan elemen penting dalam memperkuat penyampaian gagasan artistik.

Ia berharap ruang bagi seni modern di Festival Seni Bali Jani terus diperluas, termasuk membuka peluang hadirnya kategori tari kontemporer agar semakin banyak komunitas kreatif memperoleh ruang berekspresi.

Ruang Belajar Sekaligus Berkarya

Bagi para peserta, lomba ini bukan semata-mata ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi ruang belajar dan mengembangkan pengalaman artistik.

Sanggar Seni Pancar Langit, misalnya, menurunkan dua kelompok, yakni Nariswari 1 dan Pancar Kumara, yang sama-sama mengangkat tema besar Atma Kerthi. Pengelola sanggar, Gung Mas, mengatakan keikutsertaan mereka bertujuan memberikan pengalaman berkompetisi kepada para penari muda.

Menurutnya, kehadiran kategori tari modern di Festival Seni Bali Jani membuka ruang baru bagi sanggar-sanggar di Bali untuk terus berinovasi. Para penari tidak hanya berkembang dalam tari tradisi, tetapi juga memperoleh kesempatan mengeksplorasi bahasa gerak dan kreativitas melalui tari modern.

Sementara itu, Seven Pro Entertainment menghadirkan karya berjudul ASCEND, yang mengisahkan perjalanan manusia dalam menemukan jati diri. Koreografi memadukan unsur hip-hop, tari modern, dan sentuhan visual bernuansa Bali.

Penampilan peserta Lomba Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Pertunjukan tersebut menggambarkan manusia yang terjebak dalam ego, kebingungan, dan godaan duniawi sebelum akhirnya menemukan pencerahan. Permainan drum menjadi simbol denyut kehidupan sekaligus konflik batin, sedangkan gerakan-gerakan yang sensual merepresentasikan hawa nafsu yang membelenggu jiwa. Setelah melalui berbagai ujian, seluruh karakter dipersatukan dalam cahaya sebagai lambang kedamaian dan pencerahan.

Manajer sekaligus pelatih Seven Pro Entertainment, Tutut Angga Pratama, mengatakan karya tersebut menjadi pengalaman baru bagi timnya. Selama ini Seven Pro lebih banyak berkecimpung di dunia hiburan yang menonjolkan aspek visual, sedangkan di Festival Seni Bali Jani mereka ditantang menghadirkan karya yang memiliki landasan konseptual dan filosofi sesuai tema festival.

Menurutnya, identitas Bali dalam karya tersebut tidak diwujudkan melalui gerak tari, melainkan melalui pendekatan visual, seperti kostum, permainan warna, dan dominasi warna emas yang memperkuat karakter pertunjukan.

Melalui beragam karya yang ditampilkan, Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani VIII kembali menegaskan posisinya sebagai ruang kreatif bagi generasi muda Bali untuk terus bereksplorasi. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi laboratorium penciptaan yang mempertemukan gagasan, teknik, dan keberanian bereksperimen, sekaligus memperkaya perkembangan seni pertunjukan modern di Pulau Dewata.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Festival Seni Bali Janifestival seni bali jani 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

Read moreDetails

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails
Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co