6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Movin’ On dan Pelajaran tentang Keindahan

Nyoman Sukaya Sukawati by Nyoman Sukaya Sukawati
February 18, 2026
in Ulas Musik
Movin’ On dan Pelajaran tentang Keindahan

Bob James dan Earl Klugh

“Yang paling dalam tidak pernah berisik, ia tahu kapan harus berbunyi, dan kapan memberi jeda”

*

SAYA pertama kali memegang kaset ini di Tunjungan Plaza, Surabaya, sekitar pertengahan 1990-an. Tahun pastinya saya lupa. Yang saya ingat hanyalah rasa penasaran ketika melihat sampulnya: dua mentimun hijau segar diletakkan diagonal di atas langit biru polos. Sederhana. Hampir jenaka. Tapi justru karena kesederhanaannya, ia memancing tafsir.

Itulah album Cool (1992) karya Bob James dan Earl Klugh. Dan di dalamnya ada satu komposisi yang sejak itu terus menemani perjalanan batin saya: “Movin’ On.”

Sejak pertama mendengarnya, saya merasakan sesuatu yang jarang: musik yang tidak berisik, tetapi dalam. Tidak rumit, tetapi matang. Tidak demonstratif, tetapi mengendap lama.

“Movin’ On” dibangun di atas melodi yang bersih dan sederhana. Gitar akustik Earl Klugh berbicara dengan frasa-frasa pendek yang hangat. Kontur melodinya manis tanpa menjadi sentimental. Bob James masuk dengan piano dan kibor yang lembut, memberi fondasi harmoni yang tenang. Tidak ada progresi akor yang berlebihan. Tidak ada hasrat untuk memamerkan kecanggihan teknis.

Yang terjadi justru percakapan.

Gitar Klugh seperti menyampaikan sebuah kalimat, lalu piano James merespons dengan lembut. Kadang menyela, kadang memberi ruang. Mereka tidak saling mendominasi. Mereka bercengkerama. Ada jeda. Ada napas. Ada penghormatan pada ruang di antara bunyi.

Chemistry seperti ini tidak bisa dipaksakan. Ia lahir dari kedewasaan musikal dan saling percaya. Piano James tidak sekadar mengiringi; gitar Klugh tidak sekadar menghias. Keduanya membangun sebuah lanskap emosional yang terasa organik dan intim, seolah kita sedang menyaksikan persahabatan yang berbicara melalui nada.

Drum dan bas hadir sangat halus, tidak mendesak, tidak menuntut perhatian. Ritmenya mengalir seperti detak jantung yang tenang. Mixing-nya jernih; setiap instrumen terdengar jelas namun tetap menyatu dalam atmosfer hangat khas era smooth jazz awal 1990-an.

Kekuatan “Movin’ On” bukan pada kompleksitasnya, melainkan pada keseimbangannya. Melodi yang bersih. Harmoni yang matang. Interaksi yang intim. Warna elektrik yang lembut. Semuanya diramu tanpa overplay.

Di situlah letak keindahannya.

Komposisi ini mudah didengar—accessible. Ia bisa menjadi pengiring aktivitas sehari-hari. Tetapi di balik kemudahannya, tersembunyi kedewasaan harmoni dan kedalaman rasa. Ia bukan “bubble gum music” yang manis sesaat lalu hilang. Ia seperti teman lama yang selalu nyaman ditemui kembali.

Semakin sering saya mendengarnya, semakin saya menyadari: yang membuatnya kuat justru apa yang tidak dimainkan. Setiap not memiliki ruang untuk bernapas. Setiap frase berhenti sebelum menjadi berlebihan. Ini seperti seni haiku, kekuatannya ada pada pengendalian diri.

Dan dari situ saya belajar sesuatu tentang keindahan.

Keindahan tidak selalu lahir dari kerumitan. Kadang ia lahir dari keberanian untuk menahan diri. Dari kematangan memilih not yang tepat pada momen yang tepat. Dari kesadaran bahwa ruang kosong sama pentingnya dengan bunyi.

Dalam pengertian itu, “Movin’ On” bagi saya bukan sekadar lagu. Ia seperti puisi yang ditulis dengan nada. Ia ditapis, disaring, diramu dari bunyi-bunyian, lalu dilepaskan dengan kesederhanaan yang nyaris polos. Namun justru di situlah kedalamannya menjalar.

Komposisi ini terasa ringan, tetapi tidak ringan. Paradoks itu yang membuatnya abadi. Ia tidak menuntut perhatian, tetapi ia mengendap. Ia tidak memaksa emosi, tetapi ia mengusik kesadaran secara perlahan.

Hingga hari ini, setiap kali saya kembali memutarnya, saya seperti kembali pada satu pelajaran yang sama: bahwa dalam seni, kedewasaan adalah kemampuan untuk tidak berisik.

Barangkali karena itu pula saya selalu percaya, baik dalam musik maupun dalam puisi, keindahan sejati tidak pernah tergesa. Ia tidak mengejar tepuk tangan. Ia tidak haus pengakuan. Ia hadir dengan tenang, memberi ruang bagi kita untuk mendengar diri sendiri.

“Movin’ On” mengajarkan saya bahwa yang paling dalam sering kali justru yang paling sederhana. Bahwa yang paling abadi bukan yang paling ramai, melainkan yang paling jujur pada nadanya sendiri.

Dan mungkin, pada akhirnya, kita semua sedang belajar seperti komposisi itu: bergerak maju dengan lembut, tanpa berisik, namun tetap meninggalkan gema yang panjang di dalam batin.

Mungkin, seperti dua mentimun di sampulnya, yang terlihat sederhana dan jenaka, namun di baliknya menyimpan kesegaran yang abadi. Begitulah cara ‘Movin’ On’ berbicara. Ia tidak perlu rumit untuk menyegarkan jiwa. [T]

Penulis: Sukaya Sukawati
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
‘Chet Baker’: Keindahan yang Diekstraksi dari Rasa Sakit
‘All I Am’: Balada yang Lahir dari Kursi Roda
Tags: lagumusikmusik baratulasan laguulasan musik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Perjalanan Bodhakeling: Dialog Lintas Iman dan Upaya Membaca Situs Sejarah Baru

Next Post

Ketika Remaja SMP Bicara Kesehatan: Lahirnya Duta Remaja Sehat Provinsi Bali 2026 di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Nyoman Sukaya Sukawati

Nyoman Sukaya Sukawati

lahir 9 Februari 1960. Ia mulai aktif menulis puisi sejak 1980-an di rubrik sastra surat kabar Bali Post Minggu asuhan Umbu Landu Paranggi. Dia pernah bergiat di dunia kewartawanan. Pada 2007 bukunya berjudul Mencari Surga di Bom Bali diterbitkan berkat bantuan program Widya Pataka Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Bali bekerja sama dengan Arti Foundation, Denpasar.

Related Posts

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
0
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

Read moreDetails

The Cascades, Ketika Hujan tak Lagi Romantis

by Nyoman Sukaya Sukawati
March 1, 2026
0
The Cascades, Ketika Hujan tak Lagi Romantis

“Rhythm of the Rain” yang dinyanyikan oleh The Cascades tetaplah lagu yang sama seperti ketika pertama kali kita memutarnya puluhan...

Read moreDetails

‘Lalu Biru’; Menggali Keterlambatan Manusia dalam Menyadari Nilai Kehidupan

by Radha Dwi Pradnyani
February 23, 2026
0
‘Lalu Biru’; Menggali Keterlambatan Manusia dalam Menyadari Nilai Kehidupan

“Kenapa baru memberikan bunga ketika orang itu sudah membiru…?” Kalimat ini dilontarkan oleh pacar saya setelah dirinya melewati hari yang...

Read moreDetails

Desperado:  Tentang Kesendirian dan Keberanian Mencintai

by Ahmad Sihabudin
February 16, 2026
0
Desperado:  Tentang Kesendirian dan Keberanian Mencintai

DALAM hidup setiap manusia adalah seorang desperado. Pengembara  yang menempuh jalan panjang antara keinginan untuk bebas dan kebutuhan untuk dicintai....

Read moreDetails

‘Chet Baker’: Keindahan yang Diekstraksi dari Rasa Sakit

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 13, 2026
0
‘Chet Baker’: Keindahan yang Diekstraksi dari Rasa Sakit

“Look for the Silver Lining” lahir dari kegelapan, merayap seperti bisikan yang mengubah cara kita mendengar kesedihan. Chet Baker tidak...

Read moreDetails

‘All I Am’: Balada yang Lahir dari Kursi Roda

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 8, 2026
0
‘All I Am’: Balada yang Lahir dari Kursi Roda

Bayangkan sebuah suara yang lahir dari tubuh yang tak lagi bisa bergerak, namun justru bergerak paling jauh, menembus dinding waktu,...

Read moreDetails

‘Another Day’: Balada Puitis Dream Theater

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 5, 2026
0
‘Another Day’: Balada Puitis Dream Theater

Ada lagu yang tidak untuk mengguncang, melainkan berbicara tenang menemani kita. 'Another Day' adalah bisikan pelan di tengah hiruk-pikuk album Images...

Read moreDetails

‘Leaving on a Jet Plane’: Bisikan Nostalgia dan Takdir

by Nyoman Sukaya Sukawati
January 31, 2026
0
‘Leaving on a Jet Plane’: Bisikan Nostalgia dan Takdir

"Leaving on a Jet Plane” karya John Denver bukan sekadar lagu tentang bandara dan koper yang ditutup rapat. Ia adalah...

Read moreDetails

Mark Knopfler: Denting Gitar yang Melampaui Kata-kata

by Nyoman Sukaya Sukawati
January 29, 2026
0
Mark Knopfler: Denting Gitar yang Melampaui Kata-kata

Dunia jarang benar-benar sunyi. Ia dipenuhi suara, tuntutan, berita buruk, dan kegelisahan yang tak kunjung reda. Namun, di sela kebisingan...

Read moreDetails

‘Day-O’: Nyanyian Fajar dari Pelabuhan yang Lelah

by Nyoman Sukaya Sukawati
January 26, 2026
0
‘Day-O’: Nyanyian Fajar dari Pelabuhan yang Lelah

Saat kita mendengar suara bariton Harry Belafonte yang hangat menyanyikan “Banana Boat Song” hari ini, ritmenya seolah bergema dari alam...

Read moreDetails
Next Post
Ketika Remaja SMP Bicara Kesehatan: Lahirnya Duta Remaja Sehat Provinsi Bali 2026 di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Ketika Remaja SMP Bicara Kesehatan: Lahirnya Duta Remaja Sehat Provinsi Bali 2026 di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co